NovelToon NovelToon
NADYA

NADYA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:237.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bundew

Saat bunda kandung dari gadis yang kamu cintai ternyata adalah calon istri papamu yang artinya juga adalah calon mama sambungmu.
Apa yang akhirnya akan kamu lakukan?

Mempertahankan hubunganmu dengan gadis yang kamu cintai dan meminta papamu yang mundur, atau mengalah demi kebahagiaan papamu?

Reza Hutomo akan menjawabnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DEBAT

Tepat jam delapam malam, rombongan keluarga cemara Pak Teddy, Bunda Maya, Reza dan Nadya meninggalkan kawasan Solo Square. Nadya menggamit lengan sang bunda dan terus berjalan mengekori Pak Teddy dan Reza menuju ke arah parkiran.

"Nadya biar pulang bareng Papa, Za! Kasihan kena angin malam-malam kalau kamu boncengin," ujar Pak Teddy pada sang putra.

"Yah! Nggak bisa gitu, dong, Pa! Masa Papa tega biarin Reza pulang naik motor sendirian," protes Reza menolak usulan Pak Teddy.

"Halah! Biasa juga naik motor sendiri kemana-mana. Sekarang sok manja!" Cibir Pak Teddy.

"Nad, kamu pulang bareng Papa, ya!" Ucap Pak Teddy pada Nadya yang masih bergelayut di tangan Bunda Maya.

"Ciyee! Papa!" Goda Reza seraya tergelak.

"Ya kan memang mau jadi papanya Nadya sebentar lagi," jawab Pak Teddy pamer.

"Papa mertua!" Timpal Reza yang masih tergelak.

"Papa sambung, Za!" Pak Teddy mengoreksi.

"Iya Papa sambung merangkap papa mertua," sahut Reza menyebut dengan lengkap status Pak Teddy beberapa waktu lagi.

Empat orang itu sudah tiba di dekat mobil Pak Teddy.

"Ayo, Nad!" Reza menarik tangan Nadha dan mengajaknya menuju ke parkiran motor yang berada di seberang parkiran mobil.

"Eits! Eits! Eits! Kan Papa sudah bilang, Nadya pulang sama Papa sama Bunda. Kamu pulang sendiri sana!" Usir Pak Teddy seraya mengibaskan tangannya ke arah Reza.

"Nggak bisa gitu dong, Pa! Tadi Reza yang bawa Nadya kesini, jadi Reza juga yang harus bawa Nadya pulang!" Protes Reza memaparkan alasan.

"Nanti Nadya kamu ajak belok-belok! Udah! Nadya Papa yang antar sekalian Papa antar Bunda kamu!" Tegas Pak Teddy tetap pada pendiriannya.

"Kalau kamu mau bareng juga boleh. Motor kamu ditinggal saja," sambung Pak Teddy memberikan saran untuk Reza.

"Trus nanti balik ambil lagi? Sukanya kok mindon gaweni pekerjaan!" Sahut Reza bersungut-sungut.

"Iya, makanya pulang sana! Atau nongkrong sama temanmu sana!" Usir Pak Teddy s,0ekali lagi pada Reza.

"Papa ini, lho!" Reza sudah kehilangan alasan.

Sementara Nadya sudah menguap karena mengantuk.

"Tu, Nadya sudah ngantuk, nanti kalau kamu bonceng naik motor, tidur di jalan, trus jatuh, bagaimana?" Cecar Pak Teddy setelah melihat Nadya yang menguap berulang kali.

"Ikat pake jarik, Pa! Biar nggak jatuh," kelakar Reza yang malah ngajak guyon.

"Udah, Nadya biar pulang bareng Bunda dan diantar Pak Teddy sekalian-"

"Mas! Panggil Mas kenapa, sih, May! Pak, Pak, aku jadi bapakmu lama-lama," sela Pak Teddy memotong kalimat Bunda May yang sontak membuat Nadya dan Reza tergelak.

"Iya, Pak-"

"Eh, Mas," Bunda Maya mengulangi panggilan pada Pak Teddy.

"Ya biar belajar dulu, Pa! Nanti juga terbiasa lama-lama," ujar Reza membela Bunda Maya yang masih kaku memanggil Mas ke Pak Teddy.

"Nadya biar pulang bareng Bunda dan papa kamu, Za!" Ucap Bunda Maya akhirnya yang langsung membuat Reza kicep.

Kalau yang nyuruh Pak Teddy saja, Reza kebanyakan protes. Giliran bunda Maya yang ngomong, udah langsung tak berani membantah.

