NovelToon NovelToon
CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

CEO KU TERNYATA CALON SUAMIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / CEO
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Baby Girl.

Hana Ayudia Bramasta gadis cantik yg baru berusia 20 tahun, Terpaksa pergi dari rumah untuk menghindari perjodohan yg telah di atur oleh sang ayah.

Hana juga harus terpaksa mencari pekerjaan untuk membiayai kehidupannya sehari-hari dan untuk membiayai kuliahnya, Dan tampa sengaja Hana telah melamar Pekerjaan di perusahaan calon suaminya sendiri.

"Author : Baby Girl."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baby Girl., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34.Rambutan Berwujud Leci

BAB.34

"Ini buah leci dek, Harga nya murah cuma 25 ribu se iket" Kata ibu itu sambil memberikan buah itu ke Hana.

"Em.. Ya sudah bu, Aku beli satu aja" Hana pun mengambil uang 30 ribu dari dalam dompet nya lalu memberikannya kepada ibu itu. "Kembalian nya ambil aja bu" Lanjut nya lagi sambil tersenyum.

"Makasih dek," ibu itu pun sambil menerima uang yg di berikan oleh Hana.

"Sama-sama bu.." Ucap Hana dan langsung menutup kembali jendela mobil.

Dan tidak lama mobil itu pun kembali berjalan, Karena lampu sudah berganti ke warna hijau.

"Wah aku baru melihat buah leci sebesar ini," Kata Hana sambil melihat buah yg baru saja ia beli.

"Pak Aryan mau gak?" Tawar Hana.

"Tidak. Aku tidak menyukai buah leci," Jawab nya, Dan sekilas menoleh pada Hana,

"Ya sudah..." Hana pun mengambil satu buah leci itu dan membuka nya, Ia merasa sedikit heran saat melihat isi buah itu, "Ini seperti buah.." Ucapan nya terhenti saat ia mencoba menggigit buah tersebut.

"Heh ini buka leci, Tapi buah rambutan.." Ucap nya dengan wajah polos saat melihat biji dari buat itu.

Seketika tawa Aryan pecah saat mendengar ucapan dari gadis yg sedang duduk di sebelah nya.

"Pak Aryan lihat lah, Ini buah rambutan bukan leci, Ibu-ibu yg tadi menipuku" Kata Hana sambil mengangkat buah itu untuk memperlihatkan nya pada Aryan, Buah rambutan yg rambut-rambutnya telah di cukur habis agar sekilas terlihat seperti buah leci.

"Hahaha itu salah mu sendiri, Siapa suruh kau tidak memeriksa nya dengan teliti" Kata Aryan yg masi saja terus tertawa, Melihat wajah cemberut dari Hana, Karena baru saja tertipu oleh ibu-ibu penjual buah di lampu merah.

"Huh.." Hana menghembuskan nafas nya dengan kasar, Lalu menyimpan buah rambutan itu ke pangkuannya, Tapi ia tetap saja memakan satu buah rambutan yg tadi ia kupas.

"Em.. Ini tidak buruk, Rambutan nya sangat manis" Gumamnya dengan wajah yg sangat polos, Sambil memakan rambutan itu,

Aryan yg masi bisa mendengar ucapan dari Hana, Hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepala nya.

...

Tidak terasa mobil yg di kendarai oleh Aryan telah sampai di depan gedung Apartemen Hana.

"Saya pamit dulu pak, Makasih atas tumpangan nya" Pamit Hana sopan. Dan ingin langsung membuka pintu mobil.

"Tunggu.." Ucapan Aryan membuat Hana yg tadinya ingin membuka pintu mobil, Langsung menoleh kearah nya.

"Kenapa pak? " Tanya Hana.

"Jangan lupa membawa buah leci mu" Ujar Aryan melirik buah rambutan berwujud leci itu, Sambil berusaha menahan tawa nya.

"Pak Aryan berhenti mengejek saya" Kata Hana dengan wajah sedikit di tekuk, Dan mengambil buah itu lalu keluar dari mobil,

"Sekali lagi terimakasih atas tumpangan nya pak" Kata Hana lagi sambil membungkuk kan sedikit tubuh nya, Saat sudah berdiri di luar mobil.

Aryan hanya menjawab dengan anggukan dan langsung menjalan kan mobilnya.

Hana yg melihat mobil dari bos nya sudah menjauh dari pandangan nya, Langsung berjalan masuk ke dalam gedung Apartemen itu.

...

Tidak butuh waktu lama, Ia telah sampai di lantai 3 di mana Apartemen nya berada, Hana menyipit kan matanya saat melihat dari kejauhan ada seseorang yg sedang lesehan di depan pintu Apartemen miliknya, Ia dengan langkah pelan mendekati orang itu, Di karena kan lutut nya yg masi terasa perih.

"Astaga Bell, Lu ngapain lesehan di situ? " Tanya Hana pada orang itu, Yg ternyata adalah sahabat.

"Is gw lagi jadi satpam" Balas Bella asal dan langsung berdiri.

"Hah serius Bell ?" Tanya Hana dengan wajah polos nya, Yg membuat Bella semakin geram.

"Bego..." Bella menjintak kepala Hana dengan pelan, Yg membuat Hana sedikit mengadu. "Buruan buka pintu nya, Gw udah 1 jam lebih duduk di lantai, Kaki gw keram banget rasanya" Kata Bella dengan wajah memelas.

"Iya iya sabar, Lagian siapa suruh lesehan di lantai" Kata Hana santai sambil membuka pintu Apartemen nya, Kemudian masuk ke dalam dan di ikuti oleh Bella dari belakang.

"Lah kan gw gak punya kunci Apartemen lu Hana Ayudia Bramasta..." Kata Bella semakin geram dengan sahabat nya itu.

Yg mampir baca,Jangan lupa tinggalkan jejak ya,Like ,Komen ,Favorit ,Dan Rate bintang 5⭐,Makasih🙏

1
Dewi Lestari
bgs
Rahmi Niar
up lebih byk thor
a Silent Voice
hana yang deg deg'an pembaca yg tiba tiba tersenyum;)
a Silent Voice
Lumayan
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
akhirnya sahh juga 😁😁 congrats
Ce Habibah
kayak e tambh seru ni😁
Ce Habibah
kayak e cerita menarik
Iis Iss
teruskan cerita nya jangan mogok ditengah jalan... Author.....
Semoga Authornya selalu sehat ya dn semangat,....
Yeni ❤❤
wealah.... byk cerita menggantung. harus pilih2 .. cari yg udah tamat atau Authornya sdh mengeluarkan byk karya
Zakiyah Almunawwar
mana nich kelanjutannya kok lama??
Fangny Vanny: kelanjutannya mana nih
total 1 replies
Saurmauli Gultom
kemana sambungan y
Yuni
apakah ini sdah tamat ?
Nadhira💦
ayo thor...mn nih up nya
tumben koq lama, udah bnyak yg nungguin lohh..
semangat yaa
Aisyah Hasan
ku tunggu k lanjutanya
Aisyah Hasan
suka dengan certanya mga g ada KK rasan dan pelakor dn sampai tamat semangat ya Thor
Nur Cahya
lajut thor
Anie Mundung
apakah cerita ini tdk ada episode lanjutan .
Ima Ashahri
nyimak
Anie Mundung
bgm kelanjutan ceritanya ya .
lama ya up nya
Anie Mundung
kpn lanjutan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!