📌Season kedua dari THE QUEEN OF MAFIA
📌Disarankan membaca THE QUEEN OF MAFIA terlebih dahulu.
Mengisahkan tentang seorang gadis yang ditinggal oleh kekasih masa kecilnya, semenjak itu ia berubah menjadi datar dan dingin, ia juga mewarisi mafia yang didirikan oleh Momynya, ia biasa disebut sebagai Queen ke-dua.
Gadis tersebut adalah putri semata wayang dari Azkadina Anderson dan Arion Adhitama Robertson.
Ia melewati hari harinya selalu bersama dengan sepupu dan teman yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri, hingga mereka memutuskan untuk tinggal dalam satu mansion, tanpa disangka mereka bertemu dengan orang yang selama ini mereka cari dan tunggu tunggu.
Apakah dia akan bertemu dengan pujaan hatinya?
Penasaran? Simak ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31
Saat sudah samapi dikampus Alena dkk turun dari mobil dan saat itu juga mobil Marvin dkk baru sampai dan parkir disamping mobil Alena dkk
Marvin dkk langsung keluar dari mobil dan menghampiri Alena dkk
"Pagi." Sapa Adrian
"Pagi." Balas Berlian tersenyum
"Kekelas sekarang?" Tanya Jovian
"Ayok, ga sabar gw liat jahlang." Ucap Valen
"Jahlang?" Bingung Jovian
"Liat aja ntar ada cabe nyasar," ucap Valen "awas aja kalo sampe lu kegoda ama cabe, gw potong ntar masa depan lu." Imbuhnya mengancam Jovian dengan tatapan tajam dan menelisik
'Glek' Jovian menelan ludahnya kasar mendengar ancaman Valen dan melihat tatapan Valen yang amat sangat tajam
"En...enggak aku nggak bakal kegoda, kalau Adrian paling iya." Iawab Jovian mengumpankan Adrian
"Apaan lu bawa bawa gw, gw nggak mata keranjang ya." Protes Adrian yang tak mau dibawa bawa
"Awas Lian, cowok lu." Peringat Valen
"Tenang, mau main main gw, langsung gw penggal palak nya." Ucap Berlian menyunggingkan senyum, membuat Adrian bergidik ngeri
"Enggak lah Sayang, aku nggak bakal duain kamu, apa lagi sama cabe cabean." Ucap Adrian meyakinkan Berlian
"Kita liat aja ntar." Ucap Berlian cuek
"Tenang Len, gw nggak bakal tergoda sama cabe apa lagi jahlang." Ucap Marvin pada Alena, dan entah kenapa membuat hati Alena berbunga bunga bak musim semi, namun ia mencoba menetralkan perasaannya
"Siapa elu." Ucap Alena cuek lalu pergi terlebih dahulu
"Tenang Bro, sante kalem, pasti bakal luluh." Ucap Jovian menyemangati Marvin
"Tenang gw sebagai calon sepupu lu, bakal dukung lu 100 persen." Ucap Adrian
"Paan sih lu pada, malu maluin." Ucap Marvin yang malu karna dilihat banyak mahasiswa yang berlalu lalang, ia langsung pergi menyusul Alena
"PEPET TEROSSS" Teriak Adrian, Jovian, Berlian dan Valen, mengejek Marvin, yang diabaikan oleh Marvin
"Dah lah yok, kelas." Ajak Berlian berjalan terlebih dahulu diimbangi oleh Adrian disampingnya, begitu juga dengan Valen dan Jovian
Saat dikelas Marvin langsung duduk disamping Alena, yang melihat Alena sedang asik bermain dengan hand phonenya
"Ngapain sih liatin hp mulu?" Tanya Marvin
"Bantuin Momy." Jawab Alena tanpa sadar
"Mau gw bantu?" Tanya Marvin
"Nggak, makasih." Jawab Alena
"Cieee yang udah mulai deket." Ejek Valen
"BACOD" Ucap Alena dan Marvin bersamaan, sontak keduanya langsung menatap satu sama lain, saat pandangan mereka berdua bertemu, jantung Alena sudah berdebar kencang yang dapat didengar oleh Marvin
"Jantungnya," batin Marvin mendengar detak jantung Alena "gw yakin lu bakal luluh dengan sendirinya." Imbuhnya membatin
"Kenapa jantung lu?" Tanya Marvin menggoda Alena
"Enggak." Jawab Alena salting
"Kenapa harus denger sih, kan gw jadi malu, nih juga jantung kenapa deg degan kenceng banget." Ucap Alena dalam hatinya
"Yeee orang gw dengar tadi detaknya kenceng banget." Goda Marvin lagi
"Diem." Kesal Alena
"Wah gw rasa nih udah ada bumbu bumbu cinta." Goda Berlian
"Micin kali ah bumbu." Canda Adrian
"Lu berdua ngomong sekli lagi, gw robek mulut lu sekarang juga." Kesal Alena
Yang langsung membungkam mulut Berlian dan Adrian
"Duduk lu pada." Suruh Alena. Adrian, Berlian, Jovian dan Valen langsung duduk dibangkunya masing masing
Tak lama dosen masuk dengan membawa tiga orang Mahasiswi baru, tapi disaat dosen dan tiga Mahasiswi baru masuk, semuanya menatap jijik dan berusaha menahan tawanya
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