NovelToon NovelToon
Kasih Di Timur Negeri.

Kasih Di Timur Negeri.

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:993.2k
Nilai: 5
Nama Author: NaraY

Pertemuan tak di sengaja karena sebuah pengkhianatan membuat mereka berdua menikah tanpa proses mengenal dan spontan.

Setiap hari saling bertemu dan bersama menjalani pernikahan dalam bentuk sebuah rasa terselubung.

Tak terbayangkan dua anak manusia yang memiliki sifat dan latar belakang berbeda harus tinggal dalam satu atap.

Pria bersifat seribu kaku, sedingin es dan sekeras baja harus bersanding dengan wanita polos, terkadang sok tau, penakut dan terkadang sedikit ceroboh membuat hari mereka penuh warna dan rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NaraY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Puncak masalah.

Maaf typo soal pangkat. Next Nara perbaiki lagi🙏🙏.

🌹🌹🌹

"Siap.. tidak, Ijin.. saya hanya membantu istri atasan saya..!!"

"Kalau membantu kenapa berduaan di kebun?" Tanya seorang anggota, litting Mayor Najib yang membawa Prada Wahyu dan Fia langsung ke kantor Polisi militer.

"Kamu nggak usah ikut campur. Biar POM saja yang tangani. Lagipula di sekitar Batalyon banyak CCTV. Bisa kita pantau..!!" Kata DanPOM. "Kalau kamu ikut campur, saya akan buatkan BAP juga karena kamu mengganggu" DanPOM memberikan teguran keras.

Litting Mayor Najib tidak bisa berbuat apapun karena pria tersebut adalah seniornya.

...

Fia menggigil kedinginan. Om Wahyu sudah cemas bukan main. "Ijin Komandan.. apa mungkin ada baju kering dan layak di pakai, istri Lettu Zeni sedang hamil"

"Oohh maaf Yu, saya sampai lupa. Saya sibuk mondar-mandir. Iya.. ada nih.. tapi jaket POM. Nggak apa-apa to?" Jawab DanPOM.

"Siap.. yang penting Ibu Zeni tidak kedinginan..!!"

"Nanti saya tinggal dulu ya, laporan ini harus segera selesai agar tidak sampai naik ke pusat." Kata DanPOM.

:

Fia terngiang kata 'perselingkuhan dengan ajudan' hingga kepalanya terasa sakit, ia takut Bang Zeni akan marah padanya. Di dalam ruangan interogasi, Om Wahyu sedang menjawab beberapa pertanyaan sedangkan dirinya tak bisa menjawab apapun saat di beri pertanyaan.

Duduk di bawah lampu sorot dan di pandangi beberapa pasang mata sungguh membuatnya ketakutan.

"Jawab ibu Nafia Zeni Elgash..!!"

"Ijin Dan, tolong jangan menekan istri atasan saya. Beliau sedang hamil muda..!!" Pinta Om Wahyu.

"Oohh.. kamu melindungi wanita ini. Jadi benar donk kamu ada main dengan Ibu Zeni??" Tanya litting Mayor Najib seolah memancing.

Om Wahyu seakan mati akal merasakan pertanyaan yang lebih mengarah pada jebakan. Jika ia salah bicara maka nama baik atasannya akan di pertaruhkan dan Fia akan di permalukan di kalangan Batalyon bahkan si remehkan di kompinya sendiri.

"Ijin.. saya tidak ada hubungan apapun dengan ibu Zeni kecuali hanya profesional kerja antara atasan dan ajudan..!!"

"Baiklah kalau begitu..!!" Tatapan pria itu mengarah tajam pada Fia. "Lalu ibu Zeni.. kenapa anda berpelukan di kebun? Apa dulu juga begitu cara merayu Lettu Zeni?"

Perut Fia seakan di remas dengan kuat. Hatinya terguncang.

"Pertanyaan itu tidak bisa di ajukan sebagai bukti apapun Pak. Apa tidak sebaiknya kita tunggu rekaman CCTV?" jawab Fia mulai memucat.

"Anda sungguh tidak menyesal, Bu Zeni??"

Tak lama DanPOM datang dan duduk di hadapan Fia juga Om Wahyu. Beliau menghela nafas panjang. "Maaf Wahyu, kamu menginap dulu disini dan Ibu Fia boleh pulang ke rumah dengan di awasi petugas.

"Apa salah saja Komandan??" Protes Om Wahyu.

