NovelToon NovelToon
Ditinggal Menjelang Nikah

Ditinggal Menjelang Nikah

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Romansa / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: CovieVy

Blurb:

Seminggu menjelang pernikahaannya, Anna mendapatkan berita tidak terduga. Zico, sang tunangan menikah dengan wanita lain, di mana Anna telah siap memberikan kejutan atas kehamilannya.

Tidak menerima kenyataan ia ditinggal menikah saat hamil, Anna memilih untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi, Amar hadir menyelamatkannya.

Amar dipaksa untuk menikahi Anna oleh neneknya ... Bagaimana kelanjutannya? Apakah Amar bersedia menikahi Anna, sementara ia sendiri memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Luka tak berd*rah

Anna menggelengkan kepala. Sebenarnya ia sudah meneguhkan hati untuk tidak terlalu memikirkan Amar. Ia tahu, hubungan mereka bukan didasarkan atas rasa cinta.

Namun, hati kecilnya merasa terluka. Di saat ia sendiri tidak baik-baik saja, suaminya itu lebih mementingkan wanita yang bukan istrinya.

Anna, sadar lah! Kalian itu akan berpisah! Kamu bukan siapa-siapanya! Dia sudah memiliki Luna, yang akan menjadi pendampingi setelah perpisahan kami. Sadar lah! Jangan banyak berharap!

Dokter Yoga melihat Anna merenung, tak lagi terfokus pada panggilan video ini. "Anna?" Panggilan pertama pun dilakukan, ternyata tidak digubris.

"Anna?" Masih belum ditanggapi.

"Anna!" Kali ini Anna tersentak dan air matanya jatuh begitu saja.

Dokter Yoga merasakan kejanggalan dengan pasiennya tadi. "Apa kamu mengenal pria tadi?"

Anna mengusap air matanya cepat menggelengkan kepala. Dokter Yoga berjalan cepat mengejar pria yang mengiringi brangkar tersebut.

Namun, ambulance yang membawa pasien berpindah lokasi telah pergi. Dokter Yoga tidak bisa menghentikan langkah orang-orang tadi.

"Maaf, Dok. Saya ingin meminta nomor rekening Anda. Saya akan mengganti dana yang terpakai atas semua makanan ini."

"Ah, jangan! Saya tidak menjualnya. Itu buatmu!"

Anna merenung terlihat lesu. Makanan yang telah masuk beberapa suap memiliki rasa yang sangat lezat, kini tak lagi menarik hatinya.

"Baik lah, Dok. Kalau Dokter tidak mau, nanti aku akan ke sana untuk mengantarkannya sendiri."

"Tidak usah!" Namun panggilan itu sudah berakhir.

Padahal dia tidak boleh banyak bergerak.

Dokter Yoga kembali menaruh kedua tangan di pinggang. "Apa orang tadi ya? Bapak bayi dalam kandungan Anna. Dia terlihat shock saat pria itu lewat."

Dokter Yoga akhirnya menyugar rambutnya mengedikkan bahu.

*

*

*

Anna melihat waktu telah menunjukkan pukul dua belas malam. Namun, hingga saat ini Amar belum juga kembali.

"Mata, terpejam lah! Dia akan baik-baik saja! Dia itu bukan anak kecil yang harus aku khawatirkan setiap hari."

Namun, mata Anna tak kunjung terpicing sedikit pun. Bahkan, ia menunggu suaminya duduk di sofa ruang tamu, tepat di depan pintu.

Waktu terus meringsek hingga pagi, tanpa ia sadari rasa lelah mendera membuatnya terlelap begitu saja duduk di sofa itu.

Pada pukul lima pagi, terdengar suara kunci sedang dibuka dari luar. Pintu terbuka dan Amar disambut pemandangan seorang wanita terlelap di atas sofa ruang tamu.

Amar yang merasa kacau melewatinya begitu saja. Ia beralih masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan diri di atas kasur. Ia terlelap dengan rasa lelah yang luar biasa.

Anna pun terbangun saat matahari sudah tegak pada posisinya. "Astaghfirullah, belum sholat subuh." Anna segera beranjak masuk menuju kamarnya dan segera melaksanakan kewajiban yang benar-benar terlambat ia rasakan.

