NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.34

 "Mas, dimana pak jun. Kenapa kalian terlihat lesu. Apa terjadi sesuatu dengan pak jun?" ucap ratna yang langsung menyodorkan pertanyaan.

Dewa yang mendengar nya, langsung menghembuskan nafas berat nya. Dia merasa bingung untuk menjawab pertanyaan dari istri nya itu. Dia menatap Ali yang tampak lesu sekali.

 "Ibu, kakek jun saat ini berada di rumah sakit. Di sudah ditemukan oleh anak nya. Tapi." belum sempat Ali meneruskan pertanyaan nya, dewa langsung menceritakan secara detail.

"Mas, apakah kau baik baik saja?" tanya Ratna yang begitu khawatir. Pantas saja muka suami nya memar memar.

"Aku baik baik saja." ucap dewa tersenyum tipis dan menatap istri nya itu.

Ratna mengangguk lesu. Dia saat berpikir kondisi kakek jun. Bagaimana pun juga kakek jun sudah dianggap seperti ayah nya sendiri.

"Yaudah, Ali segera mandi nak, sebelum azan magrib tiba!'

"Baik ibu."

Setelah kepergian Ali, ratna mendekati suami nya yang tampak termenung di tempat.

"Mas, aku takut anak nya kakek jun, memberikan kita masalah." gumam nya pelan membuat dewa menghembuskan nafas berat nya

Dia juga memikirkannya dari tadi. Bagiamana kalau anak nya kakek jun itu, membuat nya masuk ke dalam penjara. bagaimana nasib anak dan istri nya

"Semoga apa yang kita takutkan tidak terjadi ya bu, mas benar benar tak sanggup memikirkan nya."

"Mas, makan dulu, lebih baik mas bersih bersih dulu, pasti sangat lelah secara berjalan kan. Apakah kondisi kaki mas masih sakit?"

"Sudah lumayan membaik. Ali selalu memastikan mas baik baik saja. Anak itu benar benar luar biasa Ratna. mas beruntung memiliki Ali dan Dinda."

"Mas benar, aku juga beruntung menjadi ibu bagi mereka."

Dewa langsung bangkit, dan berjalan menuju ke arah gerobak nya. Tadi dia sudah membeli sepatu untuk putri nya. Pasti akan senang saat melihat sepatu baru, yang dia beli di pasar tadi.

"liat ini, bagus tidak?" tanyanya dengan tersenyum tulus ke arah Ratna.

"Masyallah mas, ini sungguh luar biasa. Dinda pasti akan suka sekali." mata Ratna berkaca-kaca melihat sepatu baru yang dibelikan oleh suami nya.

"Mas yakin, anak itu pasti akan kegirangan."

"Mas, apakah Ali dibelikan juga?" tanya Ratna yang langsung mengingat putra nya itu.

Mendengar ucapan Ratna, dewa mengeluarkan sebuah kresek itam dari balik punggung nya. Dia sengaja menyembunyikan sepatu itu, agar Ali kaget nanti nya.

"Liat, apakah ini bagus?" tanya nya dengan tatapan binar saat menunjukkan sepasang sepatu yang begitu luar biasa.

"Mas, anak anak pasti akan kegirangan!'

"Mas diam diam membelikan Ali juga sepatu. Mas merasa kasihan, setiap kali Ali memakai sepatu bekas nya itu. Apalagi bagian depan nya sudah sobek, mas merasa sedih Ratna."

"Nanti, setelah makan malam, kita buat kejutan ya mas."

"Iya sayang, mas tak sabar melihat reaksi Mereka!"

Kedua nya sejenak melupakan permasalahan nya dengan anak nya kakek jun. Dewa berharap apa yang dikatakan oleh anak nya kakek jun tadi hanya sebuah ancaman saja. padahal dia sudah ingin menjelaskan kepada Doni tadi, tapi doni langsung menuduh nya dan langsung mencecar nya dengan nada tinggi.

"Ya Allah, lindungilah keluarga ku ini." gumam nya dalam hati, setiap kali berdoa.

Malam harinya....

Setelah makan malam bersama, dengan lauk sederhana tapi bermakna itu, dewa langsung membawa dua kotak sepatu di hadapan anak anak nya.

"Ayah, ini apa?" tanya Dinda dengan tatapan heran.

"Bukalah!" ucap Dewa dengan tersenyum tipis.

"Deg.....

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!