NovelToon NovelToon
Transmigrasi Wanita Jenius Abad 21 Dan Tiga Anaknya Yang Imut

Transmigrasi Wanita Jenius Abad 21 Dan Tiga Anaknya Yang Imut

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:88k
Nilai: 5
Nama Author: A.A.Hana

Kapal angkasa Zee yang telah digunakannya selama 15 tahun tiba-tiba saja mengalami error sistem dan meledak, ledakannya sangat besar hingga menewaskan Zee..

Zee pikir itu adalah akhir dari hidupnya tetapi ternyata bukan, Zee kembali terbangun tetapi dia tidak terbangun di dunianya lagi melainkan Zee terbangun di 30 tahun yang lalu dan juga tubuh yang di masuki Zee sekarang tidak tahu mengapa dia sedang dalam keadaan panas (terangsang)...

apakah yang sebenarnya terjadi pada Zee dan tubuh Zee yang sekarang??!!...
bagaimana Zee akan menangani keadaannya sekarang??!!...
apakah Zee akan mendirikan apa yang sudah dia capai dahulu??!!...

Transmigrasi wanita jenius abad 21 dan tiga anaknya yang imut akan segera di mulai!!!...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A.A.Hana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zee kembali kritis

Walau anak kedua Zee sudah kembali dari keadaan kritis nya Zee masih belum bisa tenang, ia merasa bahwa kondisi anaknya belum membaik sepenuhnya jadi Zee masih terus memeriksa anaknya dengan lebih teliti lagi, Zee memeriksa anaknya untuk segala kemungkinan kesehatan anaknya yang masih memburuk mulai dari Zee memeriksa sempel darah anaknya, melakukan X-ray di seluruh tubuhnya hingga kepalanya takutnya ada permasalahan di otaknya.

Tepat disaat sedang ingin mengambil Sempel darah anaknya tiba-tiba saja kondisi jadi semakin memburuk, Zee mulai terhuyung-huyung karena pusing yang tiba-tiba, keringat dinginnya mulai keluar sangat banyak hingga menetes melewati dagunya, dan nafasnya pun menjadi mulai tidak stabil, Zee yang merasa dirinya akan segera tumbang(pingsan) segera mempercepat gerakannya agar Sempel darah anaknya dapat segera diteliti oleh Arthur segera setelah ia selesai mendapatkan hasil X-ray nya,

Zee mencoba sekuat tenaganya dengan keringat dingin yang terus menetes dan matanya yang kini sudah mulai berwarna merah akibat menahan rasa sakitnya agar dapat menaruh Sempel darah anaknya ke dalam mesin untuk diteliti Arthur nantinya,

Setelah Sekian lama Zee memaksakan dirinya dengan menahan rasa sakitnya akhirnya dia pun tumbang, Zee tumbang hingga ia terjatuh dari kursi rodanya, tepat di detik-detik sebelum dirinya tumbang Zee menyempatkan untuk menulis catatan untuk Arthur dan Josephine untuk menempatkan anaknya di ruangan inkubator, lalu buyut Zee yang dari tadi masih menemani Zee langsung diliputi rasa takut dan panik melihat cicit yang sangat disayanginya pingsan seperti seakan-akan telah mati,

Buyut Zee yang dilanda kepanikan hingga ia tidak bisa berpikir jernih mencoba membangunkan Zee, dengan ekspresi ketakutan yang memenuhi wajahnya serta matanya yang mulai meneteskan air mata ia terus menerus mencoba melakukan CPR pada Zee, karena Zee yang tidak kunjung bangun buyut Zee pun berteriak dengan sangat kencang hingga suaranya menggema ke seluruh rumah memanggil nama Arthur serta Josephine,

"ARTHUR.. JOSEPHINE.. TOLONG ZOEEEE!!!" teriak buyut Zee yang menggema ke seluruh rumah.

Mendengar teriakkan buyut Zee sontak saja membuat Arthur, Josephine bahkan Karen yang sedang ada di ruang bayi tempat anak pertama dan anak ketiga Zee berada langsung segera berlari ke tempat suara itu berasal,

Josephine yang telah sampai duluan langsung segera memindah Zee ke ruangan yang penuh dengan peralatan medis yaitu kamar yang digunakan untuk bersalin tadi, diperjalanan menuju kamar berpapasan dengan Karen, berapa terkejutnya Karen melihat keadaan sahabatnya yang berada di gendongan Josephine dengan keadaan mengenaskan penuh darah hingga darahnya menetes.

