NovelToon NovelToon
Su Yu Memberontak Takdir

Su Yu Memberontak Takdir

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Action / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Dia bukan siapa-siapa di keluarganya sendiri. Dihina, dipukul, dan dianggap sampah oleh adik kandungnya sendiri, Su Yu hanya punya satu harga diri tersisa: kepatuhan. Ketika ia diperintahkan masuk ke Hutan Kelabu yang mematikan untuk mencari Tanduk Rusa Malam, ia tidak punya pilihan selain menurut.

Namun di dalam hutan, ia menyaksikan pertarungan antara dua makhluk dahsyat yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Ketika seorang peri cantik terjatuh tak berdaya di hadapannya, Su Yu dihadapkan pada pilihan sederhana: pergi menyelamatkan diri, atau mempertaruhkan nyawanya untuk orang asing.

Ia memilih yang kedua.

Tanpa disadarinya, satu tindakan kecil itu akan mengubah takdirnya selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Sandiwara di Tepian Sungai

Mendengar ancaman yang dilontarkan pria jangkung, Xioutian yang terbang di samping Su Yu langsung menunjuk ke arah lawannya dengan kaki kanan. Bulu-bulu di lehernya berdiri tegak, sementara kedua matanya menyipit penuh kemarahan.

"Berani sekali kau mengancam tuanku! Kau baru saja memancing kemarahan burung agung ini!"

Begitu kalimat itu selesai, sebilah pedang muncul melayang satu meter di depan tubuhnya. Bilah perak itu memancarkan cahaya tipis yang berdenyut pelan, sementara gagangnya yang putih seperti awan tampak kontras di antara dedaunan sore yang mulai meredup.

Ketiga musuh itu serentak membelalakkan mata. Pria jangkung yang sebelumnya tersenyum sinis kini mundur selangkah, rahangnya mengeras.

"Harta tingkat emas? Bagaimana mungkin burung lemah sepertimu memiliki benda semacam ini?" Suaranya bergetar, campuran antara terkejut dan waspada.

Ketiganya langsung melompat mundur tanpa aba-aba.

Wush!

Tubuh mereka melayang ke belakang melewati tepian, lalu mendarat di atas permukaan air sungai yang jernih. Energi spiritual mengalir ke telapak kaki mereka, menjaga keseimbangan tubuh di atas air yang mengalir tenang. Kini jarak mereka dengan Su Yu dan Xioutian terbentang dua puluh meter.

"Tenang!" Pria berwajah dingin itu mengangkat satu tangannya. "Energi burung itu kacau dan lemah. Dia tidak akan bisa mengeluarkan potensi pedang itu untuk membunuh kita. Kekuatannya sangat terbatas."

Wanita berjubah biru mengangguk pelan dari sisi kiri. "Kau benar. Tidak perlu takut pada makhluk kecil yang bahkan tidak mampu menjaga kestabilan auranya sendiri."

Ditempatnya berdiri, Su Yu menoleh ke arah Xioutian dengan mata menyipit. "Kau tadi memintaku kabur. Sekarang justru kau yang ingin bertarung."

Xioutian menatap Su Yu sembari mengedipkan matanya berkali-kali, terlalu cepat untuk dianggap sebagai gerakan alami. "Ahyoyoyo, Tuan... aku tadi lupa kalau ingin menguji pedangku. Lagipula mereka mengancammu, ini membuatku berubah pikiran dan sangat marah."

Su Yu mengepalkan tangannya dan wajahnya berubah muram. Ia paham betul apa maksud di balik kedipan mata itu. "Wajar jika burung peliharaan marah jika tuannya teraniaya. Ini sangat lumrah, aku memahaminya."

Xioutian mengangguk cepat. "Benar sekali, Tuan. Maka dari itu, biarkan aku yang menghadapi mereka."

Su Yu menghela napas, lalu menatap lurus ke arah ketiga musuh yang masih berdiri di atas permukaan sungai. "Baiklah, tapi jika terjadi sesuatu, masuklah ke tanda kontrak. Biar aku yang menghadapi mereka semua sekaligus."

"Baik."

Xioutian langsung melayangkan pedangnya hingga satu zhang di atas tubuhnya. Pedang itu berhenti di udara, lalu bergetar hebat.

"Rasakan bagaimana pedang baruku beraksi!"

Vrumm!

Lingkaran formasi terbentuk berwarna putih di udara, berdenyut pelan seperti bulan purnama yang turun dari langit. Pedang itu kemudian membelah diri menjadi tiga, lima, delapan, sepuluh bilah yang masing-masing memancarkan aura putih menyilaukan. Kesepuluh pedang itu mengarah lurus ke tiga musuh yang berdiri di atas permukaan sungai.

"Pergilah... Pedang Awan Rohku!"

Kesepuluh bilah langsung melesat ke depan, membelah udara dengan suara desingan panjang.

Wush!

Pria jangkung melangkah maju, kedua tangannya bergerak membentuk segel dengan cepat.

"Biarkan aku yang menahannya!"

Energi hitam berkumpul di hadapannya, membentuk formasi pelindung yang lebar. Di permukaannya tampak samar sisik-sisik naga yang berkilau hitam.

"Pelindung Sisik Naga!"

