NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunuh mereka.

"Siapa kalian?!" seru beberapa orang yang berada di ruangan itu.

"Kalian terlalu banyak bicara dan terlalu banyak bertanya." jawab Arin yang kemudian menusuk pria dengan pisau.

Berbeda dengan nyonya katak dan yang lain, Mereka tidak mengeluarkan suara namun mereka langsung membunuh orang-orang yang membunuh bangsa siluman. "Pastikan jika kalian merasakan apa yang dirasakan oleh teman-temanku." ucap An.

"Jangan biarkan mereka keluar dari sini dengan nyawa mereka, bunuh mereka." kata Nan dengan amarah yang menggebu.

Sesaat kemudian nyonya katak menjulurkan lidahnya yang sangat panjang, wajahnya berubah menjadi hijau, orang-orang yang ada di ruangan itu seketika terkejut.

"Si-siluman! mereka juga siluman!" teriak mereka.

Nyonya katak menjulurkan lidahnya, membunuh orang-orang yang ada di tempat itu dengan lidah beracunnya. "Kalian akan merenggang nyawa perlahan namun sangat menyakitkan." ujar nyonya katak.

Beberapa siluman yang dalam kondisi sekarat ataupun yang sudah tak bernyawa itu tergeletak di sembarang tempat. Arin mencoba menolong yang bisa diselamatkan sedangkan nyonya beruang dia mencoba menyelamatkan siluman kecil yang terluka parah dan hendak dibunuh.

Zlepp..

Dengan cakar tangannya nyonya beruang menerkam dua pria yang hendak membunuh siluman kecil itu, wajah mereka dicakar hingga tak berbentuk lagi.

"Tolong aku.. tolong aku..," tangis siluman kecil yang meminta pertolongan.

Nyonya beruang mengulurkan tangannya menarik bocah kecil yang tubuhnya terluka parah. "Kalian tidak akan bisa keluar dari sini!" seru seorang pria yang kemudian meniup peluit yang tidak bisa didengar manusia namun bisa didengar oleh siluman juga seseorang.

"Kelihatannya dia meminta pertolongan." ucap Nan.

"Kita tidak boleh membiarkannya mencari pertolongan, kita bunuh saja dia." jawab An yang kemudian melilit tubuh si pria dengan jaring laba-labanya, pria itu dibungkus seperti kepompong.

"Lebih baik kita pergi dari sini, kita selamatkan teman-teman kita." kata nyonya beruang yang kemudian mengajak yang lain untuk pergi.

Beberapa siluman yang masih bisa berjalan langsung dibawa pergi oleh An dan Nan, sedangkan nyonya katak dia membacakan sesuatu yang membuat beberapa siluman yang sudah tak bernyawa itu langsung lenyap. Setelah Arin dan yang lain keluar dari tempat itu seorang pria bertubuh tinggi memakai pakaian tertutup berdiri sembari menatap kepergian Arin dan yang lain.

"Kelihatannya masih ada siluman yang berkeliaran." kata si penyihir.

Namanya Maros, penyihir paling kuat yang ada di wilayah Mon, beberapa orang menggunakan jasa penyihir Maros untuk menangkap siluman dan diperjualbelikan.

"Ada apa guru?" tanya murid Maros.

"Masih ada siluman yang berkeliaran, kelihatannya mereka mempunyai kekuatan lebih besar daripada siluman-siluman yang kita tangkap." jawab Maros.

"Apakah kita akan menangkapnya juga, guru?" tanya murid Maros.

"Tentu saja kita akan menangkapnya, mereka sudah membunuh orang-orang ini dan membawa kabur siluman siluman itu." jawab Maros yang kemudian menggunakan sihirnya untuk mengetahui kemana Arin dan yang lain pergi.

Namun nyonya beruang yang bisa merasakan kalau sekarang ini mereka sudah diincar, tentu saja dia langsung menggunakan kekuatannya untuk menghapus jejak.

"Gawat, ini gawat mereka tahu kalau aku melacak keberadaan mereka." kata Maros.

"Kelihatannya mereka sudah mempunyai rencana untuk menyerang tempat ini, guru." kata murid Maros.

"Kamu benar sekali, para siluman itu mempunyai kekuatan yang cukup tinggi, jika tidak mereka pasti tidak akan memasuki tempat ini dengan begitu mudah." jawab Maros yang kemudian pergi dari tempat itu.

Arin dan yang lain berada di pondok mereka sekitar 8 siluman berhasil mereka selamatkan dan dibawa ke pondok. Satu siluman kecil yang diselamatkan oleh nyonya beruang nampak siluman kecil itu memeluk nyonya beruang dengan begitu erat.

