NovelToon NovelToon
Dulu Aku Pergi Untuk Mati Kini Aku Kembali Sebagai Penguasa

Dulu Aku Pergi Untuk Mati Kini Aku Kembali Sebagai Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Demi membeli sebuah kue ulang tahun untuk sang adik, Rio yang baru berusia sepuluh tahun rela tak menebus obat hingga penyakit jantungnya kumat parah dan nyaris merenggut nyawanya. Tak ingin ibunya mati perlahan karena terjerat hutang biaya operasi sebesar lima ratus juta, Rio nekat kabur dari rumah sakit di tengah malam untuk menjemput ajalnya sendiri, meninggalkan ibunya yang hancur dalam tangisan. Namun takdir berkata lain; lima belas tahun berlalu, Rio yang diselamatkan oleh seorang konglomerat kini kembali sebagai Direktur Utama Grup Sentosa yang berkuasa, hanya untuk mendapati kenyataan yang menjijikkan. Rizky, adik kecil yang dulu sangat ia sayangi, kini tumbuh menjadi pria gila harta yang tega mengusir dan tak mengakui ibu kandung mereka yang pincang di tengah kemewahan pesta pernikahannya. Di detik itulah Rio melangkah maju ke tengah pesta, bukan lagi sebagai kakak yang rela berkorban, melainkan sebagai sang penguasa yang akan menghancurkan siapa pun yang berani meneteskan air

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Waktu menunjukkan pukul empat sore di kediaman mewah Grup Sentosa.

Matahari mulai turun memberikan bayangan panjang pada pepohonan di taman belakang yang sangat luas.

Santi duduk santai di kursi rotan sambil memegang sebuah buku resep masakan.

Dia ditemani oleh dua pelayan wanita yang berdiri cukup jauh di belakangnya untuk memberikan privasi.

"Bi, tolong ambilkan saya segelas air putih hangat ya," pinta Santi tanpa menoleh dari bukunya.

"Baik Nyonya Santi, saya segera kembali," jawab salah satu pelayan berjalan masuk ke dalam rumah.

Suasana terasa sangat damai dan tenang seperti sore-sore biasanya.

Sring.

Tiba-tiba terdengar suara gesekan benda logam dari arah semak-semak yang rimbun di dekat pagar pembatas.

Santi mengerutkan keningnya dan menoleh ke arah suara tersebut dengan tatapan bingung.

"Kucing liar kah?" gumam Santi pelan mencoba mengabaikannya dan kembali menatap bukunya.

Namun tiba-tiba tiga sosok berpakaian serba hitam melompat keluar dari balik semak-semak itu.

Mereka memakai topeng ski yang menutupi seluruh wajah dan memegang pisau belati panjang.

"Itu targetnya! Bunuh wanita tua itu sekarang!" teriak salah satu penyusup memberikan komando.

Dor dor dor!

Terdengar suara tembakan senapan yang diredam dari arah atap rumah utama.

Tim penembak jitu yang disiapkan oleh Rio tidak membuang waktu sedetikpun saat melihat ancaman.

Dua penyusup langsung tumbang ke tanah dengan lubang peluru yang menembus kaki mereka.

"Argh! Sialan, mereka punya penembak jitu di atas sana!" jerit penyusup yang tertembak bergulingan di rumput.

"Awas Nyonya! Menunduk!" teriak puluhan pengawal berjas hitam yang tiba-tiba bermunculan dari segala penjuru taman.

Mereka berlari secepat kilat membentuk barisan pertahanan berlapis tepat di depan Santi.

Santi menjerit ketakutan dan menjatuhkan buku resepnya ke tanah.

Tubuhnya gemetar hebat melihat orang-orang berpakaian hitam dan senjata tajam di rumahnya.

Sementara itu di ruang kerja Direktur Utama di pusat kota Jakarta.

Kring kring!

Ponsel di meja Rio berdering dengan nada alarm darurat berwarna merah menyala.

Rio langsung mengangkat panggilan itu dengan rahang yang mengeras tegang seketika.

"Lapor Tuan Rio, ada sekitar dua puluh pembunuh bayaran menyusup dari tembok belakang taman!" teriak komandan pengawal dari seberang telepon.

