NovelToon NovelToon
Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dikhianati oleh murid kepercayaannya saat mencoba menerobos batas keabadian, Kaisar Dewa Ye Xuan mati dan jiwanya terlempar melewati sungai waktu. Tiga ribu tahun kemudian, ia terbangun di tubuh seorang pemuda dengan nama yang sama—seorang "sampah" tanpa meridian kultivasi di kota terpencil. Dengan ingatan masa lalunya dan teknik terlarang Seni Sembilan Reinkarnasi Naga, Ye Xuan memulai kembali perjalanannya dari bawah untuk membelah langit, menginjak-injak para jenius sombong, dan menuntut darah dari mereka yang mengkhianatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

"Berlututlah."

​Kata-kata itu diucapkan dengan nada datar, namun bergema di telinga semua orang layaknya titah seorang kaisar yang tak terbantahkan.

​Kesunyian mematikan di alun-alun akhirnya pecah oleh hiruk-pikuk yang meledak bagai air mendidih. Ratusan pasang mata menatap pemuda berjubah sederhana di atas arena itu seolah sedang melihat hantu di siang bolong.

​"Bintang Empat! Fluktuasi auranya telah mencapai Alam Kondensasi Qi Bintang Empat!" teriak salah satu murid senior dengan suara serak.

"Tapi bagaimana mungkin?! Tiga tahun dia terjebak di bawah Bintang Satu, lalu dalam setengah bulan dia meloncat ke Bintang Empat? Obat dewa macam apa yang dia telan?!"

"Yang lebih gila lagi... bagaimana tinju Bintang Empat bisa mematahkan serangan puncak Bintang Tujuh?!"

​Di atas tribun kehormatan, wajah Tetua Pertama Ye Cang menjadi sehitam dasar kuali. Cangkir teh di tangannya telah hancur menjadi debu. Matanya yang setajam elang memancarkan niat membunuh yang tak ditutupi. Jika Ye Xuan benar-benar telah pulih dan memiliki kekuatan tempur yang menyimpang seperti ini, posisinya sebagai penguasa de facto Keluarga Ye benar-benar dalam bahaya.

​"Pasti dia menggunakan artefak pelindung peninggalan ayahnya yang menyerap serangan tadi! Jangan tertipu, Tian'er! Bunuh dia sekarang juga!" raung Ye Cang dari atas tribun, mengabaikan statusnya sebagai tetua agung.

​Mendengar teriakan kakeknya, kewarasan Ye Tian yang sempat goyah oleh rasa takut kembali tergantikan oleh amarah yang membakar. Rasa sakit dari jari-jarinya yang retak hanya menambah kebenciannya. Sebagai jenius nomor satu, dipermalukan oleh sosok yang selalu ia injak-injak adalah aib yang lebih buruk dari kematian.

​"Kau pikir sepotong besi rongsokan dan artefak murahan bisa menyelamatkan nyawamu?!"

​Ye Tian menggeram layaknya binatang buas. Tangan kirinya mencabut sebilah pedang panjang berwarna perak dari pinggangnya. Bilah pedang itu memancarkan cahaya dingin yang tajam. Itu adalah Pedang Angin Pemotong, senjata spiritual tingkat fana kelas atas yang dibeli khusus oleh Tetua Pertama untuknya.

​Srak! Srak! Srak!

​Energi Qi berwarna putih yang kental menyelimuti seluruh tubuh Ye Tian. Kali ini, ia membakar setetes esensi darahnya sendiri. Fluktuasi kultivasinya melonjak paksa, menembus batas Bintang Tujuh dan setengah langkah menyentuh Bintang Delapan!

​"Mati untukku! Tarian Badai Pedang Kematian!"

​Ye Tian melesat ke depan, berubah menjadi belasan bayangan putih. Pedangnya menciptakan pusaran angin badai yang diisi oleh puluhan tebasan Qi tajam, menyapu lantai granit hingga meninggalkan luka sayatan yang dalam. Serangan ini sangat mematikan, mengunci setiap sudut pelarian Ye Xuan.

​Melihat badai pedang yang mendekat, Ye Xuan hanya menggelengkan kepalanya perlahan.

​"Artefak? Kau meremehkan langit yang tak terbatas, katak kecil."

​Alih-alih menghindar, tangan kanan Ye Xuan mencengkeram gagang Pedang Besi Bintang Jatuh. Aura emas bermotif sisik naga yang sangat samar namun menindas mengalir dari telapak tangannya ke dalam pedang hitam tumpul seberat seribu kati tersebut.

​Ye Xuan tidak menggunakan teknik pedang mewah dari masa lalunya. Menghadapi semut, tidak perlu menggunakan pusaka dewa. Ia hanya mengangkat lempengan besi raksasa itu ke atas bahunya, lalu mengayunkannya secara horizontal ke depan dengan murni mengandalkan kekuatan fisik dan kepadatan Qi Naga Primordial.

​WUSH—BOOOM!

​Ayunan itu terlihat lambat dan kaku, namun ketika pedang hitam besar itu membelah udara, hukum fisika seolah terdistorsi. Sebuah ledakan sonik meledak di atas panggung. Angin yang tercipta dari tebasan tumpul itu berubah menjadi badai topan yang ukurannya sepuluh kali lebih masif dari pusaran angin Ye Tian.

​Badai pedang Ye Tian yang tampak mengerikan hancur berantakan seperti kertas tipis yang disapu badai sungguhan.

​Clank! KRAK!