"Ibu jangan tinggalin aku." ucapnya dengan pilu.

"Dia setengah siluman, kelihatannya Ayah atau ibunya berdarah manusia." ucap nyonya beruang.

"Dia siluman apa? kenapa matanya seperti itu?" tanya Arin.

"Dia siluman panda." jawab nyonya beruang.

"Pantes aja dia lucu banget, lihatlah sebelah matanya hitam seperti panda." Arin yang kemudian menyentuh wajah siluman kecil itu.

"Ibu jangan tinggalkan aku..," ucap siluman kecil itu berulang kali.

"Kedua orang tuanya kemungkinan sudah dibunuh." ucap nyonya katak.

"Lebih baik kita selamatkan mereka dahulu, kita obati mereka. Nyonya katak, ibu dan kalian, lapisi tempat ini dengan kekuatan kalian. Jangan sampai siapapun memasuki tempat ini dan melihat siluman-siluman ini." pinta Arin.

"Baiklah." jawab nyonya beruang yang kemudian meminta Nan dan An serta nyonya katak menggunakan kekuatan mereka untuk menyelimuti pondok.

Arin yang tidak tahu mengenai obat-obatan herbal, dia menyerahkan kepada An dan Nan untuk mencari ramuan herbal agar bisa mengobati 8 siluman itu.

Tak berselang lama pemilik penginapan mengetuk pintu pondok tempat Arin tinggal. nyonya katak membukakan pintu dan melihat beberapa pelayan yang ada di penginapan mengirim mereka makanan.

"Wanita cantik, ini makanan yang kalian pesan." kata pemilik penginapan.

"Baiklah." jawab nyonya katak yang kemudian memberikan uang kepada pemilik penginapan.

Melihat uang yang ada di tangannya pemilik penginapan itu matanya langsung berbinar. "Besok aku akan membawakan mu makanan yang banyak, bilang kepada keponakan kalian kalau kami akan melayani kalian dengan baik." kata pemilik penginapan yang kemudian pergi.

"Kita harus mencari tahu mengenai penyihir yang sudah menangkap para siluman, kita tidak boleh membiarkan banyak siluman mati seperti ini." kata nyonya beruang.

"Apa dia mempunyai kekuatan tinggi, besar atau kekuatannya lebih hebat dari kita?" tanya Arin sembari mengipas wajahnya yang terlihat kepanasan.

sesaat kemudian Arin tiba-tiba merasakan ada sesuatu. "Ada apa Ratu?" tanya An.

"Gawat, suamiku sudah tahu kalau kita keluar dari kerajaan." jawab Arin.

Seketika semua menjadi panik. "Bagaimana ini, Ratu? pasti Raja akan menghukum kita." panik Nan.

"Tenang saja, aku pasti akan mengatasi ini semuanya." jawab Arin yang kemudian meminta nyonya katak dan nyonya beruang untuk membantunya berbicara dengan sang suami.

Yan Yasha yang berada di tempat lain dia melakukan pembicaraan dengan Arin, mereka berbicara melalui cawan yang dimiliki oleh nyonya beruang.

"Aku baik-baik saja suamiku, kamu jangan khawatir, aku dan yang lain sedang menyelidiki sebuah kasus." jawab Arin.

"Memangnya kasus apa?" tanya Yan Yasha.

Arin menceritakan mengenai semua yang terjadi, "Ingat, setelah urusan ini selesai aku pasti akan mencarimu jangan melakukan sesuatu yang berbahaya." Yan Yasha memperingatkan Arin.

"Tentu saja suamiku, lagi pula aku di istana benar-benar sangat bosan karena tidak ada dirimu. Jadi aku bersama dengan yang lain mencoba untuk mencari tahu mengenai masalah ini." jawab Arin dengan nada yang begitu manis dan dia meyakinkan suaminya.

"Katakan di mana keberadaanmu?" tanya Yan Yasha.

"Kami berada di desa Mon di kerajaan bumi, Raja." jawa nyonya beruang.

"Jaga istriku baik-baik nyonya beruang, jika sampai dia nakal kamu jewer telinganya." perintah Yan Yasha.

seketika keempat siluman itu menahan tawa.

*bersambung*

1
Fatma nurhapsari
kog langsung tamat sih thor.. ./Brokenheart/
Zheyra
semangat terus untuk berkarya.
Zheyra
semangat terus
Zheyra
lanjut terus kak
Zheyra
Ternyata udah beristri🤭
Zheyra
lanjut kak
Zheyra
lanjut
atiyah
hallo thor ketemu lagi.semangat terus 💪
shafrilla: terima kasih kak.😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!