NovelToon NovelToon
Istri Partner Ranjang

Istri Partner Ranjang

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Min Ziy. Minfiatin FauZiyah

Dia membagi kehangatan Ranjangnya bersamaku dengan Ranjang lainnya, tapi ia tak bisa membagi hatinya meski hanya sedikit untuk ku.

Aku adalah Istri sahnya menurut hukum agama dan negara, namun baginya, aku tidak lah lebih dari sekedar Istri Partner Ranjangnya.

Mana lagi yang lebih menyakitkan? Dari pada Hidup bersama dengan orang yang tidak mencintai kita, dan merelakan pergi orang yang kita cintai.

Bagaiman dengan kehidupan Ayla esok jika ia terus menjalani hidupnya dalam ikatan rumit seperti ini? Akankah Ayla mampu bertahan? Atau kah ia harus menyerah.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Min Ziy. Minfiatin FauZiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ZICO DATANG

..."Pergi, atau aku akan menghajar mu."...

Aryan melihat Arend dengan tatapan yang tak bisa di jelaskan. Seorang anak laki-laki yang begitu mirip dengannya, seperti karya duplikat. Ia langsung berfikir tentang sebuah kemungkinan.

Zico yang mendengar Arend berbicara tidak sopan kepada papanya merasa tidak terima dan menghampiri Arend.

..."Arend, jaga cara bicara mu pada papaku."...

Arend melihat ke arah Zico sesaat, lalu mundur kebelakang memeluk ibunya. Arend menyembunyikan tangisnya.

..."Pergi kamu dari sini, atau aku benar-benar akan membunuhmu!"...

Kali ini Ineke mencoba mencari sesuatu, dan ia mengambil sebongkah batu besar dari halaman depan rumahnya, ia benar-benar tengah diliputi emosi yang tak terkendali.

..."Ineke!"...

..."Aryan, aku mohon pergilah, pergilah!'...

..."Ayla."...

..."Aryan, kumohon pergilah.!"...

Melihat situasi yang benar-benar sudah kacau, Aryan terpaksa pergi dari tempat itu, Zico dengan kebingungannya menggandeng tangan papahnya, Dion dan kedua Pengawal bawahannya pun ikut keluar menaiki mobil mereka menjauh dari tempat itu.

Para tetangga yang berkumpul mulai berbisik bisik. Banyak yang saling bertanya ada apa? Siapa mereka? Setahu mereka Ineke dan Ayla adalah wanita yang baik, tidak mungkin kalau mempunyai musuh.

Atas perintah Kiyai Umar, para tetangga di minta untuk membubarkan diri. Pak kiyai Umar dan Istrinya masuk ke dalam rumah Ayla. menguncinya dari dalam dan meminta penjelasan dari mereka.

...****************...

..."Bos."...

..."Tuan Aryan. Apa dia adalah Nyonya Ayla yang kita cari selama ini? Maafkan saya tuan, saya tidak bisa mengenalinya, jujur dia sekarang jauh lebih cantik dari yang ada di foto. Maaf, bukan itu maksud saya, tapi sungguh saya minta maaf."...

Ayla memang jauh terlihat berbeda jika di banding dengan foto lamanya. Ia yang dulu selalu sendu, badan kecil mungil, karna terlalu kurus. mata yang sembab dengan lingkaran hitam panda. Berbeda jauh dengan Ayla sekarang yang sedikit berisi namun pas dengan tinggi badannya. Wajahnya yang lebih segar, Ayla yang jauh lebih cantik dan manis dari Ayla yang sebelumnya.

..."Kemana kita akan pergi tuan? Apa kita akan pulang?"...

..."Tunggu Dion, Allah telah mempertemukan ku dengan nyawa hidupku, aku tidak mau jika sampai kehilangan dia lagi. Kau tetaplah disini bersamaku. Kita cari penginapan di sekitar sini. Perintahkan kedua pengawal mu untuk terus mengawasi rumah Nyonya Ayla. Pak Supir, bawa Zico kembali ke rumah."...

..."Papah, aku tidak mau pulang kalau papah tidak pulang."...

..."Zico, jangan nakal, menurutlah."...

..."Pokonya Zico tidak mau. Zico mau tetap disini."...

...****************...

Selama Tiga hari berturut turut Aryan selalu datang ke rumah Ayla, ia tidak peduli dengan penolakan yang ia dapatkan dari Ineke.

