NovelToon NovelToon
GODAANKU

GODAANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / CEO
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

Selly, gadis berusia 19 tahun, adalah putri kesayangan keluarga terkaya nomor dua di negara ini. Sejak kecil ia hidup dalam pelukan kasih sayang yang luar biasa—dimanja ayah, disayang ibu, dan dijaga mati-matian oleh kakak laki-lakinya, Rian, yang posesifnya level dewa.

Namun, ada satu hal yang selalu Selly inginkan namun sulit ia dapatkan: Hati seorang Darren Wijaya.

Darren, pria dingin berusia 32 tahun yang merupakan raja bisnis dan orang terkaya nomor satu. Luka masa lalu akibat pengkhianatan mantan kekasihnya, Natasha, membuat pria itu menutup hatinya rapat-rapat. Selama bertahun-tahun Selly mengejar, memberi perhatian, dan mencoba menembus tembok dingin itu, namun yang ia dapatkan hanyalah sikap acuh tak acuh dan penolakan.

Hingga suatu hari, rasa lelah dan sakit hati membuat Selly sadar. Ia tidak bisa terus memaksakan diri.

"Cukup, Om... Aku menyerah."

Selly memutuskan berhenti. Ia mulai fokus kuliah, bergaya lebih dewasa, dan mencoba membuka hati untuk Aron

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Suasana di rooftop hotel tempat acara berlangsung malam itu terasa sangat romantis dan sejuk.

Angin malam berhembus pelan membelai wajah, membawa kesejukan setelah sebelumnya suasana di dalam ruangan terasa cukup hangat dan padat.

Selly dan Aron memilih untuk keluar sebentar mencari udara segar, menjauh sejenak dari keramaian dan hiruk pikuk orang-orang yang bersosialisasi.

Mereka berdua berdiri di dekat pagar pembatas, memandangi pemandangan kota yang gemerlap indah dari ketinggian.

Suasana di antara mereka berdua terasa begitu tenang, damai, dan penuh dengan chemistry yang manis.

 

"Anginnya enak banget ya Sel..." ucap Aron pelan sambil menatap ke arah lampu-lampu kota.

"Iya nih Kak... adem banget. Enak buat nenangin pikiran gitu ya kan," jawab Selly sambil tersenyum kecil menikmati hembusan angin yang menerpa wajah dan rambutnya.

Namun, angin malam itu ternyata bertiup cukup kencang hingga membuat rambut panjang Selly berkibar berantakan dan sedikit menutupi wajahnya.

Melihat hal itu, tanpa berpikir panjang dan dengan gerakan yang sangat natural serta penuh perhatian...

Tangan Aron perlahan terulur ke arah Selly.

Pertama, jari-jemari Aron dengan sangat lembut dan hati-hati menyentuh pergelangan tangan Selly.

Sentuhan itu hangat, lembut, dan penuh rasa memiliki yang sopan.

"Sini..." bisik Aron pelan.

Dengan sangat gentel, Aron membalikkan tangan Selly, lalu jemarinya yang hangat itu perlahan menggenggam tangan mungil gadis itu erat-erat namun tetap terasa nyaman.

Genggaman itu memberikan rasa aman yang luar biasa bagi Selly.

Selly sempat terkejut sedikit, tapi dia tidak menarik tangannya. Justru dia membiarkan tangannya terperangkap hangat di genggaman tangan besar milik Aron. Jantungnya berdegup kencang, pipinya memerah manis.

Belum selesai sampai di situ...

Aron kemudian mengangkat tangannya yang lain, dengan sangat lembut dia merapikan anak rambut Selly yang berantakan tertiup angin.

Jari-jarinya menyapu lembut helai-helai rambut hitam itu, menyisihkannya ke belakang telinga Selly dengan gerakan yang sangat pelan, sangat halus, dan sangat penuh kasih sayang.

"Rambutnya berantakan nih..." gumam Aron pelan dengan tatapan memuja, "Cantiknya jangan ketutupan rambut dong..."

