NovelToon NovelToon
Pelakor Sang Mafia

Pelakor Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Perjodohan
Popularitas:542
Nilai: 5
Nama Author: Naelong

Maya cuma cewek biasa yang nggak sengaja masuk ke lingkaran kehidupan Reza, bos mafia paling ditakuti di kota. Awalnya, Maya cuma cari aman. Tapi lama-lama, pesona Reza yang dingin tapi protektif bikin Maya luluh. Masalah utamanya? Reza sudah punya istri sah, Sora—wanita berkelas dari keluarga terpandang yang rela melakukan apa saja demi mempertahankan posisinya.
​Di mata orang luar dan lingkaran mafia, Maya digelari sebagai pelakor yang merusak kedamaian. Tapi bagi Maya, ini bukan sekadar cinta terlarang. ini soal bertahan hidup di dunia gelap yang penuh pengkhianatan.
​Ketika rahasia besar Reza dan Sora terkuak, Maya harus memilih: tetap bertahan di samping pria paling berbahaya walau dicap perusak rumah tangga, atau kabur sebelum nyawanya sendiri yang melayang.
​Cinta terlarang, perebutan kekuasaan, dan intrik berdarah. akankah Maya mendapatkan hati Sang Mafia, atau justru jadi korban berikutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naelong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

Sorotan lampu senter dari mulut gua terasa begitu menusuk mata. Di bawah naungan remang malam dan gemuruh ombak pantai yang memecah karang, moncong pistol Sora mengarah tepat ke kening Reza.

Senyuman di wajah Sora terlihat sangat dingin, namun ada kegelisahan yang tak bisa disembunyikan di balik bola matanya saat melihat kertas-kertas basah di tangan Reza.

​"Serahkan dokumen itu, Reza!" teriak Sora, suaranya melengking tinggi beradu dengan deru angin laut.

"Serahkan sekarang juga kalau kamu tidak mau kepala perempuan murahan di sebelahmu itu tembus peluru!"

​Reza perlahan berdiri dari pasir dingin, pasang badan di hadapan Maya. Tangan kanannya mencengkeram erat lembaran kertas bernoda pita merah itu. Senyuman sinis yang sangat gelap terukir di wajah sang bos mafia.

​"Kenapa kamu panik sekali, Sora?" bisik Reza dengan suara rendah yang menembus gemuruh ombak.

"Takut kalau dunia tahu siapa kamu sebenarnya? Takut kalau semua petinggi dewan tahu bahwa kamu bukan putri kandung Tuan Burhan, melainkan anak haram dari hubungan gelap ayah saya?"

​"Cukup! Diam kamu, Reza!" jerit Sora histeris. Wajah cantiknya seketika memerah padam karena amarah dan ketakutan yang luar biasa.

​Maya yang masih terduduk di atas pasir membelalakkan matanya. Rahasia besar ini benar-benar gila.

Selama ini Sora selalu bersikap paling berkuasa, memandang semua orang rendah, dan membanggakan darah bangsawan klan Burhan. Tapi nyatanya, seluruh identitas mewahnya dibangun di atas pilar kebohongan yang sangat membusuk.

​"Ternyata ini alasan kenapa kamu begitu terobsesi menghancurkan saya dan Maya," lanjut Reza, melangkah maju satu langkah tanpa rasa takut pada pistol yang menodongnya.

"Kamu takut statusmu tercabut. Kamu takut Tuan Burhan tahu bahwa istri sahnya dikhianati, dan kamu cuma darah daging dari pria yang paling dia benci!"

​"Aku bilang diam!" teriak Sora seraya menarik pelatuk pistolnya.

​KLIK!

​Namun, sebelum peluru meletup, Reza bergerak secepat kilat. Ia menepis pergelangan tangan Sora ke atas.

​DOR!

​Tembakan meleset, menghantam atap batu gua hingga percikan api membumbung tinggi. Reza langsung mencengkeram leher baju Sora, mengunci tubuh wanita itu ke dinding gua yang basah.

​"Lepaskan aku! Penjaga, tembak dia!" jerit Sora panik pada dua pengawalnya di mulut gua.

​"Maju satu langkah, dan aku patahkan leher bos kalian!" ancam Reza dingin. Aura iblisnya kembali membakar udara malam. Dua pengawal Sora seketika membeku di tempat, tak berani mengambil risiko.

​Maya bergegas berdiri, mengambil map dokumen yang terjatuh di pasir.

"Reza, di halaman belakang ini ada lampiran surat kesepakatan rahasia..." kata Maya dengan suara bergetar, membaca cepat lembaran basah itu di bawah temaram cahaya senter pengawal.

​"Baca, Maya! Biar dia tahu kalau harinya sudah berakhir!" perintah Reza tanpa melepaskan cengkeramannya dari Sora.

​Dengan napas tersengal-sengal, Maya membaca baris demi baris klausa rahasia tersebut.

