Alea Abraham adalah seorang janda berumur 27 tahun. Setelah bercerai dia memutuskan untuk pergi dari kota itu dan menjadi seorang guru di sebuah SMA. Akan tetapi dia harus menghadapi kejahilan dan perhatian murid nya yang bernama Steven Austin.
Steven Austin adalah remaja berumur 18 tahun. Anak dari pemilik perusahaan terbesar di salah satu bagian negara Amerika Serikat. Tetapi sikap nya selalu membuat onar dan kerusuhan. Kenakalan remaja yang seperti pada umum nya. Hingga semua nilai pelajaran nya tidak pernah bagus.
Alea sebagai wali kelas tentu menginginkan yang terbaik untuk murid nya. Apalagi seorang pewaris terkenal seperti steven. Hingga dia memutuskan untuk memberikan les Privat sehabis pulang sekolah karena menurut alea steven punya otak yang cerdas.
Hingga lama2 karena sering bersama menumbuhkan benih2 cinta diantara guru dan murid itu. Perhatian dan ketulusan Steven bisa membuat Alea jatuh cinta lagi. Akankah cinta mereka bisa bersatu dengan kendala usia yang terpaut jauh dan status sosial yang sangat berbeda?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan saudara kandung
Happy Reading 😊
Seorang pria paruh baya berusai 75 tahun, dengan tangan yang sudah keriput memandang album foto yang dimana ada seorang wanita cantik yang menggendong seorang bayi mungil sedang tersenyum.
Dan disamping nya adalah pria berdiri sambil memeluk wanita itu, lalu dibaliknya album itu lagi dan menampilkan foto seorang wanita lain bersama gadis kecil berusia 10 tahun dan bersama pria yang sama itu menggendong gadis kecil lain yang masih berusia 5 tahun.
Sang pria memakai setelan jas dan celana panjang dan terselip bunga di sakunya, dan sang wanita memakai gaun pengantin yang sangat indah.
Pria paruh baya itu tersenyum sambil menyeka airmata yang terus mengalir. Ya dia Adalah Albert Benectid. Foto pertama adalah dirinya dan sang istri Mamanya Carrol bernama Ella saat baru saja melahirkan.
Dan foto yang kedua adalah foto pernikahan dirinya dengan Mamanya Rebeca. Albert menikahi janda satu anak setelah 8 tahun menduda karena ditinggal mati oleh istri pertamanya.
Rebeca dan Carrol menjadi sangat dekat meskipun mereka hanya saudara sambung, Carrol sangat menyayangi Rebeca meskioun tidak ada hubungan darah diantara mereka.
Albert pada waktu itu menikahi Mama Rebeca yang tidak lain adalah Asisten rumah tangganya karena Mama Rebeca ditinggal suaminya pergi dengan meninggalkan anak perempuan cantik. Apalagi Carrol putrinya sangat dekat dengan Rebeca dan Mamanya.
Mama Rebeca bernama Angelica sudah sangat menyayangi Carrol seperti putrinya sendiri. Dia juga mau dipersunting Majikannya karena tidak mau meninggalkan Carrol, apalagi dia mengidap penyakit mematikan pada waktu itu.
Angelica menginginkan Rebeca kecil bisa hidup dengan layak apabila dia menikah dengan majikannya Albert Benectid.
Dan dia bisa meninggalkan putrinya dengan tenang apabila tuhan telah mencabut nyawanya.
Sebelum kejadian itu keluarga itupun hidup bahagia, semuanya saling menyayangi. Meski banyak pembantu yang lain iri karena Tuan mereka menikahi salah satu dari mereka seorang pembantu, tapi itu tidak membuat Angelica bersedih.
Dengan kasih sayang tulus merawat putri kandung dan putri sambungnya, Albert juga sangat menyayangi Rebeca layaknya anak kandungnya sendiri.
Albert menangis mendekap Album yang dipenuhi kenangan oleh orang-orang yang sangat dia cintai.
