NovelToon NovelToon
Terjebak Dalam Obsesi Putra Mahkota

Terjebak Dalam Obsesi Putra Mahkota

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Fantasi
Popularitas:33.8k
Nilai: 5
Nama Author: Saasaa

Elisa tidak pernah menyangka novel yang baru semalam ia baca akan menjadi awal petaka hidupnya. Saat membuka mata, ia sudah berada di tubuh Lady Nandikara, putri bangsawan dari Wilayah Timur yang terkenal cantik, tapi angkuh, bermulut tajam, dan paling dibenci semua orang.

Tapi bagusnya, Lady Nandikara itu hanya karakter pendukung saja, yang Elisa ingat, dia muncul hanya sesekali, tokoh yang tidak penting.

Ketika mengetahui posisinya dalam novel, Elisa mengambil satu keputusan. Dia tidak akan ikut campur dalam alur cerita. Cukup hidup tenang, menjadi gadis pendiam, lalu bertahan sampai akhir.

Namun, rencananya mulai berantakan. Ketika sepasang mata tajam dan sedingin es milik Putra Mahkota mulai terpaku padanya. Sejak saat itu, kedamaian yang selama ini ia rencanakan dengan matang perlahan hancur, Elisa terseret ke dalam obsesi seorang pria yang tak pernah menerima penolakan.

Semakin Elisa berusaha menjauh dari alur cerita, semakin takdir menyeretnya ke pusat konflik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saasaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Tengah Padang Ilalang

"Jika kau terus melototiku seperti itu, bisa-bisa wajahku berlubang," gumam Erlan santai.

Putra mahkota itu sedang berbaring di atas hamparan ilalang yang bergoyang perlahan tertiup angin. Kedua tangannya dijadikan bantal, sementara kedua matanya terpejam seolah benar-benar menikmati ketenangan hutan.

Meski begitu, ia tetap bisa merasakan sepasang mata yang sejak tadi menatapnya dengan kesal.

Setelah berkeliling menggunakan kuda, Erlan sengaja berhenti di sebuah padang ilalang yang berada jauh di pedalaman hutan. Tempat itu tersembunyi di balik bongkahan batu besar yang bentuknya menyerupai pintu gua. Siapa pun yang tidak mengenal daerah itu mungkin tidak akan menyangka bahwa di balik bebatuan tersebut terbentang padang ilalang yang luas dan tenang.

Udara di sana terasa lebih sejuk dibandingkan tempat lain. Semilir angin membawa aroma rerumputan liar yang menenangkan.

Sayangnya, semua ketenangan itu sama sekali tidak berhasil memperbaiki suasana hati Elisa."Jika Pangeran ingin tidur, lebih baik kita kembali," jawabnya datar.

Tatapan kesalnya belum juga berkurang sejak tadi. Pria itu menculiknya dari perkemahan hanya untuk menemaninya tidur di tengah hutan.

Elisa duduk beberapa langkah dari tempat Erlan berbaring. Kedua tangannya memeluk lutut sambil sesekali mengusap ilalang yang menyentuh gaunnya."Untuk apa tidur di tempat seperti ini? Kalau ada binatang buas bagaimana?"

"Itu tugasmu untuk melihat sekitar," jawab Erlan tanpa membuka mata."Kalau ada bahaya, beritahu aku."

Elisa langsung mengembuskan napas panjang."Jadi Yang Mulia mengajakku ke sini hanya untuk menjaga agar Anda tidak diserang binatang buas?"

Sudut bibir Erlan terangkat membentuk senyum tipis, meski matanya masih terpejam."Berikan aku waktu beberapa menit, Nandikara."

Akhirnya Elisa memilih diam. Ia mengalihkan pandangan ke sekeliling.

Padang ilalang itu ternyata memang indah. Angin berembus lembut, membuat lautan ilalang bergelombang seperti ombak berwarna keemasan. Cahaya matahari yang menembus sela pepohonan menciptakan pemandangan yang begitu damai.

Tak heran jika Erlan memilih tempat ini untuk melepas penat. Namun tetap saja, tidur di tengah hutan adalah kebiasaan yang aneh.

Saat Elisa sedang menikmati pemandangan, suara Erlan kembali terdengar.

"Apa yang kau sukai dari Snow?"

Pertanyaan itu datang begitu tiba-tiba.

Elisa refleks menoleh. Kedua matanya membulat karena terkejut. Erlan masih memejamkan mata beberapa detik, lalu perlahan membukanya. Tatapan tajam itu langsung tertuju kepadanya.

Putra mahkota itu bangkit dari posisi berbaring, lalu duduk lebih dekat hingga jarak mereka kini jauh lebih dekat dibanding sebelumnya.

