NovelToon NovelToon
CINTA NAZIFAH

CINTA NAZIFAH

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:162.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Nazifah Elyana, gadis berusia 19 tahun yang harus menerima takdirnya yaitu menjadi istri kedua setelah dinodai oleh majikannya sendiri.

Apakah akan ada cinta setelah pernikahannya? Bagaimana perjalanan cinta Nazifah yang terpaksa menjadi simpanan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Main Dukun?

Sementara itu, Supardi yang masih sangat kesal dengan Adam ingin menggunakan jalan pintas. Ia tergiur dengan iklan dukun sakti di kampung sebelah.

"Kalau Nazifah pakai susuk, pasti makin cantik dan Adam pasti akan bertekuk lutut! Adam juga harus dicampe-campe biar enggak seenaknya sama Nazifah!" Supardi berbicara dalam hati.

Tentu saja, Supardi merahasiakan niatnya itu dari Mirah dan Nazifah. Supardi yakin kalau Mirah tidak akan setuju apalagi Nazifah yang polosnya keterlaluan, begitulah pikir Supardi.

Supardi pun mengambil kesempatan saat anak dan istrinya sedang berbelanja di pasar.

Mirah ingin membelikan baju longgar untuk Nazifah supaya nyaman digunakan saat nanti perutnya membesar.

****

"Mbah, katanya mbah sakti, udah terbukti sana-sini," kata Supardi yang duduk lesehan di depan dukun yang sedang memejamkan mata, rambutnya gondrong dan terlihat sangat dekil karena jarang mandi.

Bahkan Supardi juga dapat mencium aroma tidak sedap, tercium bau ketiak dan keringat bercampur jadi satu.

Tetapi, demi memperjuangkan hak anaknya, Supardi menahan rasa bau itu.

"Iya, itu benar," jawab singkat si dukun dengan mata masih terpejam.

"Apa kamu mau campe-campe seorang pria?"

"Wah, kok dia tau! Beneran sakti nih!" kata Supardi dalam hati.

"Iya, mbah. Saya mau pria yang ada di foto ini tergila-gila sama anak saya, anak saya yang ini, mbah!" kata Supardi seraya menunjukkan foto Adam dan Nazifah.

"Gampang!" kata si dukun seraya membuka sedikit matanya untuk mengintip foto tersebut.

"Rasakan kamu Adam! Walau saya orang desa! Jangan pernah kamu main-main sama saya!" kata Supardi dengan puas dalam hati.

Lalu, Supardi pun memperhatikan dukun yang sedang komat-kamit membacakan mantra di air putih dalam botol.

"Ini, kamu cukup campurkan minuman ini di minuman keduanya, pasti keduanya makin lengket tak terpisahkan! Ingat, pastikan keduanya untuk meminumnya!" pesan si dukun dan Supardi pun mempercayai ucapan dukun tersebut.

"Mahar jangan lupa! 500 ribu!" kata si dukun dan Supardi yang sudah menyiapkan uangnya itu segera membayar mahar tersebut.

"Baik, terimakasih mbah. Kalau begitu saya permisi dulu!" kata Supardi dengan wajahnya yang sumringah.

Setelah kepergian Supardi, si dukun itu pun membuka matanya lebar. Mencium uang mahar tersebut.

"Mayan, siang-siang dapat mangsa satu!" ucapnya.

****

Di perjalanan, sekarang, Supardi sedang memikirkan bagaimana caranya supaya Adam meminum air tersebut.

Sesampainya di rumah, Supardi melihat Nazifah dan Mirah yang sedang membongkar belanjaannya.

"Zifah," panggil Supardi.

"Iya, Pak." Nazifah melihat ke arah Supardi yang baru saja masuk ke rumah.

"Panggil Adam kemari! Banyak yang ingin katakan, mungkin kemarin bapak terlalu emosi!" kata Supardi seraya duduk di kursi kayu ruang tamu.

"Mas Adam udah balik ke Jakarta, Pak. Tapi...," Nazifah menggantung ujung kalimatnya.

"Tapi apa?" tanya Supardi penasaran dan Mirah juga ikut menunggu apa yang akan diucapkan oleh Nazifah.

"Katanya nanti ke sini lagi setelah pekerjaannya selesai," kata Nazifah.

"Bagus," lirih Supardi dan Mirah menanyakan apanya yang bagus.

"Ya bagus, bu. Setelah dipikirkan, anak kita enggak boleh rugi, udah hamil sekarang dia mau lepas tanggung jawab gitu aja, ada golok melayang nanti!" kata Supardi seraya bangun dari duduk.

****

Baru saja Adam bangun dari duduk, ia sudah kedatangan tamu, tamu itu adalah Monic yang ingin meminta pada Adam untuk menjaga istrinya.

"Monic? Ada apa?" tanya Adam seraya kembali duduk, Adam juga mempersilahkan Monic untuk duduk.

"Begini, kemarin aku lihat istri Mas Adam masuk ke ruangan suami saya, pas saya mau masuk ternyata pintu itu terkunci," kata Monic yang mengawali pembicaraan.

"Maksudnya?" tanya Adam yang sedang loading lama.

"Pertanyaannya, untuk apa berduaan di ruangan dengan pintu terkunci?" tanya Vita.

Dan ini bukan pertama kali Adam mendapatkan laporan serupa, Adam juga teringat dengan ucapan Rima yang pernah melihat Vita berada di hotel Bastian dan saat itu juga mulai Rima mencurigai Vita yang ada main dengan Bastian.

"Tolong jaga istri Mas Adam," pinta Monic seraya memberikan laporan keuangan Bastian yang baru saja mentransfer sejumlah uang untuk Vita.

