NovelToon NovelToon
Balqis Untuk Baim

Balqis Untuk Baim

Status: tamat
Genre:Romansa / Tamat
Popularitas:141k
Nilai: 5
Nama Author: Sasa Al Khansa

Putri Balqis yang biasa di panggil Balqis adalah gadis muda yang hidup sebatang kara.Gadis cantik dan lemah lembut yang tidak pernah tahu siapa orang tuanya karena ia hidup di besarkan oleh seorang nenek yang menemukannya saat bayi. Hingga akhirnya ia hidup seorang diri setelah sang nenek meninggal.

Muhammad Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan panggilan Baim adalah seorang pemuda yang memilih hidup di jalan daripada di rumah. Meninggalnya sang ibu dan merasa ayahnya lebih sayang pada sang kakak membuatnya menjadi pemuda pemberontak yang tidak mau di atur hingga ia memilih menjadi bagian dari geng motor.

Baim jatuh cinta pada Balqis yang telah menolongnya dari pengeroyokan yang menimpanya.

Bagaimana kehidupan keduanya selanjutnya setelah pertemuan hari itu?

Happy Reading!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sasa Al Khansa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BUB 32 Bertemu Masa Lalu

Balqis Untuk Baim (32)

Baim hanya tersenyum melihat Kepela Balqis yang bergerak kesana-kemari karena Balqis yang sudah tidur.

Ia pun melajukan mobilnya dengan pelan-pelan karena tidak ingin mengganggu tidur Balqis.

💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞

Beberapa jam kemudian, Ilham memberi kabar bahwa anaknya lahir dengan selamat. Anak laki-laki dengan bobot 3 kg itu terlihat tampan.

Balqis bahkan terus saja mengagumi keponakan barunya yang ia lihat melalui video call itu.

📱"Jadi, menginaplah sampai kami selesai melakukan acara aqiqahan Azka selesai ya?,"

Baim melihat ke arah Balqis yang menganggukkan kepalanya. Balqis pun rasanya tidak ingin cepat pulang karena ingin bertemu dengan keponakannya terlebih dahulu.

📱" Hmm. Baiklah. Aku melakukannya demi keponakan ku." Baim menjadikan Azka alasan.

📱" Baiklah. Aku senang karena kamu mau tinggal sebentar lagi."

Mereka pun mengakhiri obrolan mereka karena malam semakin larut.

" Sayang, kamu tidak apa-apa karena harus menunda perdi ke rumah Arumi kan?," tanya Baim memastikan.

" Iya tentu saja. Kita hanya menundanya. Bukan tidak jadi kan?,"

" Iya, kita hanya menundanya."

...******...

Hari aqiqahan Azka pun tiba. Rumah Baim mulai tampak ramai. Pihak EO yang di pilih Ilham untuk menghandle acaranya masih melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang akan di hidangkan.

Rumah pun sudah indah dengan dekorasi bernuansa biru muda. Warna pilihan Laras.

" Sayang, pakai baju ini ya?!," Balqis menyerahkan sebuah baju Koko berwarna putih yang senada dengan gamis yang ada di atas kasur.

Hari ini mereka memakai pakaian yang sudah di siapkan Laras. Pakaian yang menjadi seragam keluarga Baim hari ini.

Tanpa banyak bicara Baim yang baru saja selesai mandi dan masih memakai handuk itu menghampiri Balqis.

Melihat Suaminya menghampiri, Balqis segera mengambil handuk kecil dari tangan Baim dan mengeringkan rambut suaminya. Sementara Baim sendiri menikmati pelayanan dari sang istri.

" Sayang, kamu tidak apa-apa jika bertemu dengan Angela?," Entah keberapa kali Baim bertanya. Baim hanya khawatir karena mood istrinya suka cepat berubah. Mungkin hormon kehamilan.

" Selama Abang hanya akan menjadikan aku masa depanmu. Aku tidak apa-apa." Jawab Balqis.

Balqis justru penasaran terhadap sosok Angela yang bisa membuat suaminya patah hati.

" Tidak. Kamua akan selamanya menjadi masa depanku. Kamu dan anak kita." Baim mencium perut Balqis.

