NovelToon NovelToon
Si Jenius Dari Masa Depan

Si Jenius Dari Masa Depan

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah sejarah / Perperangan
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rizzzz......

Kira berasal dari masa depan tiba tiba terlempar ke zaman kerajaan. Yang berawal dari tidak punya apa apa, sampai memiliki semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizzzz......, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Plak!

Kira melemparkan segenggam lumpur ke atas batu.

"Kira, aku menghabiskan waktu seharian dan uang 30.000 rupiah untuk membelikan mu sekantong batu grafit, segerobak tanah liat, sekantong batu kuarsa, sebuah tong, dan sebuah gerobak batu lilin kuning. Ayah menghabiskan lima kantong batu bara dan bekerja keras selama dua hari untuk membakar batu lilin kuning dan batu kuarsa untuk mu."

"Doddy juga sampai kelelahan mendorong penggilingan selama tiga hari untuk menggiling semua bahan ini menjadi bubuk. Kamu malah bermain lumpur di sini! Apa kamu tidak merasa bersalah pada kami bertiga? Dasar sepupu pecundang."

Lestari berkacak pinggang. Dadanya bergerak naik turun, wajahnya bersemu merah, dan matanya yang besar memandang tajam ke arah Kira yang sedang bermain dengan lumpur.

Paman Suryadi berkata dengan ekspresi serius,

"Lestari, kenapa kamu berbicara seperti itu pada sepupumu? Kira pasti punya alasan tersendiri untuk bermain lumpur. Jangan ganggu dia!"

Sejak kejadian Kira mencampurkan lumpur kuning ke dalam gula mentah dan mendapatkan gula putih, dia merasa bahwa setiap gerakan keponakannya ini memiliki makna yang lebih dalam.

Doddy, yang paling lelah dalam tiga hari terakhir, juga berusaha meyakinkan,

"Kak Lestari, kita harus percaya pada Kak Kira. Alasannya bermain lumpur pasti berbeda dengan orang lain."

"Ya, memang berbeda. Orang lain bermain lumpur tidak perlu menghabiskan uang sepeser pun. Sementara dia, tanpa menghitung upah tenaga kerja sekalipun, hanya berbagai bahan ini saja sudah menghabiskan hampir 50.000 rupiah!" ujar Lestari sambil mengerucutkan bibir mungilnya.

Awalnya, setelah kelima bahan tersebut dihaluskan menjadi bubuk, dia juga mengira Kira akan membuat sesuatu.

Namun, ternyata Kira malah hanya bermain lumpur di sini sepanjang hari.

Menghabiskan 50.000 rupiah hanya untuk bermain lumpur, sepupunya ini lebih boros daripada sebelumnya.

Kira pun menjelaskan,

"Aku membuat tungku kecil untuk memurnikan besi cair!"

Lestari mengeluh,

"Untuk memurnikan besi cair, kamu perlu menggunakan tungku besar. Kalau tungku kecil seperti ini bisa digunakan untuk memurnikan besi cair, kelak aku akan melakukan apa pun yang kamu perintahkan!"

Kira membalas sambil tertawa tipis,

"Aku akan mengingat ucapanmu!"

Malam itu, setelah meninggalkan pengadilan daerah, dia tidak pergi ke tempat lain, melainkan langsung pergi ke rumah pamannya.

Setelah mengalami pencurian dan berselisih dengan Keluarga Silali yang kuat, Kira mulai merasa cemas. Dia teringat saat-saat di mana Danu menggunakan tongkat kayu dan kekuatan tempurnya melonjak. Kira bersiap-siap untuk membuat senjata tajam agar ketiga orang itu dapat meningkatkan kekuatan tempur mereka sebanyak mungkin.

Namun, ketika dia bertanya kepada pamannya, Kira baru mengetahui bahwa teknologi peleburan besi di zaman ini sangat buruk.

Orang-orang bahkan belum menemukan teknik untuk melebur baja. Masih memungkinkan jika mereka ingin membuat senjata biasa. Namun, untuk membuat pedang yang tajam dan kuat, itu adalah sebuah hal yang mustahil!

Jadi, Kira tidak punya pilihan lain selain membuat baja sendiri. Untuk melakukan peleburan baja, diperlukan besi cair.

