NovelToon NovelToon
The Devil JOVE

The Devil JOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / One Night Stand
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rifani

(SPIN OF MA QUEEN ROSE)

Jove Alexander Lorenzo, seorang mafia kelas kakap yang mengidap penyakit langka di mana sebagian tubuhnya akan menjadi kaku seperti kayu setiap kali dia berhubungan dengan wanita. Dengan segala kekayaan yang dimilikinya, Jove mencari obat yang bisa mengobati penyakitnya itu. Hingga di suatu ketika, ada seorang wanita mabuk yang menawarkan diri untuk tidur dengannya. Jove yang kala itu sedang bosan tanpa banyak kata langsung menyetujui keinginan wanita tersebut.

Namun, ada yang aneh setelah one night stand itu terjadi. Di esok harinya, Jove sama sekali tidak merasa kesakitan seperti yang biasa terjadi padanya setelah bercinta dengan seseorang. Menyadari ada yang tak biasa dari wanita itu, Jove pun segera mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari keberadaannya.

Akankah Jove berhasil menemukan wanita yang bisa membuatnya merasa menjadi manusia normal? Dan akankah wanita itu bersedia untuk menerima Jove setelah mengetahui identitas Jove yang sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Sekoper Dollar

Hah hah hah

Nafas Jove terengah-engah saat dia terbangun dari tidurnya. Sambil memeriksa sekujur tubuhnya, Jove mencoba mengumpulkan nyawa yang entah tersebar kemana saja. Hingga di detik selanjutnya, kedua sudut bibir Jove tertarik ke atas saat dirinya menyadari sesuatu hal. Dia lalu melihat ke arah pintu.

“Franklin!”

Ceklek

“Iya, Tuan. Ada apa? Apakah anda baik-baik saja?” tanya Franklin begitu dia masuk ke dalam kamar bosnya. Sejak subuh tadi dia sudah bersiaga di depan kamar, khawatir kalau-kalau bosnya akan berteriak kesakitan seperti hari biasanya setelah menghabiskan malam bersama para wanitanya. Sembari berjalan mendekat ke arah ranjang, Franklin memperhatikan bosnya yang tengah tersenyum sambil mengusap wajah. “Tuan Jove, anda baik-baik saja bukan?”

“Casandra … dia orangnya, Frank. Casandra adalah wanita yang sedang kita cari-cari. Dewi penyelamatku telah di temukan!” jawab Jove dengan begitu bahagia.

“Benarkah?” sahut Franklin merasa lega setelah mendapat kepastian kalau memang Nona Casandralah pemilik darah langka itu. “Kalau begitu selamat, Tuan. Akhirnya penantian panjang anda akan kesembuhan itu telah tiba. Saya turut bahagia mendengar kabar baik ini.”

“Terima kasih.”

Karena masih belum percaya, Jove menggerak-gerakkan kedua tangan dan juga kakinya. Dia masih tidak menyangka bisa terbangun dengan kondisi baik-baik saja setelah melakukan percintaan panas dengan Casandra. Melihat tangan dan kakinya tidak berubah kaku seperti kayu, Jove tanpa sadar memekik kesenangan. Dia seakan lupa dengan statusnya yang adalah seorang mafia. Jove dengan bebas menjerit kencang hanya untuk mengekpresikan kebahagiaan yang dia rasakan setelah puluhan tahun hidup menderita bersama penyakit aneh turunan dari sang ibu.

“Kau lihat ini, Franklin. Aku bahkan tidak merasakan sakit sedikitpun. Luar biasa. Luar biasa. Hahahaha!” ucap Jove dengan senangnya.

“Iya, Tuan. Saya melihatnya,” sahut Franklin tak kuasa untuk tidak tersenyum melihat kebahagiaan di diri bosnya. Setelah itu dia segera merogoh ponselnya yang berdering. “Tuan, ini panggilan dari labolatorium Grisi. Perlukah di jawab sekarang?”

“Jawab saja. Mereka pasti ingin mengabarkan kalau darah yang kemarin kau kirim ke lab adalah darah yang sedang mereka cari-cari,” jawab Jove langsung tahu tujuan orang Grisi menghubungi Franklin.

Franklin mengangguk. Segera dia menjawab panggilan tersebut sembari membantu bosnya bangun. Dia dengan telaten mengambilkan air minum untuk bosnya kemudian fokus berbicara dengan orang yang menelponnya. “Halo, ada apa?”

“Ouh, ternyata aku sedang bicara dengan si tampan Franklin ya. Hmmmm, beruntung sekali aku.”

