NovelToon NovelToon
PUTRI PALSU

PUTRI PALSU

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:62.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alma Kadier Carally

Aku terpaksa meninggalkan kehidupan di kerajaan & tinggal bersama bibiku di sebuah desa terpencil, menanggalkan gelar & bahkan namaku. Kejutannya tidak berakhir sampai di sana, ternyata aku memiliki kekuatan sihir yang terpendam. Dan saat aku membiasakan diri dengan kehidupan baruku, aku melihat peristiwa mengejutkan yang membuatku bertanya-tanya, mungkinkah gadis yang datang dari Panti asuhan yang di kelola para penyihir & diakui sebagai putri yang asli juga putri palsu sepertiku. Jadi siapakah putri yang asli ?! Ayo baca biar g penasaran🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alma Kadier Carally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

Jeda panjang lagi, seluruh peradaban bisa saja bangkit & mati terkubur tanah lagi selama jeda itu. Kemudian Devan berkata, dengan sopan santun kaku khas bangsawan.

“ Kalau begitu aku akan pergi . Maaf sudah mengganggumu. Selamat tinggal, Amelia.”

Saat ini aku benar-benar menangis, butiran besar air mata menetes dari wajahku saat aku mengertakkan gigi keras-keras sampai rahangku sakit. Jika aku membuka mulut, aku pasti meraung, jadi aku tidak mengatakan apa pun. Sesaat kemudian, aku mendengar suara seekor kuda berderap meninggalkan Treb secepat mungkin yang bisa diperintahkan penunggangnya.

Ketika itu barulah aku berbalik. Di sana, di atas tunggul yang kadang-kadang kududuki saat mengaduk cairan celup, tergeletak sebuah gulungan kain kuno yang diikat sehelai pita biru. Dengan jemari gemetar, aku menarik simpulnya hingga lepas & dengan lembut merapikan kainnya untuk melihat sebuah peta lahan istana. Sehati-hati apa Devan saat membawanya ke sini tanpa ketahuan?

Aku mengerang, aku tersadar, sebuah suara melengking yang terdengar seperti suara hewan saat kesakitan. Aku menjatuhkan peta; petanya tersangkut di atas tunggul, pita di bawahnya meluncur turun dengan lemah. Kemudian aku terduduk di atas tanah, kedua lututku menekan dada & lenganku memeluknya.

Aku sengaja menyakiti Devan, menyayat persahabatan kami hingga ke akarnya dengan ucapanku, aku tetap melakukannya.

Aku menundukkan kening & menyandarkannya di atas lutut, isakanku semakin nyaring. Aku tidak akan pernah melihat Devan lagi. Aku sudah mengusir satu-satunya teman sejatiku, sahabat terbaikku di seluruh dunia.

“ Kumohon,” bisikku. “ Kumohon, kembalilah.”

Di sana tidak ada siapa pun yang bisa mendengarku.

Lama sesudahnya, aku memaksa diriku bangun. Tubuhku gemetar seperti belum makan selama dua hari, wajahku bengkak & ngilu akibat menangis.

Hari sudah senja, & Bibi Vania belum pulang. Aku tahu, seharusnya aku memcari tahu apakah aku bisa melakukan sesuatu untuk menyelamatkan celupan, atau masuk & mulai menyiapkan makan malam. Sejenak aku menatap tong berisi air, lalu pergi tanpa menyentuhnya. Setelah memikirkannya lagi, aku kembali untuk mengambil Peta Raja Ardan.

Setelah berada di dalam, aku langsung masuk ke kamar tidur, membuka peti, & meletakkan Peta Raja Ardan di tumpukan paling atas, agar tidak tertumpuk barang-barangku.

Petinya tidak dilengkapi kunci. Aku sempat mengkhawatirkannya sejenak, tapi kemudian memutuskan di Treb tidak ada seorang pun yang menyadari betapa berharganya peta kni, jadi pelan-pelan aku menutup petinya.

Masih ada air yang tersisa di dalam mangkuk di samping tempat tidurku; tadi pagi aku menggunakannya untuk mencuci muka. Aku mencelupkan tangan ke dalamnya, memercikan airnya ke wajah & setengah hati menggosok lengan, tapi hanya sedikit celupan yang berhasil luruh. Aku melepas gaun yang kotor & meletakkannya di ujung tempat tidur, lalu mengenakan gaunku yang lain.

Aku tersadar aku seperti orang yang sedang kesetanan, bergerak ke sana kemari secepat mungkin agar tidak perlu memikirkan tindakanku tadi. Bahkan, satu-satunya hal yang kuizinkan memasuki benakku adalah; Jose. Aku akan mencari Jose. Seharusnya dia pulang malam ini, & aku akan pergi mencarinya.

Sekarang Jose temanku, satu-satunya temanku, teman yang seharusnya kudatangi untuk mencari ketenangan. Jangan hiraukan hatiku yang sepertinya memanggil nama lain dalam denyut pelan & menyakitkan, jangan hiraukan bahwa aku tahu, di lubuk hatiku, menemui Jose tidak akan pernah menyembuhkan penderitaan yang kualami sendiri. Aku mengabaikan pikiran itu &, saat akhirnya merasakan penampilanku cukup pantas, aku keluar rumah, & mulai menyusuri jalan menuju toko milik keluarga Jose.

Bersambung

1
Supriadi Adi
waalaikum salam
Dini
kk
Dini
semangat berkarya thor👍
Nabila
Keren
Pelangi
Keren👍
Ana
Keren
Ana
Author sulap jadi bidadari😀
Ana
Pasti gara2 kekuasaan nih.
Nanzkii
Keren thor🫶🏻
Nanzkii
Ciuman pertama Amelia diambil Jose😠
Nanzkii
Devan, Amelia rindu😁
Sity aminah aminah
sampai bingung mau komentar apa
Alma KC: Terima kasih sudah berkenan mampir 🙏🥰🌹
total 1 replies
Nabila
Luar biasa
Aulia
Keren banget
Adinda
Luar biasa😍👍🫶
Adinda
Kaburrr💪
Adinda
Menyelamatkan putri asli😍👍
Adinda
Luar biasa
Adinda
Perjalanan ditemani oleh Devan😍🫶
Adinda
Sukses belajarnya Amelia.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!