Namun, toko besi mereka tidak memiliki tungku kualitas tinggi. Oleh karena itu, mereka perlu membuat mortar dari tanah liat grafit.

Untungnya, bahan pembuatannya ini tidak terlalu rumit dan Kira tahu apa saja nama bahan-bahan ini.

Bahannya terdiri dari grafit, silikon dioksida, pasir bor, batu kuarsa, dan batu lilin. Membeli bahan-bahan ini hanyalah langkah pertama.

Proses yang paling sulit adalah membakar, menggiling, dan mencampur bahan-bahan tersebut menjadi adukan tanah liat. Selanjutnya, adukan tanah liat harus dibawa ke tanur, di mana seorang pengrajin pembuat keramik akan membantu dalam proses pengeringan dan pembakaran.

Pekerjaan selanjutnya akan memakan waktu setidaknya 10 hari untuk membuat mortar tanah liat grafit.

Untungnya, Kira hanya perlu mengeluarkan uang untuk melanjutkan semua pekerjaan itu, jadi dia menyerahkan tugas ini kepada sepupunya dan pamannya.

Sambil menyeret tubuhnya yang lelah, Kira meninggalkan Toko Besi Keluarga Salim.

Di gerbang kota, Kira, Doddy, dan penduduk desa penjual ikan Dusun Samadi berkumpul.

"Kak Kira, hari ini kita berhasil menjual ikan seharga 30.000 rupiah. Memang benar, semakin banyak orang, kemampuan kita juga akan semakin besar!" kata Tony dengan semangat.

Selain mendapatkan uangnya kembali, Tony bahkan bertemu dengan pemimpin kabupaten dan menginap di sini. Kalau Tony menceritakan hal ini setelah kembali ke Dusun Samadi nanti, kepala desa mereka, Agus, juga pasti akan berubah pikiran terhadapnya. Istrinya juga pasti akan lebih hormat padanya lagi.

Tidak akan ada yang memanggilnya Tony lagi. Mereka semua pasti akan memanggilnya Kak Tony.

Saat ini, Tony sedang memimpin tim penjual ikan dengan penuh semangat.

Tim penjual ikan terdiri dari 30 orang. Ketika panen besar, mereka bisa menangkap 500 kilogram ikan dalam sehari.

Bahkan di saat kurang beruntung pun, mereka bisa mendapat 250 sampai 300 kilogram. Sebagian kecil hasil tangkapan mereka dijual di pasar, sementara sebagian besar lainnya dijual di kabupaten.

"Kak Kira, kamu pasti sangat lelah dalam beberapa hari terakhir ini, kan?"

Puluhan anggota tim penjual ikan memberi salam kepada Kira dengan tatapan yang penuh syukur.

"Memang agak lelah sih." jawab Kira sambil mengangguk.

Selama tiga hari terakhir, Doddy dan paman Suryadi melakukan pekerjaan berat, sedangkan Kira hanya membantu mereka.

Namun, karena kondisi fisiknya yang buruk, dia merasa lelah bahkan saat melakukan pekerjaan ringan. Meskipun merasa lelah, Kira tetap berusaha untuk bertahan.

Hanya saja, dia memang hanya bisa berdiri selama 30 menit setiap harinya.

Penduduk desa melirik Doddy dan mengedipkan matanya,

"Doddy, kamu juga pasti lelah, kan?"

"Ya, kenapa kalian bisa tahu? Kami berdua sangat lelah selama tiga hari ini!" Doddy menjawab dengan wajah yang masih kelelahan.

Selama tiga hari terakhir, Doddy menghancurkan batu dan menggerakkan penggilingan. Semua itu adalah pekerjaan berat, sehingga Doddy masih kelelahan sampai sekarang.

"Hehehe..."

Para penduduk desa tertawa dengan ekspresi yang aneh.

"Tony, apa yang terjadi dengan mereka semua? Kenapa Danu tidak ikut menjual ikan?"

Kira mengerutkan kening saat melihat wajah aneh penduduk desa.

Tony tampak canggung saat menjawab,

"Kak Kira, aku tidak tahu siapa yang menyebarkan rumor bahwa malam itu kamu tidak bersama kami karena membawa Doddy ke tempat hiburan. Sekarang kabar itu telah menyebar ke seluruh Dusun. Selama tiga hari ini, semua orang mengatakan bahwa kamu sedang berada di tempat hiburan."

