NovelToon NovelToon
Cintai Kami Papa

Cintai Kami Papa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:714.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Shanti san

Mengkisahkan sebuah pernikahan yang di awali dengan jebakan seorang wanita bernama Shena, yang mencintai dan terobesesi untuk memiliki cintai masa kecil dan juga sahabat nya, membuat ia pun akhirnya di benci oleh laki-laki itu meski ia bisa memiliki nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34 - Melahirkan

Saat pulang ke rumah, Shena baru saja menapakkan kaki nya di rumah, ia menerima sebuah pesan dari nomor tidak ia kenal.

"Istirahat ya sayang." Ucap Bu Ratna.

"Iya Ma." Balas Shena dengan senyuman.

Shena pun berjalan masuk ke dalam kamar, duduk di kursi dan membuka pesan yang baru saja masuk. Senyum Shena perlahan memudar saat ia melihat itu adalah foto Yuna dan Tama, Tama tampak di gendong oleh Tama, tatapan kedua nya begitu dekat di kamera.

Shena terdiam, seketika ia membeku dengan apa yang ia lihat saat ini, Mata Shena pun menitikkan air mata dengan sendirinya.

Shena ingat betul ini pakaian yang Tama kenakan hari ini, Laki-laki itu tidak mengantarkan nya ke rumah sakit dengan alasan meeting, tapi kini ia melihat foto dirinya dengan wanita lain.

Shena merasa sangat terpukul dan sedih, bagaimana Tama begitu tega dengan diri nya dan juga bayi nya.

Shena lalu menangis Histeris setelah ia diam beberapa saat. Ia dengan perasaan yang tidak karuan menghempaskan semua barang-barang yang ada di atas meja rias nya, hingga jatuh berserakan.

Bu Ratna yang baru saja akan masuk ke kamar mendengar hal itu, membuat ia terkejut. dengan beberapa pelayan yang juga mendengar, bu Ratna menghampiri kamar Shena dengan khawatir.

Saat sampai di kamar, ia melihat Shena duduk di lantai menangis sembari memegangi perut nya yang terasa sakit, merasa ia akan melahirkan.

"Ma, Sakit..." Shena merintih kesakitan.

"Sakit?, Apa kamu akan melahirkan nak?."

"Nyonya, Kaki Nona Shena berdarah." kata salah satu pelayan dengan khawatir.

Melihat Shena mengeluarkan darah, tentu saja membuat Bu Ratna sangat kaget dan khawatir.

Bu Ratna pun dengan cepat meminta supir nya untuk mengendong Shena ke dalam mobil untuk di bawa ke rumah sakit. dalam perjalanan, Bu Ratna menghubungi Pak Anton yang lekas menuju ke rumah sakit.

Saat Pak Anton sampai ke rumah sakit, Bu Ratna tengah duduk menangis memikirkan kondisi Shena.

"Apa yang terjadi Ma?, kenapa bisa seperti ini." Tanya Pak Anton.

"Mama ga tahu Pa, saat Mama masuk ke kamar dia sudah di lantai dan barang nya juga berjatuhan." Ucap Bua Ratna.

Dengan khawatir mereka menunggu Dokter memeriksa Shena.

Saat Dokter keluar dengan raut wajah yang mengisyaratkan kalau Shena sedang tidak baik-baik saja. Shena harus melahirkan saat ini juga untuk menyelamatkan bayi nya.

Bu Ratna dan Pak Anton pun sedih karena Shena harus melahirkan sebelum waktu nya. Bu Ratna memeluk suami nya dan menangis saat mendengar dari dokter kondisi sang bayi sangat lemah.

Pak Anton dan Bu Ratna masuk sebelum Shena di bawa ke ruangan operasi. "Semua akan baik-baik saja sayang." Ucap Bu Ratna. Shena hanya menatap ibu nya dengan sedih. sembari merasakan kontraksi yang datang dan pergi.

"Ma, Tama sudah di hubungi?." Tanya Pak Anton.

"Pa." Shena memegangi tangan ayah nya.

"Jangan hubungi Tama."

"Kenapa?.."

Kelahiran cucu pertama dan anak pertama biasa di sambut dengan hangat dan penuh suka cita oleh keluarga, tapi shena melahirkan dengan penuh kesedihan terlebih untuk keluarga karena harus melahirkan anak nya lebih cepat.

••••

Tama yang baru saja menerima telefon setelah Shena selesai operasi pun terkejut kenapa ia baru saja di hubungi, semua keluarga tampak sedih, Pak Anton dan Bu Ratna tampak diam saat Tama datang.

"Ma, Pa, bagaimana keadaan Shena?, Apa yang terjadi?." Tanya Tama.

"Bagaimana dengan Bayinya?." tanya Tama lagi.

"Apa yang kamu pikirkan hanya bayi?, kau tidak memikirkan istri mu?, Sudah tidak ada bayi, tidak perlu lagi bertanya tentang bayi, Saya tidak tahu apa yang kamu lakukan sampai Shena seperti ini."Ketus Bu Ratna dan berjalan pergi.

Tama tampak syok mendengar kata Bu Ratna, Bayi nya meninggal?.

Tama menatap Pak Anton seolah meminta penjelasan, Pak Anton dengan wajah sedih penuh kekecewaan mengelengkan kepala nya perlahan. sembari menepuk pundak Tama.

Tama lalu masuk ke dalam kamar dimana Shena di rawat, melihat perut sang istri sudah tidak lagi besar, dan Shena pun tampak tertidur karena pengaruh obat bius pasca operasi.

Tama menatap Shena dengan sedih, ia mengelus kepala istri nya dengan lembut.

•••

Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni kalian suka dengan cerita ini.

Terima kasih banyak ya 🤗🙏

1
Fina Nilna
Luar biasa
Siti Masitah
tua x tamat kuliah 26 taun
mommyarayra
cerita nya bagus dan tidak bertele tele,
Ade Syafira Suhardin
kisah Sean ma kika udah apa belum Thor 🙏🏼
Umiie'ne Naza
knp ga terus terang saja bahwa tama, selingkuh
Rief Jay
bahasa apa toh nyakin itu?
Soraya
mksh ya thor karyanya👍
Soraya
syukur lah akhirnya mereka bahagia
Soraya
perhatikan typonya thor makin parah
Soraya
knp shena gak punya Art buat ngebantu beres beres
Soraya
knp setiap kata bingung othor bilang nya binggung kata yakin othor bilang nyakin itu sengaja ya thor
Soraya
sepertinya yuna sengaja mau menghancurkan rumah tangga Tama dan shena kayanya foto yang dikirim ke shena orang suruhan yuna
Nispu Wati
Jgn2 pacar sean yuna,jgn sampai thor
Dgn kika aja
Soraya
typo thor perhatikan
Yanti Yanti
Kecewa
Yanti Yanti
Buruk
sahaqi
ini udah selesai novelnya
Soraya
bukannya Tama bawa motor wktu berangkat kok pulang nya naik taxi thor
Soraya
mungkin Tama kuliah nya telat ya thor
Soraya
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!