#bebas Promo🥳🥳🥳😉🥳
#yang baca wajib like,komen dan vote😎😎😎
Bercerita tentang Usaha seorang pengusaha muda bernama Kenzo Dayson untuk mendapatkan cinta wanita yang tanpa disadarinya telah memberikannya seorang putra.
Sangguplah Kenzo menepis semua dendam yang menutupi hati wanita ini?
dan bagaimana usahanya untuk mendapatkan cinta sang putra yang memiliki tingkat kesombongan yang sama dengan dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kalung senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6#Apa niat mu sebenarnya #4
"Bu lihat lah!!!Mereka berani melakukan konferensi pers untuk mengumumkan pernikahan mereka!!!" Ujar Agnes kesal menonton konferensi pers pernikahan Kenzo dan Alesya live di televisi.
Seluruh program TV kini sedang menayangkan langsung konferensi pers itu. Kenzo mengakui dia telah lama menikahi Alesya tapi baru kini memutuskan untuk mengumumkan hal ini ke publik sebab awalnya dia tidak ingin keluarga nya terusik oleh publik hanya saja kini anaknya sudah masuk usia sekolah sehingga mau tidak mau Kenzo harus mengungkap siapa keluarganya.
Pengakuan Kenzo yang tiba-tiba tentu saja mengegerkan seluruh orang di Kota A tak terkecuali Frans. Laki-laki yang dahulu mencintai dan dicintai oleh Alesya.
"Alesya telah kembali?" Gumamnya terkejut. "Tapi mengapa dia bisa menikah dengan Kenzo?"
Frans terlihat berpikir keras. Jujur selama delapan tahun kepergian Alesya, Frans tidak pernah berpaling sedikit pun dari rasa cintanya pada Alesya.
Kini Alesya telah kembali tapi yang Frans tak habis pikir ialah bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi.
"Apakah karena laki-laki itu Alesya pergi dari kota delapan tahun lalu? tapi bagaimana mungkin? Kenzo datang ke kota A ketika Alesya pergi dari kota A." Pikir laki-laki itu.
"Aku harus menemui Alesya."
Frans pun memanggil asistennya untuk mencari cara agar dia bisa membuat janji bertemu dengan Alesya.
*
*
*
"Kau dari mana paman? Kenapa kau hanya memakai kemeja saja? " Tanya Skala ketika dia masuk ke mobil Kenzo siang ini.
Seperti yang sudah Kenzo katakan bahwa dia akan menjemput Skala pulang sekolah. Dan disinilah Kenzo, datang menjemput Skala dengan baju kemeja putih tanpa jas mewah nya dan tanpa dikawal oleh para bodyguard nya.
"Anak ini. Apa dia sengaja mempermainkan ku?Sudah jelas tadi dia tidak ingin dijemput kalau aku datang dengan memakai jas ku. Sekarang jas itu aku tanggalkan dan hanya memakai kemeja saja, dia malah bertanya ada ada. Seakan-akan ada yang salah dengan penampilan ku." Batin Kenzo.
"Diamlah." Seru Kenzo sambil memasangkan seat belt Skala.
Skala mengeluarkan tablet kecilnya. Dia ingin melihat harga saham hari itu.
"Apa kau melakukan konferensi pers pernikahan mu dan mommy ku?"
"Apa kau sudah melihat nya?"
"Untuk apa kau melakukan hal norak seperti itu paman!" Olok Skala.
"Anggap saja untuk mematikan langkah pria seluruh negeri ini untuk mendekati mommy mu." Jawab Kenzo asal.
"Akan ku pasti kelak kalau aku menikah aku akan melakukannya secara private." Ujar bocah itu.
"Aku jamin kelak jika kau menikah kau akan lebih lebay dari pada yang ku lakukan hari ini."
"Tidak akan mungkin. Karena kau bukan ayah kandung ku, jadi tidak mungkin aku memiliki gen bodoh dan norak mu itu."ejek
Kenzo kehabisan kata-kata setiap kali dia adu mulut dengan bocah tengil ini.
Skala selalu memiliki jawaban yang menjengkelkan. Tapi yang aneh walaupun Kenzo kesal dengan ucapan Skala, Kenzo tak pernah sekalipun benar-benar marah pada Skala. Dia malah merasa Skala seperti dirinya waktu kecil, yang selalu punya jawaban dan percayalah kalau jawaban tersebut bisa membuat darah mu naik turun kalau kau tidak punya kesabaran tingkat dewa.
"Apa kau mau singgah dulu ke suatu tempat sebelum kita pulang?" Kenzo mengalihkan perhatian Skala.
"Apa aku boleh keliling kota sendirian?"
"Untuk apa kau keliling kota sendirian?" Tanya Kenzo curiga.
"Apa aku harus punya alasan khusus hanya untuk keliling kota?" Skala mengangkat sebelah alisnya.
"Kalau kau perginya bersama ku maka tidak akan ada masalah apapun. Tapi kalau kau perginya sendirian maka bukan hanya kau yang berada dalam masalah, aku pun akan kena amukan amarah mommy mu." terang Kenzo.
"Apa aku harus berterus terang tentang tujuan ku datang ke kota ini." pikir Skala dalam hati
kamu kocak thor..love yooww