​Suara benturan logam yang merobek telinga terdengar. Saat Pedang Besi Bintang berbenturan dengan Pedang Angin Pemotong yang dibanggakan Ye Tian, senjata tingkat fana kelas atas itu langsung bengkok dan hancur berkeping-keping menjadi puluhan serpihan perak!

​Namun, sisa tenaga tebasan Ye Xuan tidak berhenti. Bilah hitam tumpul itu menghantam dada Ye Tian dengan kekuatan sebuah gunung yang runtuh.

​"AGGGHKK!"

​Jeritan melengking merobek langit alun-alun. Tubuh Ye Tian terlipat di udara, memuntahkan darah segar yang bercampur dengan serpihan organ dalamnya. Suara rentetan tulang dada dan tulang rusuk yang remuk bergema dengan jelas. Itu adalah patahan di posisi yang sama persis dengan tulang rusuk Ye Xuan yang dihancurkan oleh Lin Zhentian setengah bulan lalu. Karma selalu dibayar lunas.

​Tubuh Ye Tian terpental menghantam lantai arena, terseret sejauh lima meter hingga menciptakan parit kecil berdarah di atas granit, sebelum akhirnya berhenti.

​Seluruh alun-alun sepi seperti kuburan.

​Napas orang-orang tertahan di tenggorokan. Jenius nomor satu Keluarga Ye, Ye Tian yang berada di Alam Kondensasi Qi Bintang Tujuh puncak, dikalahkan hanya dengan satu ayunan pedang tumpul? Itu bukanlah sebuah pertarungan; itu adalah pembantaian sepihak!

​Di atas arena, debu mulai menipis. Ye Xuan memanggul pedang hitamnya dan melangkah dengan tenang mendekati tubuh Ye Tian yang tergeletak berlumuran darah. Napas pemuda sombong itu kini tersengal-sengal, matanya membelalak dipenuhi teror absolut. Kakinya lumpuh, dada dan meridiannya hancur berantakan.

​Ye Xuan berhenti di hadapannya, menunduk menatap Ye Tian seolah menatap serangga.

​"Kau beruntung ini hanyalah Benua Bawah, di mana nyawa anjing sepertimu masih memiliki sedikit kebebasan bernapas lebih lama," suara Ye Xuan terdengar sangat dingin, tak memiliki fluktuasi emosi sedikit pun.

​Dengan ujung sepatunya, Ye Xuan menendang lutut Ye Tian yang tersisa, memaksanya berbalik dan jatuh dalam posisi berlutut bersujud di hadapannya.

​"TIDAK! HENTIKAN!"

​Sebuah raungan menggelegar dari tribun kehormatan. Tetua Pertama Ye Cang tidak bisa lagi menahan diri. Melihat cucu kesayangannya, harapan masa depannya, dipaksa berlutut dengan tulang rusuk hancur, akal sehatnya langsung putus.

​Fluktuasi Alam Pembentukan Fondasi awal meledak dari tubuh pria tua itu, menciptakan tekanan spiritual yang membuat murid-murid di bawah tribun jatuh terduduk karena sesak napas. Ye Cang melompat ke udara, melesat ke arah arena seperti elang yang menukik mangsanya. Tangan kanannya membentuk cakar besar yang diselimuti elemen angin tajam, mengincar langsung tengkorak Ye Xuan.

​"Binatang kecil keparat! Beraninya kau menghancurkan meridian cucuku?! Aku akan menguliti tubuhmu hidup-hidup dan mencabut jiwamu!"

​Melihat serangan mematikan dari kultivator Alam Pembentukan Fondasi yang jelas-jelas melanggar aturan sakral Kontrak Hidup dan Mati, orang-orang menjerit ketakutan.

​Namun, yang membuat darah semua orang membeku adalah reaksi Ye Xuan.

​Bukannya panik atau mencoba menghindar, Ye Xuan perlahan mendongak menatap Ye Cang yang meluncur dari udara. Sudut bibir mantan Kaisar Dewa itu sedikit terangkat, membentuk seringai iblis yang sangat haus darah.

​"Akhirnya anjing tuanya turun tangan," gumam Ye Xuan santai, jari-jarinya mulai mengencang pada gagang pedang hitam besarnya.

1
Marthen
menyerah akan selamat
meLawan maka akan ada patriark yang baru
Marthen
kebanggaan fana artinya kebanggaan dunia bawah bila baik ke dunia atas hanya dijadikan pengawal penjaga pintu gerbang
preeeeeetttttttt
Fajar Fathur rizky
bikin yexuan hancurkan kultivasi jianwuji bikin jianwuji jadi sampah
Marthen
up thor
sibaweh abduh
bagus sekali ceritanya thor
Marthen
up thor
Visitor8053
Ye Xuan mantap mendapatkan ilmu hebat
Marthen
sudah tgl 4....uo lagi thor 👍
Marthen
asyiiiik panggung dominasi.....
Marthen
hutan binatang buas bagi masyarakat awan ini adalah hutan kematian tetapi bagi mantan kaisar dewa ini adalah kebun binatang yg berisi hewan2 jinak preeeetttt
Marthen
jozzzzz
Marthen
kelinci percobaan beryjung tumbaL
Marthen
assl yg betul ye xuan...kata2mu ini kami tunggu di alam semesta atas sebagai inti cerita pembalasan dendam kepada mo yuan
ARay
nekat boleh, oon jangan coy... ngotak dikit dah
Fajar Fathur rizky
cepat bantai zhao ying beserta keluarganya dan klan zhao pajang mayat mereka di sekte itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan zhao sampai ke akar akarnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!