NovelToon NovelToon
ALIA

ALIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Selingkuh / Cerai / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggun Lestari

lima tahun pernikahan Alia dan Reyhan belum memiliki anak. Suaminya menyalahkannya dan menceraikannya demi wanita lain. resmi bercerai Alia baru menyadari bahwa dirinya hamil. perjuangan Alia sebagai seorang ibu dan perjuangannya sebagai seorang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggun Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap Rey

Sepanjang perjalanan di dalam pesawat, Leo lebih banyak terdiam. Logikanya meyakinkan bahwa ini adalah keputusan yang terbaik. Tapi hatinya tidak membenarkan.

Demi Alia dan Darren.

Leo meyakinkan diri sendiri. Begitu pesawatnya landing, mereka turun dan langsung keluar bandara. Alia pikir Leo ingin memanggil taksi. Tapi dia malah mendekati sebuah mobil dan mengetuk kaca pengemudi.

Lalu seseorang turun. Seseorang yang tidak asing. Seseorang yang lama menghilang dari hidupnya.

Reyhan.

Alia bingung sebenarnya ada apa ini. Kenapa Rey menunggu mereka disini?

Leo dan Rey menghampiri Alia.

"Al, aku meminta Rey untuk menjagamu disini."

Leo menjelaskan singkat mengapa Rey ada disini. Alia bingung menatap Leo dan Rey bergantian.

"Apa maksudnya ini Leo?"

Alia bertanya bingung.

"Sudah kujelaskan sebelumnya. Kau dan Darren tidak aman disana. Setidaknya disini Rey punya kekuasaan untuk menjagamu."

"Lalu bagaimana denganmu?"

"Aku akan kembali. Secepat mungkin aku akan menyelesaikannya."

"Leo sudah menceritakan semuanya. Aku akan menjagamu disini."

Rey menyela percakapan mereka dan mencoba meyakinkan Alia.

"Tidak ada pilihan lagi Al. Pergilah. Aku harus naik pesawat kembali."

Leo mencium dahi Alia dan pergi meninggalkan mereka. Alia menatap Leo sampai tubuhnya menghilang di keramaian bandara.

"Ayo, kita harus pergi."

Rey membawakan koper Alia menuju mobilnya. Farhan tersenyum dari kaca spion saat matanya dan Alia bertemu. Alia dan Rey duduk di bangku belakang. Sedangkan Darren tertidur di pelukan Alia.

Didalam mobil, Rey hanya diam terus menatap ponselnya. Enggan membuka suara. Suasana jadi agak canggung untuk mereka bertiga. Bagaimana tidak, dia yang menolak Rey dulu. Sekarang malah bertemu kembali. Mirisnya Leo yang menitipkan Alia padanya.

Rey membawa Alia ke sebuah Rumah. Rumah yang baru dia beli. Rey tidak mau ibunya sampai tahu kalau Alia ada disini. Ibunya pasti akan memohon untuk Alia kembali. Rey tidak mau sampai membuat Alia terbebani.

Sekarang saja Alia dan Rey lebih banyak diam. Hubungan nya dengan Alia memang rumit. Rey membuka pintu rumahnya. Rumah minimalis dengan dua kamar. Rey memilihnya karena dekat dengan kantornya.

"Kau pasti lelah. Istirahatlah. Jika perlu sesuatu panggil Farhan. Dia akan menjagamu disini."

Setelah menatap sekilas Darren yang berada di pelukan Alia, Rey langsung berbalik tanpa memberi Alia kesempatan untuk bicara.

Alia menghela nafas, tidak tahu jalan pikiran Leo. Kenapa malah menyuruh Rey menjaganya.

Alia menidurkan Darren di ranjang. Mengeluarkan baju dari koper dan menyusunnya di lemari. Pikirannya sedang kacau. Alia keluar kamar bermaksud mencari Farhan. Sekretaris mantan suaminya itu pasti tahu sesuatu.

Farhan ada di teras rumah sedang bicara dengan dua orang bawahannya. Alia mendekatinya.

"Nona, anda butuh sesuatu?"

Farhan bertanya saat melihat Alia. Memberi isyarat dengan anggukan kepalanya, menyuruh dua orang bawahannya untuk pergi.

"Bisa kita bicara sebentar Farhan?"

Farhan mengangguk.

"Kau pasti tahu sesuatu tentang kejadian ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Leo membawaku disini? Dan Rey yang menjagaku?"

"Hanya sedikit yang saya tahu nona. Pada intinya nona sedang dalam bahaya. Percayalah, Leo sudah membuat keputusan yang tepat."

"Saya sudah mencari tahu seseorang bernama Bima ini. Dan dia memang orang yang berbahaya nona. Jaringan bisnis ilegalnya tersebar di beberap negara. Dia tidak segan membunuh dan menyingikirkan orang yang menghalangi tujuannya."

"Tapi nona tidak perlu cemas. Disini tuan bisa menjaga nona. Karena tuan punya segalanya disini. Tuan juga bisa melakukan apapun untuk menjaga nona dan tuan kecil."

Alia diam mendengarkan cerita Farhan.

Bagaimana bisa Leo memutuskan secara sepihak tanpa mendengar pendapatku. Dan Rey, aku sudah membuatnya kecewa. Dia masih mau menjagaku disini. Aku harus bersikap seperti apa kepadanya.

"Ada lagi yang ingin ditanyakan nona?"

