lanjutan kisah Terlambat Jatuh Cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
saaaaahhhh
"Bagaimana para saksi? Sah??"
"saaaaahhhh..."
Alhamdulillah, setelah melakukan serangkaian persiapan, akhirnya Nabil dan Naira telah resmi menyandang status sebagai suami dan istri,,
Suatu hal yang membahagiakan untuk Naira, tapi masih menjadi sebuah kebingungan untuk Nabil, di mana di satu siai dia juga bahagia karena bisa melaksanakan permintaan orang tua nya, tapi di sisi lain dia masih belum mengerti dengan apa yang terjadi.
Tapi selerti kata mama nya dia harus siap, karena bisa jadi pernikahan ini adalah salah satu jalan agar dia bisa mengembalikan ingatannya yang hilang sebagian..
Setelah acara selesai, keluarga ini berkumpul di ruang tamu keluarga Rizal, karwna axcara di adakan dirumah Rizal. Rizal berpesan pada Nabil sebagai seorang ayah yang anak nya sudah jadi milik pria lain..
Rizal:" Ayah percayakan Naira padamu Bil, kamu yang meminta Naira dulu untuk jadi istri kamu, dan sekarang Naira sudah jadi tanggung jawab kamu nak,,"
Nabil:" Iya yah, mudah-mudahan ingatan Nabil juga cepet pulih,."
Rizal:" Amiiinn..."
Nabil beralih menatap Bunda Naira yang sudah jadi bundanya juga.
Hana:" Bunda titip Naira Bil, jika ada masalah kalian harus menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, jangan dengan emosi ya,,"
Nabil:" Iya Bunda, Insyaallah..."
Iren:" Sekarang Kamu udah punya tanggung jawab Bil, jangan pernah kamu sakiti hati Naira, dan yang jelas jangan selingkuh,,"
Nabil:" Insyaallah ma,,"
Surya:" Jadilah laki-laki yang bertanggung jawab nak, jangan lakukan kesalahan kayak papa dulu, walau pun kamu belum cinta sama Naira, tapi coba setidaknya belajar mencintai istrimu, agar gak ada penyesalan di akhir kelak.."
Nabil:" Iya Pa, Nabil akan ingat pesan papa.."
Setelah Nabil, kini giliran Naira pula yang mendapat wejangan dari para orang tua,,
Rizal:" Anak ayah udah jadi istri sekarang, kamu harus bisa jadi dewasa nak, kayak bunda mu, jadilah istri yang dapat menyenangkan dan menenangkan suami,, ayah yakin anak ayah udah siap dengan perjalanan rumah tangga kan?"
Naira:" Insyaallah Nai siap yah,.."
Rizal:" Bagus, anak ayah emang keren,,"
Naira:" Heheeh...."
Hana:" Nai,, salah satu kelemahan pria ada di perut nya, kalau Nabil ngambek masakin aja yang enak-enak,, pasti ilang ngambek nya.. Kayak ayah kamu ni,, gak bisa lupa dia sama masakan bunda.."
Mereka yang berada di ruangan ikut tertawa..
Nenek Naira:" Rupanya cucu nenek udah dewasa ya, udah jadi istri,, semua pesan kami itu baik nak, jadi jangan di lupakan ya, kalau suami mu panas, kamu harus bisa jadi air untuk nya, redam Amarah suami mu dengan hati dan pikiran yang dingin,,"
Naira:" Iya nek, Nai akan ingat nasehat nenek,,"
Ayunda:" Bunda,, Yun mau juga donk di nikahin Muda gini, enak kan bobok ada yang nemenin..."
Lida:" Husss.. Kamu ini, masih kecil, bunda gak mau ya jodoh-jodohin gitu, biar Naira aja, setidaknya enggak untuk sekaran Yun.."
Yunda:" Ayaaahhhh..."
Eko:" Bener,, kakak mu itu udah bisa bsrpikiran dewasa sayang, nah kalo kamu itu apa? Masih manja juga sama ayah..."
Kakek Nai:" Apalagi sama kakek, manja nya luar biasa itu..."
Hahaha...semua menertawakan Ayunda karena cemberut gak ada yang belain,,
Eko:" Tapi tetep ayah larang kamu pacaran ya, sama kayak kakak kamu Naira, dia bisa jaga diri.."
Nenek:" kalian masih muda, masalah anak gimana Nai?"
Rizal:" Mereka kan udah nikah bu, ya gapapa lah,, tapi kalo bisa jangan hamil dulu, kan masih sekolah.."
Hana:" Bunda gak ijinin kamu pakai alat kontrasepsi ya Nai,, kalo bisa ya jangan dulu kalian berhubungan, tahan aja lah, kan 2 tahun lagi,,"
Iren:" Iya sayang,, kalo bisa setelah tamat sekolah aja buat beby nya, mama juga gak buru-buru kali kok pengen punya cucu.."
Surya:" Kalian menikah ini untuk menjaga hati satu sama lain, untuk urusan rumah tangga mereka ya serahkan aja sama mereka lah, mereka yang berhak,,"
Lida:" Jadi gimana keputusan kalian?"
Naira:" Kita udah sepakat kok Onty, kalo kami akan jaga sampe kami tamat sekolah, lagian kalo hamil di usia yang terbilang muda kan bahaya juga bagi si ibu..."
Eko:" Beeeeeuuhhh,,, ponakan om top markotop, udah paham yang begituan,, Alhamdulillah kalo kamu ngerti Nai,,"
Naira:" Nai kan emang harus paham yang begituan Om, apalagi sekarang Nai udah jadi istri.."
Eko:" Iya, om dukung program kalian,"
Ayunda:" Dari tadi ngomongin apa sih? yun gak ngerti sama sekali,, alat apa tadi? Program? Emang mau buat proposal apa kak Nai?"
Ahahaha... Sontak saja mereka tertawa lagi akibat pertanyaan konyol Ayunda..
Lida:" Kamu masih kecil mana ngerti dek,, gitu kok minta di nikahin.. Halu kamu?"
Yunda:" Bunda niii...."
Lida:" Iya in aja biar cepet,,"
Jadilah mereka semua tertawa ria di ruang tamu tersebut,,
Nabil:" Sayang ya, oma sama opa gak ada disini, padahal ini acara penting aku ma,,"
Surya:" Oma lagi temenin Opa berobat Bil, kan kamu juga udah izin sih sama mereka, mereka pasti doain yang terbaik untuk kamu, gitu un dengan kamu, doakan yang terbaik untuk opa di singapura sana ya..."
Nabil:" Iya pa,,"
semoga konfliknya ga berat
sekarang masih lancar jaya,tapi nanti pas mereka udah nikah pasti ada aja masalah...
nah takutnya mereka masih labil dan masih dalam proses pendewasaan,mencari jati diri takutnya malah mereka berpisah kan nanti q sedih Thor....
thor ceritanya sama persis dengan apa yang aku alami kalo nabil masih bisa bertemu denga nairanya tapi kalo aku belum bisa ketemu dengan teman kecilku itu....
🤭🤭🤭🤭
makanya g up..up