Kesepuluh pedang Xioutian yang sangat dekat langsung menghantam permukaan pelindung itu.

BZZRRTT!

Ledakan energi terjadi dari titik benturan, menciptakan gelombang yang menyebar ke seluruh permukaan sungai. Air di sekitar mereka terangkat tinggi, menyembur ke segala arah seperti hujan deras yang turun dari bawah ke atas.

Sementara serangan masih beradu, pria jangkung itu menyeringai. "Hanya segini kemampuan harta tingkat emas? Terlalu lemah!"

"Sial! Berani sekali kau menghinaku?! Rasakan tekanan ini!" Raung Xioutian sembari melepaskan tekanan yang lebih besar.

Krak!

Pelindung hitam itu mulai retak dari titik tengah, garis-garisnya menyebar ke seluruh permukaan seperti sarang laba-laba. Wanita berjubah biru dan pria berwajah dingin langsung menyipitkan mata, bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Su Yu memanfaatkan celah itu. Ia mengangkat telapak tangannya ke depan, energi biru berkumpul dengan cepat di udara.

"Telapak Arus Dalam... serang!"

Telapak tangan spiritual berwarna biru terbentuk satu meter di depannya, lalu melesat lurus ke arah titik benturan antara pedang Xioutian dan pelindung sisik naga.

DUARRR!

Ledakan dahsyat mengguncang permukaan sungai. Air menyembur tinggi ke udara, gelombang besar menyebar ke segala arah, dan percikan energi berhamburan seperti bintang-bintang yang jatuh dari langit.

Pada saat yang sama, pedang Xioutian kembali masuk ke tubuhnya, dan burung itu langsung menyusup ke dalam tanda kontrak.

Su Yu tidak menunggu sedetik pun. Ia membentuk segel tangan, lalu melompat ke depan dengan kepala mengarah ke bawah.

Byur!

Tubuhnya menembus tanah di tepian sungai dan menghilang ke dalam kedalaman bumi. Teknik Pelarian Air membawanya melesat cepat di dalam tanah, menjauh dari sungai dan menuju hutan di belakang mereka.

Ketiga musuh itu masih berdiri di atas permukaan air yang bergolak. Mereka menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari jejak Su Yu, namun tidak menemukan apa pun.

Pria jangkung meninju udara kosong dengan kesal. "Sial! Bocah itu kabur!"

Wanita berjubah biru tersenyum tipis. "Satu kali dia menunjukkan teknik melarikan diri ke dalam tanah di hadapan kita. Teknik ini bukan jimat pelarian bumi atau teknik pelarian tanah biasa."

Pria berwajah dingin mengangguk. "Karena itulah tuan memberi kita tiga kesempatan untuk bisa menangkapnya. Secara tidak langsung, tuan meminta kita memahami bagaimana cara mengantisipasi setidaknya saat dia hendak melarikan diri."

"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya pria jangkung sambil menoleh ke arah kedua rekannya.

"Kejar terus dia. Bocah itu tidak mungkin pergi terlalu jauh."

1
dede eti wahyuni
aneh serangan bisa belok jadi ......pindah judul ah
Ilham Yono
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Ilham Yono
misteri lahar panas/Proud/
septian arista
aduh aku juga bingung Kak Kenapa beberapa karya novelmu yang baru ini seperti kurang peminatnya
padahal Kalau menurut aku secara pribadi sih karya-karya dari Kakak ini sangat menarik dan juga bagus ceritanya🥺🥺🥺
septian arista: nggak apa-apa
tetap semangat dan semoga selalu sehat Kak
ditunggu Karya yang terbaru lagi dan semoga yang baru nanti banyak mendapatkan atensi dan apresiasi dari para pembaca👍👍👍
total 4 replies
septian arista
Apakah ikan itu nantinya akan berevolusi seiring dengan bertambahnya ranah kultivasi dari sang tokoh utama
septian arista
apa yang tersimpan di dalam lahar tersebut
pastinya itu adalah sesuatu yang bisa membantu untuk meningkatkan kekuatan
Marun Ka
Semangat Thor!!
AAAAAA: Ya... terimakasih🙏
total 1 replies
Ilham Yono
nice
Ilham Yono
koki 👻
Ilham Yono
menanam kebaikan👍
Ilham Yono
good
Ilham Yono
good choice
Fajar Fathur rizky
thor tolong di buat nanti suyu punya tubuh klone seperti xuhao thor bikin nanti alur cerita tubuh klone menolong seseorang yang mempunyai hubungan dengan keluarga istrinya suyu
Ilham Yono
sikat/Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver/👻☠️
Ilham Yono
bantai
Ilham Yono
👻👻👻👻☠️
Ilham Yono
sikat☠️⚔️👻
septian arista
pasti dia akan mendapatkan apa yang dia mau👍👍👍
septian arista
Apakah dia akan segera membalas dendam kepada klannya ataukah menahan diri dulu sambil meningkatkan kekuatan lalu menghancurkan seluruh Klan yang telah menyiksanya selama bertahun-tahun
septian arista
bagus memiliki perkembangan kultivasi yang cepat dan dengan cara yang berbeda dengan cultivator biasa👍👍👍
AAAAAA: Betul sekali/Angry//Determined/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!