NovelToon NovelToon
Sopirku Ternyata Mafia

Sopirku Ternyata Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Pembunuhan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Agnes Agatha Delano seorang gadis yang sangat cantik, baik hati dan sangat pintar karena kecantikannya membuat adik tirinya iri hati karena pria yang selama ini dikejarnya ternyata lebih memilih kakaknya dari pada dirinya.

Hingga adiknya mempunyai rencana licik dan kejam dengan cara mengajaknya pergi ke pesta ulang tahun temannya di sebuah hotel. Adiknya memberikan minuman yang sudah diberikan sesuatu, tanpa curiga kakaknya meminumnya hingga habis.

Di bawah pengaruh obat adiknya beserta teman - temannya membawa ke kamar dan diberikan ke pria yang sudah sangat berumur, keberuntungan menghampiri Agnes dirinya berhasil kabur dari kamar tersebut.

Agnes keluar dari hotel dan bertemu dengan sopir pribadinya hingga terjadilah cinta satu malam bersama sopir pribadinya.

Akankah mereka bersatu dalam pernikahan setelah mengetahui bahwa sopir pribadinya ternyata seorang mafia yang amat kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu

" Iya benar, pasti sekretaris baru itu menggunakan tubuhnya makanya presdir Adrian tidak marah." Ucap pegawai yang ke dua

" Bisa jadi, apa aku seperti itu juga ya." Ucap pegawai ke tiga

" Aku juga mau." Ucap pegawai ke empat

Semua pegawai yang berada di lobby mulai sibuk bergosip hingga muncullah George dan Johan.

" Apa kalian ingin di pecat?" Tanya George dengan nada dingin dan datar.

Semua pegawai langsung berlarian menuju ke tempat masing - masing karena tidak mau di pecat sedangkan George dan Johan melanjutkan langkahnya keluar dari perusahaan tersebut untuk makan siang.

" Dasar wanita senangnya bergosip dan iri hati." Ucap George sambil membuka pintu mobil dan duduk di kursi pengemudi.

" Seandainya mereka tahu kalau bos kita sangat mencintai nona Agnes pasti mereka bertambah iri hati." Ucap Johan sambil membuka pintu mobil dan duduk di samping pengemudi.

" Kamu tidak makan bersama kekasihmu Claudia." Tanya George sambil mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.

" Tidak." Jawab Johan singkat

" Memangnya kenapa?" Tanya George penasaran.

" Kamu tahu setengah hari bersamanya jantungku berdetak kencang apalagi ketika Claudia menyerahkan dokumen padaku dan tanpa sengaja menyentuh tangannya jantungku lebih cepat berdetak." Keluh Johan

" Ternyata bukan hanya aku saja ternyata dirimu juga. Apa lebih baik mereka kita pindahkan ke bagian lain?" Usul George

" Tidak, aku tidak mau orang yang kucintai berdekatan dengan pria lain." Ucap Johan

" Iya juga sih, apakah kamu akan mengatakan kalau kamu jatuh cinta padanya?" Tanya George

" Jalani saja dulu dan kalau orang yang kucintai menyukai diriku maka aku akan mengatakannya." Ucap Johan

" Kadang aku bingung kita bertiga tampan dan banyak wanita yang mengejar - ngejar kita tapi kenapa dihadapan gadis yang kita cintai sulit untuk mengatakan aku jatuh cinta padamu." Ucap George

" Benar juga katamu, sepertinya kita takut di tolak." Ucap Johan

Hahahaha

Ke duanya langsung tertawa serempak, menertawakan dirinya sendiri.

xxxxxxx

Kini presdir Adrian dan Agnes sudah sampai di hotel Santika dan pas jam makan siang , mereka berdua duduk bersebelahan sambil menunggu CEO dari perusahaan Alvonso Coperation.

" Sepertinya mereka terlambat, kamu mau pesan apa?" Tanya presdir Adrian

" Hmmmm... minuman lemon tea saja." Ucap Agnes

" Baik aku akan pesankan." Ucap presdir Adrian

" Biar saya saja yang pesan." Ucap Agnes

" Tidak apa - apa santai saja." Ucap presdir Adrian sambil melambaikan tangannya ke arah pelayan restoran.

" Selamat siang tuan, mau pesan apa?" tanya pelayan restoran dengan nada sopan.

" Lemon tea dua dan beberapa cemilan." Ucap presdir Adrian

" Baik tuan, mohon di tunggu." Ucap pelayan restoran sambil mencatat pesanan mereka.

Pelayan restoran itu pun meninggalkan mereka berdua.

" Kita pergi berdua apakah kekasihmu tidak cemburu?" Tanya presdir Adrian.

" Tidak." Jawab Agnes singkat sambil tersenyum

deg

( " Agnes sudah mempunyai kekasih? kenapa aku tidak tahu?" Tanya presdir Adrian dalam hati ).

" Kenapa tidak cemburu?" Tanya presdir Adrian sambil menggenggam ke dua tangannya dengan erat menahan rasa cemburu.

" Karena aku belum memiliki kekasih karena itu tidak ada yang cemburu." Bisik Agnes dengan wajah merona.

cup

Presdir Adrian langsung memalingkan wajahnya ke wajah Agnes hal itu membuat bibir mereka bersentuhan dan hanya dibatasi oleh masker. Agnes dan presdir Adrian sama - sama terkejut dan menarik wajahnya masing-masing.

deg

deg

deg

Ke dua jantung mereka berdetak kencang terlebih wajah Agnes merona merah karena dirinya merasa malu apalagi di depan umum mereka berciuman walau hanya singkat dan tidak sengaja.

" Maaf presdir Adrian saya tidak sengaja." Ucap Agnes dengan wajah pucat takut dirinya di pecat.

