NovelToon NovelToon
Anakku! Diceraikan Setelah Melahirkan

Anakku! Diceraikan Setelah Melahirkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Ibu susu
Popularitas:51.9k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Larasati, gadis desa sederhana, percaya bahwa pernikahannya dengan Reza Adiguna akan membawa kebahagiaan. Namun semua harapan itu hancur di hari ia melahirkan—anaknya direbut, dirinya diceraikan, dan ia dicampakkan tanpa sempat memeluk buah hatinya.

Sendiri dan hancur, Larasati berjuang bertahan hidup di tengah kota yang asing. Hingga takdir mempertemukannya dengan Hajoon Albra Brajamusti, pria yang dulu pernah dikenalnya tanpa sengaja.

Dengan keberanian yang tumbuh dari luka, Larasati menyamar sebagai ibu susu demi bisa dekat dengan anaknya kembali.

Di tengah perjuangannya, hadir perasaan yang tak pernah ia duga.

Apakah Larasati sanggup merebut kembali anaknya sekaligus menemukan arti cinta sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkejut 33

"Kenapa kayak gini , Eva, Reza? kenapa cucuku bisa meninggal?"

Rini menangis tergugu di sisi tubuh Elio yang sekarang berada di tengah ruang tamu rumah Adiguna. Rini sangat syok ketika mendengar kabar tentang meninggalnya sang cucu. Dia baru saja kembali ke rumahnya sendiri kemarin sore, namun dini hari ini dirinya mendapat kabar bahwa cucunya telah tiada.

Tentu saja bagi Rini itu adalah kabar yang sama sekali tidak bisa diterimanya. Dia tidak percaya tentang kepergian Elio untuk selamanya. Sedangkan kemarin ia baru saja menggendong cucunya tersebut dengan tangannya.

"Cucu ku, kenapa harus cucuku,"ucap Rini dengan tangisnya yang menjadi-jadi. Rasa kehilangan itu sungguh nyata. Meski sebelumnya dia sempat merasa tidak senang dengan Elio karena bukanlah anak dari menantu yang sangat disukainya, namun Rini tetap senang dengan adanya keturunan yang dilahirkan dari Reza.

Tapi sekarang, cucu yang sangat diharapkannya menjadi pewaris keluarga Adiguna itu telah tiada. Rasa kehilangan dan kecewa yang dirasakan oleh Rini begitu besar.

Eva yang dudu di pojok ruangan hanya menatap dengan nanar. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa bayi yang semalam tidur dengannya sekarang ini sudah tidak bernyawa.

"Dimana yang salah? Apa yang salah? Anak itu udah jadi anakku, tapi kenapa malah kayak gini," ucap Eva dalam hatinya. Wanita itu entah kesal entah juga marah atau benar-benar kehilangan. Tapi hingga saat ini dia hanya diam tanpa membuka mulutnya ketika sang ibu mertua sibuk bertanya tentang apa yang terjadi.

Reza pun juga hanya diam sambil menatap lurus ke arah putranya yang sudah berbalut kain kafan. Wajah bayi itu benar-benar bersih. Definisi belum memiliki dosa sama sekali. Namun hati Reza sangat sakit. Seolah dia belum bisa mencerna kejadian ini dengan baik.

"Anakku," ucapnya lirih. Reza diam terpaku. Beberapa orang yang datang untuk melayat seolah tak dipedulikan olehnya. Setiap ada orang yang menepuk punggungnya dan berkata 'sabar' seolah tak di dengar oleh telinganya.

"ANAKKU!! Aaaaah."

Jegleeer

Semua orang langsung melihat ke sumber suara. Tak terkecuali Reza, Eva dan Rini. Ketiga pasang mata itu langsung membelalak saat melihat siapa yang datang dan berteriak sambil menangis.

"L-laras?" ucap Reza lirih. Dia sungguh terkejut dengan kemunculan sang amntan istri. Wanita yang sudah bereulan-bukan itu tidak dilihatnya, mengapa bisa hadir di rumahnya sekarang ini.

Sedangkan Eva, mata wanita itu menatap tajam dan tangannya mengepal erat. Rahangnya juga mengeras, sangat jelas sekali bahwa Eva tidak suka dengan kemunculan Laras, atau lebih tepatnya dia marah dengan datangnya mantan istri dari suaminya itu.

"Anakku, lho bayi itu anak siapa sebenarnya?"

"Apa janga-jangan emang bukan anak Eva, pantesan dia kayak nggak ada sedih-sedihnya."

"Lah ini gimana ceritanya. Ada apa dibalik semua kejadian ini?"

Para pelayat langsung berbisik-bisik. Melihat wanita asing yang meneriakkan nama Elio sambil menangis pilu, membuat mereka bertanya-tanya. Sekaligus mereka mulai membandingkan reaksi Eva dan si wanita asing itu.

Mendengar bisik-bisik yang terdengar jelas, membuat Eva semakin marah. Dia pun bangkit dari posisi duduknya dan hendak menghampiri Laras. Tangannya yang sudah mengepal erat ingin segera menarik rambut Laras dan membawa wanita itu keluar.

