NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:334
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 31

Siang ini ludwighe memutuskan pulang ke rumah untuk makan siang .

sesampainya di rumah Bella menyambutnya dengan senyuman manis gadis itu ,rasa lelah ludwighe langsung hilang seketika saat melihat senyuman Bella.

" Bella udah masakin makanan kesukaan mas loh " ucap Bella sembari berjalan di sisi suaminya itu.

" ohh ya " balas ludwighe yang di jawab anggukan kepala oleh Bella.

mereka pun sampai di meja makan.

" wah benar ini mah makanan kesukaan aku semua " timpal ludwighe dengan binar di matanya.

Bella terkekeh saat melihat ekspresi di wajah suaminya itu.

selanjutnya mereka pun makan dengan hening hanya suara dentingan sendok yang terdengar.

Setelah selesai makan ludwighe pergi ke ruang tamu untuk duduk sebentar dan bersantai sebelum nanti ia akan kembali ke kantor.

tak lama kemudian Bella datang menghampiri ludwighe dan duduk di sebelah suaminya itu.

" mas ,nanti ke kantor lagi " tanya Bella

" hmm iya , soalnya masih ada rapat siang ini " balas ludwighe.

" ohh iya Sintia udah pulang ?" lanjut ludwighe

" udah mas , di jemput sama mas Aldo katanya ada urusan " jawab Bella

percakapan mereka berhenti saat mbok Minah datang menghampiri mereka .

" ada apa mbok ??" tanya Bella sedangkan ludwighe memilih diam dan menyimak saja.

" maaf nyonya ,tuan , di depan ada wanita yang mau ketemu sama tuan sama nyonya " balas mbok Minah .

Bella menatap ke arah ludwighe bingung sebab ia tak mempunyai teman wanita kecuali adik iparnya Sintia.

" tamu kamu itu mas ??" tanya Bella pada suaminya.

" gak , aku gak pernah ngundang tamu ke rumah apalagi cewek " timpal ludwighe ia juga sama bingungnya dengan Bella .

" yaudah mbok ,suruh masuk aja " ucap Bella .

Mbok Minah mengangguk dan pergi dari sana.

" siapa yang mas ?" tanya Bella

" aku juga gak tahu , kita lihat aja mungkin tetangga sebelah kali mau kenalan" ucap ludwighe

" hmm iya mungkin" balas Bella .

Tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki seseorang dari arah depan ,sontak Bella dan ludwighe langsung mengalihkan pandangannya ke arah depan guna melihat siapa tamu yang di maksud mbok Minah .

" silahkan non " ucap mbok Minah

" terimakasih mbok " balas wanita yang bersama mbok Minah.

DEGH...

Tubuh Bella dan ludwighe mematung kaku saat melihat wanita yang di bawa masuk oleh mbok Minah ,spontan mereka berdua pun berdiri dari duduknya.

hati Bella sakit melihat wanita di depannya

ia mengalihkan pandangannya ke arah ludwighe yang juga menatapnya.

seolah tahu arti tatapan istri nya itu Ludwighe langsung menggeleng kan pelan kepalanya,tanda ia tak tahu apa-apa.

" vanesha " timpal ludwighe

vanesha tersenyum kecil kemudian ia melangkah mendekati Bella yang sedari tadi diam di samping ludwighe dengan raut wajah sedih.

" hai Bella ,apa kabar " ucap vanesha

Bella tak sanggup menjawab mulut nya seolah terkunci,melihat hal itu Ludwighe langsung pasang badan di depan istrinya itu .

" mau apa kau ke sini ,keluar dari rumahku sekarang" ucap ludwighe dengan tatapan tajamnya.

vanesha terdiam sejenak melihat reaksi mantan kekasihnya itu.

" jangan khawatir ludwig aku ke sini hanya ingin minta maaf pada istri mu dan padamu " ucap vanesha.

" jangan berpikir kalau aku akan percaya dengan omong kosong mu itu , lebih baik sekarang kau keluar dari rumahku dan jangan pernah berani untuk datang ke sini lagi " timpal ludwighe dengan tegas .

ludwighe langsung menarik vanesha untuk keluar dari rumahnya.

" Ludwig tunggu dengarkan aku dulu " ucap vanesha ia berusaha melepaskan cengkraman tangan ludwighe di lengannya.

Ludwighe tak menghiraukan nya ia tetap menarik vanesha pergi.

" mas tunggu " ucap Bella .

Ludwighe mengehentikan langkah kakinya dan berbalik menatap Bella yang berjalan ke arah mereka.

" mas biarkan vanesha menyelesaikan maksud kedatangannya ke sini " ucap Bella

" tapi bell.." Bella langsung menghentikan perkataan ludwighe

" CK ,baiklah " timpal ludwighe dengan kesal ia lepaskan lengan vanesha .

Bella mendekati vanesha dan memegang kedua tangannya .

" ayo duduk dulu " ajak bella bermaksud agar vanesha duduk dan tenang terlebih dahulu.

" gak usah bell, aku ke sini cuma mau minta maaf sama kamu sama Ludwig juga .

semua foto waktu itu palsu bell ,itu semua supaya kalian salah paham dan berpisah .

ludwighe gak pernah ngelakuin hal yang aku bilang . Aku cuma ngarang ,tolong maafin aku " ucap vanesha air matanya menetes membanjiri pipinya yang putih mulus .

Bella memeluk vanesha dengan lembut ia usap punggung wanita yang tengah terisak di pelukan nya itu.

" udah gak apa-apa aku udah maafin kamu kok ,aku udah tahu kalau semua itu cuma palsu .

karna mas ludwighe gak mungkin ngelakuin hal rendah seperti itu.

kamu juga vanesha kedepannya kamu gak boleh ngelakuin hal-hal yang bisa merendahkan kamu .

aku yakin suatu hari nanti pasti ada laki-laki yang baik dan mencintai kamu sepenuh hati " timpal Bella dengan lembut .

Ludwighe menatap ke arah Bella ,ada kehangatan yang menjalar di hatinya saat Bella percaya padanya dan sangat yakin padanya . Padahal seharusnya Bella marah pada vanesha atau memukul nya tapi tidak istrinya itu memang orang yang sangat baik dan lembut sampai ia tak bisa menyakiti orang yang telah menyakiti nya.

" aku tahu sekarang kenapa kamu di takdirkan berjodoh sama ludwighe.

itu karena kamu itu orang yang baik Bella ,kamu sabar ,lembut, pemaaf ,dan gak pernah iri sama orang lain , sedangkan ludwighe walaupun dia dingin dan berwajah datar tapi aku tahu kalau sebenarnya dia pun sama kayak kamu ." ucap vanesha kemudian ia berjalan menghampiri ludwighe.

" mas ludwig maafin aku ya , aku udah nyakitin kamu dulu dan sekarang.

aku minta maaf untuk semua kesalahanku sama kamu ,dan aku tahu di hati kamu sebenarnya kamu sangat mencintai Bella tapi kamu belum menyadari semua itu " ucap vanesha.

Ludwighe diam menatap wanita yang dulu pernah menjadi cinta dan luka untuk nya.

" hiduplah dengan lebih baik , baru aku akan memaafkan mu" timpal ludwighe

" hmm ,aku akan hidup lebih baik lagi " balas vanesha .

Bella tersenyum melihat pemandangan itu ia usap lengan ludwighe dengan pelan .

akhirnya masalah antara mereka selesai babak baru kehidupan mereka pun baru saja di mulai.

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!