Anisa Zahara adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga sederhana.Nisa sosok gadis yang berhijab,sholeha,ramah.
Anisa berusia 18 tahun yang masih bersekolah.
Andrian Adhiguna sosok pria tampan,dingin jika dengan orang lain berusia 28 tahun.Dia adalah CEO di perusahaan miliknya.
Bagaimana kisahnya? Yuk baca...
****
Ini adalah karya pertama aku, maaf kalau masih banyak salahnya karena ini pertama kali aku menulis novel. Bantu aku ya kak memperbaiki kesalahanku dan jangan pernah bosan untuk memberikan aku saran bahkan kritik untuk novel pertama aku ini.
Budayakan untuk selalu tinggalin jejak yang berupa Like Komen Vote Rate bintang 5,dan juga tambahkan ke favorit,
Selalu dukung karya aku ya kak.
Maaf kalau masih banyak kesalahannya,karena ini juga novel pertama aku,
Mohon kasih sarannya ya kak buat aku.
Follow juga yuk kak
IG @afrida_1604.
I LOVE YOU ALL AND HAPPY READING😊
TERIMA KASIH😘🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A F R I D A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
Saat Nisa sedang asyik membelai wajah tampan Andrian,Andrian langsung membuka matanya tiba tiba hingga membuat Nisa kaget dan gugup.
Nisa pun ingin segera menarik tangannya dari wajah Andrian namun kalah cepat dengan Andrian.Andrian langsung memegang tangan Nisa yang hendak di jauhkan dari wajahnya.
" Kenapa sayang " tanya Andrian
Nisa langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang tidak memakai sehelai benang pun.
" Mas kapan bangun " tanya Nisa balik sambil menaikkan selimut di tubuhnya.
" udah dari tadi,kenapa di tutup kayak gitu " tanya Andrian yang melihat Nisa sedang menarik selimut.
" Ngga papa kok mas,Nisa mau mandi dulu nanti keburu habis lagi subuhnya " jawab Nisa sambil melepas tangannya dari Andrian.
" Ya udah " jawab Andrian.
Nisa pun bergeser sedikit untuk turun dari atas tempat tidurnya,saat dia hendak berdiri dia merasakan sakit dan perih di area bawah perutnya.
" Awww " pekik Nisa karena kesakitan.
Andrian yang melihat Nisa kesakitan merasa bersalah karena semua itu karena dirinya.pikirnya.
Dia langsung membantu Nisa untuk berjalan ke kamar mandi.
" Kamu ngga papa sayang " tanya Andrian khawatir melihat keadaan Nisa.
" Ngga papa kok mas cuma sedikit sakit dan perih aja di area itu " jawab Nisa.
" Kita ke dokter aja nanti ya,mas takut kenapa Napa lagi " ucap Andrian lagi.
" Ngga usah kok mas,ini sakitnya palingan cuma sebentar aja kok " jawab Nisa berusaha tersenyum.
Andrian pun membantu Nisa berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
****
Nisa kini sedang berada di dapur untuk memasak walaupun rasa sakitnya belum hilang bahkan dia sendiri berjalan bukan seperti biasanya,ya mungkin karena rasa sakit di bagian itunya makanya dia berjalan seperti itu.
Setelah selesai memasak semua menu makanan dan menyajikan di atas meja makan.Andrian pun langsung berjalan ke meja makan untuk makan sebelum ke kantornya.
" Sayang masih sakit ngga " tanya Andrian pada Nisa.
" Masih sedikit kok mas,mas ngga usah khawatir ya " jawab Nisa tersenyum.
" Gimana kalo nanti mas suruh mama sama Diana ke sini lagian mereka ngga ngapa ngapain juga di rumah " tanya Andrian sambil memakan makanannya.
" Terserah mas Nisa ikut aja kok " jawab Nisa juga sedang memakan makanannya.
Mereka pun sudah menyelesaikan sarapan pagi mereka dan kini Nisa sedang mengantar suaminya sampai di depan pintu.
" Mas berangkat dulu ya,kamu hati hati di rumah tunggu mama dan Diana datang ya " ucap Andrian pada Nisa.
Ya di tengah sarapan pagi dia menghubungi mamanya untuk meminta ke rumah nemenin Nisa dan mama sama Diana setuju banget malah untuk datang ke rumah mereka.
" Iya mas " jawab Nisa
" Assalamualaikum sayang " ucap Andrian sambil mencium istrinya.
" Waalaikumsalam " jawab Nisa
Andrian pun masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah mewah tersebut.
Tak lama kemudian setelah kepergian Andrian tadi terlihatlah sebuah mobil yang juga tak kalah mewahnya sama mobil Andrian.
Dan ternyata mereka adalah mama dan Diana yang datang berdua ke sana setelah andrian memberitahu mereka tadi,mereka langsung bersiap siap untuk ke rumah Nisa dan Andrian.
" Assalamualaikum " ucap mama dan Diana
" Waalaikumsalam mama Diana " jawab Nisa sambil mencium tangan mama mertuanya dan Diana memeluknya.
" Ayo ma Na kita masuk " ucap Nisa mempersilahkan mereka masuk
Mereka semua masuk ke dalam rumah mewahnya Andrian. Ya mereka sudah sering datang berkunjung ke rumah Andrian jika mereka tidak sibuk.
" Nisa kamu kenapa sayang " tanya mama saat melihat Nisa berjalan sedikit berbeda dari biasanya.
" Nisa ngga papa kok ma " jawab Nisa.
" Apanya ngga papa kamu kayak orang udah..." ucap mamanya berhenti dan tersenyum.
" udah apa ma " tanya Diana penasaran.
" Mungkin mama sebentar lagi mau punya cucu Na " ucap mama senang.
" Apa hubungannya dengan jalannya Nisa ma " ucap Diana yang semakin tidak mengerti arah pembicaraan mereka.
" Karena mereka udah malam pertamaan Diana sayang,ya lebih tepatnya lagi sih malam pertama yang tertunda " jawab mamanya santai dan tertawa sedikit.
" Jadi kalian udah itu ya Nis " tanya Diana pada Nisa.
Nisa yang mendengar ucapan Diana hanya menunduk karena malu.
" Ya udah lah Na,makanya cara jalan Nisa berbeda kayak gitu " jawab mamanya cepat.
********
Maaf ya aku ngga tau udah bener itunya kalo orang abis malam pertamaan si perempuan sakit kayak gitu,aku cuma lihat dan baca di novel lain semua orang yang sudah lakuin itu perempuannya sakit kayak gitu.....
Kalo aku sih ngga tau ya gimana rasa itunya orang aku belum nikah.Wkwkwkwk😂....
Dan ya maaf kalo masih banyak kesalahan kesalahannya karena aku baru pertama bikin novel kayak gini,biasa nya sih aku baca novel dan mungkin aku terinspirasi untuk buat novel sendiri....
Dan yang udah ngedukung dan baca novel aku terima kasih banyak ya karena udah sempetin waktu untuk membaca novel aku yang masih belum sebagus novel lainnya....
Dan ya kalau boleh tau kakak kakak semuanya darimana aja,kalo aku sih dari Aceh tepatnya di kota Sigli tau nggak?
Kalo kakak ?
Jangan lupa ninggalin jejaknya ya
uummmaacchhh😘😘😍😊