"Carrol, maafkan Daddy nak, karena keegoisan Daddy kamu pergi meninggalkan Daddy dan Rebeca menemui Momy Ella dan Mama Angelica. Ella, Angel maafkan aku yang tidak bisa menjaga putri kita bersama," Albert menahan kesedihan bertahun-tahun setelah mendengar kabar bahwa Carrol telah meninggal dengan cara tragis bersama suami dan kedua anaknya.
"Maaf tuan Albert, sudah saatnya anda minum obat dan beristirahat." ucap kepala Dokter yang mengurusi pria yang sudah tua itu.
"Baiklah dokter, tolong panggilkan Samuel dulu" ujar Albert.
Dokter itu menunduk sebentar kemudian dia memanggil Samuel yang tidak lain adalah Asisten yang sangat setia kepadanya.
Usia Samuel terpaut 10 tahun dari Carrol putrinya. Albert sudah menganggap Samuel seperti saudaranya sendiri.
"Ada apa tuan Albert?" Ucap Samuel yang sudah ada disamping Albert.
"Sam, aku ingin mengunjungi makam istri-istriku dan putriku," jawab Albert.
"Baiklah tuan, besok saya akan mempersiapkan semuanya," jawab Samuel
"Tolong pesankan bunga mawar putih kesukaan Ella dan bunga Lily kesukaan Angelica,"
"Baik tuan, saya akan siapkan semuanya," jawab Samuel.
"Aku sangat merindukan Rebeca juga, bagaimana kabar cucuku Steven?" tanya Albert
"Tuan muda Steven sedang berada di Indonesia tuan. Dia bersama dengan sahabat perempuan nya," jawab Samuel.
"Dasar bocah nakal," Albert tersenyum mengingat kelakuan Cucu semata wayangnya itu.
"Sebaiknya tuan besar cepat minum obat dan beristirahat, karena besok kita akan pergi kemakam," Samuel mendorong kursi roda dan masuk kedalam kamar yang sungguh luas.
Didalam kamar itu ada berbagai macam foto-foto keluarga mereka yang tergantung didinding.
Yang paling besar dan berada ditengah adalah foto pernikahan nya bersama Ella, dan diujung dinding sebrang ada foto pernikahan dengan Angelica denga frame yang sedikit kecil.
Sebenarnya Albert menikahi Angelica adalah karena wasiat dari mendiang istri pertama nya sebelum meninggal karena kanker payudara, karena menurut Ella, Angel adalah wanita yang baik dan tulus menyayangi Carrol dan bisa menjaga putri mereka.
Saat itu Angelica belum menikah, tapi setelah menikah dengan kekasihnya dan mempunyai putri cantik, Angelica dicampakan oleh suami nya. Maka dari itu Albert berusaha menolongnya dengan mempersunting pembantunya itu.
Dan mengabulkan keinginan terakhir istri nya. Dengan seiring waktu Albert dan Angelica pun saling mencintai, dan membesarkan putri-putri mereka bersama.
Tapi kesedihan Albert terjadi lagi, setelah mengetahui bahwa Angelica mengidap tumor ganas, dan meninggal pada waktu Rebeca berusia 10 tahun.
Setelah kejadian-kejadian suram dihidupnya, Albert berusaha membesarkan putri-putrinya dengan sangat baik.
Tapi setelah Carrol berusia 20tahun, putri kandungnya itu telah membuat kecewa sehingga meninggalkannya.
Sungguh tidak pernah terbayangkan dalam hidup Albert yang dipenuhi gelimang harta namun tidak bisa menjadikan hidupnya bahagia.
Hanya kesepian yang selalu menemaninya disetiap malam.
Bersambung ....
Udah kebongkarkan siapa Carrol dan siapa Rebeca. Mereka memang saudara tapi bukan saudara kandung, karena tidak ada ikatan darah diantara mereka.
Kan Author mau buat bingung dan geram para Reader dulu 🙈🙈 maafkan aku yang tidak sempurna ini😍😍 dan sebenarnya author masih galau karena belum bisa membalas komentar kalian. Terima kasih untuk yang aetia mendukung Author sampai episode ini.😘😘🤧🤧🤧