NovelToon NovelToon
PENGUASA LANGIT

PENGUASA LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kultivasi Modern / Perperangan / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:22k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Anugrah adalah anak laki-laki yang miskin dengan kehidupan yang pas pasan dari ayah yang kenah PHK dan akhirnya menjadi pengemudi becak Mesin sedangkan ibunya sudah lama meninggalkannya sejak dia Sekolah Dasar. Kehidupan serba susah membuat dirinya terus di ejek dan di bully oleh kawan-kawan sekolahnya apalagi ketika dapat beasiswa bersekolah di sekolah elit di kotanya hingga caci maki bahkan bully terus dia terima dan dia terima dengan kuat dengan pembuktian dia tidak gampang menyerah hingga suatu hari semuanya berubah ketika dia tanpa sadar di bawa ke alam astral yang mempertemukan dengan arwah ibunya yang membuka takbir siapa dirinya sesungguhnya yang memiliki kemampuan luar biasa sebagai penguasa langit yang di takuti semua orang namun kehidupan belum berhenti ketika dia harus membuktikan jatih dirinya dan mengangkat martabat keluarganya dengan segala pembuktian kemampuannya, sanggupkah Anugrah membuktikan dirinya? Sanggup kah Anugrah mengangkat Martabat keluarganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Ampuni Kami

Mirza bingung dengan apa yang terjadi karena saat ini orang yang dia pukul adalah orang yang menjadi pengurus OSIS yang sudah membantu dirinya

"Maaf bang, tidak ada maksud pukul abang"

"Oh begitu ya, jadi kalau aku pukul bagaimana?"

"Prak"

Abangan kelas yang pengurus OSIS ini tidak diterima kalau di pukul oleh Mirza dengan sangat kuat hingga dia menampar Mirza dengan sangat keras

"Adu"

Mirza langsung terdorong ke kekiri karena tamparan dari sebelah kanan begitu sangat kuat hingga terlihat cap merah di pipi Mirza yang langsung di pegang oleh Mirza sambil menahan rasa sakit

"Ampun bang, sudah ya bang, sakit kali bang"

"Oh kau pikir pukulan mu tidak sakit atau kau ingin ku pukul dengan pukulan ini"

"Cukup, cukup ya bang"

Mirza langsung mengaturkan kedua tangannya dengan tujuan mohon maaf sedangkan Anugrah pura-pura bingung dan bicara kepada mereka

"Maaf ada apa ya?, kenapa kalian saling pukul ya?"

Mirza dan abangan kelas ini terkejut hingga abangan kelas yang di pukul Mirza langsung minta kawan satu kelasnya yang sama-sama pengurus OSIS untuk menangkap Anugrah

"Kalian tangkap dia, kau bantu si Fauzan"

"Ya bang Kurnia"

Fauzan dan Fikri langsung melaksanakan perintah dari Kurnia untuk menangkap Anugrah yang pura-pura mundur sedangkan Fikri dan Fauzan mengepung Anugrah agar jangan bisa lari

"Mau lari kemana kau Anugrah?"

"Iya Nugrah, sudahlah jangan melawan karena kami hanya menangkapmu saja"

Fauzan langsung melompat untuk menangkap Anugrah begitu juga Fikri yang berusaha melompat untuk menangkap Anugrah namun Anugrah bukanlah anak remaja yang kemarin yang bisa bully atau lakukan apapun tanpa berani bertindak karena takut di pecat dari sekolah ini tapi saat ini Anugrah dengan kecepatan 10 kali kecepatan yang tidak terlihat yang memindahkan arah tangkapan Fauzan ke arah Fikri dan begitu sebaliknya hingga Anugrah kembali ke tempatnya sedangkan Fikri dan Anugrah ada ditempat lain saling menangkap

"Dapatkan kau, sekarang kau tidak bisa lari!"

"Kau yang ku dapatkan bukan kamu yang tangkap aku"

Fauzan dan Fikri saling tangkap dan satu sama lain saling tangkap seolah-olah yang mereka tangkap adalah Anugrah bahkan satu lain memegang sangat kuat dan tidak mau di lepas hingga Anugrah yang dari tadi pura-pura akhirnya tidak tahan untuk menahan kelucuan yang ada hingga dia tertawa lepas

"Ha ha ha ha katanya mau tangkap aku tapi kenapa kalian saling tangkap"

Anugrah benar-benar tertawa lepas sedang Mirza dan Kurnia saling pandang heran hingga mereka berdua saling bertanya

"Ada apa dengan mereka?, kenapa mereka jadi saling tangkap?"

"Iya ada apa ya atau yang sama kita ini bukanlah Anugrah yang sesungguhnya tapi Hantu yang mirip dengan Anugrah"

Kurnia dan Mirza sepertinya berpikir sama apalagi tiba-tiba ada suara ditempat lain seperti suara Anugrah

"Hei kalian ngapain di sini?"