"Untuk apa suami saja transfer uang sebanyak ini?" tanya Monic dan Adam pun menjadi penasaran, karena bukan hanya Rima yang mengatakan itu, Adam pun menjadi ingin tau alasan di balik itu.

"Baiklah, aku jaga istriku, kamu jaga suamimu!" kata Adam seraya bangun, ia sangat ingin segera bertemu dengan bantal lalu terlelap.

****

Sesampainya di rumah, Adam membuka pintu kamar Vita, terlihat Vita sedang menyusun barang-barang branded miliknya di lemari khusus.

"Vita, untuk apa kamu menerima uang pemberian Bastian?" tanya Adam seraya duduk di sofa, membuka kancing lengan kemejanya.

"Dari mana dia tau?" tanya Vita dalam hati.

Vita pun membalikkan badan, ia menatap Adam yang juga menatapnya.

"Karena kamu mulai pelit sama aku!" jawab Vita dan menurut Adam itu bukan jawaban.

"Aku melakukan itu karena ingin mendidik kamu! Salah aku ingin istriku menjadi lebih baik?" tanya Adam.

"Mas, dari dulu kamu tau kalau aku memang begini dan kamu enggak keberatan karena kamu selalu mengatakan harta kamu enggak akan habis tujuh turunan! Terus, apa sekarang kamu udah bangkrut?" tanya Vita seraya menatap tajam Adam.

"Astaga, dia sangat berbeda sekali degan Nazifah. Kalau Nazifah pasti akan menurut apapun yang ku katakan!? " batin Adam. Adam yang sedang lelah itu memilih untuk segera ke kamar atas untuk menghindari perdebatan dengan Vita.

Adam segera mandi dan kali ini menyiapkan baju ganti sendiri karena Vita sedang merajuk padanya karena uang belanjanya telah distop.

Adam pun kembali teringat dengan Nazifah yang walau sudah terluka tetapi masih dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Adam yang duduk di tepi ranjang itu menatap nomor ponsel Nazifah dan ingin menghubunginya. Tetapi, Adam menahan rasa itu, ia tidak ingin Nazifah menjadi besar kepala karena Adam menghubunginya lebih dulu.

Seperti pucuk dicinta ulam pun tiba, Nazifah mengirim pesan pada Adam atas perintah Supardi.

"Mas, kalau ada waktu ditunggu kedatangannya sama bapak, ada yang mau dibicarakan," isi pesan Nazifah.

"Iya, akhir pekan," jawab Adam dan entah mengapa Adam merasa bahagia setelah membaca pesan dari orang yang sedang dipikirkannya.

"Jangan lupa makan, aku engga mau bayiku kelaparan!" Adam kembali mengirim pesan pada Nazifah.

"Kamu perhatian cuma sama anak aja?" tanya Nazifah.

"Aku mau perhatian sama ibunya tapi nanti saja kalau udah mau kembali ke Jakarta," balas Adam.

"Hmmm," balas Nazifah dan setelah itu, Nazifah tidak lagi membalas pesan Adam, ia merasa kesal pada pria yang statusnya masih sebagai suaminya itu. Hanya anak yang Adam pikirkan, bahkan Adam tidak menanyakan kabar ibu dari anaknya.

Bersambung.

Kira-kira, campe-campe dari si mbah manjur enggak ini, ya?

Jangan lupa like setelah membaca ☺ dikomen juga enggak papa, apalagi di vote/digift untuk dukung karya ini, terimakasih sampai jumpa di episode selanjutnya.

1
Erni Ramadan
😂😂
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Key Evllyn
kok tiap akhir kalimat pakenya tanda seru si?? jadi aga gimana bacanya, harusnya pake titik/koma. soalnya kalo tanda seru buat kalimat penegasan🙏🏻
Nopita Arfiantie
bagus
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di karya yg lainnya, ya 🙏☺☺
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kacau ni anak...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kampret...berhayal ternyata
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Hahahaahaaa 🤣🤣🤣
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
nahhh loo...d gorok baru tau rasa lu😂
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
tin Titin...yg slh itu ponakan km lah...gmn sich...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
yaelahhh pak..ada2 aja...mn mau orang nazifah cintanya sm Adam..
lagian..nazifah jg hamil...
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: 🙈🙈🙈🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
serakah...mngkin jika suatu hari fizah pergi br nyadar dia...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
aduhhh..jgn dulu dech zifah...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
di nikahin pastinya...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
mampir lg ak Thor..
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di Suamiku Takdirku, juga, ya, kak🙏😇☺
total 1 replies
Risa Virgo Always Beau
ceritanya menarik semangat jadi penasaran kelanjutan ceritanya
Risa Virgo Always Beau
baru pertama baca sudah tertarik jadi penasaran kelanjutan ceritanya
Lena Sari
hadeuhhhhhh..laki2berdaster rupanya,gakpunya pendirian.
Ima Yuliantina Tony
najis
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Terimakasih atas karyanya Thor...
Di tunggu karya² bucin selanjutnya🥰

Semangat mbk Mal😍😍
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi: Terimakasih bnyak kk 🤗🤗
total 1 replies
𝐀⃝🥀ᴍᷟᴀᷧᴄᷱᴇᷧ_ᷢᴘᴀᴘᴜᴀ
MENJADI YANG KE DUA BELUM TENTU SELALU BAIK APALAGI PASTI ADANYA KECEMBURUAN DARI YANG PERTAMA, SEMOGA NAZIFAH DAPAT MENEMUKAN KEBAHAGIANNYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!