Sebelah alis Jove terangkat ke atas begitu mendengar suara wanita dari dalam telepon yang kebetulan sedang on loudspeaker. Paham kalau yang menangani kasusnya adalah Pamela, Jove langsung memberi kode pada Franklin kalau dia tak ingin bicara dengan wanita ini. Pamela ini agak lain dari Pamannya. Gadis yang berjulukan Pororo ini memiliki kelakuan agresif yang bisa membuat urat lehernya Jove terasa kaku.

“Selamat pagi, Nona Pamela. Sepertinya ada kabar baik yang ingin di sampaikan karena anda sampai repot-repot turun tangan sendiri untuk menghubungi saya. Apakah benar?” tanya Franklin dengan begitu dinginnya. Jujur, dia agak kurang suka setiap kali di panggil pria tampan oleh gadis yang bahkan masih bau kencur ini. Franklin merasa kalau dia seperti orangtua yang sedang dilecehkan oleh anak di bawah umur. Sungguh.

“Ck, kau tidak sabaran sekali sih. Tapi memang benar tujuanku menghubungimu adalah untuk menyampaikan kabar penting,” sahut Pamela dari dalam telepon. “Franklin, apa bandar narkoba itu sekarang sudah bangun? Kalau sudah, aku yakin saat ini dia pasti sedang sangat bahagia sekali karena keadaannya baik-baik saja meski semalam dia telah bercinta dengan wanita. Dan satu lagi. Sebenarnya aku sudah mengetahui hal ini sejak semalam, tapi aku sengaja tidak menghubungimu karena aku sedang sibuk dengan hadiah yang kalian kirimkan ke lab. Jadi Franklin, tolong dengarkan kata-kataku ini dengan baik ya. Sekarang aku sedang dalam perjalanan menuju mansion kalian. Dan aku butuh dollar satu koper jika kalian menginginkan obat penawar untuk racun menyebalkan itu. Oke? Bay!”

Klik. Panggilan terputus begitu saja setelah Pamela menyebut kalau dia menginginkan sekoper dollar. Franklin yang mendengar hal itupun hanya bisa menarik nafas panjang. Setelah itu dia menatap bosnya, meminta pendapat apakah dia harus menyiapkan dollar itu atau tidak.

“Berikan saja apa yang diminta oleh Pamela. Kau tahu bukan kemana harus mengambil uang itu?” ucap Jove tanpa beban. Dollar miliknya sangatlah banyak, tentu hal ini bukan masalah besar untuk seorang bandar narkoba sepertinya menyerahkan sekoper uang untuk wanita yang notabennya adalah sepupunya sendiri. Dan jika memang benar penawar yang di bawa Pamela bisa menyembuhkannya, sepuluh koper dollarpun rela Jove berikan secara cuma-cuma demi untuk di tukar dengan kebebasannya.

“Baik, Tuan. Saya akan segera menyiapkan uangnya. Kalau begitu saya permisi!”

“Tunggu!”

Jove menatap Franklin yang hendak pergi dari kamarnya. “Apa Casandra sudah bangun? Aku penasaran dengan reaksinya setelah melihat video kami saat bercinta di dalam mobil.”

“Saya tidak memiliki keberanian untuk memeriksa apakah Nona Casandra sudah bangun atau belum, Tuan. Akan tetapi jika anda menginginkan, saya akan menyambungkan rekaman cctv di kamar hotel ke laptop saja. Nona Casandra berbeda dari semua wanita yang pernah bersama anda, Tuan. Jadi saya cukup tahu diri dengan menjaga privasinya,” jawab Franklin dengan sopan menjelaskan kalau dia sangat menghormati wanita yang akan segera menjadi nyonyanya.

“Kau yang terbaik, Franklin. Sekarang cepat sambungkan rekamannya. Aku tidak sabar mendengarnya mengumpat dan mencaci makiku dengan sengit,” sahut Jove seraya meng*lum senyum. “Dia pasti sangat manis.”

“Baik, Tuan.”

Franklin bergegas melaksakan perintah dari bosnya. Tangannya dengan begitu lincah mengotak-atik laptop hingga tak berapa lama kemudian muncul satu video dimana ada seorang wanita yang tengah terlelap di atas ranjang berukuran besar. Setelah itu Franklin menyerahkan laptop itu kepada bosnya.

“Sudah sepagi ini dia masih belum bangun juga? Sepertinya dia terlalu kelelahan atas apa yang terjadi semalam, Frank. Benar tidak?” tanya Jove merasa tergelitik menyaksikan cara tidur Casandra yang mirip dengan siput laut. Setengah meringkuk dan menjadikan selimut bergumpal menumpuk di atas perutnya. Menggemaskan.