Yang membuatnya merasa begitu terluka adalah ketika penolakan dan penentangan itu ia dapatkan dari sang buah hati Arend.

Sorot mata Arend yang begitu tajam penuh kebencian, dan raut muka yang di liputi amarah, selalu berhasil membuat Aryan menangis semakin lemah tak berdaya seakan tak bertenaga.

Melihat Papahnya yang begitu memprihatinkan, Zico merasa sangat sedih, ia jadi tidak nafsu makan. Melihat Aryan yang setiap hari hanya datang kerumah Ayla, kembali dengan tangan hampa, tanpa makan dan minum yang benar.

Meski Aryan hanya bisa berdiri mematung di depan halaman rumah sederhana itu, dan Ayla hanya bisa menangis melihatnya dari balik jendela kamar. Aryan dengan gigih tetap datang untuk sekedar bisa melihat Ayla dan Arend

Sampai pada suatu malam. Zico datang ke rumah Ayla dengan di temani pak supir.

Zico mengetuk pintu. Ayla yang membukanya.

..."Zico"...

..."Boleh saya bertemu Arend Tante."...

..."Ada apa?"...

Arend datang dari belakang.

..."Aku mau minta maaf. Maaf. Maaf. Maaf."...

Zico terus mengulang satu kata itu sambil membungkukkan tubuhnya.

..."Zico, hentikan, apa yang kamu lakukan sayang?"...

..."Jadi, sekarang dia mengirim tentara kecil untuk menyerang kami, hah?"...

Ineke datang dari dalam.

..."Aunty, apa salahku sampai Aunty membenciku....

..."Aku tidak tahu apa permasalahan kalian di masa lalu. Jika Papah ku bersalah, kumohon maafkanlah dia. Dan, aku kesini tanpa dia memerintahkan ku. Aku ingin membantunya menemukan kebahagiaan di hidupnya....

..."Aunty tahu, Papah mencari seseorang selama ini, dan sekarang aku yakin orang yang di carinya itu adalah Tante....

..."Arend, Kau harusnya bersyukur, dalam hidupmu, ada Mama mu Ayla yang menemani, juga mempunyai Aunty Ineke yang sangat menyayangimu, dan meski berpisah terlalu lama, kenyataannya adalah kau masih mempunyai seorang papah....

..."Sedangkan aku, coba lihat diriku!...

Kini Zico sudah menangis, begitu pula dengan Ayla yang sudah menangis sejak tadi, Arend terlihat mencoba menahan air matanya, dan Ineke yang meskipun menangis, masih terlihat jelas di raut wajahnya ia yang begitu kesal dan benci pada Aryan.

..."Sedangkan aku, Lihatlah, Ibuku meninggal saat aku baru dilahirkan, Dan Papah ku selalu sibuk bekerja. Aku harus tidur sendiri, bahkan saat ada petir....

..."Kau memiliki seorang ibu, dia pasti mencium mu saat kau akan tidur, dia juga pasti membacakan mu dongeng, dia juga pasti menemanimu tidur saat ada petir kan? Bahkan setiap hari kau bisa makan masakannya."...

..."Kamu memang kehilangan ibu mu Zico, tapi kau memiliki seorang papah. Itu sudah menjadi nasibmu, memiliki seorang papah yang begitu buruk. Sampai kau di abaikan, Kenapa dia tidak menemanimu tidur saat ada petir?"...

Kini Arend berteriak dan mendekat ke arah Zico. Ayla segera memegang tangan Arend, takut jika 2 bocah laki-laki itu berkelahi.

..."Iya, dia memang tidak bisa memperhatikan ku sepenuhnya. Tapi apa salahnya? Meski dia berada dekat denganku, dalam pikirannya hanya ada orang lain....

..."Bukankah dia sudah menjadi orang yang sangat baik? Dengan menerimaku menjadi anaknya? Memberikan ku tempat tinggal, memberikanku makanan, dan juga memberikanku namanya?"...

..."Apa maksudmu? Itu memang sudah menjadi tugas dari seorang ayah."...

..."Tapi aku bukan anaknya Arend!."...

Satu kalimat Ter akhir yang di ucapkan Zico membuat semua orang terdiam. Dalam beberapa detik Zico tiba-tiba jatuh pingsan.

..."Zico!"...

Tubuh Zico sangat panas. Pak Supir yang menemani Zico langsung menghubungi Aryan jika putranya itu kini tengah berada di rumah Ayla.