"Ya Allah, ampuni hamba melalaikan sholat. Hamba sungguh-sungguh ketiduran. Setelah ini, hamba tidak akan terlambat lagi."

Usai melaksanakan kewajibannya, Anna mengingat sesuatu. "Bang Amar belum pulang? Apa yang terjadi dengannya? Apa masih seperti waktu itu? Dia tidak pulang karena menginap di kantor?"

Anna menarik ponselnya yang ternyata sudah kehabisan batrai. "Apa Bang Amar mencoba menghubungiku, tapi aku tidak tahu karena batrainya habis?"

Anna segera memasang alat penambah daya pada ponselnya. Ia pun segera mengaktifkan ponsel khawatir memiliki panggilan tidak terjawab dari Amar. Namun, Anna lagi-lagi tercenung dengan kenyataan.

"Apa hanya aku saja yang terlalu khawatir?"

Anna menekan tombol hijau, menghubungi seluler suaminya itu. Namun, terdengar nada dering yang sangat ia hapal. Anna mencoba mendengarkan dengan seksama. Memang tak salah lagi, suaranya berasal dari kamar Amar.

"Mungkin ponselnya tertinggal, makanya dia tidak menghubungiku sepanjang hari kemarin."

Anna bangkit mengecek kamar Amar. Namun, saat ia membuka kamar itu, satu kenyataan membuat ia benar-benar terjatuh, mendapati Amar lelap nyenyak di atas ranjangnya. Anna mengernyitkan wajah, ada sembilu yang mengiris hatinya. Rasa perih, tetapi tak mengeluarkan d*rah setetes pun.

1
siti salamah
typo nya ckup bnyak..di sini
siti salamah
Sedikit aneh baca kalimat "Memperluruskan''
Moertini
sudah baca Thor kalau tidak salah Arsen masih ditubuh putranya dan pergi ke luar negeri ada tugas dari sistem dilanjutin Thor bagaimana setelah jiwa Arsen keluar dari tubuh putranya apa yg dialami putranya semangat
Moertini
terimakasih Thor sudah tamat Anna dan Amar hidup bahagia bersama 2 putra putrinya mantap terus berkarya Thor semangat
Moertini
kasihan Amar selalu jadi sasaran kesalahan yang Anna perbuat karena kesalahan pahaman yang menuruti rasa egonya bikin rumah tangganya berantakan meskipun belum bercerai yang sabar ya Amar bujuklah ayah Anna biar bisa memberi restu lagi
siti rohimnah
Masya Allah sejuknya hati membacanya
siti rohimnah
Kecewa
SoVay: halo kaka siti rohimah, terima kasih sudah baca ya. tapi alangkah baiknya bintang dikasih pada angka 5 dibanding 1,2, dan 3

jika hati kaka keberatan utk memberi 5, sebaiknya tidak usah diberi bintang. terima kasih
total 1 replies
siti rohimnah
Buruk
Abdul Fatah
masalahnya selalu di buat" padahal tinggal Bilang saja dari awal hadeh🤣🤣🤣
Abdul Fatah
justru KLO tidak diceritakan sekarang akan jadi bomerang kedapan, katanya mau memulai hubang baru yg lebih baik,gmna mau jadi baik di awal aja sudah tidak jujur 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
aneh ya bgt,di ceritakan seolah olah si lelaki ny yg salah bgt,tapi lupa kelakuan wanita bagaimana 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
pantesan jadi barang barang bekas kelakuan nya begitu siapa yg salah siapa yang merasakan tersakiti,setidak KLO mau jadi barang mewah lagi harus ada proses ,Jang buru" 🤣🤣🤣🤣
Abdul Fatah
yang salah siap,yg merasa tersakiti siapa 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah 🤣🤣🤣
Abdul Fatah
bos dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Abdul Fatah
ganteng kaya tapi dapat bekas anak buah🤣🤣🤣
Nurr Amirr🥰💞
Slam hangat... Aqu numpang hadir thorrrr🤭🥰
Jastiah Tia: sungguh disayangkan,knpa bgtu cot serahkan keperawanannya
total 1 replies
Yanti
Luar biasa
Nenk Jelita
semoga keguguran
Triyono Budi
Karyanya keren. Tata bahasanya juga sudah rapi. Semua gat thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!