"Disini terlihat kalian melakukan tindakan a****la." DanPOM tak bisa berucap banyak.

"Saya tidak mengkhianati suami saya" suara Fia seakan hilang. Ia begitu syok hingga tak sanggup mengendalikan diri, rasa sakit di tubuhnya kian terasa.

"Yang namanya bocah tetap bocah, tapi kalau bagian goda menggoda jelas ilmunya sudah ada. Laki-laki mana yang tidak tergoda daun muda yang seksi"

"Astagfirullah hal adzim.. Mas Budi.. jangan bicara yang tidak ada sangkut pautnya dengan penyelidikan..!!!!!" Tegur keras DanPOM.

"Siap salah Bang.."

Mata Om Wahyu berkaca-kaca. "Baik jika memang layar itu lebih berkuasa. Hukum saya jika memang komandan meyakini saya bersalah, tapi jangan beri sanksi apapun pada ibu Zeni atau melakukan tindakan apapun sampai atasan saya kembali.. dengan komandan menjatuhkan hukuman pada Ibu Fia.. dengan kata lain Komandan melangkahi Danki saya..!!"

DanPOM terdiam sejenak. Hanya suara hujan lebat memecah kesunyian malam ini beriringan dengan lelehan tangis dari Fia. Terdengar pula dering tanda pesan masuk.

"Om Wahyu.. tolong buka pesan di ponsel saya. Itu tanda Abang menghubungi. Saya nggak kuat bergerak Om, perut saya sakit sekali..!!"

"Ibu baik-baik saja??? Baik Bu, saya buka...!!" Om Wahyu segera membuka pesan suara tersebut.

"Iya Om." Jawab Fia.

⏺️ : Assalamu'alaikum. Selamat malam sayangku. Ada apa sama kamu? Kenapa nggak pernah lagi mau angkat telepon dan pesan Abang. Baik-baik saja kah kamu disana ndhuk? Ini Abang jalan pulang. Abang sudah kangen sekali sama kamu sayang, kangen nengokin si kecil kita juga.

Fia menunduk tak bisa membendung air matanya. Rasa lelah, tumpukan masalah dan tekanan batin yang begitu besar membuatnya sangat tersiksa.

Tak lama berselang, seorang anggota masuk ke dalam ruangan. "Ijin Komandan.. Lettu Zeni tidak bisa di hubungi..!!"

"Oohh.. oke..oke.........."

"Mohon ijin.. di distrik B ada kejadian baku tembak menyerang rombongan Lettu Zeni."

DanPOM kaget bukan main lalu melirik Fia. Benar saja istri Lettu Zeni sudah sebegitu syoknya.

"Suami saya bagaimana?" Tanya Fia dalam kepanikan.

"Ya Allah.. dosa apa Lettu Zeni itu" sambar Mayor Budi memasang wajah sok prihatin.

"A_baang.. Abaaaanngg..!!!!!" Seketika Fia tak bisa merasakan dirinya. Semua terasa hilang, gelap dan melayang.

"Ibuuuu...!!!!!" Om Wahyu kaget sampai menyangga tubuh Fia. Mata Om Wahyu mengarah pada sisi dalam betis Fia yang terdapat lelehan yang tidak biasa ia lihat.

"Ini.. apa Dan?"

DanPOM melirik apa yang di lihat Om Wahyu. "Astagfirullah.. panggil petugas kesehatan..!!"

Om Wahyu pun kemudian menyadari ada tanda bahaya. Ia pun membopong Fia.

***

Bang Zeni mengatur nafasnya. Tak ada korban jiwa, hanya satu saja anggotanya tertembak pada kaki. Malam ini perasaannya begitu tidak enak, ada rasa sakit dalam lubuk hatinya yang tidak pernah ia pahami.

"Kamu nggak apa-apa Tung?" Bang Zeni menanyai anggotanya. Serda Untung.

"Siaap.. baik-baik saja Dan.. sesuai dengan nama saya.. saya selalu beruntung" jawab Serda Untung. "Bagaimana dengan Danki?" Om Untung melihat Bang Zeni terus memegangi dadanya yang tertutup rompi anti peluru. Dankinya itu pun tadi ikut turun tangan memberondong lawan.

"Amaan..!!"

Tapi malam itu jelas tak begitu terlihat apapun dengan jelas karena minimnya pencahayaan.

