NovelToon NovelToon
JOHAN HAWWA

JOHAN HAWWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:14.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tuti Alawiyah

“Teruslah mengisi namaku di dalam hatimu, meski itu bentuk kebencian, aku bahagia telah menjadi sesuatu yang terus kau pikirkan.”

Dunia menyajikan begitu banyak cerita, namun sayangnya tidak ada cinta selain nelangsa yang berpihak kepada seorang, Hawwa Saranetta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tuti Alawiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jantung yang Berdetak kencang

Hari menjelang siang, Farel dan Mama Rina Telah Sampai Ke Rumah Seperkian menit yang lalu. Farel ingin menyatakan Sesuatu Kepada Mama Rina dan Suaminya.

“Pak, Buk! Saya sangat berterimakasih Atas kebaikan bapak dan ibu karena telah menolong saya”

“hmm, Iya Sama-sama nak Farel, kami merasa senang bisa membantu nak farel, Bukankah begitu Pah? Tanya mama Rina kepada Suaminya.

“Betul Sekali, Kami sangat bersyukur Karena Tuhan memberikan Kami Anak Walaupun Cuma Anak Angkat” Suami mama Rina memandangi Istrinya penuh Haru.

“Mengenai itu Saya Sangat berterima kasih, Tapi Pak, Buk, Saya ingin kembali kepada Tuan muda saya. saya sangat merindukan orang-orang di keluarga itu”

Farel mengungkapkan seluruh perasaan kepada Mama Rina dan suaminya, membuat pasutri itu tidak bisa berbuat apa-apa Agar Farel tetap bersama mereka.

Sudah Hampir dua bulan Farel bersama mereka, Tentu Sangat sulit Bagi mama Rina untuk melepaskan Anak Angkatnya itu.

Membuat Mama Rina harus memberi Satu Syarat kepada Farel Agar mama Rina bisa dengan lapang Dada melepas pemuda yang sudah di anggap seperti Anaknya Sendiri.

Mama Rina memberi Satu persyaratan yaitu Farel Harus tetap Menganggap mereka sebagai Orangtua angkatnya, Farel Harus sering-sering berkunjung kerumah itu.

Farelpun menyetujui persyaratan Mama Rina.

****

Malam ini Zahrana bersama Roby Akan Pergi Kerumah Sakit Menjenguk Jordan Yang kabarnya Sudah Siuman dan Sudah mulai membaik.

Aditya ikut Serta bersama mereka.

Sesampainya di Rumah Sakit Mereka menemui Jordan yang Masih berbaring Di Atas Ranjang pasien Rumah Sakit itu.

“Selamat malam Mah, Pah, Selamat malam Jordy" Zahrana melambai ke Arah Jordan.

“Berhenti memanggilku Seperti itu, Aku sangat membenci mu kakak ipar” Jordan Membentak Zahrana keras.

“Jaga Sikapmu Jordy, Dia Kakak Iparmu”

Roby Membela Zahrana, Pemuda itu Tidak Terima Kalau Adiknya Jordan menunjukkan Rasa Tidak Suka Kepada Istrinya yang Sudah banyak berkorban kepada keluarganya.

“Siapa Yang mau dia menjadi kakak ipar ku, Aku tidak menginginkan Perempuan Jelek itu menjadi kakak iparku” Sekali Lagi Jordan Membentak Zahrana yang Sudah Tidak Mampu berkata-kata itu.

Jelek.Dari mana? Beraninya Jordi mengatai istriku Cantikku Sebagai Gadis jelek.

“Baik Jika kamu Tidak menginginkannya menjadi Kakak iparmu, Tapi yang Pasti Zahrana Adalah istriku tidak Ada yang Bisa mengubah Status ini.

Ayo Kita Pulang”

Roby menarik Tangan Zahrana, Tanpa berpamitan mereka angkat Kaki Dari Kamar Rumah Sakit itu. Kecuali Roby yang berjalan dengan Kursi rodanya.

Mama Shela yang Tidak Tahu berbuat Apa-apa Hanya bisa Terdiam, Tidak bisa membentak Atau menegur Jordan Karena Masih Sakit.

Dengan Pelan Mama Shela menasehati Jordan Dan mengatakan Zahrana yang Sudah menolongnya Dari peristiwa Naas itu.

Jordan Hanya menatap Langit-langit Kamar Rumah Sakit, Seperti Seorang Anak Yang Memikirkan Kesalahannya.

Malihat Jordan Yang Seperti itu, Mama Shela Merasa Lega, Wanita itu Berharap Semoga Jordan menerima Zahrana Lebih Baik Lagi.

 

Mobil Mewah itu melaju kencang. Roby yang Masih kesal Langsung Mereda Saat Zahrana menggenggam Erat Tangannya.

Jantung Roby Berdetak begitu kencang Saat Zahrana menatapnya. Pemuda itu memalingkan Pandangannya ke Arah jendela mobil Karna Tatapan Zahrana Yang menyilaukan Bak Sinar Matahari yang terik Di siang Hari Menyilaukan Mata.

Ada Apa dengan Roby, Author pun Tidak mengerti. Apakah Perasaan Yang Dirasakan Roby Sekarang Adalah perasaan Cinta Atau Sejenisnya.

Roby masih Memandang keluar Mobil, Pemuda itu Seperti Melihat Farel Duduk Di pinggir Jalan di dekat Gerobak Yang Roby sendiri tidak Tahu itu Apa.

“Hm Zahra, yang Tadi Itu Apa” Roby bertanya mengenai Gerobak Yang dilihatnya.

“yang Mana Suamiku?”

“Sejenis gerobak di pinggir jalan!”

Zahranapun memandang Sekeliling luar mobil, dan Tersadar Lokasi ini Adalah tempat Nongkrongnya bersama Farel sambil menikmati Ketoprak saat Dulu.

“Itu Adalah ketoprak Suamiku! Apa kau mau mencobanya” Zahrana Bertanya Barangkali Roby menginginkannya.

“Boleh, Jika Kau yang membuatnya”

Roby Tidak makan Makanan pinggir Jalan Seperti itu, Dirinya Hanya Penasaran Benarkah Orang Yang di lihatnya Adalah Farel Atau bukan. Roby Segera Menepis Pikirannya.

Bagaimana Mungkin Farel Mau Makan Jajanan Pinggir Jalan Seperti itu.

Mungkin Roby Berhalusinasi melihat Farel Karna Sangat merindukan Farel Yang Sudah menghilang itu.

Di Pangkalan Jajanan Ketoprak, Farel Tampak Tersentuh Menikmati Ketoprak kesukaannya, pemuda itu selalu membayangkan Wajah Gadis idamannya yang Kini sudah menjadi Istri Dari Tuan Mudanya Sendiri.

Farel berfikir Akan Segera Menghilangkan Bayang-bayang Zahrana yang selalu menghantuinya.

Bersambung,,,,!!!

Hai Kakak2 Sekalian🥰

Sehat kan?, Harus selalu sehat ya😊😊😊

Sepertinya Author Harus meminta Maaf Karena Belum up selama dua hari ini.

Maafkan Author ya Kakak2 kuh🥰.

Jaringan Di tempat Author Mati. Dan Sekarang Sudah membaik sih.

Saya berharap Para pembaca yang setia menunggu Cerita ini Sampai kelar Harus selalu bersabar ya.

Salam Hangat Dari Author untuk Para Riders yang Tersayang😍😍😍😍

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!