Lalu, mata Aron menangkap sedikit bagian kerah gaun Selly yang terlihat sedikit naik atau tidak rapi.

Dengan sikap gentleman yang sangat tinggi, Aron pun menurunkan tangannya sedikit, menyentuh bahu dan bagian bahu gaun yang dikenakan Selly, lalu membenerkannya kembali dengan rapi dan sopan.

"Nih, bajunya agak kegeser dikit tadi pas jalan. Sekarang udah rapi lagi..." kata Aron sambil menatap wajah Selly dalam-dalam dengan senyum yang sangat menenangkan.

Seluruh sentuhan itu... sentuhan di tangan, sentuhan di rambut, dan sentuhan di baju... terasa begitu suci, begitu tulus, dan begitu membuat hati meleleh.

Selly berdiri diam mematung, menatap mata Aron yang begitu teduh dan hangat. Dia merasa seperti seorang putri yang sedang diperlakukan sangat berharga oleh pangerannya.

 

Namun... di sudut yang paling gelap dan tersembunyi dari rooftop itu...

Ada sepasang mata yang sejak tadi memperhatikan setiap gerak-gerik mereka dengan intensitas yang sangat mengerikan.

Darren Wijaya berdiri di sana.

Badan tegapnya tampak memancarkan aura yang sangat gelap, sangat dingin, dan sangat mematikan malam ini.

Tangannya mencengkeram kuat gelas kristal yang dipegangnya sampai-sampai orang-orang di sekitarnya merasa tidak berani mendekat karena takut terkena imbas kemarahannya.

Matanya tajam menatap lurus ke arah pasangan kekasih itu.

Dan apa yang dilihatnya malam ini... benar-benar membuat darahnya mendidih dan akal sehatnya hampir hilang terbawa amarah.

Dia melihat dengan sangat jelas... bagaimana tangan Aron dengan beraninya MEMEGANG TANGAN Selly.

Dia melihat bagaimana jari-jari pria sialan itu dengan seenaknya MENYENTUH DAN MENGELUS RAMBUT gadis itu.

Dan dia juga melihat bagaimana Aron berani menyentuh bagian bahu dan MEMBENARKAN BAJU yang dikenakan Selly.

Setiap sentuhan kecil yang dilakukan Aron... rasanya seperti pisau tajam yang menikam jantung Darren berulang-ulang kali.

Wajah Darren memerah padam menahan amarah yang luar biasa. Napasnya memburu tak beraturan. Matanya menyala layaknya mata seekor binatang buas yang sedang melihat mangsanya direbut oleh lawan.

'BRENGSEK,,, DASAR SIALAN!!!' batin Darren meledak dengan suara yang menggelegar di dalam kepalanya, penuh dengan dominasi dan ego seorang CEO yang tidak pernah mau kalah.

'BERANI-BERANINYA DIA SENTUH MILIK SAYA!!!'

'Tangan itu... tangan sialan itu! Berani sekali dia genggam tangan Selly seenak jidatnya gitu?! Itu tangan yang seharusnya cuma boleh digenggam sama saya! Itu tangan yang selama bertahun-tahun cuma berani megang ujung baju saya saja! Sekarang malah digenggam erat sama orang lain?!'

Darren mengepalkan tangannya yang kosong dengan sangat kuat sampai urat-urat tangannya terlihat menonjol.

'Terus rambut itu... dasar kurang ajar! Berani-beraninya dia elus-elus rambut Selly?! Rambut sehalus sutra itu... rambut yang bahkan gue sendiri gak pernah sentuh karena gengsi... sekarang dia yang bebas pegang dan sentuh beraninya cowo sialan ini?!'

'Dan bajunya juga! Bahu itu! Bagian tubuh itu! Milik Selly yang harusnya dihormati dan dijaga... dia berani sentuh seenaknya cuma buat benerin kerah doang?! Alasan murahan! Dia cuma cari kesempatan buat nyentuh milik saya!'

Rasa posesif yang gila dan rasa cemburu yang buta itu memenuhi seluruh pikiran Darren.