Tony melanjutkan,

"Bibi Hani tidak mengizinkan Danu untuk ikut menjual ikan karena takut kamu akan membawanya ke tempat hiburan juga."

"Sialan..." Ingin sekali rasanya Kira berkata kasar.

Selama beberapa hari ini, dia berusaha keras memperbaiki citranya dan menjadi pria yang lebih baik.

Namun, kabar bahwa dia menghabiskan tiga hari di tempat hiburan telah menyebar. Citra buruk sebagai pecundang semakin melekat padanya.

Doddy langsung merasa panik,

"Aku ini pria sejati, mana mungkin aku pergi ke tempat hiburan!"

"Doddy, justru karena kamu adalah pria sejati, makanya bisa pergi ke tempat hiburan!" ucap anggota lainnya.

"Kalau wanita yang ke sana, baru tidak ada gunanya!"

"Akui saja, tadi kamu sendiri mengatakan bahwa kamu dan Kira sangat lelah selama tiga hari ini. Kami juga punya istri, kami mengerti." kata anggota tim yang lain.

"Kalau kalian tidak pergi ke tempat hiburan, lalu ke mana kalian pergi?"

Para penduduk desa itu tidak menyerah untuk mencari tahu.

"Kami..."

Doddy tidak bisa mengatakan alasan yang sebenarnya. Kira menegaskan bahwa urusan di Toko Besi Keluarga Salim tidak boleh diceritakan kepada siapa pun.

Para warga desa menggelengkan kepala mereka đan tersenyum. Kalau tidak bisa menyebutkan alasannya, berarti mereka memang pergi ke tempat hiburan!

Tony melanjutkan,

"Kak Kira, kabar tentang kamu menangkap Budi juga telah menyebar di seluruh Desa Pimola!"

"Lalu, apa dampaknya?"

"Dampaknya besar! Kak Kira tahu tidak, Budi itu orang seperti apa? Ketika warga desa melihatnya, mereka akan ketakutan dan menghindarinya. Bahkan anak-anak saja akan menangis kalau mendengar namanya. Tapi, kamu malah berhasil menjebloskannya ke penjara. Sekarang, semua orang jadi lebih takut padamu!"

"Uhuk...uhuk...!" Kira pun terkejut hingga terbatuk.

Tony menambahkan lagi,

"Oh iya, Pak Agus juga."

"Pak Agus kenapa?" tanya Kira penasaran.

"Setelah mendengar kamu menjebloskan Budi ke penjara, dia langsung jatuh!" balas Tony.

"Itu pasti karena lantainya licin!" Ucap Kira.

"Hmm... Kak Kira, masih ada satu hal lagi!"

"Apa?"

"Kak Wulan juga sudah dengar rumor tentang kamu pergi ke tempat hiburan!"

Kira berkata dengan kesal,

"Biar ku selidiki manusia brengsek mana yang sudah menyebarkan rumor itu, aku mau menghabisinya! Bodoh sekali kalau aku pergi ke tempat hiburan, padahal aku punya istri secantik itu di rumah!"

1
Eja Kusuma
semangat
Bot 04
mantap/Plusone/
Andre Napitulu
😄
😄😄
😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄
😄😄
😄
Andre Napitulu
kasian
I Am Riza: iya, karena nggak ke urus
total 1 replies
Andre Napitulu
😄
😄😄
😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄
😄😄
😄
🤣
Andre Napitulu
😄
😄😄
😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄😄
😄😄😄😄😄
😄😄😄😄
😄😄😄
😄😄
😄
Andre Napitulu
💪
💪💪💪
💪💪💪💪
💪💪💪💪💪
I Am Riza
siap! 👍 untuk next pas hari libur akan dobel up🙏
V Rall
Lanjut!
V Rall
bagus. lanjutkan
I Am Riza: Siap👍
total 1 replies
Riza Gaming
Bagus
Leha Rahman
hadir kak , lanjut 💪
Aisyah Suyuti
good
I Am Riza
kerajaan Nayara itu kerajaan yang berdiri sendiri.
Ahmadi 241215
kerajaanya itu masih wilayah nusantara gak gak sih bos
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!