"Apa yang kau sukai darinya?" ulang Erlan. Tatapannya lurus menembus mata Elisa.

"Wajahnya?" Ia berhenti sejenak."Atau kedudukannya?"

Elisa berkedip beberapa kali."Siapa?"

Beberapa detik kemudian, ia baru menyadari siapa yang dimaksud."Oh... Leon?"

Senyum tipis di wajah Erlan langsung menghilang. Ekspresinya berubah dingin."Panggil dia dengan nama lengkap." Nada suaranya tidak keras. Namun cukup membuat suasana di sekitar mereka mendadak terasa menekan.

Elisa memilih diam. Dia tidak mengerti mengapa hanya karena menyebut nama panggilan seseorang, ekspresi Erlan bisa berubah seperti itu.

"Nandikara." Suara Erlan terdengar lebih berat daripada sebelumnya."Sebut dia dengan nama yang lengkap."

Elisa tanpa sadar menelan ludah."L-Leonardo Snow."

Baru setelah nama lengkap itu keluar dari bibirnya, tekanan dari tatapan Erlan terasa sedikit berkurang.

Dalam hati Elisa mengeluh.

Benar-benar menyeramkan.

Pria itu memang memiliki kemampuan mengintimidasi orang hanya dengan tatapan.

Erlan terus menatapnya tanpa berkedip."Jadi? Apa yang kau sukai darinya?"

"Tidak ada." Elisa menjawab cepat."Aku tidak menyukainya." Jawabannya terdengar mantap tanpa sedikit pun keraguan.

Namun sesaat setelah mengucapkannya, sebuah ingatan tiba-tiba melintas di kepalanya. Tentang rumor yang beberapa hari terakhir menjadi bahan pembicaraan para bangsawan.

Rumor mengenai pernyataan cinta Nandikara kepada Leonardo Snow.

Kedua mata Elisa kembali membulat.

Jangan-jangan...

Pangeran mendengar rumor itu?

1
aku
jangan maafin. anggap aja kentut tuh human suri. 😁
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
itu deep!!!!!
Yuliana Hakim
jangan terlalu lama up ya Thor...
selalu ditunggu episode selanjutnya
Saasaa: Siap, udah di up
terimakasih ya udah nunggu, selamat baca
total 1 replies
Lauren Florin Lesusien
maaf thur jngan tersinggung bisa ga kreakter elisa ini dibuat tegas dan jngan terlalu naif dia kan jiwa moderen tau intrik istana gimna
kok ini elisanya terlalu lembek dan tetpaku pengen jadi orang baik terlalu naif
padahal udh diperingatkan sama pemilik tubuh aslinya
Saasaa: Wah terimakasih masukannya 😄
Karakter Elisa memang dibuat berbeda dengan Nandikara. dan Elisa bukan cewe lembek, tapi cewe moderen yang mageran🤭 males debat, males ribut, males cari perkara, tapi karena Erlan itu sulit dihindari jadilah kalo sama Erlan ribut Mulu terpaksa dia 🤣 makasih udah baca ya
total 1 replies
Yuliana Hakim
up donk
Saasaa: sudah di up, maafkan baru up ya lagi sibuk 🤭 selamat baca
total 1 replies
Natasya
👌
Saasaa: Terimakasih sudah baca 😍
total 1 replies
Yuliana Hakim
up lagi
Saasaa: siap, selamat baca
total 1 replies
Yuliana Hakim
up donk Thor
Saasaa: Sudah di up, selamat baca
total 1 replies
aku
bisalah kak elisanya ganti Kara aja gt? biar lbh enak bacanya 🙏😁
Saasaa: terimakasih sudah baca ya
total 1 replies
aku
dih!! jangan mau digosipkan sm singa!
kok aq yg masih dendam sm singa. jengkel gt.
usir dah usir 😁
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
mekasih Thor 🧁
Saasaa: sama-sama
total 1 replies
Lauren Florin Lesusien
ya thur ini kreakter elisa jngan dibuat terlalu naif thur klw bisa 🤣🤣🤣
Saasaa: terimakasih sudah baca ya
total 1 replies
Yuliana Hakim
d tunggui episode selanjutnya,semakin seru
Saasaa: siap, udah di up ya 🤭
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
jangan lama-lama update nya Thor..aku tidak sabar orangnya
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari: 🍬🍭 mekasih Thor
total 2 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
bagus!!!! itu barulah raja sebenarnya
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
woww, kejam aku suka!!!
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
bergitu yakin kamu erlan.
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
aku rasa ingin menjerit! aahhhhhhhhhhhhh
Yuliana Hakim
up..up
Saasaa: besok lagi ya 🤭
total 1 replies
Amiera Syaqilla
hey author
Saasaa: Hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!