"Aku bosan menjadi polisi pangkat ren dahan, jadi aku memutuskan untuk menikahi Senna demi naik pangkat. Dan maaf Nana, kisah kita selesai sampai di sini."
Nana begitu hancur ketika mengetahui bahwa Darius, sang kekasih meninggalkannya dan menikahi anak komandan mereka.
"Darius, padahal kita berjuang bersama untuk masuk kedalam dunia kepolisian ini, tapi demi pangkat kau meninggalkanku."
Satu tahun kemudian
Nana menatap tak percaya pada lelaki kaya di depannya, lelaki yang tiba-tiba mengajaknya menikah. "haruskah aku terima tawarannya untuk membalas Darius?"
Ikuti kisah mereka di sini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hal Manis
Aku update dua bab
"Aku tidak tahu bagaimana perasaanku padanya, tapi aku nyaman dekat dengannya." Jayden menjawab dengan malu-malu.
"Jadi belum ada yang terjadi antara kau dan juga Nana?" Tanya Jessi.
"Belum, aku masih bimbang dengan diriku sendiri. Aku ingin dekat dengannya, tapi aku juga belum yakin dengan perasaanku. Jadi aku rasa aku lebih memilih untuk menjalani seperti air yang mengalir."
Jessi mengganggu-ganggukan kepalanya, dia mengerti perasaan adiknya. Jaydan mencintai Camila bertahun-tahun, dan Jessi yakin butuh waktu yang lama untuk Jayden kembali membuka perasaan.
***
Nana tersenyum ketika melihat pesan dari Jayden, wanita itu menyandarkan tubuhnya ke belakang dia beristirahat sejenak sebelum memakan makanan siangnya.
Semenjak hubungannya dan Jayden membaik, perlahan Nana mulai bisa melupakan rasa sedihnya. Jika dulu setelah bertemu dengan ayahnya Nana, Nana selalu mengalihkan pikirannya dengan bekerja keras dan juga mengerjakan pekerjaan orang lain, tapi setelah hubungannya mencair dengan Jayden Nana tidak pernah melakukan itu lagi, setiap dia pulang dari kantor Jayden akan datang ke kamarnya tidur di sebelahnya kemudian memeluknya.
Jika ditanya apakah Nana mencintai Jayden, jawabannya ya. Wanita itu sepertinya sudah menyukai Jayden, awalnya Nana menolak tentang perasaannya dan mengatakan bahwa dia tidak mempunyai perasaan apapun pada suaminya. Tapi lama-kelamaan Nana sadar, bahwa dia sudah jatuh hati pada Jayden. Tapi Nana tetaplah Nana, wanita itu sama sekali tidak berani untuk mengungkapkan perasaannya bahkan dia juga tidak berani untuk berbuat lebih. Dan Nana juga sama sekali tidak berharap lebih dari hubungannya dengan Jayden.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Jessica yang masuk ke dalam ruangan. Dia langsung bertanya ketika melihat Nana senyam-senyum sendiri.
"Memangnya aku kenapa?"
Nana menjawab sewot dia terlalu malu karena terpergok sedang senyum-senyum sendiri, "kau tahu gosip yang sedang beredar?" Tanya Jessica dia menarik kursi di sebelah Nana, wanita itu langsung teringat tentang gosip yang beredar yang berhubungan dengan Nana
"Gosip apa?" Tanya Nana karena dia tidak mendengar apapun, apalagi selama 1 minggu kemarin Dia bertugas di luar kota.
"Darius, dia sudah bercerai dengan Sena. Yang aku dengar, Darius tidak tahan terus direndahkan oleh keluarga Sena, dan tadi ketika aku masuk ke dalam ruangan ayahku aku juga melihat berkas perpisahan mereka."
Nana terdiam ketika mendengar itu, dia tidak langsung merespon. Tentu saja dia terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Jessica, karena dia berpikir hidup Darius dengan Sena baik-baik saja.
"Maksudmu tidak dihargai?" Tanya Nana yang bingung, karena selama ini, Darius terlihat baik-baik saja dengan Sena bahkan keduanya kerap memamerkan kemesraan.
"Sebenarnya aku tidak tahu ini benar atau tidak, tapi aku sering mendengar Darius selalu direndahkan oleh keluarga Sena. Bagaimana tidak direndahkan, kau tahu kan siapa keluarga Sena dan siapa Darius, tentu saja ketika keduanya menikah akan ada kesimpangan."
Sekarang Nana mengerti permasalahannya, tapi ada yang membuat dia bingung. "bukankah hubungan Darius dan mertuanya baik-baik saja, kita bisa melihat hubungan mertua dan menantu itu seperti apa. Lalu bagaimana mungkin ...."
"Itu kan hanya sandiwara, dan aku rasa Darius sudah memikirkan keputusannya dengan matang-matang, karena jika sampai Darius menceraikan Sena tentu saja dia akan mengalami masalah dalam pekerjaan. Aku rasa Darius sudah benar-benar tertekan, hingga Dia memutuskan untuk bercerai."
Nana tidak lngsung menjawab, jujur dia merasa shock mendengar kabar ini, dia memang jarang bertegur sapa dengan Darius di kantor, tapi dia juga sering melihat interaksi Darius dengan ayah Senna, jadi ketika mendengar Darius di perlakukan seperti itu tentu saja Nana terkejut.
***