NovelToon NovelToon
Semuanya Menyalahkan Ku

Semuanya Menyalahkan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Restu merasa hidup dalam keputus asaan ketika Istri dan anaknya suka menyalahkan dirinya hingga dirinya emosi membentak istri dan anaknya tersebut namun kini dirinya jadi orang yang di anggap paling bersalah hingga dia merasa hidup dalam ke hampaan tanpa harus bisa berbuat apa pun selain hanya diam karena apa pun yang dilakukannya akan jadi tambah Salah hingga akhirnya dia ingin mengakhiri hidupnya di suatu jurang yang dalam namun tiba-tiba takdir berkata lain, dia mengurungkan niatnya dengan mencari cara untuk memberi pelajaran kepada istei dan anaknya dengan bantuan sistim yang tiba-tiba datang memberikan pilihan bantuan hingga akhirnya dia mengatur cara agar semuanya menyadari kesalahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 Ya Maklumlah....

Restu menatap Siska dan ayahnya dengan tatapan dingin yang menusuk tulang. Wajahnya yang tadi tersenyum ramah pada anaknya, kini berubah datar dan serius.

"Oh, jadi ini teman sekelas Maya yang sering bangga-banggakan jabatan ayahnya itu ya?"

Ucap Restu pelan namun terdengar sangat mengintimidasi Siska dan papanya

"I... Iya Pak Restu. Mohon maaf kalau selama ini ada kesalahan yang dilakukan anak saya..."

jawab papanya Siska terbata-bata sedangkan Restu tersenyum miring, lalu menatap tajam ke arah Siska yang sudah gemetar ketakutan.

"Siska ya? Dengar baik-baik ya Nak. Saya tahu betul sifat kamu seperti apa. Kamu tipe orang yang suka memutar balikan fakta, suka merendahkan orang lain demi membuat dirimu terlihat tinggi dan dihormati. Kamu pikir karena ayahmu Manajer di sini, kamu bisa seenaknya menghina orang?"

Siska dan ayahnya terkejut mendengarnya.

"Be... Bukan begitu Pak..."

"Diam!"

Bentak Restu pelan namun tegas yang membuat Siska dan papanya terkejut

"Kamu pikir papa tidak tahu apa yang kamu lakukan di sekolah? Kamu yang menghasut teman-teman, kamu yang memprovokasi mereka untuk mengejek anakku, menyebut dia miskin, menyebut papa jual motor, padahal kamu sendiri yang tidak tahu diri!"

Restu lalu mengeluarkan ponselnya dan menayangkan sebuah video rekaman jelas yang diambil oleh pengawalnya yang tersembunyi. Di video itu terlihat jelas Siska sedang berteriak-teriak mengejek dan menyuruh teman-temannya ikut merendahkan Maya.

Wajah Siska dan ayahnya pucat pasi melihat bukti yang tak bisa dibantah itu.

"Pa... ampun Pa... Siska salah Pa... Siska tidak sengaja..." isak Siska ketakutan.

Restu menatap ayahnya Siska dengan pandangan menyesal.

"Pak, saya kecewa. Anda bekerja di perusahaan saya, dapat gaji besar, fasilitas lengkap, tapi mendidik anak dengan cara yang salah. Mengajarkan sombong dan memandang rendah orang lain."

"Maafkan kami Pak... kami janji akan mendidiknya kembali..." mohon ayahnya sambil berlutut.

"Sudah terlambat. Saya tidak mau ada orang berbahaya seperti kalian tinggal di kota ini. Kalian bisa menjadi racun bagi lingkungan. Jadi keputusannya adalah: Mulai detik ini, kontrak kerja anda saya putus. Dan saya minta kalian pindah keluar dari kota ini selamanya. Jangan pernah menampakkan wajah kalian di depan saya atau anak saya lagi!" tegas Restu tanpa ampun.

"TIIDAK PAK! TOLONG PAK! JANGAN GUSUR KAMI! KAMI TIDAK PUNYA APA-APA DI LUAR SANA!"

Jerit mereka histeris tanpa bisa melakukan apapun sedangkan Restu mulai memerintahkan

"Pak Ramdan! Laksanakan perintah saya kepada mereka!"

"Siap pak"

Segera tim keamanan datang dan mengawal mereka keluar dari hotel dengan sangat paksa. Dalam sekejap, nama papa Siska hilang dari data karyawan, dan mereka benar-benar lenyap dari peredaran sebagai pelajaran berharga bagi siapa saja yang berani mengganggu keluarga Restu.

