gays cerita ini bakal ku revisi nantik, setelah tamat cerita yang baru ku tulis, bisa di cek di profil aku.
so, kalau mau baca ya baca, kalau gamau baca juga gapapa. maaf cerita nya ambru radul.
gara gara dikhianati pacarnya yang sudah menjalin hubungan cukup lama membuat syara patah hati dan sangat kecewa. akibat kejadian yang menimpanya, syara ke club malam untuk minum-mimum.
tampa sadar seorang pria memeluk pinggang syara, syara yang di perlakukan tidak sopan langsung mempar pria itu dan menghinanya. dengan keadaan setengah sadar.
akibat perlakuan dan perbuatan syara pada pria itu, pria itu itu menjadi murka dan berakibat fatal.
apa yang dimaksud dengan akibat fatal?
apa yang akan terjadi pada syara?
ayo,,,,, ikuti cerita syara😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya_nrfdila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34
ceklek......
di tengah tengah tawa mereka, syara terdengar suara pintu terbuka. little twins mulai senang karna berpikir aunty ilon sudah kembali membawakan makanan untuk mereka. dan betapa kaget nya saat melihat yang datang bukan ilon tatapi lelaki yang selama ini di hindari
kenapa dia di sini? Kenapa dia bisa tahu aku di sini? Apakah dia mengintai ku selama ini?
apa dia ke sini untuk mengambil little twins? apakah dia akan marah karna telah menyembunyikan anak nya dari nya?
tuhan tolong aku untuk kali ini saja.
pertanyaan demi pertanyaan terbenang di otak nya
"hay sayang, daddy datang untuk menjenguk mommy" kata alex sembari meletakkan snake dan buah buahan yang di bawa nya ke atas meja
"daddy..." kata audrikc sambil memeluk daddy nya, jika dia harus berpisah dengan daddy nya setidak nya dia bisa merasakan palukan terakhir dari daddy nya
"hay sayaang, bagaimana kabar mommy" kata alek dengan lembut
"mommy udah baikan kok dad" jawab nya dengan tersenyum
"kenapa mommy bisa sepeti ini, apa kalian tidak menjaga nya" kata alex khawatir
"ini salah kita dad" kata audrikc sambil menundukkan kepala nya
"itu salah mu saja, jangan membawa bawa ku. jika kamu tidak keras kepala mommy tidak akan seperti ini" kata arikc dengan dingin, padahal baru saja tadi mereka berbaikan
"arikcc...." panggil audrikc dengan lemas memdegar perkataan kakak nya itu
"oke,, oke,,, mulai sekarang kalian harus menjaga mommy dengan baik oke. dan jangan bertengkar lagi" ucap alex dengan lembut
"daddy ingin ngomong sama mommy sebentar bisakah kalian keluar sebentar, daddy akan membelikan es criem yang banyak untuk kalian setelah meminta izin dari mommy" kata alex pada little twins
"Tidak mau, anda saja yang keluar aku masih ingin di sini memani mommy" kata arikc dengan tegas dan formal
"arikc sayang, keluar dulu ya sayang mommy mau ngomong sama uncle ini" kata syara dengan tersenyum
"iya mom, uncle jangan sakiti mommy lagi. arikc keluar dulu" ucap nya yang di tekan di kata jangan sakiti mommy lagi
DEG.......
jantung alex sakit saat mendengar ucapan anak nya, jangan sakiti lagi?. apa maksud nya jangan sakiti mommy lagi. apa yang telah wanita itu ajarkan pada anak nya itu.
"ada apa tuan kesini?" tanya syara formal seolah olah tidak saling kenal
"jika ingin membahas kerjaan, tidak perlu sampai datang ke sini tuan, anda bisa menghubungi saja atau langsung pada tuan radit" lanjut nya lagi
"kamu tidak ingin membahas pekerjaan bukan, baiklah kita bahas dentang anak kita saja. bagaimana?" jawab nya dengan senyum sinis
*D**EG*........
"a...anak apa tuan" tanya syara gugup, padahal beberapa hari yang lalu dia sudah memberitahu tentang little twins pada alex di Cafe Xx...
"apa kau tidak dengar, tentang panggil mereka pada ku sayang" bisik nya di telinga syara
"apa yang kau inginkan, jika kau menginginkan mereka jangan harap. bahkan hanya sesaat" kesal nya pada alex
"apa kau lupa dengan kata kata ku, kau bukan peran utama di cerita ini. kau hanya di butuhkan di awal cerita saja, setelah tugas mu selesai kau langsung di depak pergi jauh" kata syara dengan sinis
"walaupun aku bukan peran utama di cerita ini, tapi cerita kalian tidak akan berjalan tampa ku sayang" kata nya menahan kesal
"cih.... cerita tetap akan berjalan tampa mu, apa kau bodoh aku bisa melakukan nya juga tampa diri mu" tatap nya dengan tatapan sinis
"kau....."