Balqis tersenyum. Ia akan selalu percaya pada suaminya.

Balqis lalu membantu suaminya berpakaian.

" Sudah, Abang tampan," puji Balqis sambil mencuri kecupan.

" Kenapa hanya kecupan?," goda Baim.

" Kalau lebih, Abang malah akan mandi lagi denganku. Nanti acaranya keburu di mulai." Jawab Balqis sambil meninggalkan Baim dan berlalu untuk membersihkan diri.

Mobil-mobil mulai berdatangan. Baim pun melihat dari balkon karena penasaran siapa yang datang.

Satu persatu penumpang di dalam mobil mulai turun. Mereka adalah keluarga besar Laras. Ayah, Ibu dan termasuk Angela ada di sana.

Baim hanya melihatnya dengan tatapan datar. Namun, satu sosok yang membuatnya terkejut adalah sosok pria yang ada di samping Angela dengan menggendong bayi perempuan yang ia ketahui dari foto keluarga kakak iparnya sebagai anak dari Angela.

" Apa hubungan orang itu dengan Angela?," monolog Baim penasaran.

Setelah semua keluarga besar Laras masuk, Baim kembali masuk ke dalam kamar dan mendapat istrinya sedang menyisir rambutnya.

Baim mengambil alih sisir itu dan mulai menyisir rambut Balqis.

" Mereka sudah datang?," tanya Balqis yang tahu bahwa suaminya dari balkon.

" Iya. Keluarga Kak Laras sudah tiba." jawab Baim.

" Apa dia juga datang?,"

Baim yang tahu orang yang di maksud oleh istrinya hanya menganggukkan kepalanya.

Setelah selesai menyisir rambut Balqis, Baim memeluk erat sang istri dari belakang.

" Aku ingin seperti ini dulu sebentar", pinta Baim sambil meletakkan kepalanya di pundak Balqis.

" Kenapa? Abang gugup akan bertemu cinta pertama?," goda Balqis saat Baim tiba-tiba memeluknya .

Baim hanya menciumi pipi dan leher Balqis menanggapi pertanyaan Balqis.

" Aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa aku hanya milikmu" gumam Baim.

Balqis hanya terkekeh. "Alasan. Bilang saja Abang deg-degan bertemu dengan wanita yang pernah Abang perjuangkan"

Lagi-lagi Baim menghujani Balqis dengan ciuman.

"Untuk apa aku gugup. Dia masa lalu yang tidak ingin aku ingat. Namun, mengingat Kak Ilham menikahi Kak Laras, mau tidak mau aku akan selalu terhubung dengan keluarga itu termasuk dia."

Balqis mengusap pipi Baim.

" Abang tenang saja. Aku tidak akan cemburu padanya. Karena saat ini hanya aku dan anak kita yang ada di hati Abang," Balqis sebenarnya paham kekhawatiran suaminya.

Apalagi Angela adalah sosok perempuan yang di perjuangkan oleh Baim. Namun, mengingat bagaimana Angela yang hanya memanfaatkan Baim agar bisa dekat dengan Ilham, membuat Balqis percaya suaminya takkan berpaling meskipun wanita itu ada di hadapannya sekarang ini.

Di ruang tamu, semua keluarga Laras sedang bersenda gurau. Mereka senang akan kelahiran bayi mungil yang masih terlelap itu.

Di sudut lain, Angela dan seorang pria yang memangku anaknya seperti memisahkan diri.

Angela menatap iri pada Azka dan Laras. Ia tidak suka karena harusnya dialah yang mengisi posisi itu.

" Sudahlah. Apa kamu tidak lelah membenci saudaramu padahal itu karena kesalahanmu sendiri?," Ucap Ivan yang sadar arti tatapan mata Angela pada Laras dan Azka.

" Diamlah! Ini juga salahnu" Bentak Angela kesal.

Ia masih geram karena laki-laki yang ada di sampingnya lah ia akhirnya gagal menikah dengan Ilham. Laki-laki yang membuatnya hamil dan melahirkan bayi cantik bernama Queen.