Kurnia dan Mirza melihat Anugrah ditempat lain dan ketika mereka melihat Anugrah di tempat yang dekat mereka lagi tertawa hingga Mirza dan Kurnia langsung teriak

"Hantuuuuu"

Mereka berdua langsung mau lari tapi sempat-sempatnya menarik Fauzan dan Fikri hingga pelukan tangkapan mereka tiba-tiba tersadar

"Ada apa ini?"

"Kau lihat itu, yang kita hadapi bukan Anugrah tapi Hantu seperti yang di katakan Anugrah"

Fikri dan Fauzan masih bingung karena yang di lihat mereka tidak ada Anugrah yang dua orang seperti yang dikatakan Mirza dan Kurnia tapi hanya Anugrah sendiri yang tertawa namun mereka tetap berlari mengikuti Mirza dan Kurnia yang berlari kencang menuju mobil Mirza yang berhenti tidak jauh dari tempat mereka mencegat Anugrah hingga keempatnya sampai kedalam mobil dan menutup mobil Alphard keluarga Mirza

"Ah selamat, apa itu benar-benar hantu ya"

"Bisa jadi bang Kurnia, ayo pak kita jalan"

Mirza dan Kurnia yang melihat Anugrah ada dua merasa napas mereja mau copot sedangkan Fikri dan Fauzan merasa bingung namun kata-kata Mirza yang mengatakan yang mereka cegat tadi bukanlah Anugrah tapi adalah Hantu membuat Fikri dan Fauzan jadi merinding juga

"Hantu ya berarti tadi yang kami tangkap tadi Hantu ya, pantas aku tersadar kalau yang ku tangkap bukan Anugrah tapi Fikri"

"Aku juga bang, ternyata abang yang ku tangkap"

"Ya kami juga, bisanya Mirza memukul diriku"

Mereka berempat jadi merinding sendiri apalagi hari sudah mendekati sore hari namun tiba-tiba mereka mendengar suara di belakang mereka

"Apa kalian ceritain aku ya?"

Mereka berempat langsung melihat kebelakang ke baris bangku mobil belakang

"Anugrah!"

"Itu bukan Anugrah tapi Hantuuuuu"

Mereka berempat menjerit dan ada yang langsung tidak sadarkan diri sedangkan Mirza yang melihat kawan-kawannya pada tidak sadar diri jadi merinding sendiri karena dia masih sadar dan tidak seperti kawan-kawannya yang langsung tidak sadar diri hingga dirinya hingga tidak ada jalan baginya selain minta maaf dan minta ampun

"Ma af ka kami Nugrah, Ampuni kami"

1
Perjuangan 123
sangat keren
Rahmad Jelianda
cerita ny makin lama makin seru ya lanjutkan bab berikutnya 👍
nailah anisa
lanjutt, gaperna bosen sm setiap bab nya/Bye-Bye/
Sakina Anggraini
wah keren sekali di tunggu ya bab berikut nya
ibnu
keren👍
auraa cantika
makin lama makinn seruu aja cerita nyaaa❕lanjutkannn authorrr😈
Ani Suryani
anugrah harus belajar silat juga
Raudhati Meifa
wah makin seru aja ceritanya, ga sabar buat nunggu bab selanjutnya👍
Nando 0803
Cerita ini penuh pesan moral dan inspirasi
👍👍👍
Asa Napit
Lanjutkan ceritanya, kami menunggu bab berikutnya! 🔥
Juni Warti
cerita nya sangat bagus dan menarik 😍 lanjutt kan bab selanjutnya 💪
nayra aulia
cerita ini penuh pesan moral dan inspirasi ditunggu kelanjutannya👍🏻👍🏻
zahirahalim Halim
bab ini terasa seru beda dari bab yang lain makin ga sabar untuk menunggu kelanjutannya 👍👍
Muhammad Syah revaldo
ceritanya semakin seruhh, jadi ga sabar buat nunggu bab selanjutnya
Chimpanzini Menolak Hiatus!
belum paham maksud kalimat ini. anugerah sendiri yang menabung, tapi dia tidak ingat bawah dirinya sendiri menabung? 🤔🤔
Chimpanzini Menolak Hiatus!
angga siapa thor? typo kah?
Jing_Jing22
Suara apa itu???
Wida_Ast Jcy
Saran thor ada beberapa dibab ini ditemukan paragraf nya panjang panjang dech mungkin lebih baik dibuat jadi dua begitu. 🙏🙏
🦊 Ara Aurora 🦊
Jangan lah kau Anugrah diam2 bae tuh dibully oleh mereka, Jangan kau mau di bully Anugrah /Angry//Angry//Angry//Angry//Angry/
🦊 Ara Aurora 🦊
Yg pembully Anugrah itu pasti punya masalah dengan kehidupannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!