NovelToon NovelToon
PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kultivasi / Pendekar / Xianxia / Wuxia / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dan budidaya abadi
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kc

He Xun seorang pemuda dengan paras biasa saja yang tidak memiliki bakat apapun sehingga semua orang mengutuknya.

Seluruh Klan He membencinya dan menganggapnya sebagai anak yang sial karena kedua orang tuanya meninggal disaat dia lahir ke dunia ini.

Sampai akhirnya ketika dia pergi ke Gunung belakang Klan He untuk mengambil buah persik, He Xun dibawa oleh empat siluman yang menawan.

Sejak saat itu, seluruh kehidupannya berubah drastis , bahkan wajahnya pun berubah menjadi sangat tampan dan dia menjadi sangat berbakat.

Semua orang yang semula membencinya berubah menjadi sangat memujanya dan berharap bisa menjadi istrinya atau pelayannya.

Dengan ribuan wanita cantik yang melemparkan diri kedalam pelukannya, He Xun bahkan akan membuat Surga iri dengan ketampanannya dan bunga akan mekar ketika He Xun melewati mereka. Burung akan bernyanyi dengan indah dan memuja ketampanan He Xun.

up: Setiap hari, pkl. 22.00

bab 1 : 1 - 150
bab 2 : 151 - 300
bab 3 : 301 - ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. "Tidak ada yang boleh menghinanya. "

He Xun membunuh kedua orang itu dengan satu cekikan dan mayat sepasang suami istri itu jatuh ke tanah tanpa daya.

" Ha ha ha, sepupu saya yang baik ternyata adalah orang yang pemarah. " Ucap suara tawa di belakangnya.

Bahkan, tanpa menoleh, He Xun telah mengetahui dengan jelas siapa yang berada di belakangnya, siapa yang mengejeknya.

Itu tidak lain tidak bukan adalah si bajingan Klan He, He Yan. He Xun menyeringai, musuh bertemu di jalan yang sempit.

Kebetulan, perasaan nya tidak dalam kondisi yang baik, dia telah melepaskan orang ini berulang kali dan pada akhirnya orang ini masih terus mengejarnya.

He Xun memegang pedang Naga Petir yang telah di panggil olehnya dengan senyum menyeringai.

"Aku tentu saja pemarah, tapi sepupu selalu mengganggu ku, bagaimana aku harus menghukum mu ?" Tanya He Xun pada He Yan lalu berbalik.

"Aku telah memperingatkan mu berulang kali, tapi kamu tidak mematuhi ku. " Lanjut He Xun dengan seringaian.

"Bukankah kamu bilang membenci nya sebelumnya ? Apakah kamu langsung banting setir menjadi seorang pria yang berbakti pada orang tua ?" Tanya He Yan dengan ejekan.

"Tidak peduli seberapa benci aku padanya,..... " He Xun berhenti sejenak dan tersenyum dingin pada He Yan.

Orang orang tidak ingin terlihat di dalam konflik internal Klan He sehingga berlari pergi sementara He Xun berdiri dengan tatapan membunuh.

"Tidak ada yang boleh menghinanya. " Ucap He Xun.

Meja di depannya terbelah dalam secepat kilat sementara Pedang Naga Petir keluar dari sarungnya, He Yan juga telah mengeluarkan pedang.

He Xun menerjang ke depan dan menekan He Yan yang dibantu oleh beberapa orang, tapi untuk melawan beberapa semut ini, apakah He Xun takut ? Tentu saja tidak.

Tidak ada kata takut dalam kamus He Xun ! Kehidupannya telah dihiasi penderitaan sejak muda, penderitaan macam apa lagi yang bisa membuatnya ketakutan ?

He Xun menarik pedangnya yang membuat He Yan terlempar ke arahnya, He Xun merendahkan punggungnya ke belakang, tepat dibawah kibasan pedang He Yan lalu pada saat itu He Xun mengambil kesempatan untuk menendang He Yan.

Untuk membunuh langsung sangat mudah, tentu saja. Tapi, He Xun ingin melihat He Yan mati secara perlahan lahan.

Awalnya, karena hubungan darah yang mereka miliki, He Xun tidak akan mencari masalah lagi setelah mematahkan giginya dan menghancurkan wajahnya.

Tapi, siapa yang menyangka bahwa He Yan ini tidak tahu mana yang baik untuk dirinya sendiri dan telah melemparkan dirinya ke depan mulut harimau.

He Xun bahkan tidak memerlukan Seni bela dirinya untuk mengalahkan He Yan, He Xun berjalan mendekati He Yan dan 3 orang di belakang He Yan menerjang ke arahnya.

"Pukulan Cakar Naga : Bagian 1 !" Ucap He Xun, pedangnya berputar lalu dengan tangan yang luar dan gerakan tubuhnya yang membuat bentuk bulan sabit.

Ketiga orang itu jatuh dengan mata yang terbelalak dan leher yang memiliki luka dalam, darah segar mengalir dari sudut Pedang Naga Petir dan He Xun kembali menurunkan pedangnya lalu berjalan menuju He Yan.

"He Yan, aku telah berbaik hati padamu sebelumnya, tapi kamu masih terus menerus mencari masalah denganku. Maka, kamu harus memaafkan aku, saudara mu. " Ucap He Xun lalu memukul Dan tian He Yan sampai hancur.

"Arghhhh !!" Teriakan He Yan dapat di dengar dalam radius sepuluh meter bahkan membuat anak anak menangis.

He Xun berlutut dengan satu kaki di samping He Yan dan tersenyum dengan penuh kasihan.

"Kasihan sekali, jangan berteriak. Apa yang sedang kamu lakukan ?" Tanya He Xun dengan senyum dingin.

