Aisyah adalah mahasiswi Kedokteran semester 7 di salah satu Universitas ternama di Jakarta, ia di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak teman papanya. Ferro adalah lelaki yang tampan, dermawan, dan juga sangat baik, tetapi dibalik sifatnya yang seperti itu ia sangat dingin dan cuek terhadap semua wanita, ia bekerja sebagai seorang CEO diperusahaan milik orang tuanya. Awal mula mereka bertemu adalah saat acara reuni Papanya, masing-masing pemilik perusahaan membawa anak mereka, dan kebetulan Ayah Aisyah adalah sahabat Papanya Ferro.
Bagaimana cerita selanjutnya setelah pertemuan itu?
Yuk simak cerita selanjutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizqy Pramudhya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33 Menghubungi Mama
Setelah permainan usai Aisyah langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan Ferro tertidur karna terlalu lelah
Selesai mandi Aisyah membabgunkan suaminya
"Mas bangun mandi dulu bersih-bersih sana" sambil menggoyangkan lengan Ferro
Ferro langsung membuka matanya dan mengecup bibir istrinya lalu ia bernajak dan masuk ke kamar mandi
Aisyah menyiapkan pakaian santai untuk suaminya setelah itu ia menuju dapur untuk sarapan yang tertunda
Selesai mandi Ferro langsung memakai pakaian yang telah di siapkan Aisyah sebelumnya, ia langsung keluar dari kamarnya dan menuju dapur
"Pasti Aisyah sedang ada di dapur" Tebak Ferro
Ternyata tebakannya benar Aisyah sedang ada di dapur hendak mengambil makanan untuknya karna ia tak kuasa lagi menahan lapar di perutnya apalagi sekarang dia makan berdua dengan calon anaknya
"Kok makannya gak nunggu mas lagi sih sayang? " tanya Ferro lalu duduk di sebelah Aisyah
"Habisnya mas lama banget sih, Aisyah dan dedek kan udah laper dari tadi" jawab Aisyah
"Ohh maafin papa ya sayang papa mandinya lama ya jadi kamu udah gak sabar lagi mau makan ya" sambil mendekatkan wajahnya ke perut Aisyah
Aisyah hanya tersenyum melihat tingkah suaminya itu
"Sayang besok mas harus pergi ke Surabaya soalnya ada kerjaan yang gak bisa ditunda" Ucap Ferro
"Mas aku ikut ya" bujuk Aisyah agar diperbolehkan ikut
"Sayang kamukan lagi hamil muda, jangan terlalu capek ya, nanti mas anter kamu ke rumah ibu aja supaya kamu gak kesepian" ucap Ferro meyakinkan Aisyah
"Sayang, papa mau pergi sebentar kamu sama mama nanti kita di rumah nenek dulu sampai papa pulang ya nak" Aisyah sampil mengelus perutnya yang masih rata
Ferro melihat Aisyah sangat bahagia karna bisa mendaptkan wanita seperti Aisyah kalau bukan karna perjodohan papanya ini semua tidak akan dirasakan oleh Ferro
"Ayo mas makan" ajak Aisyah
Mereka makan dengan bahagia hidup mereka semakin lengkap sejak hadirnya janin dalam rahim Aisyah
Setelah makan Aisyah langsung naik ke kamarnya dan mengemas pakaian yang akan di bawa oleh Ferro
"Mas kamu di sana berapa lama? "tanya Aisyah
"Paling lambat 3 hari sayang tapi nanti mas usahain pulang secepatnya ya biar nanti kita bisa kumpul sama-sama lagi" ucap Ferro sambil tersenyum
"Mas udah hubungin mama?" tanya Aisyah, Ferro lupa kalau dia belum memberi tahu mamanya soal kehamilan Aisyah
"Astagfirullah, mas lupa" ucap Ferro lalu mencari kontak mama di ponselnya, setelah ketemu dia langsung menelpon nomor itu
*Assalamualaikum ma* ucap Ferro
*Waalaikumsalam Fer, ada apa kok telpon sepagi ini?* tanya mama Ratih
*Ma Ferro mau kasih kabar gembira buat mama sama papa* ucap Ferro dengan nada sangat bahagia
*Kabar apa nak? * tanya Mama Ratih heran belum pernah anaknya segembira ini
*Mama dan papa bakal punya cucu, Aisyah hamil ma* ucap Ferro lebih bahagia lagi
*Alhamdulillah, mana menantu kesayangan mama mau bicara* ucap mama Ratih, Ferro langsung memberikan ponselnya pada Aisyah
*Halo, Assalamualaikum ma* sapa Aisyah
*Waalaikumsalam sayang* jawab mama Ratih
*Sayang, Alhamdulillah sekarang Allah kasih kalian keturunan dengan cepat, pesan mama jaga kesehatan, jangan stres, jangan terlalu capek supaya kamu dan kandungan kamu sehat ya sayang* wejangan yang sama diberikan oleh mertuanya
*Iya ma, pasti Aisyah akan lakukan yang terbaik buat anak kami ma* ucap Aisyah
*Ohh iya mama sama papa kapan pulang? * tanya Aisyah
*InsyaAllah lusa mama sama papa pulang sayang, sekalian nenek sama kakek juga mau ikut ke Jakarta* ucap mama Ratih
*Alhamdulillah, syukur kalau kakek sama nenek mau ikut ke Jakarta ma* sangat senang dia akan di kelilingi oleh orang yang sangat menyayanginya
*Tapi mas Ferro mau berangkat ke Surabaya ma besok, jadi nanti Aisyah sementara di rumah ibu dulu* Aisyah sedih karna akan ditinggalkan suaminya tugas untuk pertama kalinya
*Ya sudah nanti mama langsung jemput kamu setelah dari bandara ya sayang* ucap mama Ratih
*Iya ma, mama jaga kesehatan ya jangan lupa minum vitamin ya ma* ucap Aisyah
*Iya sayang, sudah dulu ya sayang mama mau kasih tau papa dulu tentang hal ini. Assalamualaikum * ucap mama Ratih
*Iya ma, Waalaikumsalam* menutup panggilan
Aisyah memberikan ponsel itu pada suaminya, kemudian ia melanjutkan packing untuk di bawa suaminya besok
Setelah selesai Aisyah merasa sangat mengantuk ia langsung melangkahkan kakinya menuju kasur dan ia merebahkan tubuhnya dan tak lama ia tertidur
Ferro yang tadinya duduk di sofa beranjak mendekati istrinya yang sudah terlelap
"Terimakasih sayang sudah buat mas bahagia dan mas merasa beruntung karna Allah pertemukan kita dan menyatukan kita dalam ikatan rumah tangga, mas janji akan selalu menjaga rumah tangga ini dengan sekuat tenaga" ucap Ferro lalu mengecup kening istrinya
Tak lama adzan dzuhur berkumandang Ferro langsung mengambil wudhu dan menunaikan sholat, ia tidak tega untuk membangunkan istrinya
Setelah sholat ia merebahkan tubuhnya di kasur dan memeluk Aisyah tak lama ia pun ikut terlelap
.
.
.
Bersambung
.
.
.
Terimakasih buat yang sudah support novel ini terus dan mohon maaf kalau masih banyak kekurangan di sana-sini, author akan mencoba untuk lebih baik lagi kedepannya 😊🙏
mohon diperhatikan .. biar jln ceritanya lebih mengalir gak berasa loncat2
hehee...mf y Thor..✌️