Maya yang melihat itu terkejut namun sekaligus merasa sangat terlindungi.

"Pa... kok sekeras itu sih?"

Tanya Maya pelan kepada papanya sedangkan Restu tersenyum lembut lalu mengusap kepala anaknya.

"Papa lakukan ini demi melindungi kamu nak. Kalau orang seperti itu dibiarkan, bahaya. Mereka bisa menghasut siapa saja. Papa punya pengawal khusus yang selalu mengawasi kamu dari jauh, jadi kalau ada yang berani macam-macam sedikit saja sama kamu, papa tahu dan papa akan bertindak tegas. Kamu anak putri pemilik kerajaan bisnis, kamu harus dihormati, bukan dihina."

Maya tersenyum bangga dan memeluk papanya.

"Makasih ya Pa..."

Keesokan Harinya di Sekolah...

Suasana sekolah menjadi heboh bukan main. Berita menyebar dengan cepat kalau rumah keluarga Siska kosong melompong, barang-barang mereka sudah tidak ada, dan mereka dikabarkan pindah entah ke mana secara tiba-tiba dan misterius.

"Eh kalian dengar belum? Siska sama keluarganya hilang lho!"

"Iya! Katanya semalam langsung diusir dari hotel dan disuruh pindah keluar kota!"

"Waduh... pasti gara-gara dia berani ngejek Maya ya..."

"Pantesan... Papanya Maya kan pemilik hotel itu, berarti dia yang bertindak!"

Semua siswa termasuk teman-teman sekelas Maya kini gemetar ketakutan. Mereka ingat betul bagaimana mereka ikut-ikutan mengejek dan merendahkan Maya kemarin.

Maya masuk ke kelas dengan santai, berseragam rapi, wajah tenang dan biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa.

Begitu Maya duduk, semua teman-temannya langsung mendekat dengan wajah takut-takut namun sopan.

"Maya... maafin kami ya kemarin-kemarin..."

"Kami tidak tahu kalau kamu anak orang penting Maya..."

"Maaf ya pernah bilang kamu miskin..."

Maya hanya tersenyum manis dan tenang sesuai pesan papanya.

"Sudah kok, gak apa-apa. Lupakan saja. Anggap saja tidak pernah terjadi apa-apa."

"Wah baik banget sih Maya..."

"Iya ya, padahal dia kaya raya tapi sikapnya biasa saja banget."

Sejak hari itu, tidak ada satu pun siswa di sekolah itu yang berani berkata buruk atau meremehkan Maya lagi. Mereka tahu betul, di belakang gadis sederhana ini, ada seorang Raja yang sangat berkuasa dan sangat protektif yang siap melindunginya dengan cara apa pun.

Sementara itu ada anak cowok yang hari ini baru kelihatan karena kemarin dia tidak sekolah jadi tidak tahu kejadian yang terjadi hingga masih merendahkan Maya

"Hai Maya sudah lama tidak jumpa, kelihatannya tambah dekil saja. Ya maklumlah.... kamu itu anak orang tidak punya jadi tidak mampu beli baju baru ya"

1
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Restu kasihan banget kamu deh
Risa Istri Yayang
Restu kasihan walau benar tetap di tindas
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Restu percuma kamu debat sama dia
Risa Yayang Cinta Sejati
Sepertinya orang itu bersekongkol dengan orang yang menabrak Restu
@Yayang ♡ Risa
Pemilik mobil mengancam Restu kejam
@Yayang Suami Ris4
Kejam bapak yang menabrak Restu memfitnah Restu
@Yayang Suami Ris4
Restu istrimu maunya menang sendiri
@Yayang Suami Ris4
Restu kamu kasihan banget ya
Yayang Suami Risa
Rina kenapa langsung memarahi Restu
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Restu kamu malah cuma di hina
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Rina ngga usah menyalahkan Restu deh
@Yayang Risa Couple Happy
Rina kamu istri durhaka banget
@Yayang Risa Couple Happy
Restu kejar cita citamu
@Me and You Married
Kenapa istrinya Restu menyalahkan Restu
@Me and You Married
Restu ngga usah punya pikiran bunuh diri
ANDANA
Hai sobat baca
tinggalkan jejak sobat ya
makasi
Ya Ris Tak Terpisahkan
Restu istrimu ngga dengarkan penjelasanmu
@ Yayang Risa Selamanya
Restu kamu hidupnya selalu di tindas orang
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Kasihan badannya Restu penuh luka malah jalan kaki
Risa Virgo Always Beau
Restu kasihan banget kamu ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!