NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Padamu

Jatuh Cinta Padamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Cut Ria

Zarulita Maya 26 tahun, seketika mematung ketika menangkap basah sang calon tunangan tengah bercumbu dengan seorang wanita di kantornya.

Demi untuk mengagalkan pernikahan, Maya pun harus memilih cara absur yaitu dengan menyewa jasa pengacara Ferdian Bastian.

"Bisakah mas Ferdian berpura-pura menjadi kekasih Maya??"

Berhasilkah usaha Maya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Di satu ruangan eksklusif, Ferdian menyambut seorang pria paruh baya yang terlihat mencoba mempertahankan gaya anak mudanya.

Seorang keturunan Cina yang ingin bekerjasama dengan DG.

Pembicaraan santai namun serius itu terjadi dengan sangat lancang. Ferdian yang memiliki kemampuan 3 bahasa, menjadikannya sangat mudah berkomunikasi dengan rekan bisnisnya.

Pembahasan dua perusahaan besar itu pun berlanjut hingga siang hari. Ferdian menjamu Ling Han pada satu restoran mewah.

Ferdian berusaha memberikan yang menurutnya akan berkesan bagi Ling Han.

Namun tanpa terduga, seorang wanita hadir dengan mengagetkan Ferdian, Lusya Karmot.

Lusya mendekat pada meja hidangan Ferdian dan Ling Han.

Tampak senyum cerah terkembang pada kedua pria rupawan itu.

"Lama tidak bertemu Ling?" sapa Lusya dengan bahasa fasih cinanya.

Terlihat Ling beranjak untuk menyambut wanita rupawan itu.

"Akhirnya kita bertemu lagi, Lusya.. kau masih tampak seperti dulu" puji Ling.

Lusya sedikit tersipu, lalu kedua matanya menatap sosok Ferdian yang terlihat datar.

"Suatu kebetulan kita bisa bertemu disini, Master"

Ling sedikit kaget melihat Lusya mengenal patner barunya.

Lusya duduk dengan tanpa sungkan di samping Ferdian yang dengan santai menyantap makan penutup miliknya.

"Ini benar-benar kejutan, aku tidak menyangka jika Lusya mengenal dirimu, Master"

Ferdian hanya tersenyum tipis, tapi dari raut wajahnya ia terlihat acuh.

"Dunia begitu kecil, sehingga kita selalu akan berputar dan bertemu orang yang tak terduga di sekeliling kita" timpal Lusya senang.

Ling mengangguk setuju dengan ucapan Lusya.

"Kau masih sendiri??" tanya Ling menatap Lusya.

Senyum malu-malu Lusya terlihat jelas seperti anak ABG yang baru jatuh cinta.

"Menurut mu, apa aku masih pantas memiliki pasangan Ling?"

Ferdian meraih air mineralnya dan meneguknya perlahan.

"Hmm, yaa aku rasa pasti ada seorang pria yang masih ingin menjadikan mu pasangan" sahut Ling menilai.

Lusya kembali tersipu malu, dan ia bersumpah ingin mendengar reaksi Ferdian. Ia sangat ingin mendengar reaksi cemberu seorang Master.

Namun nyatanya pria itu tetap diam.

"Bagaimana menurut mu, Master?? bukan kah penilaian ku itu benar, tentang Lusya?"

Master hanya tersenyum tipis dan kembali menyerut air mineral hingga habis.

"Ah, seperti ekspektasi mu terlalu tinggi Ling" tutur Lusya merendah.

Tawa basa basi pun terdengar dari Ling dan Lusya.

"Lalu bagaimana dengan Master?? apa kau punya kekasih? atau simpanan??" tanya Ling blak-blakan pada sosok anak muda dihadapannya ini.

Ferdian meletakkan gelas kosong di atas meja.

"Tidak, saya sudah menikah"

Jederrrr!!!

Lusya terperangah mendengar ucapan Master. Ia pun tanpa sungkan menatap wajah pria berparas dingin itu dengan wajah tak percaya.

"Wow?" puji Ling terkaget.

"Aku berpikir kau masih sendiri, Master"

Ferdian tersenyum tipis lalu merasa jika Lusya menatapnya secara terang-terangan.

"Kapan?" tanya Lusya.

Namun, Master diam seribu bahasa.

🍃🍃🍃

Setelah seharian menemani sang patner Ling Han.

Kini Master yang hendak kembali tiba-tiba saja, seorang wanita datang menghalangi langkahnya.

"Mengapa kau berubah, Ferdian!!" seru Lusya kesal.

"Apa ini caramu membalas perhatian dari ku!!" cecar Lusya marah.