“Sepertinya iya, Tuan. Dan mungkin juga karena pengaruh obat itu belum sepenuhnya habis. Melihat keadaannya semalam saya menebak kalau Regent telah memberikan dosis yang cukup besar kepada Nona Casandra,” jawab Franklin.

“Hmmmmm, kau benar. Lalu apa kabar dengan bajingan itu, Frank? Apa kau dan anak buahmu sudah puas mengerjainya?”

“Omari Group sekarang sudah aman kembali, Tuan. Regent dan para pegawainya bekerja lembur sampai pagi hanya untuk memastikan kalau data yang bocor tidak sampai terendus media. Dan mungkin saja saat ini mereka masih belum bisa tenang setelah apa yang orang-orang kita lakukan!”

Jove tersenyum. Mata elangnya terus memperhatikan layar laptop, menunggu dengan tidak sabar kapan Casandra-nya akan bangun. Semalam Jove telah memerintahkan Franklin menayangkan video ke layar televisi agar Casandra bisa langsung tahu kalau dialah yang telah mengambil keperawanannya. Jove yakin gadis galak itu pasti akan langsung kesurupan.

“Cepatlah bangun sayangku. Kau harus segera melihat apa yang telah kita lakukan semalam. Bangun lalu makilah aku sepuasmu karena itu adalah daya tarik paling unik yang ada di dirimu. Ayo cepat bangunlah!” ucap Jove sambil mengusap layar laptop. Dia benar-benar sudah tidak sabar ingin segera melihat reaksi Casandra tentang video biru dimana mereka menjadi pemeran utamanya. Jove yakin keterkejutan di diri Casandra pasti akan menjadi hal paling menyenangkan yang akan dilihatnya pagi ini. Haha.

***

1
Ana Anthunk
baca mulai dari kisah nenek buyut nya Jove,
liora, terus grizele, terus rose dan ini anaknya rose😍seru
MC17
udh mau 3 tahun nih makk masih belum mau lanjut kah
Yunita Rosanti
kk GK ada niat up lgi😭😭
menunggu Kk update-nya lagi
akun tiktok ; @author wilris: jangan ngarep kak, aku udah nungguin dari setahun lebih gaada perkembangan. dia suka banget emang gantung nya
total 1 replies
Fahmi Ardiansyah
Luk kenapa harus di bunuh jika mereka di beri kesempatan n peringatan aja udah cukup.buat tutup mulut mereka pasti udh takut.
Deni Gandanan: kenapa gk dilanjutkan thor
total 1 replies
Neneng Sumiati
ko lm banget update lagi thor jgn gantung gini dunk...
Anggye syahab
lah..knp gak di lanjutin lagi kak..gantung banget ceritanya..kan jd kentang perasaanku😴
Anggye syahab: iyaaaa kannnn hemmm😌
total 2 replies
Alexa Juliana
Jgn lupa Jove, ibumu juga memiliki tatto di tubuhnya ..
Neneng Sumiati
lm bnget up nya mak thor
Yanti Nur indahsari
lanjut donk Thor dah lama nie gak up lagi
Neneng Sumiati: iya kpn jp lgi thor
total 1 replies
Herlina Lin
𝒔𝒂𝒏𝒈𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏 👍🏻
muhammad ibnuarfan
kenapa gak ada kejelasan...semua critanya ngambang semuanya....gimana liona shrera...Abigail dan dedengkot2 lainnya....kenapangilang gitu aja....padahal ceritanya bagus....keren....tapi gak da yg selesai ....
muhammad ibnuarfan
ealah mbak Pamela...malu maluin iya....😂😂😂dah...terima aja wan...barang langka model Pamela itu....
muhammad ibnuarfan
ya Alhamdulillah....sebadung2 nya anak di luar....tapi mengagungkan ibu nya...gitu juga Albert....meski dibilang psi opat.,.tapi begitu mencintai istrinya....giliran yang sok tau agama...tapi ma anak istri malah blangsak
muhammad ibnuarfan
looo....Lom tau dia kekejaman mama jove...
muhammad ibnuarfan
la iya....yang lainnya gak da yg selesai...Gabriel ma anak2 nya...Nania...🥴🥴
muhammad ibnuarfan
calon mantu durhaka...n durjana....😁😁😁kutuk jadi kodok aja tuan....😂😂😂
muhammad ibnuarfan
kok mbulet...cerita lah....
muhammad ibnuarfan
tinggal jujur ae kok muter2....bikin pusing ae
muhammad ibnuarfan
lagian ortu nya aja bodoh....gak tau apa...musuh dalam selimut
MC17
makk kok kalo berhenti pasti lama padahal masih gantung lohh makk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!