"Kami sedang baku tembak menahan mereka agar tidak mendekati Nyonya Santi Tuan!"

Krak.

Rio meremukkan bolpoin di tangannya hingga patah menjadi dua bagian akibat emosinya yang meledak.

"Tahan mereka sampai aku tiba, kalau ada satu goresan saja di kulit ibuku, kalian semua yang akan mati!" ancam Rio dengan suara menggelegar.

Rio melempar sisa bolpoinnya dan langsung berlari keluar dari ruang kerjanya.

"Nadia! Siapkan mobil sekarang juga! Kita pulang!" teriak Rio melewati meja asistennya tanpa berhenti.

Nadia langsung melompat dari kursinya dan berlari mengikuti bos besarnya menuju lift khusus tanpa banyak tanya.

Brummm.

Mobil sport hitam milik Rio melaju membelah kemacetan sore Jakarta dengan kecepatan gila.

Rio sendiri yang mengemudikan mobil itu menembus lampu merah tanpa mempedulikan klakson mobil lain.

"Bertahanlah Ibu, Rio segera datang," batin Rio mencengkeram setir mobil hingga buku-buku jarinya memutih.

Kembali ke taman belakang kediaman Sentosa yang kini benar-benar berubah menjadi medan perang.

Trang trang trang.

Suara pedang dan belati beradu nyaring dengan tongkat besi panjang milik para pengawal.

Rupanya Hendrik mengirim pembunuh bayaran kelas satu yang sangat ahli dalam pertarungan jarak dekat dan menghindari tembakan.

Mereka bergerak sangat lincah menghindari arah bidikan penembak jitu dan terus merangsek maju.

"Jangan biarkan mereka mendekat! Lindungi Nyonya Santi dengan nyawa kalian!" teriak komandan pengawal memukul mundur satu penyusup.

Santi meringkuk di sudut kursi rotan sambil menutup kedua telinganya dan menangis tersedu-sedu.

Dia tidak mengerti kenapa tiba-tiba ada orang jahat yang ingin membunuhnya di rumah yang seharusnya aman ini.

"Ibu takut Rio, cepat pulang nak," isak Santi memejamkan matanya rapat-rapat.

Satu penyusup bertubuh kurus berhasil menyelinap melewati celah pertahanan para pengawal yang sedang sibuk bertarung.

Dia berlari kencang sambil mengangkat belatinya tinggi-tinggi mengarah tepat ke dada Santi.

"Mati kau wanita tua!" teriak penyusup itu dengan tawa kemenangan di balik topengnya.

Ciiittt.

Terdengar decitan ban mobil mengerem mendadak dengan sangat kasar dari arah samping taman.

Mobil sport hitam menabrak pagar tanaman hias hingga hancur berantakan menembus langsung ke area taman.

Pintu mobil terbuka sebelum kendaraan itu benar-benar berhenti sempurna.

1
kiyoe
hehehe sabar kak 🤭
Sri rahayu
hidup melarat punya anak dajjal tidak berguna .bukannya bantu ibunya malah nyusahin
ceuceu
kejam jg rio
ALEXIS A.😇
thorr.. up dong
kiyoe: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
ceuceu
Alhamdulillah rio ketemu orang baik
kiyoe: iyaa kak alhamdulilah hehe
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
akhirnya kena karma juga anak laknat
Dewiendahsetiowati
dasar anak durhaka,jangan sampai kamu nanti ngaku anaknya Ibu Santi ketika ibumu diratukan Rio
Dewiendahsetiowati
bau2 adik durhaka nih
Dewiendahsetiowati
bikin nyesek bacanya😭😭😭
Dewiendahsetiowati: 1 ibu bisa merawat 10 anak giliran anak merawat 1 orang tua dioper2 bahkan di kasih dipanti jompo😭😭
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
kiyoe: terimakasih kak semoga senang dengan cerita nya 🙏
total 1 replies
Rifqy Channel
author please harus buat Rio ungkapkan dirinya biar ibunya Rio Santi dan Rizky itu semua orang yang hadir juga harus terkejut. dan juga buat Rio putus hubungan dengan rizky supaya tidak kembali. dan Santi ikut ke Rio. 🙏😭😭😭
kiyoe: terimakasih kak atas masukannya
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!