NovelToon NovelToon
Istri Yang Diremehkan: Istri Sah CEO

Istri Yang Diremehkan: Istri Sah CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Nikahmuda / CEO
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Rohimah II

Wanita desa menjadi tulang punggung keluarga, semenjak Bapaknya meninggal dunia. Hanum tinggal bersama sang ibu. Ibu yang setiap hari menjual sayuran keliling untuk mencukupi hidupnya.

Usai penderitaan Hanum, tapi ia masih berdiri tegar agar ibunya senang.

Namun jalan tak begitu mulus, kini Hanum tengah di nikahi oleh seorang lelaki yang amat ia cintai, seorang anak pengusaha sukses sebagai CEO.

Namun takdir berkata lain, lelaki yang justru di idamkan oleh Hanum tak sesuai harapan.

Menikah hanya sebuah terpaksa, Arkan enggan menyentuh Hanum karena dari keluarga miskin.

Tapi percayalah kedua orangtua pihak lelaki lebih menyayangi menantu dari anak sendiri.

Riswan akan mengangkat derajat Hanum sebagai CEO, setelah apa yang di perbuat anaknya.

Akankah Arkan mengetahui hal tersebut, apakah ada kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Rohimah II, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Tamu Tak Di undang

Erwin melindungi dari bentakan orang yang ingin menghajar Erwin. Dengan cepat, bersembunyi di balik punggung Kayla.

Meskipun Kayla sering mendapat hinaan dari Riana, tapi menyangkut soal Chandra. Ia tak ingin Chandra mengalami broken home dari kelurganya.

"Eh! Kamu kenapa bela mati-matian pelaku seperti dia, udah tua masih aja merampas hak orang lain, udahlah serahkan kakek tua itu kepada kami, kamu mau jadi pahlawan disini."

"Diam!!" Orang seperti kalian tak tau diri. Sebaiknya introspeksi diri, apa karena gara-gara dia, kalian boleh main hakim sendiri."

"Mbak! Sadar atau ga tau diri itu urusan belakang. Jangan sok jadi jagoan, Mbak ini sebenarnya nyamar jadi orang baik kan."

Kayla tidak terima langsung, meskipun di suatu sisi, memiliki hati buruk pada masa lalunya ia tak pernah ikut merasakan apa yang ia rasakan.

Dengan baku hantaman yang di miliki Kayla, ia melipat lengan tangan pria tinggi sambil memberikan Bogeman pada mulutnya. Mereka yang terus menerus merasa benar, mundur seketika melihat aksi Kayla.

Para yang aksi meneriaki penjambret langsung mundur, dan penonton juga mundur. Karena takut akan sama hal dengan kondisi pria tinggi yang jagoannya hanya bisa menghina tanpa memberi penjelasan terlebih dahulu.

Erwin di penuhi rasa takut, tapi ia sudah salah selama ini. Apa yang ia perbuat menimbulkan anaknya membenci dirinya.

Erwin tanpa sadar malah pergi, lupa cara berterimakasih kepada Kayla. Hampir detik-detik Erwin ingin di tabrak, Kayla langsung memberanikan diri menolong Erwin.

"Kenapa Bapak kalau diberi tau tidak di dengarkan, untung nyawa Bapak masih tertolong. Kalau ga tadi, pasti Chandra sedih liat Bapaknya gini."

"Kamu lihat Chandra dimana, Kay!" Saya sudah lama merindukan, Chandra. Walaupun saya sering marahin dia, saya ingin juga mencari istri saya."

Melihat kondisi Erwin seperti orang stres, Kayla menekankan agar Erwin tak melakukan kesalahan terulang kembali. Tubuhnya mulai susut, rambut mulai memutih, tapi kondisi yang sekarang ini sudah lemas tidak berdaya lagi.

"Sekarang kita makan, Pak Erwin mau makan apa? Biar Kayla yang bayar."

"Saya tidak lapar! Saya hanya ingin Chandra ada di depan saya, saya menyesal, bisa antarkan saya ketemu Chandra."

Kayla tidak tahu harus dengan cara apa lagi, jika ia menjelaskan pada Hasan. Apa ia terima jika seorang sedang mencari keberadaan anak laki-laki tersebut. Tapi di lain sisi, Hanum ingin anak laki-laki itu tetap disini, baginya ia senang dan ingin mengadopsi Chandra sebagai anaknya.

...----------------...

Aku sampai detik ini belum bisa merasakan sentuhan dari suami, entah mengapa kedua mertuaku terlalu perhatian pada diriku. Apa karena aku kehidupan mereka, sampai mereka tak mengenali Anaknya.

Hanum yang tidur di temani mertua, tampak sedih setelah Hanum jadi kepikiran tentang ibunya di kampung Melati.

"Ma, Bolehkah Aku pergi seorang diri di kampung Melati, Ma. Aku rindu dengan Ibu ku, Ma."

