"jangan pergi.. kamu adalah wanitaku , istri ku dan juga ibu dari anakku, pernikahan kita resmi bukan simpananku walau kamu istri ke dua ku tapi pernikahan kita sah di mata hukum dan agama, Elan adalah anak kita dan dia pewarisku " Ucap Riko dengan air mata menetes tiada henti, dengan memeluk Aqila. Istri keduanya karena pernikahan atas dasar pemaksaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ELKARINE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
upah
Para kerabat saudara berdatangan untuk melihat Reina yang terahkir kalinya. Meninggalkanya Reina membuat Rendra semakin sedih hati dan jiwanya hancur. Riko sudah mengikhlaskan kepergian Reina. Prisca yang membuat Reina seperti ini telah mendahului kepergiannya yait 4 bulan yang Prisca meninggal.
Reina mengalami sakit yang sama sehingga dia pun juga di vonis tidak aka hidup lebih lama lagi, dan tepat pada hari ini Reina meninggal.
Pemakaman Reina sudah selesai mereka melakukan tahilan di rumah pak Raharjo. Semua berpamitan satu persatu tinggal keluarga inti di rumah itu.
Riko Rendra dan pak Raharjo.
Tiba-tiba pak Raharjo bertanya pada Riko
" apa sudah ada kabar dari Aqila rik " tanya pak Raharjo
" belum sama sekali pak , " ucap Riko sambil menundukan kepala. Dia mengingat Aqila mungkin waktu-waktu ini adalah waktu untuk dia melahirkan anaknya. Riko membuka galeri foto nya dia membuka foto usg yang ada di ponselnya. " nak apa kamu sudah melihat dunia ini " tanya Riko dalam hati.
Rendra yang melihat Riko sejujurnya juga tidak tega kelakuan kakaknya yang membuat dia berpisah dengan Aqila, tapi ini sudah berlalu bukan, setidaknya ayahnya menanyakan kabar Aqila semoga ini titik terang di mana dia bisa bersanding dengan Aqila, dengan keberanian dirinya walau keluarga itu masih di selimuti duka, tapi kepergian Reina sudah sewajarnya karena penyakit yang terus berkembang dalam tubuhnya.
" pak, apa aku boleh menikahi janda " tanya Rendra kepada pak Raharjo.
" boleh malah itu ibadah nak, asal perempuan nak, bapak gak mau kamu seperti reina mencintai sesama Jenis. " ucap pak Raharjo
" baik pak cinta ku hanya untuk satu orang dan aku akan mencarinya dan merengkuhnya kembali untuk bersamaku " ucap Rendra penuh harap.
" jangan bilang kamu masih menyukai Aqila " tanya pak Raharjo balik
" apa salahnya pak aku mencintai dia karena dia baik, bapak lihat ibu sekarang hampi 6 orang yang bekerja dengan kita untuk mengurus ibu tapi sesegera mungkin mereka keluar dan kita selalu kerepotan untuk mencari pengganti, Aqila dengan baik merawat ibu dengan sayangnya. apa salahnya , toh mas Riko juga yang di cintai mb Reina dan lagi mas Riko juga bisa cari wanita yang lebih baik dari mbk Reina dan Aqila " ucap Rendra tanpa melihat perasaan Riko.
" tapi Aqila sudah menjadi istri Riko nak, kamu jangan seenaknya sendiri " ucap pak raharjo
" Aqila menikah dengan mas Riko karena DI-PER-KO-SA bukan atas dasar kemauan Qila sendiri pa, saat ini dia pergi dan kita tidak tahu, aku harap mas Riko juga sadar telah membuat aku dan Aqila menderita dan aku harap mas Riko merelakan kebahagian Aqila kita taruhan siapa yang menemukan Aqila duluan dia yang berhak atas Aqila. "ucap Rendra meninggalkan ruang tengah itu.
Pak Raharjo yang melihat kepergian Rendra hanya menghembuskan nafas panjang. Kenapa anak ku seperti itu dia bukan mencari janda tapi merebut istri orang jika terus ngotot seperti itu. Tapi memang dari dulu pernikahan Aqila bukan lah pernikahan yang diinginkan.
Riko sedari tadi hanya diam dengan tatapan kosong dan nanar, sampai detik ini dia ingin sekali bertemu dengan Aqila dan merengkuh tubuhnya untuk meluapkan sesak di dadanya.
" Aku saat itu bukan tidak adil pada Aqila tapi saat itu baru pertama kali Reina mengajakku untuk berhubungan suami istri apa salah jika aku harus membagi raga ini keduanya adalah istriku keduanya adalah wanitaku" batin Riko
******
Aqila saat ini masih di ruang rawat inap di rumah sakit tersebut. Dia bahagia bisa menimang anak nya lelaki itu, badannya yang putih bersih dan sangat tampan. Setiap kali bangun hanya memamerkan binar mata yang jernih dan tersenyum kecil lalu menyusu dan terlelap lagi.
Rasa hangat dan bahagia meredakan luka hati yang tertoreh di masa lalu. Aqila mendapatkan upahnya mendapat seorang anak dan dia berjanji akan menjaganya tidak akan di biarkan anak itu sendirian dan di ambil orang lain walaupun itu ayah kandungnya.
ud kapok
ga cek dl critanya gmn
buang aja ke laut
😡🤪