NovelToon NovelToon
Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Permaisuri Genius Mengguncang Istana.

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Bagaimana jadinya jika seorang dokter bedah dan ahli toksikologi jenius dari abad ke-21 bertransmigrasi ke tubuh seorang Permaisuri yang lemah dan dibuang?

Anran, seorang dokter genius masa depan, tewas dalam insiden laboratorium dan terbangun di tubuh Permaisuri Kerajaan Great Yan. Tak hanya dibuang ke Istana Dingin karena fitnah kejam, tubuh Permaisuri ini juga diracuni secara perlahan oleh musuh-musuhnya di istana belakang.

Permaisuri lama yang penakut dan mudah menangis telah lenyap. Kini, Anran bangkit membawa kecerdasan medis modern, keahlian racun yang mematikan, dan keberanian tanpa batas!

Satu per satu racun dibongkar, fitnah selir licik dipatahkan, dan intrik politik kerajaan dihancurkan. Seluruh istana dibuat gempar oleh perubahan drastis sang Permaisuri yang kini anggun, cerdas, dan tidak bisa diintimidasi oleh siapa pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 31

... dan selama kau tumbuh menjadi sosok yang bijaksana serta berani, kedamaian negeri ini tidak akan pernah padam, Yuan'er."

"Hamba berjanji akan belajar dengan sangat tekun!" seru pangeran cilik itu penuh semangat seraya mengepalkan tangan kecilnya yang mungil. "Hamba akan mempelajari seluruh taktik perang dan seni pedang dari Ayah Baginda, serta ilmu toksikologi dan penawar medis dari Ibu Permaisuri. Dengan begitu, tidak akan ada satu pun musuh yang sanggup merusak negeri kita, dan tidak ada satu pun penyakit yang sanggup menyakiti rakyat Kerajaan Great Yan!"

Anran dan Kaisar Tian saling bertukar pandang, mengulas senyum hangat yang dipenuhi rasa haru dan kebanggaan sejati. Suasana di selasar kayu jati Istana Fengyi terasa begitu tenang, diiringi keharuman Bunga Krisan dan teratai yang berembus perlahan membelai gaun kebesaran merah keemasan milik Anran. Bagi Anran, yang pernah melintasi lorong waktu dari dunia modern abad ke-21 menuju lingkungan istana kuno yang dingin dan beracun, momen kehangatan keluarga ini adalah pencapaian terbesar yang tak ternilai harganya.

Seiring berjalannya waktu, janji manis sang pangeran cilik terbukti bukan sekadar bualan belaka. Di bawah naungan kepemimpinan Kaisar Tian yang tegas dan otoritas Permaisuri Anran yang bijaksana, Kerajaan Great Yan memasuki Zaman Keemasan yang paling gilang-gemilang sepanjang sejarah kekaisaran.

Di bidang kesehatan dan ilmu pengetahuan, Anran membawa revolusi besar-besaran melalui Balai Pengobatan Kerajaan. Ia tidak hanya menyempurnakan kurikulum medis dan metode sterilisasi alat bedah, tetapi juga meruntuhkan tembok tradisi kuno dengan membuka pintu bagi para wanita untuk menuntut ilmu kedokteran secara resmi. Ratusan tabib wanita dan ahli farmasi muda lahir dari bimbingannya. Mereka disebar ke seluruh pelosok provinsi—dari desa perbatasan di utara hingga lembah terpencil di selatan—untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis, memberantas penyakit endemik, serta memastikan bahwa obat-obatan berkualitas tidak lagi menjadi barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan istana.

Rakyat di seantero negeri memuja Permaisuri Anran bukan hanya sebagai sosok berkedudukan tinggi di samping Tahta Naga, melainkan sebagai "Ibu Agung Penyembuh" yang berjiwa pengasih namun berwibawa tinggi. Setiap kali karavan medis dari ibu kota melintasi desa-desa, ribuan warga berbaris di tepi jalan seraya menunduk hormat dan memanjatkan doa kebaikan untuk kesehatan sang Permaisuri Agung.

Sementara itu di dalam lingkungan istana belakang, tidak ada lagi persekongkolan kotor, racun tersembunyi, atau persaingan antar-selir yang merusak stabilitas negara. Faksi-faksi bangsawan serakah dan menteri bermuka dua telah dibersihkan sepenuhnya. Siapa pun yang mencoba bermain api dengan konspirasi kotor akan segera menyadari bahwa mata-mata Skuadron Naga Hitam di bawah komando langsung Anran sanggup mencium kejahatan mereka sebelum niat busuk itu sempat diwujudkan.

Dua Puluh Tahun Kemudian...

Suatu malam di puncak Menara Bintang yang menjulang tinggi di atas Istana Fengyi, ribuan lampion emas diterbangkan ke angkasa memperingati Hari Perayaan Kedamaian Kerajaan. Cahaya keemasan lampion-lampion itu memantul di atas atap genteng pualam ibu kota, menciptakan pemandangan spektakuler bagaikan samudra bintang di atas bumi.

Kaisar Tian berdiri tegap di tepi pembatas batu menara, membalut jubah kebesaran naga hitam bersepuh benang emas. Di sampingnya, Anran berdiri anggun dengan gaun sutra feniks merah-emas yang melambai lembut diterpa angin malam. Meski bertahun-tahun telah berlalu, kecantikan, ketenangan, dan kecerdasan Anran tidak pernah pudar sedikit pun; justru kian memancarkan aura kejayaan yang tak tertandingi.

Dari arah koridor bawah, derap langkah kaki tegap terdengar mendekat. Pangeran Yuan'er—yang kini telah tumbuh menjadi seorang pemuda tampan, gagah, dan bijaksana berzirah perak—melangkah maju seraya membungkuk hormat.

"Ayah Baginda, Ibu Permaisuri," ujar Pangeran Yuan'er dengan suara tegap dan percaya diri. "Seluruh utusan dari empat kerajaan tetangga telah menyerahkan surat ikrar perdamaian abadi. Tidak ada lagi ancaman peperangan di garis batas, dan rakyat di seluruh penjuru negeri sedang bersuka cita merayakan pesta panen raya."

Kaisar Tian mengangguk bangga, menepuk pundak kekar putranya. "Kau telah menjalankan tugasmu dengan sangat gemilang, Yuan'er. Negeri ini aman di tangan calon penguasa seperti dirimu."

Setelah Pangeran Yuan'er pamit mundur untuk memimpin pengawasan pesta di ibu kota, Kaisar Tian memutarkan tubuhnya sepenuhnya menghadapi Anran. Sang kaisar meraih kedua tangan halus Anran, menggenggamnya rapat dalam kehangatan jemarinya.

"Anran," bisik Kaisar Tian dengan suara bariton yang sarat akan kasih sayang mutlak. "Puluhan tahun telah berlalu sejak kau pertama kali membuka mata dan menggagalkan racun di istana ini. Hingga detik ini, melihatmu berdiri di sisiku tetap menjadi

1
Murni Dewita
👣
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
nah kan, sekalian aja itu si kaisar meninggoy mendadak
✩̣̣̣̣̣ͯ┄•͙elle◥
kaisar pikun yg kebanyakan selir sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!