NovelToon NovelToon
Terlambat, Mas! Aku Sudah Mati Rasa

Terlambat, Mas! Aku Sudah Mati Rasa

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Yoselin berharap jika Edward akan mencintainya setelah pernikahan mereka berjalan selama dua tahun, tetapi sore itu Yoselin sadar sesuatu jika sampai kapanpun Edward tidak akan pernah meliriknya sedikitpun.

Sebuah pemandangan menyakitkan tertangkap mata Yoselin, Yoselin melihat Edward dan mantan kekasihnya Angela tengah berciuman diparkiran restoran, sejak saat itu juga hati Yoselin hancur, rasa percaya dirinya runtuh, saat itu juga Yoselin melepaskan Edward. Yoselin menyerah, disaat Yoselin mulai sibuk dengan dunianya, Edward merasa kehilangan, Edward mencoba memperbaiki tetapi dia sudah telat.

Di lain sisi seorang CEO bernama Javier Vernand Romero sangat tertarik dengan Yoselin, dia mengagumi Yoselin dari setiap sisi, Javier bertekad dalam hati jika dia akan memiliki Yoselin seutuhnya, tidak peduli Yoselin sudah menikah atau tidak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu Milikku Yoselin!

Perlahan, kelopak mata Yoselin terbuka. Kesadarannya terkumpul secara bertahap, menggantikan kantuk berat yang menyelimutinya selama beberapa jam terakhir. Namun, kepanikannya seketika mencuat saat mendapati sepasang mata abu-abu milik Javier sedang menatapnya begitu intens dari kursi pengemudi.

​Javier bergeming di tempatnya, menatap Yoselin dalam keheningan kabin yang menyergap.

​Yoselin refleks menelan ludah, buru-buru membetulkan posisi duduknya agar tegak. Saat menggerakkan tubuhnya, ia terkejut merasakan selembar kain tebal jatuh dari bahunya. Itu adalah jas tuksedo hitam milik Javier yang sengaja diselimutkan ke tubuhnya.

​"P-Pak Vernand..." panggil Yoselin canggung. Ia merapikan anak rambutnya yang sedikit berantakan.

"Saya... saya minta maaf sebesar-besarnya. Saya benar-benar tidak sengaja ketiduran di mobil Bapak."

​Javier tidak langsung menjawab. Pria itu hanya menatap wajah Yoselin tanpa kedipan sedikit pun. Tatapan yang begitu tajam, dalam, dan sulit diartikan membuat Yoselin merasa makin tidak nyaman dan salah tingkah.

​Guna mengalihkan kecanggungannya, Yoselin bergegas merogoh tas dan mengambil ponselnya. Begitu layar benda pipih itu menyala, matanya melotot lebar.

​"Pukul dua malam?!" pekik Yoselin kaget.

​Pikirannya langsung kalut. Ia sudah menghabiskan waktu berjam-jam tertidur di dalam mobil CEO ini. Yoselin menatap Javier dengan raut wajah panik.

​"Pak Vernand, maafkan saya, saya harus segera pulang sekarang," ucap Yoselin penuh kecemasan.

"Bisakah Bapak menurunkan saya di tempat taksi atau—"

​Javier menghela napas panjang, memotong ucapan Yoselin tanpa bersuara. Raut wajah tampannya berubah sangat dingin dan kaku. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, tangan Javier bergerak menekan tombol engine start. Mesin mobil sports itu meraung pelan sebelum melaju membelah jalanan kota yang lengang.

​Yoselin terdiam di kursi penumpang, menggenggam erat jas milik Javier di pangkuannya. Ia memperhatikan rute jalan yang diambil oleh Javier. Dahi Yoselin bertaut heran saat menyadari mobil mewah itu bergerak tepat menuju kawasan perumahan elit tempat tinggalnya.

"​Bagaimana bisa Pak Javier tahu alamat rumahku?" batin Yoselin heran.

​Namun, Yoselin segera menepis kecuriaannya. Ia menduga Javier mungkin telah menanyakan alamatnya pada sopir pribadi yang menjemputnya di rumah sore tadi.

​Sepanjang perjalanan, atmosfer di dalam mobil terasa begitu mencekam. Javier menutup rapat mulutnya, hanya fokus menatap lurus ke depan dengan raut wajah yang keras dan tidak bersahabat. Sikap dingin sang CEO membuat Yoselin enggan membuka suara lebih jauh.

​Sekitar lima belas menit berlalu, mobil sports milik Javier akhirnya berhenti tepat di depan gerbang tinggi kediaman Galvano.

​Yoselin menarik napas dalam-dalam, berusaha mencairkan kebekuan di antara mereka. Ia melipat jas hitam milik Javier dengan rapi, lalu meletakkannya di antara kursi mereka.

​"Pak Vernand..." panggil Yoselin pelan dan tulus.

"Terima kasih banyak atas kebaikan Bapak malam ini. Mulai dari gaun indah ini, tumpangan pulang, hingga jas Bapak yang dipinjamkan pada saya."