Di otaknya yang arogan itu, Selly masih terdaftar sebagai aset pribadinya. Masih terdaftar sebagai miliknya yang tidak boleh disentuh oleh siapapun.

'Aron Walker... kamu sudah keterlaluan!!!' batin Darren bergumam dengan tatapan membunuh yang bisa membekukan darah siapa saja yang melihatnya.

'kamu pikir kamu bisa seenaknya pegang-pegang apa yang jadi milik saya?! kamu pikir dengan bersikap manis dan sok perhatian gitu kamu berhak menyentuh dia?!'

'TENANG,, SAYA HARUS TENANG DULU...' Darren menelan ludah dengan susah payah, dadanya terasa sesak dan panas luar biasa.

'Saya liat dulu kamu main cantik. Tapi inget ini Aron Walker... batas kesabaran saya itu tipis. Dan kamu udah nyentuh bagian paling sensitif dari ego saya.'

'Berani-beraninya sentuh milik saya... kamu akan bayar semua itu dengan harga yang sangat mahal. Tunggu waktunya... tunggu waktu saya ambil kembali apa yang memang seharusnya milik saya !'

Tatapan Darren malam ini... bukan lagi tatapan cemburu biasa.

Ini adalah tatapan seorang pemilik yang sedang melihat orang lain berani menginjak wilayah kekuasaannya.

Dan Darren Wijaya... tidak akan pernah membiarkan hal itu berlalu begitu saja!

 

(Bersambung...)

 

1
aku
petir, gledek, angin topan, nyampur dlm otaknya daren 🤣🤣
wiwi: bener banget kak🤣🤭
total 1 replies
aku
bentar, kok aq malah merinding disko sm aron. takut bgt ada niat gk bner, mudahan jgn. kesian selly. n pliss sell, jgn gmpg luluh sm makhluk berkelamin LAKI2 dulu 😭😭
wiwi: lanjut terus kak biar gak penasaran🤭
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
badai salju akan datang🤭🤭
hanyauntknovelygseru😋
aaiisshh bnyak bcot luhh Darren🙈
hanyauntknovelygseru😋
yuhuuiiii thooorr bisa bikin Derren bucin akut ke Selly nggak🤭🤭 seru banget soalnya liat Derren jdi pusing 7 keliling🤣🤣🤣
hanyauntknovelygseru😋: *Darren
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
eeeee situ baru ngerasa sakit yah... apa kabar dngan Selly yg slalu kamu sakiti slm bertahun2 njjirrrr😑
hanyauntknovelygseru😋
Ceritanya sangatt seruuu
Semangattt thoorrr💚❤️🌺🍂🍁🌸🌼💮🔥
partini
daren ngedumel Mulu dah ,,
Ni Luh Dwi Sani
lanjut kak
wiwi: sabar kak, update tiap hari kok
total 1 replies
Celine Jehira
rasain lu 🤣🤣🤣
wiwi: aku aja penulisnya kalau baca ulang kadang jengkel🤣
total 1 replies
Celine Jehira
idihhhh mulai kehilangan loh
Sodiri Dirin
mampir KK 😍😍
wiwi: makasih kak😄
total 1 replies
partini
nah baru segitu kalau lihat dia Ama cowok lain bias" auto pindah alam 😂😂
hanyauntknovelygseru😋
lanjuutttt thoorrr,,, seru banget ceritanyaa
wiwi: sabar yah gays, ini update tiap hari kok, tiap jam 07.00 dan 12.00
total 1 replies
hanyauntknovelygseru😋
lanjuuuuutttt thooorrrr🌺❤️
hanyauntknovelygseru😋
😭😭😭😭😭
hanyauntknovelygseru😋
iihhhh dingin bener tuhhh derren kyak es batu
wiwi: sabar aja kak, ada masanya dia yang bucin😄
total 1 replies
partini
lah kejar terus apa ga cape hati malu juga lah dasar laki laki Bege
wiwi: nnti juga dia yang kejar balik kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!