"Sabar ya, nanti kita ke rumah sakit dulu menangani kakimu..!! Yang kuat kamu.. istrimu mau melahirkan..!!" Ucap Bang Zeni menyemangati pria yang juga akan naik pangkat berbarengan dengannya dua bulan lagi.

...

Truk rombongan Bang Zeni sudah masuk area rumah sakit.

"Tolong bantu Untung dulu..!!" Perintah Bang Zeni.

Para anggota pun membantu Serda Untung. Kebetulan saat itu Bang Felix turun dan berniat ikut membantu tapi tiba-tiba ada cairan menetes di pipinya beriringan dengan ambruknya Bang Zeni yang berlutut menyangga tubuhnya dan berpegangan pada kursi truk.

"Astagfirullah.. Abang..!! Abang kena tembak??????" Pekik Bang Felix terkejut setengah mati.

"Huusstt.. jangan membuat situasi panik. Anggotamu sudah lelah." Kata Bang Zeni menenangkan juniornya.

"Tapi nggak begini caranya Abaaang..!!" Baru kali ini seorang Danton berani membentak Dankinya. "Kalian tolong bantu saya.. Danki tertembak..!!" Perintah Bang Felix pada anak buahnya.

"Ya Tuhan.. Dankiii..!!" Para anggota pun membantu Bang Zeni.

Sesaat setelah turun dari truk. Pandangan mata Bang Zeni melihat brankar yang sedang di dorong. Ia merasa bagai mimpi, tapi saat melihat Prada Wahyu di belakangnya.. ia pun percaya pada penglihatannya. Bang Zeni berontak dan berlari menghampiri Om Wahyu tak peduli akan rasa sakitnya.

"Ya Allah Fiaaa..!!!!!!!" Hatinya suami mana tak terpukul hingga hancur berkeping melihat sang istri lemah tak berdaya di atas brankar. "Ada apa ini Wahyuuuu????????" Bang Zeni mengguncang kedua lengan Om Wahyu. Wajahnya memendam rasa marah tak terlukiskan.

"Siap salah Dan.. Ibu........."

Bang Zeni mengangkat kerah seragam Om Wahyu dengan kasar. "Katakan.. atau nyawamu sebagai gantinya..!!!!!!!" Ancaman keras seorang Danki Kompi penyerang.

.

.

.

.

1
Raudah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/asli bikin ngakak cerita ini
Nelly Indah
karya kak Nara selalu mantap alur ceritanya 👍😍
Nabil Az Zahra
teka teki untuk rakit, tp aku ikutan mikir🤣🤣🤣
Nabil Az Zahra
si fia gak bljar dri pngalaman, bukankah zeni pernah bilang jngan mau di tindas? gak ingat kah? lgian orang bermasalah knp punya pangkat seh?
Nabil Az Zahra
sekalian pakein fia APBD bang, 🤣🤣
Nabil Az Zahra
udah sih thoorrr,, aku msih nangis aja ampe bab ini. gak kasian ma aku kah? aku malu di liatin pak suami nangisin novel, 😭😭😭😭😭😭😁
Nabil Az Zahra
mimpi khan thor? mimpi lah ya, msa sllu gtu sih? istrinya jd istri yg lain?
Nabil Az Zahra
jangan di bikin hamil dulu zen, masih trauma itu fianya, biarkan mentalnya kmbali dulu
Nabil Az Zahra
🤣🤣🤣itu pikir ku waktu jaman awal SD, salaman ma cowok tkut hamil🤣
Nabil Az Zahra
katanya anak jalanan, msa gak tau gtuan sih? pdhal rta" ank jalanan bnyak tau
Nabil Az Zahra
slh sendiri, ngmg ma anak polos pke kode, mna ngerti baaanggg? 😔
Nabil Az Zahra
jebol ya tinggal jebol lah, paling banjir😂😂
Naja Naja nurdin
maafkan bang rakit ya bang Ari a
Naja Naja nurdin
aq pada mu bang rakit.lope lope deh
Naja Naja nurdin
aq mau juga di rayu giniiiii
Rahma Lia
Luar biasa
💦tiatiandra💦
woi.... rumahmu urusin dulu🤭
💦tiatiandra💦
Luar biasa
💦tiatiandra💦
ya Allah kemana aja aku selama ini... ada Author keren kok baru tau...
NaraY_Kamanatha: Hai Kak Tiatiandra. Salam kenal dari Nara. Semoga betah ya kak🥰😘
total 1 replies
Siti Nina
ya,,,ampun kocak abis bikin ngakak bacanya 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!