Hanna merupakan wanita dari kalangan biasa,ia harus bekerja giat mencari uang untuk menyembuhkan ibunya dari penyakit yang menyerangnya yaitu kangker darah.Karena keteledorannya Hanna di pecat dan kehilangan pekerjaannya.Hanna diharuskan menikah dengan seorang pria yang memiliki istri tiga dan menjadi istri ke empat.Bagaimana bisa Hanna menerima dirinya menjadi istri ke empat?dan alasan apa Gardapati menikahi Hanna sebagai istri ke empat?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Riskiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kartu As
"La,kau mendapatkan dari mana mainan tikus ini?"Ucap Hanna melihat mainan tikus yang sangat mirip dengan binatang tikus asli.
"Dari temen tante."Ucap Lala.Otak Hanna sepertinya menemukan ide dengan mainan tikus milik Lala.
"Lala,boleh tidak,tante pinjam mainan tikus Lala?"Tanya Hanna.
"Emang buat apa tante?"Ucap Lala.
"Ayo ikut tante,kita bikin seru.."Ucap Hanna menarik tangan Lala agar ikut bersamanya.
Hanna dan Lala bersembunyi di balik dinding.Mereka sedang mengawasi Didy dan Isa yang sedang di pijat oleh pelayan.Aktivitas mereka di habiskan hanya untuk perawatan kulit,nyalon,spa,apapun itu tentang kecantikan yang tak pernah Hanna lakukan pastinya.
Hanna pun menghidupkan remote control yang menggerakkan mainan tikus tersebut hingga mengelilingi lantai ruangan.
"Akhh...tikus..."Teriak Didy yang melihat tikus berlari kesana kesini di lantai.
"Dimana tikus?"Ucap Isa terperanjat.
"Itu tikus."Ucap Didy menunjuk tikus mainan.
"Tolong usir tikus itu.."Ucap Isa ketakutan.Menurut mereka tikus adalah hewan menggelikan.Bahkan Pelayanpun ikut bergidik melihat tikus hitam pekat yang berlari-lari di lantai hingga Isa dan Didy naik ke atas ranjang tidak berani turun.
Dua pelayan beserta Isa dan Didy bergerak menjauhi tikus yang sengaja di gerakkan oleh remote control yang di pegang Hanna.Disisi lain Hanna dan Lala yang melihat sikap Isa dan Didy yang ketakutan tertawa terbahak-bahak di balik dinding.
"Tikus..."
"Tikus..."
Isa dan Didy loncat-loncat menjauhi mainan tikus yang mengelilingi dirinya,Dan para pelayan yang berusaha menangkap tikus namun tidak dapat menangkapnya.
"Hahahaha...lucu tante Isa dan tante Didy..Hahaha"Ucap Lala tertawa lepas.
"Benar,kita berhasil..tos..."Lanjut Hanna.
"Nona,aku mendapatkannya."Ucap pelayan yang berhasil menangkap tikus yang ternyata hanyalah mainan tikus.
"Sial,ini milik siapa?siapa yang berani mempermainkanku.."Ucap Isa berteriak kesal dan marah.
"Aw,punggungku sakit,tikus sialan itu membuatku terjatuh..."Ucap Didy yang bahkan terjatuh dari ranjang karena loncat-loncat.
"Benar,bahkan tanganku sampai lecet kepentok meja."Ucap Isa yang juga tangannya sempat kepentok.
"Hust...jangan berisik Lala,nanti kita ketahuan."Ucap Hanna menutup mulut Lala.
"Tapi tante itu mainan Lala."Rengek Lala.
"Ia sayang nanti kita akan mendapatkannya."Ucap Hanna.
***
Lala yang merengek meminta mainan tikus,membuat Hanna terpaksa diam-diam masuk kedalam kamar Isa.Hanna berusaha mencari ke semua tempat,dari laci,bawah ranjang,lemari.Hanna melihat jelas jika Isa membawa mainan tersebut untuk mencari tau pemiliknya.Namun semenjak tadi Lala merengek meminta maianan tikus miliknya.
Namun hal tak terduga,di temukan oleh Hanna.Yaitu obat kontrasepsi pengendali kehamilan.Hanna menemukan di laci,di bawah perhiasan Isa,mungkin jika orang lain maka tidak akan mudah menemukannya.
"Pengendali kehamilan????"Ucap Hanna sangat terkejut ketika membaca bungkusan obat yang berjudul pengendali kehamilan.
Apa ini milik Isa?Sebanyak ini?Mengapa dia tidak ingin hamil?Pasti,jika Gardapati tau.Matilah kau..Sekarang kita punya kartu As sama.Nasib baik aku kemari,jika tidak aku akan selalu di bodoh-bodohkan oleh rubah licik itu.Sayang sekali....kenapa kau tidak menyimpannya dengan baik Isa.
Hanna tersenyum mendapatkan sesuatu yang tak terduga.Tiba-tiba suara gangang pintu di putar dari arah luar,sepertinya ada yang ingin masuk dalam kamar yang sama.Ternyata Isa,namun sebelumnya Hanna telah bersembunyi di dalam lemari.
"Sial,ah...tanganku sudah lecet..ini tikus milik siapa?kenapa berkeliaran disini?pasti ini milik bocah kecil anak Anisa."Ucap Isa di depan cermin.Mulai tadi Isa uring-uringan dengan Didy masalah yang baru saja menimpanya hingga membuat tangannya lecet.
Lalu Isa membuka laci tempat make upnya,meminum satu pil pengendali kehamilan.
"Bagiamana bisa tubuhku ini akan berubah,sampai kapanpun aku tidak ingin hamil.Tubuhku adalah prioritasku.Bahkan semua pria akan berlutut di depanku,bukan kah aku sempurna??"Ucap Isa di depan cermin memuji dirinya sendiri yang jelas-jelas terdengar oleh Hanna di dalam lemari Isa yang tak jauh darinya.
Oh,jadi karena itu kamu gak mau hamil...sialan,jadi kau umpankan aku disini!!dasar rubah licik...Itu yang dinamakan cinta?bahkan aku semakin curiga dengannya.Apa maksud mereka menikah dengan Gardapati jika tidak ingin bahagia dan memiliki keturunan.Oh..sungguh sesak disini,rubah licik tolonglah keluar segera.
Hanna pun merasa panas dan sesak di dalam lemari Isa.Sedangkan Isa masih saja mengajak cerminnya berbicara.
nasiib... nasiib
😆
kupikir Bapak²
kalo keysa bener keponakan adipati
kupikir gardapati sama dokternya aja
😅
kupikir baru selisih beberapa hari aja..
yg Hanna jemur sprei trus, ngobrol sama mb nisa, ulet ketemu ulet trus alergi...
berati saya kurang mendalami kl loncat beberapa waktu
😁