"Num, kamu adalah belahan jiwa kami, tidak sepatutnya kamu pergi seorang diri. Menantu terbaik yang selalu kamu rindukan itu adalah kamu, Num. Maafkan ucapan Mama, sekali lagi Mama ingin kamu tetap disini, besok pagi kita berangkat kesana."

Jawaban dari Mertua membuat hati Hanum senang. Ia bisa berkumpul dengan orang baik di sekelilingnya. Tapi membuat hati ini, Hanum selalu menjaga nama baik keluarga.

Tidak ada kapok-kapok Riana, ia terus menutup rasa bersalahnya. Tapi ia tidak ingin menderita seumur hidup. Bagaimana bisa, seorang Hanum bisa di jadikan seorang CEO pilihan utama. Seharusnya di posisi awal itu. Adalah Riana, bagaimana pun Riana akan membuat huru-hara agar semuanya berjalan dengan mulus.

Sengaja Riana datang malam-malam kerumah Keluarga Riswan. Tampak gaun nya sedikit sobek. Ia berjanji akan menjadi terbaik, tapi namun sayang yang membuka pintu adalah wanita yang dulu anggap sebagai ibunya. Tapi Riana hanya berkedok ingin di angkat menjadi anaknya.

Tok....Tok...

Permisi..

Ceklek, sosok Riana terkejut melihat kondisi ibunya tampak sehat dan kuat. Awal ia datang, ibunya terkurung didalam gudang dalam keadaan kurang baik.

Namun siapa sangka, Rina langsung mengunci rapat-rapat pintu depan. Rina menganggap jika Riana bukanlah anak baik, ia tak seharusnya meninggalkan ibunya di dalam rumah sebesar dan semewah ini.

"Bu, tolong buka pintunya, sial!" Dasar ibu kurang ajar, berani sekali ia menutup kembali pintunya, awas aja kamu, Rina."

Manusia berhati iblis ingin menghancurkan kelurga Erwin, oh tentu saja tidak bisa. Kayla yang akan melindungi dari hasutan dari Riana.

Rina yang tersengal-sengal menatap apa yang ia ketahui, jika itulah ada Riana. Anak tiri yang ia anggap sebagai anak kandung kini datang ingin menemui dirinya.

Hasan baru saja mendengar suara seorang emosi dari depan, Hasan yang meninggalkan sesuatu langsung pergi ke depan.

"Bik Rina, kenapa?" Apakah Bik Rina baik-baik saja, Bik."

"Baik, Saya Tuan. Saya permisi ke belakang."

Ada yang disembunyikan dari Rina, tapi Hasan tak harus perduli. Lebih perduli dengan kesehatan iparnya. Tanpa menunggu lama, Hasan meraih gagang pintu dan terkejut seorang wanita tengah mengandung anak, siapa lagi bukanlah Riana yang berusaha tidak pergi dari rumah tersebut.

Namun Riana berganti kostum, ia memakai daster entah curi dimana. Tapi jelas, jika Riana merubah tampilan layaklah seorang ibu tengah mengandung.

"Maaf, cari siapa?" Sebaiknya anda pergi dari sini."

"Kenapa kamu mengusir ku, apa salah ku. Aku sedang lapar, apa kamu ada makanan."

"Dasar pengemis, pergi sana!!"

Hasan penuh amarah, sontak membuat pikiran Hanum susah tidur. Ditambah ia tiba-tiba sakit, dan mual.

Melihat kondisi Hanum yang baru saja pulang dari RS, perasaan tak kunjung selesai. Melihat dari arah depan, jika Hasan mendorong tubuh seorang wanita sedang kelaparan.

Aku langsung memperbolehkan wanita itu masuk ke rumahku, tapi Hanum tak sadar jika wanita itu yang menyebabkan rumah tangga hancur.

Hasan tak mengerti, bagaimana bisa Iparnya baru sakit sudah membantu orang tak di kenal.

"Ada tamu bukanya disuruh masuk, Hasan tolong buatkan teh hangat untuk dia."

"Tapi kak, dia itu?" Hasan yang sudah mengetahui jika Riana adalah wanita yang selalu menjadi pusat perhatian dari kantor abangnya. Apakah ini akan menjadi musibah bagi rumah tangga Hanum.

Merasa Hanum tahu jika ia sama sekali tak menyukai perdebatan. Apalagi wanita tersebut sedang mengandung anak Arkan, padahal itu anak selingkuhnya.

Tanpa menunggu lama, Riswan pulang dari kantor. Ia juga merasa ada yang lain, tapi melihat wajah Menantu selama ini yang ia tinggalkan ada kenangan yang tak seindah di bayangkan.

Segera Riana menutupi wajahnya menggunakan tudung hijab yang ia kenakan.

Apakah Riswan mengenali wanita disamping menantunya?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!