" Tidak, aku yang salah karena tadi memalingkan wajahku ke wajahmu. Apakah kamu pernah berciuman?" Tanya presdir Adrian

" Pernah." Jawab Agnes pelan tapi masih terdengar oleh presdir Adrian

" Sama siapa?" Tanya presdir Adrian.

" Maaf saya tidak bisa menyebutkannya." Ucap Agnes

" Berapa kali berciuman?" Tanya presdir Adrian

" Dua kali." Jawab Agnes pelan

" Dua kali sama dua pria?" Tanya presdir Adrian

Agnes hanya menganggukkan kepalanya.

( " Aduh presdir Adrian, kenapa bertanya masalah pribadi." Ucap Agnes dalam hati).

" Apakah kekasihmu?" Tanya presdir Adrian

" Bukan, yang pertama dengan seseorang dan yang ke dua dengan presdir Adrian itupun tidak sengaja." Ucap Agnes pelan tapi terdengar oleh presdir Adrian.

Presdir Adrian hanya tersenyum karena dirinya pria yang menyium Agnes.

" Maaf presdir Adrian, bisakah tidak bicara pribadi?" Tanya Agnes

" Memangnya kenapa?" Tanya presdir Adrian

" Karena..." Ucapan Agnes terpotong oleh kedatangan pelayan restoran yang membawa cemilan dan minuman yang di pesannya.

" Maaf presdir Adrian, saya minum dulu." Ijin Agnes

" Silahkan." Jawab presdir Adrian sambil tersenyum.

( " Aku tahu kamu gugup makanya kamu minum untuk mengurangi kegugupanmu." Ucap presdir Adrian dalam hati ).

Sepasang laki - laki dan perempuan datang mendekati mereka berdua.

" Maaf tuan dan nona, kami datang terlambat." Ucap seorang pria

" Tidak apa - apa tuan Alex, silahkan duduk." Ucap presdir Adrian

Tuan Alex dan wanita yang masih muda duduk saling berhadapan.

" Presdir Adrian sedang flu?" Tanya tuan Alex karena presdir Adrian memakai masker.

" Iya benar, maafkan aku." Ucap presdir Adrian

" Tidak apa - apa santai saja." Ucap tuan Alex

" Kak Alex." Panggil Agnes dengan nada terkejut

" Agnes, apa kabar?" Tanya tuan Alex sambil tangannya di arahkan ke Agnes.

" Kabar baik, bagaimana dengan kak Alex?" Tanya Agnes sambil membalas tangan tuan Alex.

" Seperti yang kamu lihat." Ucap tuan Alex sambil tersenyum dan tidak melepaskan tangan Agnes.

Presiden direktur Adrian merasa cemburu dan menarik tangan Agnes agar tidak berlama memegang tangan tuan Alex.

" Oh maaf." Ucap tuan Alex

" Oh ya kenalkan ini nona Alena sekretarisku." Ucap tuan Alex

" Agnes." Ucap Agnes memperkenalkan dirinya sambil tangannya di arahkan ke Alena

" Alena." Jawab Alena tanpa membalas uluran tangan Agnes.

Agnes hanya tersenyum dan menarik tangannya kembali.

" Oh iya mau pesan apa?" Tanya Agnes

" Aku minum saja dan kamu pasti! sudah tahukan minuman kesukaanku?" Tanya Alex

" Tentu saja." Jawab Agnes sambil tersenyum kemudian melambaikan tangannya ke arah pelayan restoran.

" Nona Alena mau pesan apa?" Tanya Agnes dengan ramah.

" Samakan saja." Ucap Alena sambil menahan amarahnya.

( " ***Agnes apakah kamu tahu aku sangat cemburu kamu tersenyum dengan pria lain." Ucap presdir Adrian dalam hati ).

( " Agnes kamu semakin bertambah cantik dan aku lihat di jarimu tidak ada cincin berarti kamu belum terikat, aku akan mendekatimu dan menjadikan dirimu sebagai kekasihku. Aku akan menikahimu secepatnya karena aku sudah lama mencintaimu terlebih kini aku sudah jadi orang sukses." Ucap tuan Alex dalam hati ).

( " Tuan Alex namamu sama seperti nama ayah tiriku apakah sifatmu sama seperti ayah tiriku?" Tanya Agnes dalam hati ).

( " Huh... dasar wanita murahan jangan coba - coba merebut orang yang sudah lama ku incar." Ucap Alena dalam hati*** ).

1
Mardiana
Jejen banget 🤦
Retno Palupi
Luar biasa
Retno Palupi
kenapa dibunuh semua? kasian
Retno Palupi
lanjut
Retno Palupi
agnes bukannya anak angkat ya?
Retno Palupi
lah malah ngomong, siapa om Vincent?
Yayuk Triatmaja
astoge salah ketik. maaf akan autor perbaiki
Asih Prawawati
Ko ada sosok David ..?..
Siapa dia
Berdo'a saja
oooooooo
Nia Yusniah
mampir
Yayuk Triatmaja: Terima kasih
total 1 replies
Molive(virgo girl)♍
siap di intoregasi
oleh pawang masing²🤭
Elya hastuty Djokdja
ceritanya bagus banget
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Christina Panggabean
Luar biasa
Mayora
hahaha,,,yg busuk juga akan kecium akhirnya
Mawar Haryani
Agak membosankan dan cerita tidak masuk akal
Dedeh Herawati
apa kabar alena
Balqis salsaBila Nafisah
seru Thor bagus ceritanya
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
reni
berulang kaliiii😤😤😤
reni
q mendukung cludia😁
reni
nyosor Mulu ih si Agnes ini🤣🙈gpp lah nyium cowo ganteng juga😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!