NovelToon NovelToon
My Teacher Is My Love

My Teacher Is My Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.4
Nama Author: ~senjaku~

Azallea Amaira Alardo

Gadis cantik yang sering disapa Ara itu harus menerima rumitnya kehidupan dan kenyataan pahit yang ia jalani. Berulang kali ia merasakan kejamnya kehidupan. Menangisi setiap kejadian yang menimpa dirinya. Hingga ia bertemu seorang pria tampan yang tak lain adalah guru baru dikelasnya. Pria tampan yang datang dari masa lalu dan membantu ia mengingat lagi semua memori yang indah. Mengubah hari harinya lebih berharga dan berwarna.



Laurensius Riko Zafano

Pria tampan yang hadir dalam kehidupan Ara. Memberikan warna keindahan dalam kehidupannya.

.
.
.
.

Bagaimana kisahnya? Bagaimana kelanjutannya? Akankah dia bersama dengan pria tampan dari masa lalunya? Akankah semua akan berakhir tanpa adanya kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ~senjaku~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

“Leoooo” teriak pria itu

Leo menoleh saat mendengar mendengar namanya di panggil. Dan alangkah terkejutnya dia saat melihat Ara memukuli atasannya dengan sapu dengan tampilannya yang acak-acakan. Astaga.

Leo segera berlari menghampiri mereka. Menarik sapu dalam genggaman Ara dan melemparnya jauh. Leo pun segera membantu pria itu berdiri.

Ara tercengang menatap Leo yang kini malah membantu pencuri itu berdiri.

”Apa pak Leo mulai gak warah?” batinnya.

“Ara segera kamu minta maaf pada tuan Alex. Bagaimana bisa kamu tidak mengenali pemilik cafe ini? Dan malah memukulnya dengan sapu. Astaga” omel Leo.

“Sudah cepat bantu aku ke ruanganku. Aaarggghh rasanya tubuhku remuk karna keahlian karyawanmu dalam memukuli orang” sindir pria itu yang tidak lain ternyata pemilik cafe.

Leo pun memapah Tn. Alex ke ruangannya meninggalkan Ara yang terpaku di tempat. Ia terlihat syok dengan apa yang baru saja ia lakukan. Rasanya ia ingin tenggelam saja di samudra sana.

Ayu yang baru saja datang dengan kantung plastik ditangannya. Ayu berjalan mendekati Ara yang terlihat melamun.

Ayu menautkan kedua alisnya melihat penampilan Ara yang acak-acakan.

“Kamu sudah bangun Ra? Gimana udah enakan? Pipi kamu udah gak sakit lagi?” ucap Ayu menatap Ara sekilas.

“Itu mbak baru beli cilok didepan tadi disuruh pak Alex, katanya buat kita semua. Tadi mbak tanya Letha kamu suka pedes apa enggak ternyata suka. Oh iya pak Alex kemana? Tadi dia yang nunggu kasir” tambah Ayu sambil menaruh kantung plastik tadi di atas meja belakang kasir yang terhalang skat kayu, tempat karyawan bersantai sejenak.

Ayu menatap Ara yang tidak menjawab perkataannya sedari tadi dan malah melamun. Ayu mendekat menepuk bahu Ara pelan dan itu cukup membuat Ara tersadar dari lamunannya.

“M mbak A ayu” ucap Ara terbata.

“Kamu kenapa Ra? Ada apa? Bilang sama mbak” balas Ayu khawatir.

“Aaaa mbak Ayu aku dalam masalah besar dan pasti... pasti aku bakal... bakal dipecat mbak. Gimana ini mbak?” rengek Ara memegang erat kedua tangan Ayu.

“Emang kamu tadi ngapain? Gara-gara ketiduran? Tenang Ara kamu gak akan sampai di pecat” kata Ayu menenangkan.

“Bu bukan itu mbak” lirih Ara menunduk sedih.

“Trus apa?” tanya Ayu mengusap lengan Ara.

“Ta tadi aku mukul pak A Alex mbak. Tapi aku gak sengaja mbak beneran. Tadi tuh aku kira dia pencuri karna aku gak lihat mbak Ayu di sini tadi. Trus aku ambil sapu bu buat mukul pak Alex mbak” lirih Ara di akhir kalimat.

Sekarang ia benar benar merasa takut. Bagaimana kalo ia dipecat di hari pertama ia kerja? pikirnya.

“Sudah kamu yang tenang ya” ucap Ayu menenangkan.

“Tapi mbak pak Alex pasti marah besar mbak” ucap Ara dengan mata berlinang.

Ia benar-benar merasa takut kehilangan pekerjaan yang baru ia dapatkan. Ara juga takut bila Letha terbawa masalah ini.

Ayu tidak bisa menjamin Ara akan terbebaskan dari masalah ini dengan mudah, yang bisa ia lakukan adalah menenangkan Ara.

“Ara” panggil Leo yang baru saja kembali.

“I iya pak” gugup Ara.

Ia masih terkejut saat Leo memanggilnya barusan.

“Kamu dipanggil pak Alex ke ruangannya sekarang” ucap Leo melirik Ara tajam.

Ara masih terdiam memainkan jari tangannya. Ara masih berkutat dengan pikirannnya. Apa yang harus ia jelaskan nanti? Apa Ara akan dituntut? Pikirannya sangat kacau sekarang, untuk berpikir positif ia tidak bisa.

“Ara” teriak Leo menyadarkan Ara dari lamunannya.

“Baik” jawab Ara berlari menaiki tangga menuju ruang atasannya.

Ayu terdiam menatap kepergian Ara. Ayu mengalihkan perhatiannya pada Leo.

“Apa Ara akan di pecat karna kecerobohannya tadi?” tanya Ayu penasaran.

“Entahlah” jawab Leo mengangkat bahu acuh.

“Ck dasar menyebalkan” gumam Ayu beranjak pergi membantu Letha yang kesusahan mengangkat piring kotor dari kejauhan.

“Kenapa jadi dia yang kesal? Sekarang tanggal berapa sih emang?” gumam Leo membuka ponsel melihat kalender hari ini.

“Ck ternyata jadwalnya tinggal dua hari lagi pantesan” gerutu Leo berdiri di balik meja kasir.

🔥🔥🔥🔥

1
Wardani Lestari
Luar biasa
dewi
mkasih ceritany, menghibur banget.
dewi
penasaran euy
Ainun Nuhria Hro
loh yang bodoh tua bangke
kavena ayunda
kasian nya ara bkin bersatu ma alex aja lah kasian
Siti Magfiroh
ahahaa.. papa fino belum tau aja klo abangnya ara org kaya.. wkwkwk
habis luu.. menyesal belakangan pak..🤭
Melki
akhirnya selesai juga bacanya.....
kalau boleh kasih saran bikin cerita tentang anak" mereka.
kayaknya seru dech.....
jusia ernita
🤨
sakura
..
Melki
kelihatanya menarik.....
Desi Maharani
alur cerita ny krg pas
Ummikhusnul
bagus
Raden Ajeng Safitri
melerekan🤭🤭🤭🤭
Mahmudah Mahmudah178
axlek bapak ya Ara apa kakak ya ara
Delis Lisnawati
Luar biasa
Nengah devy
Kecewa
Vina Eka Wahyuni
bikin aku ikut sedih
Vina Eka Wahyuni
😭😭😭
Vina Eka Wahyuni
q smpek mewek bacanya👍😭
ĐviŹlfkr
kakak nya ara deh kek nya yg kirim pesan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!