Inilah pertama kalinya Ineke menerima kehadiran Aryan masuk kerumah mereka.

..."Zico, bangunlah, jangan membuatku takut!"...

Arend menangis berusaha membangunkan Zico.

..."Mah, badannya Zico sangat panas."...

..."Iya sayang, sebentar, Mama sedang memasak air panas untuk mengompres."...

..."Apa dia sudah sadar? Jika sudah, cepat berikan dia ini."...

Ineke datang dengan membawa obat paracetamol yang baru di belinya dari bidan setempat, dengan memberitahu gejala anak yang badannya panas dan jatuh pingsan.

..."Zico!"...

Aryan tiba bersama Dion.

Aryan menghampiri Zico, ia menyentuh kening Zico. Sangat panas.

Arend yang tengah berada di samping Zico terus menatap Aryan dengan tatapan nanar.

Aryan menoleh kearah putranya itu, lalu tersenyum, dan membelai lembut wajahnya. Arend menyentuh tangan Aryan yang mengelus wajahnya dengan lembut lalu memegangnya.

Ayla keluar dengan membawa air panas. Untuk sesaat ia kaget dengan kehadiran Aryan disana. Namun kesadarannya cepat kembali ketika melihat Zico yang mulai merintih.

..."Mah, Zico ikut, Mamah"...

Ayla dengan penuh kasih sayang mengompres kening Zico. Ineke membantunya dengan membalurkan air hangat yang di beri sedikit minyak dengan irisan bawang merah ke badan Zico.

Aryan melihatnya sambil menggenggam tangan Arend sangat erat.

...'Semoga semua baik-baik saja, dan akan menjadi lebih baik. Amin!"...

1
Angelica James
ihh pling gk suka film ini... bikin mewek doang...
Sri Widjiastuti
nah kan... g sebanding dg perjuangan nya banyak sedih drpd suka nya, sad dahh bener2 sad...
Sri Widjiastuti
sedihnya sakit, klo end nya sedih, ampuunn
Sri Widjiastuti
ditinggal sungguhan, nangis kan...??
Sri Widjiastuti
cukup menarik.... cerita masa lalu bisa jd hantu masa depan
Tina
Bye......eneg banget baca cerita yang penuh kemunafikan ini. Maesssss !!!!!!!
Tina
Bye......eneg banget baca cerita yang penuh kemunafikan ini. Maesssss !!!!!!!
Tina
Dasar !!!!!! sama2 gila dan hipokrit huhh !!!!!
Bunbun Oke
Kecewa ...kecewa....kecewa.....
INEKE harusnya bahagia
Walaupun kecewa dgn kelaukuan Rain yg selalu menyakiti
Beritahu Rain dia sdg mengandung anaknya, stlh Rain tahu barulah Ineke balas menyakiti Rain agar ga semena2 mentang2 Bos Mafia mau seenaknya.
Misalnya dgn tinggal serumah tp ga sekamar biar Rain merasa tersiksa berdekatan tp hanya bs memandang Calon Anak n Istrinya tp g bs menyentuh atau berbincang
Agar Rain berjuang menggapai cintanya

Walau sebenarnya Ineke hanya pura2 dingin acuh ga mudah disentuh saat berhadapan n berdekatan dgn Rain
Bunbun Oke
Aryan Cemburu lihat Aaron saat dipemakaman sampai akhirnya minta Haknya sbg suaminya

Ternyata Ayla nyanyi Aryan n Nesa asyik mojok 2 an untung Ayla ga lihat tp walau gt kasihan Aylanya
Berkorban meninggalkan cintanya demi dijodohkan oleh Ayahnya kpd Aryan anak shbtnya
Tp Aryan mau menang sendiri enak sendiri
Ni Luh Septi
mewek
Fransiskae Siska
GK suka ujung ceritanya
Nindy rachmawati
bagus ceritanya aku suka tidak berbelit
Luphie Phie
gak ada y lebih romantis daripada sebuah do'a dalam diam. suaranya gak terdengar d bumi, tapi menggema d langit. so sweet bet dah,,,🤗🤗🤗
Luphie Phie
part y bikin mewek sih, karena faktanya emang Allah tidak menolak apapun permintaan hambanya. meskipun hambanya adl seorang pendosa,,,😢😢😢
Syawalyati Ati
👍👍👍💪💪💪
Ni Luh Septi
keren
Ni Luh Septi
seru
Yuli Ana
😭😭😭😭
Ni Luh Septi
nah loo nesa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!