NovelToon NovelToon
Istri Tengil CEO Tampan

Istri Tengil CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / CEO / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: neng_yanrie

Rembulan anak kedua dari pasangan pak Hermawan dan Ibu Tika, Rembulan anak yang keras kepala dan bertingkah laku seperti wanita yang berbeda, selalu ceria dan polos. Rembulan menyetujui perjodohan dengan seorang pria yang tidak ia kenal. Tepatnya ia di jual oleh orang tuanya karena hutang akibat perusahaan Papahnya yang bangkrut, dan banyak hutang yang harus di bayar oleh Papahnya.

Apakah Rembulan mau dan menerima perjodohan tersebut???

Yuk kepoin ceritanya 💃💃💃

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng_yanrie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 34

Rembulan juga merasakan hal yang sama seperti Tuan Raditya yang sudah terbakar birahinya karena ulah suaminya itu, saat menginginkan lebih sebuah ketukan membuat keduanya harus menghentikan aktivitasnya. Rembulan segera turun dan menghampiri Papahnya yang sedang mengganggu kegiatan yang menyenangkan.

Rembulan merendam dengan aroma terapi yang ia suka, kali ini Rembulan mandi sendiri tidak di temani oleh Tata pelayan pribadinya itu.

Ingin rasanya merutuki Papah mertuanya itu, tapi kebaikan yang Papah mertuanya berikan itu tak sebanding saat ia di ganggu.

"Aku sangat berharap lebih dari itu, tapi Papah itu terus mengetuk pintuku, andai Papah itu tak mengganggu kegiatan ku bersama Tuan Raditya mungkin sekarang aku menikmati indahnya surga dunia yang di tawarkan olehnya." ucap Rembulan dengan cekikikan. Membayangkan kegiatan yang pertama kali Rembulan rasakan.

Tuan Raditya meninggalkan Rembulan dengan keadaan seperti ini, ia harus menghadiri meeting penting bersama para petinggi perusahaannya.

Kesal memang, tapi Rembulan tidak bisa berbuat apapun jika Papah mertuanya lah yang mengetuk pintu tersebut. Ia ingin egois meminta suaminya itu untuk tinggal bersama dengan di rumah ini. Tapi, Bagaimana pun Rembulan tidak boleh egois, ada kak Siska yang berhak atas suaminya tersebut. Dirinya hanya istri keduanya Tuan Raditya.

"Kalau aku pamerkan pada kak Siska apa reaksinya ya? Pasti dia akan membunuhku jika tahu aku sama Tuan Raditya telah melakukan yang begitu nikmat tapi harus tertunda." Rembulan cekikikan, ia menggerutu dirinya sendiri.

Tok.. Tok...

"Ulan, apa kamu ada didalam?" tanya Tata sudah masuk ke dalam kamar majikannya. Ia masuk tapi tak menemukan sosok majikannya. Dan ia mendengar suara percikkan air dari dalam kamar mandi.

"Iya, aku ada di dalam," teriak Rembulan pada pelayannya.

Tata pun lega jika majikannya ada di dalam, setelahnya ia menyiapkan pakaian untuk Ulan kenakan hari ini.

Satu jam sudah, Rembulan merendam di dalam kamar mandi membuat Tata begitu khawatir dengan keadaan majikannya yang belum selesai juga.

Tok... Tok...

"Ulan, ini sudah lama sekali loh kamu berendam, nanti kamu masuk angin. Cepetan keluar atau...," teriak Tata yang menakuti majikannya dengan memanggil pelayan yang lain agar membantu ulan untuk bersiap.

"Iya, iya. Bawel banget sih, Ta. Ini aku sudah selesai," jawab Rembulan dengan nada tinggi. Ia mengambil handuk kimono nya dan keluar dengan keadaan segar.

Segera Tata membantu Rembulan untuk memakaikan pakaiannya dan membantu untuk merias wajah dan penampilan agar lebih menarik perhatian Tuan Raditya.

"Aku mau seperti biasa, yang simpel dan natural saja. Jangan berlebihan," ucap Rembulan selalu mengingatkan tentang itu, ia tidak ingin seperti kak Siska yang selalu glamor jika menyangkut penampilannya.

"Cie cie... Senyum senyum..," goda Tata yang tahu hal semalam Tuan Raditya tidur di paviliunnya Rembulan.

"Apaan sih, Ta. Ngapain ganggu aku saja," jawab Rembulan dengan salah tingkah karena ketahuan oleh pelayannya.

"Nanti saja menghayal nya, Tuannya juga tidak ada," ucap Tata lagi yang menggoda majikannya yang terus tersenyum.

"Tata." bentak Rembulan yang sudah memerah karena malu.