He Yan tiba tiba baru saja menyadari bahwa selama ini dia telah berhadapan dengan seorang Iblis yang merangkak keluar dari dalam Neraka.

Sayang sekali, bahkan jika He Yan menyesal dan ingin semuanya kembali, itu tidak dapat dilakukan lagi, nasi telah menjadi bubur.

Saat ini, wajah asli He Xun telah terungkap dan sisi haus darahnya telah naik ke atas permukaan. He Xun adalah orang yang ekstrim.

Jika seseorang baik maka dia akan memperlakukan nya dengan sangat sangat baik, bahkan jika orang itu menampar pipi kanannya maka dia akan dengan senang hati menyodorkan pipi kirinya.

Tapi, jika seseorang jahat padanya , maka dia akan membersihkan orang itu sampai ke akar. Klan He, hanya perlu menunggu waktu sebelum akhirnya dibinasakan.

Fondasi selama 120 Tahun, tidak akan menyisakan apapun selain penyesalan bahwa mereka tidak pernah membunuh anak yang dianggap tidak berarti oleh mereka.

Hidup dalam tekanan telah membuat jiwa He Xun tidak stabil, bahkan cenderung ekstrim. Ketika melihat darah seperti ini, ada kesenangan dalam dirinya , terutama ketika melihat musuhnya seperti ini.

He Yan seperti ikan yang berada di daratan terus menerus menggelepar sebelum, dadanya diinjak oleh He Xun.

"Kebencian antara aku dan kedua orang tuaku, tidak menjadi urusanmu. Sejak awal, kamu memang tidak pernah memiliki hak untuk mengejekku. Kamu dan ayahmu akan segera bertemu, kejahatan kalian akan segera terungkap. Aku akan membuat seluruh dunia tahu seberapa busuknya kalian, ayah dan anak. " Ucap He Xun dengan kebencian yang sangat kental.

He Xun menginjak lebih kencang sebelum akhirnya He Yan tidak memiliki nafas yang tersisa dan seluruh organ dalamnya hancur.

"He Yan, dendam antara aku dan kamu akan berakhir disini. Dendam yang telah tertanam dengan dalam dan terukir di dalam tulang selama 13 tahun akhirnya sedikit berkurang. " Ucap He Xun dengan penuh dendam sebelum akhirnya berjalan dengan santai.

"Bakar mayatnya dan kirimkan abunya pada Klan He. " Ucap He Xun dengan seringaian pada seorang pelayan sambil memberikan 10 Tael Emas lalu berjalan naik bersama dengan kedua muridnya.

"Anggap saja ini sebagai bentuk balas dendam ku padamu , He Liang. Ayahku, He Jiang memperlakukan mu dengan tulus , tapi kamu mengatakan kepada Sekte Awan Ringan bahwa ayahku adalah orang yang buruk dan tidak memiliki pendirian. Karena kata katamu juga, mayat ayahku bahkan tidak memiliki sisa. Aku ingin kamu juga merasakan hal yang sama. " Gumam He Xun dengan tangan yang memgepal.

"Shizun, apakah yang dimaksud tadi adalah Ayah Shizun ?" Tanya Chu Xue sambil berlutut di depannya ketika mereka tiba di dalam kamar, Chu Xue tampak sangat hati hati.

"Itu benar. " Ucap He Xun sambil mengangguk.

"Bibi pernah bercerita bahwa ada seorang pendekar bermarga He yang menyelamatkan nya, Bibiku mengatakan bahwa pada saat itu dia ingin dibawa oleh sebuah sekte yang jahat, apakah mungkin berkaitan dengan Sekte ini ?" Tanya Chu Xue dengan polos.

"Berapa lama kejadian itu terjadi ?"Tanya He Xun dengan gugup.

"13 atau 14 tahun yang lalu. " Ucap Chu Xue sambil berpikir pikir sejenak dan mengingat ngingat apa yang dikatakan oleh bibinya.

1
Choy Santoso
cacingan juga ahirnya autornya
Janop Poernomo
lumayan opening nya
/Determined/
Raditya Vicky
agak ngawur ceritanya
Ana Rusliana
Luar biasa
Nelson Da Flow
gi mna sih thor masa dia langssung bisa baca..?
spooky836
cincin ruang tak ambil. novel sampah. plagiat.
OI
mc punya lonceng knp ngak dimasukin kesitu tmn2 nya wkwkwkwk bnr2 pekok...
OI
jagoan nya masih stengah2 ini, blm mateng
wawan jhie
Luar biasa
Stephen (Phoenix dalam celana)
seperti kata guruku bahwa jika kamu sudah pernah merasakan yang namanya kesederhanaan, kemiskinan, kelaparan dan semua penderitaan serta rasa sakit maka kamu akan merasa lebih bersyukur bahkan dengan sesuatu yang sederhana sekalipun.
Gan Gian
pedang anu,panggil...set set set datang.
itukan seharusnya cukup dibayangkan dalam hati,gak musti tereak...aneh
Gan Gian
ini cerita tentang apa sich thor??
kultivasikah??
romankah??
atau apa apakah?
,
Ardiansyah Ardi
mdhn2 bagus
Abu Fadhila
Ngirit amat tingkat Kultipasi hanya 3 tingkatan Thor?!
Rahman Hartomo
ni cerita apa sbenarnya klw pendekar kok cuma bersih2 aja bknya meningkatkan kekuatannya
Jade Meamoure
bunuh aja si Heyan bikin geregetan aja bolak-balik nongol sih Thor
marulam sinaga
kok ngarang cerita tp goblok
marulam sinaga
mana lanjutanya....karakter..penulis yg tdk jelas
MAWI
mantaaaaps thor
Lalu Adi
Isinya hanya dialog tak berguna, paling banyak kisah masa lalu he xun yg diulang ulang.... Sampah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!