Ferdian tak bergeming, ia menatap dua bola mata yang terluka menatap dirinya.

"Tidak ada yang mengetahui hari esok, jadi berhentilah" pinta Ferdian dengan meninggalkan sosok wanita paruh baya itu.

"Bukan kah kau tak ingin menikah?? apa aku salah??" tutur Lusya kesal.

"Kau bahkan bersumpah tak akan jatuh cinta!!" cecar Lusya frustasi.

Langkah Ferdian berhenti mendengar ucapan Lusya.

Dan hela nafas Ferdian pun terdengar kasar.

"Aku tak ingat, apa kau pernah bertanya langsung pada ku, mungkin benar aku tidak ada akan pernah jatuh cinta, tapi.. aku rasa aku tidak pernah mengatakan jika aku tidak akan menikah!!" ucap Ferdian dengan tegas pada Lusya.

Deg...

Lusya kecewa, hatinya sakit mendengar ucapan Ferdian. Pria muda ini sudah menghancurkan hatinya.

Dan bening air mata pun jatuh di pipi wanita itu.

Ferdian terhenyak. Ia mengingat jelas jika ia tak bisa melihat jika Lusya menangis.

"Kau yang buat aku percaya, tapi... kau juga yang membuat aku kecewa" ucap Lusya dengan berjalan meninggalkan pria muda itu.

Ferdian mengepalkan tangannya dengan kuat. Ia berusaha keras untuk melindungi Lusya dari intaian Johan B. Bastian.

Ia tak ingin Lusya terluka akan kerasnya Johan B. Bastian yang bisa saja melenyapkan wanita rapuh itu.

🍃🍃🍃

Di lain sisi, Maya kini berada di meja kerja sang Papa. Ia membongkar seluruh file dan brangkat milik Direktur Erwin.

Ia mencari jalan keluar dari semua kesulitan yang saling berdatangan menghantam pondasi New-A yang kian goyang.

Seketika ia merasakan sakit kepala melihat file-file lama yang tak berguna.

Ia pun duduk dengan pasrah pada kursi kerja sang Papa.

Hingga tanpa ia sadar ketika melihat beberapa lembar kartu nama di atas meja kerja itu. Ia mendapat satu kartu nama yang berbeda.

"DG??" ucap Maya membaca nama perusahaan.

"Dragon?? Master??" ulang Maya terkaget.

Ia pun dengan cepat menarik file yang terselip dalam map sedang dengan tertera kartu nama "Dragon".

Maya membaca dengan rinci tiap lembaran kertas itu. Dan betapa terkaget ia, ternyata sang Papa sudah pernah memohon marger dengan perusahaan Dragon.

"Bagaimana mungkin???" seru Maya tak percaya mendapat yang diluar sepengetahuannya.

"Apa Papa sudah pernah bertemu Master??" ucap Maya dengan mencoba menerka-nerka.

1
Safitri Agus
baca novel ini sangat berkesan dan menguras emosi,sedih, bahagia,tangis,tawa, semua jadi satu dan akhirnya happy ending 😊
Safitri Agus
terimakasih kak Riya 🙏🥰🥰🥰
Safitri Agus
pengacara Topan ini suaminya Alia di novel pembantu hangat ya, kalau ga salah 🤭
Safitri Agus
😭😭😭😭😭😭
Safitri Agus
Maya Hamidun itu tanda²nya
Safitri Agus
akhirnya unboxing juga,papa Johan bentar lagi cucu mu otw🤭
Safitri Agus
butiknya Dinda
Safitri Agus
kok jadi sedih ya bacanya 🥹
Safitri Agus
ribet en belibet tuturannya
Safitri Agus
sedih bacanya knp tokoh Erwin dimatikan,kak mumy😭
Safitri Agus
apakah Dinda tidak bisa bertahan dgn jantungnya
Safitri Agus
mengulang kisah emak bapaknya🤭
Safitri Agus
bukannya menyelesaikan masalah malah party,yg ada nambah masalah nanti
Safitri Agus
Syahrini dan Nia Ramadhani jgn lupa
rinny
dari 9 karyamu tinggal satu yg belum AQ baca kak author dan semua the best 👍👍👍
rinny
karya yg luar biasa 👍👍👍
rinny
tegang banget bacanya.... semoga obatnya kalah dengan rasa cinta Ferdian
rinny
semoga maua tidak termakan hasutan lusya. jadi tegang bacanya kak author
rinny
semoga tidak jadi Bumerang untuk rumah tangga maua dan Ferdian
rinny
ayo maya buat si Ferdian panas karena cemburu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!