Tata menahan tawanya melihat majikannya yang sedang salah tingkah karena godaannya. Nampak sangat jelas jika majikannya sedang berbunga-bunga karena jatuh cinta pada Tuannya.

.

.

.

.

Rembulan berjalan kaki untuk menghilangkan kebosanannya di sekitaran rumah milik mertuanya itu, meregangkan otot-ototnya karena kaku. Tata kali ini tidak menemaninya karena Rembulan ingin menikmati waktunya sendiri.

"Sepi banget di sini," gumam Rembulan yang mengedarkan pandangannya kearah lain, ia berjalan ke halaman belakang dan melihat sekeliling hamparan tanah yang luas.

Hamparan tanah yang luas banyak pohon dan tanaman seperti bunga dan buah-buahan.

Rembulan menghirup udara segar di pagi hari, walaupun ia berada di halaman belakang tapi suasananya begitu sejuk dan indah, ada beberapa pohon yang berbuah kesukaannya.

Rembulan melihat ada sebuah pohon besar yang menarik perhatiannya untuk ia didatangi. Tanpa takut Rembulan melangkah seorang diri yang sedang penasaran.

Setelah di depan pohon besar itu, Rembulan memandang dan melihat keatas puncak tinggi pohon tersebut.

"Tinggi sekali, buahnya juga lebat. Pengen tapi yang matang ada di atas sana," ingin Rembulan mengambil buah tersebut tapi ia berpikir dengan cara apa untuk mendapatkan buah itu yang lumayan tinggi.

Rembulan mengelilingi pohon tersebut, ia menemukan sebuah tangga yang lumayan tinggi. Rembulan pun membawanya untuk mengambil buah tersebut.

Dengan susah payah Rembulan membawa tangga tersebut untuk sampai di sana, ia pun meletakkan tangga tersebut saat tangannya sampai kesemutan.

Ia pun meletakkan tangga tersebut pada pohon yang ia akan ambil buahnya. Rembulan pun menaiki satu persatu anak tangga tersebut sampai di tengah anak tangga.

Baru ingin memetik satu buah mangga Rembulan di kejutkan dengan teriakan suara yang membuat ia kaget, Rembulan tak pun melepaskan tangan itu pada ranting pohon yang ia pegang. tiba-tiba ia pun jatuh ke bawah dengan rasa takutnya.

Aaarghhhh..

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Bruk....

1
Nani Widia
keluarga ulang ga hilang thor
Nani Widia
rembulan ya lemah ga konsisten katanya benci tapi masih aja mau d deketin
Maz Ubhet
maaf ya Thor bukannya GC menghargai karya nya tp ini cerita semua isi nya orang bodoh padahal orang kaya banyak penjaganya tp knp istri nya gak ada yang jagain aneh sekali kaya tp kek gak punya kuasa apa2
Maz Ubhet
cerita tergoblok sumpah baru kali ini Nemu cerita orang kaya nya goblok
Deni Prasetyawati
keren
Sisilia Fonny Alit
aneh bener
Sisilia Fonny Alit
duh ceritanya nggak mutu org kaya kok tdk punya cctv aneh banget
Sisilia Fonny Alit
bingung byk yg loncat" kejadiannya
Risma
Luar biasa
Fitria
maaf mau tanya asisten radit yg lama kmn ya?? perasaan tadinya bukan angga
NpScr EH
gila sih ini, niat nenangin pikiran ortu bukannya ngomong baik² malah dihukum kyak gini meskipun pulang malam
Ana Khumaira Sari
Luar biasa
Welma Latul
ceritanya menarik..
Rusme Juthec
kan pasti ada bekas operasi
yg menunjukan bahwa Laura sudah punya ank
Rusme Juthec
dulu saat d mall ada mata2 yg mengawasi Wulan dan melapor pada Adit

knp sekarang malah gak ada yg awasin aduuuuuhhhh
Rusme Juthec
pasti stelah ini d maafkan

😠😠😠hedeeeh
Rusme Juthec
ini pasti hasilnya tdkcocok karena yg mengurus asisten pribadi yg jg berkhianat
Rusme Juthec
kok komennya pada gak nyambung ya

apa ceritanya d ubah
NpScr EH: sama🤣🤣dari tadi nyari penyusup pebinornya si Siska kgak ada dah ga mudeng aku
total 1 replies
Safira Wan
seru banget
anita
bgus bnget thor mnurutku ceritanya gk mlenceng sm skali,jlas jg,cb tmn2 pembaca pahami bahasanya author, mungkin tta kalimat aja yg krg sempurna tp jln ceritanya gk mlenceng kok,smngat ya thor,smg kritik dr pmbc membuatmu smkin sukses,amiin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!