"Surat kesepakatan pembagian aset klan Burhan... Jika terbukti Sora bukan keturunan darah murni keluarga Burhan, maka seluruh hak waris, saham perusahaan, dan stempel kepemimpinan dewan secara otomatis batal demi hukum dan dialihkan kepada... panti asuhan tempat aku dibesarkan?!"

​Maya terhenti, matanya membelalak sempurna membaca nama panti asuhannya tertulis jelas di dokumen hukum bertanggal puluhan tahun lalu itu.

​"Apa...?" bisik Maya tak percaya. "Panti asuhanku? Kenapa panti asuhanku bisa ada di dalam dokumen ini?"

​Sora meraung histeris, meronta-ronta di dalam cengkeraman Reza.

"Jangan dibaca, cewek jalang! Tutup mulutmu!"

​Reza menyipitkan matanya tajam, menyadari sebuah benang merah yang jauh lebih besar dan mengerikan.

"Ayah saya... pendiri panti asuhan itu. Rahasia besar ini bukan cuma soal kamu, Sora... tapi tentang alasan kenapa kamu begitu berniat membakar panti asuhan itu kemarin malam!"

​Sora menatap Reza dengan sorot mata penuh kebencian dan keputusasaan.

"Iya! Panti asuhan itu dibangun ayahmu untuk menyimpan dokumen asli dan dana abadi klan! Kalau panti asuhan itu hancur, tidak ada satu orang pun yang bisa membuktikan siapa aku sebenarnya! Aku adalah Ratu di kota ini, Reza! Aku tidak akan biarkan cewek pelayan seperti dia merebut apa yang sudah aku pertahankan bertahun-tahun!"

​Maya memegang dadanya yang terasa begitu sesak. Ternyata selama ini ia bukan sekadar korban tak sengaja yang masuk ke dalam kehidupan Reza.

Ada benang takdir dan rahasia kelam masa lalu yang mengikat dirinya, panti asuhannya, Reza, dan Sora dalam satu lingkaran perseteruan yang mematikan.

​"Kamu gila, Sora..." bisik Maya dengan air mata yang menetes. "Kamu mengorbankan begitu banyak nyawa orang cuma demi mempertahankan kebohonganmu sendiri."

​"Aku tidak gila!" bentak Sora dengan napas berburu.

"Di dunia ini, uang dan kekuasaan adalah segalanya! Tanpa itu semua, aku cuma cewek buangan... sama seperti kamu!"

​Reza menghempaskan Sora ke pasir pantai dengan kasar. Sora tersungkur, batuk-batuk memegang lehernya yang memerah. Dua pengawalnya langsung maju memapah Sora berdiri.

​Reza mengambil dokumen itu dari tangan Maya, lalu menggenggam jemari Maya erat-erat. Tatapan Reza menatap Sora dengan rasa jijik yang mendalam.

​"Semuanya sudah berakhir, Sora," kata Reza datar.

"Besok pagi, dokumen ini akan sampai ke tangan Tuan Burhan dan seluruh tetua dewan. Kamu akan melihat sendiri bagaimana kerajaan yang kamu banggakan itu runtuh menghancurkanmu."

​Sora mendongak, menyapu air mata kemarahannya. Bukannya takut, wanita itu justru terkekeh pelan. Tawa dinginnya bergema sangat mengerikan di dalam gua batu itu.

​"Kamu pikir kamu sudah menang, Reza?" bisik Sora sambil perlahan berdiri tegak, menyunggingkan senyuman paling licik yang pernah ada.

"Kamu lupa siapa yang memegang kendali atas jalanan malam ini?"

​Sora merogoh saku mantelnya, lalu menekan sebuah tombol pada alat pemicu kecil yang ada di tangannya.

​BZZZT...

​Tiba-tiba, suara dengungan radio frekuensi tinggi bergema dari luar gua, disusul oleh suara deru mesin helikopter dan belasan jip tempur yang mendarat tepat di atas tebing pantai.

​"Tuan Burhan sudah tahu semuanya sejak sejam yang lalu, Reza," bisik Sora dengan mata menyala penuh kegenitan yang beracun.

"Dia tidak peduli aku anak siapa... karena baginya, yang terpenting adalah menghabisi kalian berdua malam ini agar rahasia ini terkubur selamanya di dasar laut!"

​Dari mulut gua, suara langkah kaki ratusan pasukan bersenjata berat bergema keras. Lampu-lampu sorot raksasa ditembakkan dari atas tebing, menembus masuk ke dalam gua dan mengunci posisi Reza serta Maya dalam kepungan tanpa jalan keluar.

​"Habisi mereka!" perintah sebuah suara berat yang sangat dikenal dari balik kepulan cahaya sorot—suara Tuan Burhan sendiri.

​Bersambung......

1
Naelong
makasi udah mampir.. jangan lupa tinggalin jejak, like dan komen agar autor tambah semangat.. makasi🙏🙏😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!