Namun saat Eva hendak mendekat, seseorang lansung menghadangnya. Orang itu bukan orang sembarangan, Ya Hwan langsung yang menghalangi Eva. Dengan tatapan yang menyeramkan, cukup membuat Eva menciut dan mundur.

"Anakku sayang, kenapa kamu ninggalin Ibu. Kenapa kamu pergi dari Ibu Nak. Tolong buka matamu sayang."

Suara Laras benar-benar menyayat hati bagi siapapun yang mendengarnya. Tak terkecuali Reza dan Rini. Meski mereka terkejut dengan kemunculan Laras, tapi baik Reza dan Rini tidak berpikir untuk mengusir Laras. Mereka hanya diam membatu.

"Ras," panggil Reza. Matanya masih basah karena dia pun juga menangis.

Reza hendak mendekat, dia juga ingin meraih Laras. Tapi Brigita segera maju, dia menjadi barikade pelindung Laras. Tanpa bicara, hanya dengan tatapan, Brigita berhasil membuat Reza mundur.

"Kenapa Laras bisa bersama Tuan dan Nyonya Brajamusti?" tanya Reza dalam hatinya. Munculnya Laras saja sudah sangat mengejutkan. Ini malah semakin membuat Reza bertanya-tanya karena Laras bersama dengan keluarga yang cukup terpandang itu.

Pagi menjelang, tanah kubur sudah siap dan mereka akan membawa jenazah Elio ke peristirahatan yang terakhir. Laras dengan hati-hati menggendong buah hatinya. Dia terus saja menciumi tubuh Elio yang sudah berbalut kafan. Tak ada yang berani merebut Elio dari pelukan Laras saat ini. Eva, Rini, bahkan Reza tak bisa melakukan apa-apa. Mereka hanya bisa berjalan di belakang Laras, itu pun dengan pengawalan ketat dari Brigita dan Hwan.

"Jika kamu dulu bisa merebut anak dari ibunya, sekarang kamu nggak akan bisa melakukan itu. Sekarang bayangkan, bagaimana rasanya seorang ibu yang kehilangan buah hatinya untuk selama-lamanya yang bahkan selama ini tak bisa dipeluk oleh nya. Dan semua itu karena keegoisan kalian."

Brigita tak ingin menambah huru-hara sebenarnya. Dia tak mau menyiram garam pada sebuah luka. Brigita paham bahwa Reza pun kehilangan akan tetapi amarah dalam hatinya benar-benar membara ketika melihat Laras yang sangat sakit hatinya menggendong sang buah hati yang tak bernyawa lagi.

Reza pun hanya diam, ucapan Brigita tersebut cukup untuk menusuk relung terdalam hatinya. Ia juga langsung mengingat, bagaimana Laras waktu itu menangi dan memohon untuk melihat bayinya meksi hanya sekejap.

Aaaah

Reza mengusap wajahnya kasar. Sudut hatinya tersentil dengan kenangan itu. Dan ketika ia melihat Laras sekarang, dimana wanita itu menangis tapi berusaha tegar menggendong jenazah putranya, hati Reza terasa sakit.

"Jika tahu begini, kenapa dulu aku nggak membiarkan Laras untuk memeluk Elio,"ucap Reza dalam hatinya.

TBC

1
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
gpp Reza KLO km g denger km akan terima aku akibatnya
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hhe,siapa anda
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
pasti moment pas di lamar hajoon hahaha mampus kau
dewi rofiqoh
Reza terlalu percaya diri klo laras pasti mau rujuk. 🤣🤣🤣🤣
Padahal udah berulang kali diberitahu klo laras gk mau, tapi tetep aja ngeyel
Sri Supriatin
Cepet dihalalin 👍👍😍😍
nunik rahyuni
dungu kh sdh di bilang g mau kok masih sj di kejar kejar...kwin j sm pembantumu minta anak j sama ibumu suruh dia kawin lg biar ada ahli waris
A R
uhuyyy rasainnnnn... anak sama emakk entah otaknya dimana
Esther
Sudahlah Reza...kalah ya kalah gak usah maksa Laras gitu
Yunita Sophi
tinggal panggil penghulu Joon..
Yunita Sophi
Hajoon 🔥🔥🔥
Yunita Sophi
maka nya abang klo becanda jgn terlalu mendalam... kan Laras jd bingung yg mana yg harus Laras
percaya bang... 😅
Yunita Sophi
gitu dong Ras...lawan dia jg sekarang bukan siapa siapa kok...
Yunita Sophi
dasar laki laki gak punya otak si Reza ini...
Yunita Sophi
apa mungkin Laras bertemu dgn si Reza
Yunita Sophi
ayolah Hajoon lamar Laras dan nikahin dia
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
akhh,,,ikut bahagia nya hatiku
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
aku salah satu yg ikut bilang terima terima terima
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ka kayaknya ini yg ngomong harusnya Laras deuh bukan hajoon
Esther
Senangnya....akhirnya Laras menerima Hajoon😍
Sri Supriatin
Akhirnya meleleh juga Laras 🙏selamat utk perjuangan kalian berdua 👍💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!