Farhan menyadarkan Alia dari kerumitan pikirannya. Alia tersenyum dan menggeleng.

"Tidak terima kasih Farhan." Alia beranjak masuk ke kamar. Merebahkan diri di ranjang.

Situasi yang ia alami sekarang memang rumit. Tapi kenapa harus Rey??

...💖💖💖💖...

Alia berkali kali menelpon Leo, tapi tidak pernah di angkat. Hatinya mulai cemas. Apa dia baik baik saja?

Alia mondar mandir sedari tadi sampai tidak menyadari Rey datang.

"Ada apa?"

Alia menoleh saat Rey bertanya padanya. Kapan dia datang?

"Tidak. Aku hanya.."

"Leo baik baik saja kalau kau ingin tahu."

Rey memotong ucapan Alia. Dia tahu Alia pasti khawatir dengan Leo.

"Ehmm terima kasih."

Kenapa aku berterima kasih. Dan kenapa aku jadi gugup begini.

Ada sesuatu yang berbeda dari Rey. Entahlah Alia juga tidak tahu pasti. Seperti Rey menjaga jarak dengannya. Sikapnya terhadap Alia juga dingin. Alia jadi canggung dan tidak tahu harus bersikap bagaimana.

"Aku hanya ingin melihat keadaanmu sebentar."

"Aku baik baik saja."

Dari pertama bertemu, Rey bahkan tidak pernah mengucapkan namanya.

Tiba tiba Darren keluar, dengan langkahnya yang kecil dia menghampiri ibunya. Alia menggendong Darren yang baru bisa berjalan.

"Kau sudah bangun sayang."

Tatapan Rey berubah lembut saat matanya menatap Darren. Sejujurnya dia sangat merindukan anaknya. Ingin memeluknya. Tapi tidak bisa. Akan lebih sulit baginya untuk menjauh dari Alia nantinya.

"Apa Darren butuh sesuatu?"

"Tidak. Kau sudah menyiapkan semua keperluan Darren disini, bahkan berlebihan menurutku. Kau tidak perlu melakukannya."

"Aku hanya ingin yang terbaik untuk anakku."

"Kau sudah menjadi ayah yang terbaik baginya Rey. Terima kasih." Ucap Alia tulus.

Rey terharu mendengar ucapan tulus dari Alia.

"Baiklah, kalau begitu aku pulang."

Kata Rey singkat. Rey pergi tanpa menoleh sekalipun. Langsung menuju mobilnya. Di dalam dia mencengkram kemudi menyalurkan rasa sedihnya. Kenapa rasa sakitnya masih sama. Dia pikir dia sudah bisa melupakan Alia.

Kalau kau sudah melupakannya, kenapa kau menerima permintaan Leo untuk menjaganya disini bodoh. Kau mau kecewa lagi ya.

Logikanya tidak membenarkan perbuatan Rey. Entahlah, Rey juga bingung dengan apa yang dia lakukan. Dia sebenarnya takut jika terjadi sesuatu dengan Alia.

Alia sendiri merasakah hal yang sama. Dia sedih melihat sikap Rey. Apa dia tidak merindukan anaknya? Dia pergi begitu saja saat melihat Darren.

Apa yang kau harapkan Al. Kau sudah mengecewakannya. Kau memilih pria lain. Memang kau pikir dia akan bersikap bagaimana??

1
may89
aku kok jadi g respek sama alia ,,jadi kaya cewe,,,,,
Lina Ariani
hedeh...pasti rujuk lgi...udh dibuang jg
yunna
dasar Alia PLIN plan
yunna
Alia PHP tu in Leo
Kasma Aisya
saya jengkellihat Rey, sikapnya seolah-olah dia tdk ada salah sama Alia.
Rina Wardani
sesion 2 tiba2 leo hidup lagi dan menjadi orang ketiga dirumah tangga alia dan rey 😁✌️
alia yang masih blm bisa move on sepenuhnya ma leo kembali tergoda akan kehadiran leo 😂 CLBK cinta lama belum kelar
Mustika Ayu
WAHAI PARA PELAKOR,,,, SEMOGA DOSA DOSAMU DIAMPUNI OLEH ALLAH SWT
Momo R
harus nya rey itu bepikir dewasa, krna pikiran nya yg pendek gampang emosian mknya alia lebih memilih menyembunyikan nya. coba dibalik lagi seandainya rey jdi bumil dan memiliki suami kya rey psti memilih tindakan kya alia
Momo R
ttp gk bisa move on dri leo
Momo R
kalo mau mati beneran itu dicabik2 terus dikubur dlm lubang yg berbeda
Momo R
ortua bima kmna?
Momo R
jangan lupa mampir dinovelku, silahkan cek profil aku🤗
Momo R
aku tetap pda mu leo🤗
Momo R
seandainya leo msh hidup, psti lebih menyenangkan skrg
Momo R
nyesek rsanya
Momo R
knpa harus ada yg mati disalah satu mereka😭
Momo R
halahh, cuman kekasih meninggal aja mlh menyalahkan teman, dan lagi kekasih meninggal knpa harus sakit hati sedalam itu, cuman baik didepan doang
Momo R
gk suka sma alia, kalo benci ya gk usah diperhatiin lagi sekalipun babak belur krna leo. benci dri mulut doang, mau nata hati aja msh plin plan. harus tegas dong
Dina Lubis
Alia nya terlalu murahan jadi perempuan.
Yuniafida
Awal yg menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!