"Papa aja yang naik motornya Reza gimana? Nanyi biar Reza yang mengantar Bunda sama Nadya naik mobil," Reza mengajukan ide lain.

"Wegyah! Papa masuk angin nanti kamu suruh naik motor!" Tolak Pak Teddy memberikan alasan.

"Halah! Manja! Biasa di rumah juga motoran naik motornya Reza nggak masuk angin!" Cibir Reza meledek sang Papa.

"Nanti kalau masuk angin, kan tinggal minta Bunda buat ngerokin," lanjut Reza sedikit berbisik pada Pak Teddy.

"Ck! Isi kepalamu itu, Za!" Pak Teddy menjewer telinga Reza sebelum membuka pintu mobil dan mempersilahkan Nadya untuk duduk di jok belakang.

"Yah, yah, yah! Nadya!" Reza masih tak rela Nadya diantar pulang oleh Pak Teddy.

Reza kan tadinya mau mengabtar Nadya pulang sekalian mampir sebentar beli wedang ronde di sekitar manahan. Buyar sudah rencana indah Reza.

"Nadya pulang dulu, Mas Res! Makasih udah ditraktir donat banyak banget," ucap Nadya setelah membuka kaca jendela mobil.

"Sama-sama, Nadya calon istri dan calon adiknya Mas Reza," jawab Reza dengan nada genit nan lebay.

"Za, Eza! Tolong itu genitnya dikondisikan!" Tuding Pak Teddy memperingatkan Reza.

Sementara Bunda Maya hanya tertawa kecil dan geleng-geleng kepala.

"Kamu marahin itu calon mantu kurang ajarmu, May!" Pak Teddy ganti berucap pada Bunda Maya dan sedikit mengompori.

"Kompor! Reza kan nggak kurang ajar, ya, Bund!" Kilah Reza mencari pembelaan pada Bunda Maya.

"Papa itu yang lebay dan ngadi-adi!" Sambung Reza lagi yang ganti mencibir sang Papa.

"Mbuh!" Sahut Pak Teddy malas.

Pak Teddy sudah masuk ke dalam mobil menyusul Bunda Maya dan Nadya yang masuk duluan.

"Nanti hari Senin aku antar ke sekolah, ya!" Reza mengacak rambut Nadya sebelum mobil Pak Teddy melaju pergi.

"Ya. Bye!" Nadya melambaikan tangan dan tersenyum manis ke arah Reza sebelu menaikkan kaca jendela mobil.

Reza menatap pada mobil sang Papa yang akhirnya melaju pergi meninggalkan kawasan Solo Square.

Kini tinggal Reza sendiri. Pria itu segera berbalik dan hendak ke parkiran untuk mengambil motor, saat Reza tak sengaja menabrak seorang ibu-ibu.

Eh, bukan! Sepertinya itu embak-embak.

"Riska!" Tegur Reza yang langsung bisa mengenali gadis berhijab dan berlesung pipi itu. Riska terlihat menggandeng gadis kecil kisaran umur lima tahun.

Apa itu anaknya?

"Eh, Reza! Ketemu lagi." Riska menjawab teguran Reza dan tersenyum ramah seperti biasa.

"Lagi malam mingguan? Mana Nadya? Kok sendirian?" Tanya Riska selanjutnya berbasa-basi pada Reza.

"Udah pulang duluan tadi, sama Bunda dan Papanya," jawab Reza seraya menggaruk kepalanya yang tak gatal.

"Oh, habis nge-date sama calon mertua ceritanya? Wah, bentar lagi kondangan ini," kekeh Riska sedikit menggoda Reza.

"Masih lama! Kan Nadya belum lulus SMK," jawab Reza menjelaskan pada Riska.

"Ngomong-ngomong, ini anak kamu? Lucu banget," Reza sudah berjongkok dan mdnyapa gadis kecil yang kini digandeng Riska yang mengenakan gaun princess warna pink.

"Ngejek, kamu! Ini keponakan aku, yo! Aku belum nikah, kok," jawab Riska seraya terkekeh.

"Masa?" Tanya Reza tak percaya seraya mendongakkan kepalanya ke arah Riska. Reza masih berjongkok di depan gadis kecil yang diakui Riska sebagai keponakannya tersebut.

"Ante! Ayo pulang!" Gadis kecil itu menarik-narik lengan Riska.

"Oke! Salim dulu sama Om Reza," ujar Riska memberi perintah pada keponakannya.