​Javier masih bergeming, enggan memalingkan wajahnya menatap Yoselin. Jemarinya mencengkeram lingkar kemudi hingga buku-buku jarinya memutih.

​Yoselin menundukkan kepalanya sedikit. "Saya juga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah merusak acara pesta perusahaan V. Corp malam ini. Saya bertindak sangat tidak profesional sebagai pendamping Bapak."

​Hening kembali menyelimuti kabin selama beberapa detik. Javier tidak membalas ucapan maaf itu dengan kata-kata. Pria angkuh itu hanya memberikan anggukan kepala yang sangat singkat dan dingin, seolah menuntut Yoselin untuk segera keluar dari mobilnya.

​Yoselin tersenyum tipis, memahami isyarat tersebut. "Kalau begitu, saya permisi dulu, Pak. Selamat malam."

​Yoselin membuka pintu mobil dan melangkah keluar. Ia merapikan gaun rose gold-nya sejenak, lalu berjalan anggun memasuki pintu gerbang rumah besar yang tampak sunyi itu.

​Dari balik kaca mobil yang gelap, mata abu-abu Javier mengawal setiap detail langkah Yoselin. Tatapannya tertuju pada punggung mungil itu hingga sosok Yoselin benar-benar hilang di balik pintu utama rumah Galvano.

​Brak!

​Javier memukul lingkar kemudi mobilnya dengan keras, menyalurkan gemuruh amarah yang sejak tadi ia tahan di dada. Urat-urat di lehernya menegang, dan napasnya memburu kasar.

​"Sialan!" umpat Javier tajam, suaranya memenuhi kabin mobil yang sunyi.

​Rasa panas yang teramat sangat membakar hatinya. Ada perasaan cemburu yang luar biasa dahsyat saat ia harus menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri wanita yang dicintainya masuk ke dalam rumah yang sama dengan pria yang tak lain suaminya sendiri, Edward Galvano.

​Javier menyandarkan kepalanya pada kursi pengemudi, memejamkan mata rapat-rapat seraya memegang dadanya yang terasa sesak.

​"Kenapa harus rumah itu, Yoselin?" bisik Javier dengan nada suara yang amat dingin namun penuh penekanan.

"Kenapa kamu harus kembali pada pria brengsek yang tidak pernah menghargaimu?"

​Mengingat fakta bahwa Yoselin akan tidur di bawah atap yang sama dengan Edward malam ini membuat rasa kepemilikan Javier kian liar. Pria yang biasanya selalu tenang dan rasional itu kini benar-benar dikuasai oleh obsesi dan kecemburuan.

​Javier membuka matanya kembali. Manik abu-abunya berkilat tajam memantulkan bayangan rumah besar di hadapannya.

​"Lihat saja, Yoselin..." gumam Javier penuh tekad yang tak tergoyahkan.

"Aku tidak akan biarkan kamu berada di rumah itu terlalu lama. Kamu akan menjadi milikku."

​Dengan gerakan kasar, Javier menancap gas dalam-dalam. Mobil mewahnya melaju kencang meninggalkan kediaman Galvano, menyisakan deru mesin yang membelah keheningan malam.

Bersambung...

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
falea sezi
mampus lu daniel
falea sezi
Daniel Daniel oon🤣
Sribundanya Gifran
lanjut
Luna
ingat jika ada orang yg belum selesai dengan masa lalu nya jangan coba coba jadi pahlawan yg ada kamu cuma dianggap sekedar ada,,, apalagi kalo keduanya masih sama sama cinta ,jadi GK usah seperti korban drama,GK perlu nunggu 2 tahun ,5 bulan menikah kalo masih tak Sudi melihat mending pergi,
Luna
kenapa kamu mau yg menjadi pahlawan padahal sudah jelas dari awal,,,kamu berharap bisa dicintai,disini kamu bukan korban kamu sendiri yg cari penyakit, untuk apa mengobati luka orang lain tapi kamu sendiri tak ada yg ngobatin ,,,
Halimatun Saadiah
lanjut
Ruryn Amanda
ayo lanjut Thor,,😄
Ruryn Amanda
🤣🤣🤣dasar laki2 manipulatif,,licik,,penuh akal bulus tp q suka,,,,🤭
Ruryn Amanda
🤣🤣javierrr gue bius yaaaa,,,,
Ruryn Amanda
ayo Javier,,hancurkan si ed itu,,pebinor yg kudukung,,🤭
It's me Ri🥕: No no yaa🤣
total 1 replies
falea sezi
lanjut🤭
Sribundanya Gifran
lanjutthor
merry yuliana
crazy up yq kak💪💪💪🙏🙏🙏😍😍😍
Potatoes 🥔
Cerai ajalah🥺
Potatoes 🥔
Kurangajar emang Edward!
Sribundanya Gifran
lanjut
Mia Camelia
makin membara nih javier🤭
Gustinur Arofah
ceraikan Thor, terus kasih liat Edward klo angela tidak sebaik yg dia kira. biar menyesalnya double😁
hayasna
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!