Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suasana bahagia
Tanpa terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 dan aldo yang selesai menjalankan sholat subuh kembali ke ruangan andini. Ketika hendak masuk, aldo mendengar deva dan andini yang tertawa begitu lepas.
"gue seneng din liat loe kayak gini" gumam aldo.
Ceklllekkk....
Aldo membuka pintu kamar andini.
"al kok loe lama banget,loe makan apa tidur dikantin. "tanya andini.
" ya gue habis makan lah tapi sambil nge game. Hehehehe. "jawab aldo.
" btw udah subuh dev, loe mending balik dulu bentar lagi mama papanya andini dateng, gue juga belum kabari kalo andini udah sadar. "
" oke al, thanks ya. Loe emang my best friend."
"yank aku pamit dulu, jangan lupa makan yang banyak."pamit deva seraya mencium kening andini.
Aldo yang melihat deva mencium andini langsung memalingkan wajahnya, karna dia gak sanggup melihatnya.
Setelah kepergian deva, aldo menghubungi mama papa andini untuk memberikan kabar jika andini sudah sadar.
"din loe gak istirahat? "tanya aldo namun andini menggelengkan kepalanya.
" eh al, loe tau gak gue mimpi aneh tau. Pas gue masih belum sadar, dalam tidur gue, gue mimpi loe bilang kalo loe sayang dan cinta ma gue. Dan loe cium gue. Aneh kan?? "ucap andini.
Aldo yang mendengar perkataan andini hanya tersenyum sambil mengelus rambut andini.
" mimpi loe aneh tau, masak iya gue bilang cinta ma loe. Apa loe kali yang cinta ma gue. "goda aldo.
" ih apaan sih loe. Geje loe. "jawab andini sambil menjulurkan lidahnya.
Aldo merasa bahagia banget melihat andini ceria seperti dulu, sudah tidak murung lagi.
"eh loe kenapa senyum senyum gitu. Bener kan loe itu aneh tau, kadang dingin, kadang lembut, kadang cuek, aneh pokoknya. Apa jangan jangan loe udah kontek kontekan ya ma cindy. "
" enggak kok, gue udah lama Lost contact ma dia. Btw loe bener udah sehat kan, loe tau gak kemaren gue khawatir banget sama keadaan loe, lagian loe ngapain bawa mobil kenceng gitu. Loe mau mati hah!Udah mulai besok kalo kita jadi sekampus loe gak boleh bawa mobil sendiri. Jangan sampai diulangi lagi ya. "ucap aldo tanpa titik koma.
" iya iya aldo sayang... Janji gak gue ulangi lagi, lagian wajah loe jelek tau kalau suka ceramah kayak gitu. "
Aldo yang mendengar panggilan sayang dari andini langsung tersenyum bahagia.
" loe panggil gue apa?? "tanya aldo.
" aldo sayang, emangnya kenapa kan bentar lagi loe jadi tunangan gue, walaupun cuma pura pura, hahahaha. "tawa andini.
Aldo yang semula bahagia, kembali dengan wajah datarnya.
" dasar.... "jawab aldo sambil mencubit hidung andini.
" auuuu..."
"maaf din, loe gapapa kan." panik aldo.
"hahahaha,,,, tapi boong."
"andiniiii......"teriak aldo.
Disaat aldo dan andini sedang bercanda, tiba tiba perawat masuk untuk membawakan makanan dan obat.
"ayo makan dulu din, dan buruan diminum obatnya. "
" siniin piringnya, perut gue udah keroncongan juga. "jawab andini yang hendak mengambil makanannya.
" udah gue aja yang suapin loe jangan banyak gerak, buruan aaa...... "ucap aldo sambil memberikan sesendok bubur ke mulut andini.
Setelah selesai menyuapi andini dan memberikan obat, tiba tiba aldo menggenggam tangan andini.
" din, apa loe yakin tetep mau tunangan ma gue. "tanya aldo.
" iya al, gue gak mau kecewain papa mama gue. Sambil kita cari cara buat batalin pernikahan kita. Deva juga udah ngerti kok. Dia juga gapapa. Loe tenang aja. "
" tapi gimana kesehatan loe? Apa kita undur aja, nanti biar gue yang bilang om dan tante. "
" beneran gapapa al, lagian undangan juga udah di sebar. Khawatir loe jangan berlebihan gitu ah, lucu tau. Mana aldo yang dikenal super cuek itu. "
"elo yaa...." ucap aldo sambil mengetok dahi andini.
Mama rara dan pak atmaja sudah tiba di rumah sakit bersama dengan pak wawan dan mama bella.
"andini, mama kangen nak. "peluk mama rara.
" iya mah. Maafin andini ya semua, gara gara andini semua jadi khawatir. "
" sayang mulai besok jangan bawa mobil sendiri ya, kalau butuh apa apa minta tolong aldo aja. Kalau aldo gak mau bilang sana tante aja. "
"siap tante." ucap andini sambil hormat.
Semua begitu tertawa bahagia setelah melewati kejadian kemarin.
"pertunangannya apa kita tunda aja nak? "tanya pak atmaja.
" iya mending kita nunggu andini sampai sehat dulu aja. "sahut pak wawan.
"enggak usah Pah, om, andini udah sehat kok. Lagian kan undangannya juga udah disebar kan??" jawab andini
"kamu beneran gapapa sayang?kalo masalah undangan gampang sayang"tanya mama bella.
"enggak apa apa tante. Andini udah siap kok."
"wah kayaknya kamu gak sabar ya sayang tunangan sama aldo. Tapi mama seneng liat kalian berdua. Kamu tau gak sayang takutnya aldo kemarin ketika kamu di Vonis dokter gak bisa bertahan lama lagi, dia yang berusaha meyakinkan kami semua jika kamu akan sehat kembali. Dari situ kami melihat aldo begitu sayang sama kamu nak. Dia tak berhenti menangis disampingmu. "ucap mama rara.
" iya nak, aldo juga yang terus menunggu kamu sampai kamu sadar. "sahut pak atmaja.
" apa aldo segitu khawatirnya ma gue. Segitu pedulinya ma gue. " batin andini yang mendengarkan kedua orang tua nya yang membanggakan aldo.
" ah om tante jangan bilang gitu nanti dia jadi geer."ucap aldo untuk menutupi rasa malunya.
"enak aja gue orangnya gak gampang geer kali. "
" siapa bilang, loe kan geer an jadi orang.ah om tante papa dan mama juga lebay. "kesal aldo.
Kedua orang tua mereka hanya tertawa melihat tingkah anak mereka yang masih suka ribut kalo ketemu.
Jangan lupa vote, like dan komen ya 😆😆