NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: MissTheolland_Reihan

Hani tidak menyangka dia akan menikah di saat karirnya sedang bagus-bagusnya dengan Alex — seorang CEO yang tanpa sengaja dia temui di Paris.

Pertemuan mereka awalnya tidak bermakna, tetapi anehnya Alex melamarnya begitu sampai di Indonesia.

Awalnya Hani menolak tetapi karena umurnya sudah menginjak 27 tahun, kedua orangtuanya menyetujui lamaran Alex Dan dimulailah kehidupan pernikahan yang penuh keanehan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissTheolland_Reihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PH | 33

Alex meregangkan tubuhnya yang terasa kaku setelah duduk di meja kebesarannya itu sejak tadi pagi karena dia harus memeriksa laporan yang baru saja diberi sekretarisnya padanya mengenai rencana membuka usaha baru dengan melakukan kerja sama dengan investor asing.

Tiba-tiba seseorang memasuki ruangannya tanpa mengetok. Alex langsung bisa menebak siapa yang datang karena hanya ada dua kemungkinan, yaitu antara Chris dan Chelsa. Ternyata itu Chris dan Alex sangat bersyukur itu bukam Chelsa. Jika perempuan itu datang, yang ada dia semakin pusing karena biasanya Chelsa datang untuk mengganggunya saja.

"Kau datang sebagai teman atau bawahan?" tanya Alex seraya menyisir rambutnya dengan jemarinya.

Chris tertawa lantang, "Apa kau tidak bosan bertanya seperti itu setiap harinya? Seharusnya dari caraku masuk saja kau sudah tahu aku datang sebagai apa."

"Kenapa? Apa kau sedang ada masalah dengan wanita?" tanya Alex.

"Apa kau sudah makan siang? Rasanya aku sudah seperti kekasihmu, harus mengingatkanmu setiap makan siang," ucap Chris duduk di salah satu sofa di dalam ruangan itu.

Alex terkejut lalu melirik jam tangannya. Sudah jam 3 sore dan dia lupa untuk mengisi perutnya. Mungkin karena lapar dia tidak fokus sejak tadi. Dia balik menatap Chris, "Apa kau sudah makan?" tanyanya balik.

Chris segera bangkit dari duduknya, "Rasanya orang akan beranggapan kita ini pasangan gay karena selalu bersama setiap saat. Sepertinya aku lebih sering menghabiskan waktu bersamamu dibandingkan dengan mantan pacarku. Mungkin itu alasannya meninggalkanku."

Mendengar ocehan panjang Chris tentu tidak membuat perut laparnya merasa kenyang. "Kau tidak menjawab pertanyaanku," ketusnya.

"Ayolah, tidak usah bertingkah seolah kau pacar yang harus dibujuk untuk makan siang," balas Chris kemudian berjalan meninggalkan ruangan Alex dan tentunya Alex bergegas mengikuti langkah Chris menuju rumah makan yang menjadi langganan mereka sejak bekerja di perusahaan.

***

Begitu selesai makan siang, Alex teringat akan Hani. Pikirannya bertanya-tanya apakah calon istrinya itu baik-baik saja, sudah makan siang atau bagaimana keadaan di rumah sakit sekarang. Rasanya dia ingin sekali mendengar suara gadis itu sembari menceritakan kejadian hari ini. Alex pun menelepon Hani, berharap Hani tidak sibuk sehingga mengabaikan panggilannya.

Dan seperti dugaan Alex, Hani tidak menerima teleponnya. Memang sudah biasa jam segini perempuan itu sibuk dengan pasiennya. Setelah melakukan dua kali percobaan menelepon, Wlex akhirnya menyerah dan segera mengirimi Hani pesan jika nanti sore dia akan menjemput dan mengantarnya pulang.

Tiba-tiba Alex menerima panggilan dari Diana—sekretarisnya. Dia pun segera menerimanya karena jika Diana sudah menelepon, itu artinya ada sesuatu yang penting yang harus diketahuinya.

"Hallo, ada apa?" tanyanya serius.

*Diana terdiam sesaat, seolah ragu untuk menjawab, "Hm, begini Pak, nona Chelsa baru saja datang dan meminta saya memberitahu Bapak*. Maaf mengganggu, Pak."

Alex menghela napas panjang, "Ya sudah, aku akan kembali dalam 10 menit," balasnya lalu memutuskan sambungan.

Kali ini apa yang akan dilakukan wanita gila itu, batin Alex.

Kedatangan Chelsa selalu membuat beban pikirannya bertambah dan mengingat wanita itu seketika Alex teringat dengan luka di lengannya akibat kegilaan Chelsa.

Chris memerhatikan Alex yang terlihat kesal, "Kau kenapa?" tanyanya.

"Chelsa datang ke kantor. Aku tidak tahu apa yang ingin dia lakukan kali. Kenapa dia tidak menyerah kalau dia sudah tahu aku akan menikahi Hani," keluh Alex sembari menghela napas panjang.

Chris tersenyum kecil, "Karena dia terlalu mencintaimu hingga dia menjadi gila seperti itu."

***

1
Agna
yessss
Eviidolarr Eddo
lanjutttt , greget banget sama Chelsea
Maizuki Bintang
bgs
Ayaka Yang
up dong thor
Bunga
udah ditunggu2 ...
lanjut...
Bunga
knp ulat bulu muncul lagi...
selamatkan alex... jangan biarkan bersama ulat bulu... kasian hani
Yani Cuhayanih
kirim chelsea ke RSJ terdekat
Yani Cuhayanih
Aku hadiir .lannjuuutkan
chantri
gk pernah lanjut lgi ya thor...kemana...
yuli ana
up
yuli ana
next
yuli ana
lanjut dong
yuli ana
up
yuli ana
lanjut lg
yuli ana
seru
yuli ana
lanjut
chantri
sudah lama sekali tidak up thor..apa sampai sini saja ceritanya...
chantri
Kok gak up lagi thor...udah berapa bulan lho...kenapa lama thor,semangat ya thor...💪💪💪💪
Ronik Fadillah
9
Fia Rasit
Alex bodoh,di gertak gitu ajj down.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!