"Halo, namanya siapa?" Tanya Reza menyapa gadis kecil yang wajahnya imut tersebut.

Seimut Nadya.

Kalau Nadya pakai baju princess juga seperti keponakan Riska ini sepertinya lucu juga.

"Aisha," jawab gadis kecil itu malu-malu.

"Namanya Raisha. Belum bisa ngomong R," ujar Riska membantu menjelaskan pada Reza.

"Oh, Raisha! Yang penyanyi itu, ya," goda Reza seraya mentowel gemas pipi gembul Raisha. Riska ikut terkekeh dengan kelakar Reza, sebelum kemudian Raisha kembali merengek dan minta pulang.

"Yaudah aku duluan, Za! Itu mamanya Raisha udah nungguin juga," pamit Riska pada Reza seraya menunjuk ke parkiran motor, dimana ada seorang wanita yang wajahnya mirip Raisha melambaikan tangan ke arah Riska dan Raisha.

"Oke!" Reza sudah kembali berdiri dan mengacungkan jempol ke arah Riska.

Riska sudah berlalu membawa keponakan kecilnya, dan Reza ikut pergi ke tempat parkir untuk selanjutnya pulang ke rumah.

Eh, mungkin Reza akan mampir sebentar mencari wedang ronde sebelum pulang.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
Janah Husna Ugy
lucu demi si littt
Janah Husna Ugy
tak tunggu neng solo square thor
Janah Husna Ugy
q solo Thor,bagian utara🤭🤭
Pisces97
baru tau aku perempuan anak diluar nikah binti nya tetap ibu 🥺
Pisces97
hahahaha tapi Nadya dulunya suka bohong sama Reza 😀😀
Pisces97
kurang gimana gitu ya nad kamu sama Zikri 🤭
jiwa bar² mu hilang sudah beda sama Reza ya 😅😅
mungkin karena sifat kalian sama
Pisces97
gimana Nad angan² tidak sesuai itulah hidup kita tidak boleh terlalu berharap karena berharap itu sakit 😅🤭🤭
Pisces97
gengsi banget sih nad 😂😂😂
Siti Dede
Enak dibaca
Ameerah Khair
bagaimana kah rasanya deg deg kan saat di lamar...????
sebab sy dulu gak dilamar, mas bojo datang ujuk ujuk ngajak nikah...?????
kamarnya cuma via telepon yongalahhhhhhh.....
heheeeee tp Alhamdulillah udah 8th lewat membina rumah tangga... mudah mudahan hingga akhir nafasku 🖤
Bundew: rasanya sampe nggak berani liatin wajah mas bojo 🤣🤣
cuma sibuk ngitungin ubin
total 1 replies
Ameerah Khair
huaaaa hahaaaaaa....
aku juga pernah begitu dulu salah nomer....
lebih tepatnya sengaja ngacak nomer... terus nyambung ke nomer lelaki ya huhhuuuuyyyyy...🤭🤭🤭🤭
Ameerah Khair
serasa refresh baca novel yg ini....
kalo novel yg semalam saling berhubungan, rajut merajut, kadang Ampe lupa...
yg ini anak sapa😁😁😁😁
"kadang malah bisa muter balik, flashback ke novel yg udah finis"
ahhh ..segitu gak ada kerjaan nya diriku???
keke global
loch judule kok ganti.. pantesan diriku bingung perasaan ga prnh baca judulnya Nadya.. 😂😂
Bundew: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ronny Napintor Siregar
kayaknya si Eza anaknya pak Teddy nih, si bapak naksir emaknya Nadya dan si anak naksir anaknya Maya 😂
Winda Nurmayani
cerita merakyat..bukan cerita CEO2 ganteng..suka suka
Nadia Laili
wah kalau Nadya sm Reza saudara lain ibu jadi ingat kata-kata Lita waktu Nadya pertama di jemput Reza di sekolah, Lita sempat bilang kalau jodoh itu mmg mirip ya kayak Nadya sm Reza
Nadia Laili
galfok sm hp nya yg di pakai sebentar langsung demam hahaha
Nadia Laili
kalau dulu sekolah SMK mmg identik maaf ekonomi lemah,tapi 10 th terakhir SMK sdh banyak yg favoritin secara banyak SMK yg bekerja sm dengan perusahaan untuk job desk
Nadia Laili
jadi ingat masa SMA nih nunggu bus kota, sering kali berdesakan,yg penting sampai hehe
Yulia
kurang greget ga kaya waktu ama mas res😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!