"Zeeee...!!" ucap Karen dengan suara yang bergetar dan mata yang mulai mengeluarkan air mata,

Setibanya di kamar Josephine segera meletakkan Zee ke tempat tidurnya dan mulai langsung memasang alat-alat ditubuh Zee mulai dari Oksigen, EKG, setelah alat-alat terpasang semua Arthur pun tiba di kamar,

"Segera siapkan Defibrilasi!" ucap Josephine kepada Arthur,

"Baik!! Defibrilasi siap!" jawab Arthur

"Charger to 200 Joule!" ucap Josephine

Arthur pun mengikuti arahan Josephine

"Charger and Ready?!" ucap Josephine kembali

"Ready!" jawab Arthur,

"Shock!" ucap Josephine sambil menempelkan Defibrilasi pada Zee,

Namun 200 Joule tidak memberikan pengaruh apa-apa pada Zee jadi Josephine pun menaikkan Joule nya menjadi 360 Joule,

"Charger to 360 Joule!" ucap Josephine,

Lalu Arthur kembali mengatur ulang Joule Defibrillator atau AED

"Clear?!" ucap kembali Josephine

"Clear!" jawab Arthur,

"Shock!" ucap Josephine sambil menempelkan Defibrilasi pada Zee kembali,

dan akhirnya detak jantung Zee kembali normal kembali, segera setelah jantung Zee kembali normal Josephine mulai memeriksa serta menjahit luka tusuk di paha Zee yang mulai terbuka kembali karena Zee terlalu banyak bergerak,

sedangkan Arthur memberikan suntikan obat pada Zee dan mengganti infusan nya yang sudah mulai habis lalu juga menambah infusan darah pada Zee sebab Zee sudah kehilangan banyak darah, karena Zee yang yang sudah banyak kehilangan banyak darah karena Operasi Cesar dan ditambah lagi dengan Luka tusuk di pahanya yang mengeluarkan banyak darah dua kali (yang kedua karena lukanya terbuka lagi) membuatnya jadi memerlukan banyak kantung darah dari pada yang diperkirakan di awal,

Karena golongan darah Zee yang lumayan langka dan juga golongan darahnya tidak dapat sembarangan digabungkan dengan golongan darah yang lain sehingga mereka harus mempersiapkan kantong darah untuk Zee namun mereka telah melupakan satu hal penting yaitu "untuk selalu menyiapkan cadangan darurat"

Untunglah golongan darah Karen cocok dengan golongan darah Zee sehingga Zee tidak perlu harus menunggu lama yang mana akan membahayakan nyawa karena mereka harus mencari dulu ke seluruh rumah sakit yang ada stok kantong darah yang cocok dengan zee,

Mengetahui bahwa darahnya cocok dengan milik Zee, Karen sangat senang karena akhirnya ada hal yang dapat dirinya bantu, Karen dengan suka rela memberikan darahnya kepada Zee bahkan Karen sampai mengatakan pada Josephine "ambilah sebanyak apapun, aku tidak masalah, karena hanya darah inilah aku dapat membantunya." ucap Karen sambil tersenyum senang,

Josephine serta buyut Zee yang mendengar perkataan Karen berpikir dalam hatinya "Zee,Zoe tidak salah memilihnya sebagai Sahabat."

Josephine mengambil darah Karen hingga satu kantong darah tapi Karen berkata pada Josephine

"ambilah lagi, aku tahu bahwa satu kantong darah itu masih kurang ambilah lagi," ucap Karen dengan tegas,

"tidak, jika lebih dari satu takutnya akan membahayakan mu?!" ucap tegas Josephine,

"paling tidak, ambillah satu kantong lagi saja, hanya satu kantong aku tidak akan kenapa-napa!!" ucap tegas Karen juga,

"tetap tidak bisa, aku tidak bisa melakukan hal yang akan membahayakan mu, aku yakin Zee juga tidak ingin melihat sahabat baiknya menderita karenanya." ucap Josephine,

"Nyonya Josse salah, aku melakukan ini bukan hanya semata karena Zee adalah sahabatku tapi, juga karena anak-anak yang dilahirkan Zee adalah calon anak-anak baptis ku yang artinya kesehatan Zee adalah tanggung jawab ku juga, jadi turuti lah aku nyonya, ambil lagi darahku satu kantong, Zee saja masih dapat bertahan setelah kehilangan begitu banyak darah yang mungkin saja dia telah kehilangan darah lebih dari 2 kantong, jadi tidak ada masalah bagiku untukku kehilangan dua kantong darah bukan." ucap tegas Karen,

Untuk pertama kalinya Josephine tahu bahwa Karen, seseorang yang dia kira paling normal di rumah ini ternyata dia sama keras kepalanya dengan Zee, karena Karen yang terus-menerus meminta untuk diambil lagi darahnya satu kantong akhirnya Josephine pun setuju tapi pengambilan darahnya kembali akan dipantau dengan sangat ketat agar jika ada saja tanda-tanda abnormal dari alat pemantau nya maka pengambilan darah akan segera dihentikan.

1
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️♥️
penggemar_Uangkecil?!
♥️
Ester Natalia
kutunggu up nya
Kartika Dewi
Luar biasa
sella
ini maksudnya rahim ya yg gak bisa di selamatkan
pemburu
sudah ku duga Arthur bakal salah faham🤣🤣🤣 aduh zee
F@j_r1_4#
semangat thor...
Putri Kemuning
lanjutkan dulu thor
Hikam Sairi
bisa gak nama2 nya diganti aja pake nama2 indo gitu.😩 jujur paling gak resep kalo pake nama2 begini🤣🤣
Hikam Sairi
Zee kalem dikit apa itu lakik Ampe nangis 👻👻👻👻👻🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!