Ivan diam. Ia sendiri sebenarnya malas jika nanti harus menikahi Angela. Dia hanya punya satu kelebihan yaitu bisa memuaskannya di ranjang. Selebihnya tidak ada.

Keduanya memang belum menikah. Karena Ivan yang pergi ke luar negeri tidak tahu menahu akan Angela yang hamil anaknya. Mereka pun lost kontak sesuai keinginan Angela. Baru beberapa minggu kemarin mereka bertemu lagi.

Ayah Angela pun memaksanya menikahi Angela berbekal bukti tes DNA yang menyatakan Ivan adalah ayah biologis dari Queen.

Sebagai laki-laki yang bertanggung jawab, Ivan pun menyanggupinya. Pernikahan mereka akan segera di langsungkan dalam beberapa bulan ke depan.

Balqis dan Baim mulai menuruni tangga. Tangan Baim memegang pinggang Balqis sementara Balqis sendiri merangkul lengan Baim.

Deg

Angela dan Ivan terkejut akan keberadaan Baim disana. Mereka tidak tahu bahwa Baim sudah kembali ke keluarganya.

Baim yang menyadari keterkejutan keduanya hanya acuh dan tetap melangkahkan menemui keluarga Laras.

Laras tersenyum melihat kedatangan Balqis. Ilham dan Pak Angga pun melihat ke arah sepasang suami istri itu.

" Ibra sudah pulang?," tanya Ayah Laras terkejut. Laras tidak pernah memberitahu tentang kepulangan Baim.

" Iya. Sudah lebih dari seminggu." Jawab Pak Angga yang duduk di samping Pak Dewa.

Baim datang menghampiri Pak Dewa dan menyalaminya.

" Apa kabar,Om?," sapa Baim ramah.

" Alhamdulillah. Kamu sendiri apa kabar?,"

" Alhamdulillah aku juga baik."

" Ini siapa?,"

" Kenalkan, ini Balqis. Istriku."

Angela yang juga mendengar perkataan Baim nampak terkejut.

"Balqis juga sedang mengandung, Yah. Sebentar lagi Azka akan punya sepupu baru." timpal Laras.

TBC

 

...----------------...

Dukung terus ya, supaya Author nya tambah semangat upload..

Jangan lupa tinggalkan jejak like, komentar dan subscribe

Terima kasih atas dukungannya

🥰🥰

1
Idah Jafar
wah jangan jangan....
Surati
bagus ceritanya 👍, tapi kok gantung sih thor
Andariati Afrida
Ceritanya bagus thor, tapi napa tamatnya gantung ya
Asih S Yekti
waduh kok tamat , ceritanya nggantung gak ada yg endingnya jelas
Rifaria Binelti
ayo siapa yg mendengar pembicaraan mila dan rini?
Syalum
😍
Fera Damayanti
Luar biasa
Sri Puryani
lho kok sdh selesai thor? kok ngantung gini , di atas tamat lho....ternyata akhirnya kok ngantung thor
Sri Puryani
sebetulnya itu karma ibunya bilqis tp tdk nyadar
Sri Puryani
alhamdulillah hslnya negatif
Sri Puryani
semoga hsl test dna nya negatif
Sri Puryani
hamil muda kok mkn durian? blh ya thor?
Sri Puryani
enak saja pas lg butuh nyari anak yg dibuang
Sri Puryani
siapa hayo? bpknya baim kah?
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus cuma pas ending nya gantung banget ceritanya
Mama lilik Lilik
gini,yg gak suka ceritanya gantung, di awal di tulis end, gak taunya di PHP /Sob/
Mama lilik Lilik
di awal cerita, lupa babnya nama nya Andini,sekarang ganti Siska, ganti lagi dara ,yg benar mana nich
Mama lilik Lilik
manggilnya ya Abang ya kakak,yang bener mana🤦🏼‍♀️
ghina suabey
kok crtnya TDK d teruskan
ghina suabey: diteruskan crtnya kah, soalnya bgs
total 1 replies
Mama lilik Lilik
pasti ulah Andin kerjasama bos nya Baim,pak Bondan,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!