NovelToon NovelToon
Menatap Senja

Menatap Senja

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Chicklit / Tamat
Popularitas:120.4k
Nilai: 5.2
Nama Author: winda siregar

Bismillah... Kisah ini aku ambil dari beberapa orang yang memiliki pengalaman yang sama. Aku menggabungkannya menjadi sebuah kisah yang mungkin banyak sekali terjadi di kehidupan ini.

Gerd Anxiety adalah Masalah pencernaan, seperti heartburn, mual, dan sakit perut adalah gejala umum yang bisa ditimbulkan baik oleh GERD maupun anxiety. Kalau di masyarakat lebih di kenal dengan sakit asam lambung akut.

Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita yang ingin sembuh dari penyakit yang dia derita. Berbagai cobaan hidup, jatuh bangun dalam menghadapi kehidupan ini hingga dia akhirnya sembuh dan sukses.

Jangan lupa pilih menu Favorit ya sebelum dibaca 🥰🥰

*****

Deg.. deg.. deg..

Tiba - tiba saja aku merasa sesak dan kesulitan bernafas. Aku segera meraba dadaku, jantungku sangat kencang sekali berdetak. Keringat dingin mulai membasahi tubuhku. Pakaianku mulai basah karenanya.

Lututku bergetar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31

"Dia bilang batu bata nya belum dipakai. Katanya kalau mau uang ambil saja batu batanya lagi toh juga belum ada yang dipakai. Kan bisa dijual lagi" jawab suamiku.

"Astaghfirullah.... " ucapku sambil menghapus dadaku mencoba menahan emosi.

"Tega banget Mas Heri, coba dia berkata seperti itu di toko bangunan. Mana ada toko bangunan yang mau diperlakukan seperti itu. Kalau dia sudah membeli dipakai atau tidak ya wajib di bayar. Lagian dia sudah tidak tepat janji. Janjinya kan akan dicicil selama dua bulan tapi saat ini sudah empat bulan sekalipun belum pernah di cicil" ucapku.

"Katanya pekerjaannya lagi sulit karena pandemi" sambut Mas Fadil.

"Lah saat ini ayah lebih parah yah. Ayah tidak kerja bahkan tidak bisa jalan dan butuh duit untuk berobat. Ayah gak bilang tadi sama dia butuh uang untuk urut kaki ayah yang terkilir?" tanyaku semakin emosi.

"Sudah Bun tapi yaaah begitulah manusia kalau saat butuh memang pinter kali ambil hati. Sekarang ditagih hutang aja mangkir" jawab suamiku.

"Kalau gak bunda datang ke rumah dia sekarang ya Yah. Bunda gak takut, apalagi dalam keadaan seperti itu. Kita sangat butuh uang" ucapku.

"Jangan Bun.. gak enak dilihat orang. Lagian Ayah gak mau Bunda hadapin dia sendiri. Ayah gak bisa temani Bunda saat ini" cegah suamiku.

Dadaku rasanya sesak mendengar penjelasan suamiku.

"Coba ayah hubungi dia lagi minta uang arisan. Kita kan arisan bulan ini dan karena pandemi tidak bisa makan - makan dirumah. Gak ada salahnya kan kita minta hak kita. Kita sudah bayar penuh semuanya. Ini tinggal kita yang terakhir masak gak bisa minta uang kita" ucapku pada suami.

Aku tidak mau meminjam kepada siapapun. Karena entah mengapa dari dulu harga diriku terlalu tinggi dalam hal meminjam uang. Walau pada keluargaku sendiri.

"Bunda lupa siapa ketua arisannya? Gayus Bun. Dia pasti senang melihat kita kesusahan seperti ini setelah Ayah ditendangnya dari kantor" jawab suamiku.

"Astaghfirullah mereka dzolim Yah pada kita. Dosa mereka membuat kita seperti ini" ucapku sambil menangis.

"Ayah pernah tanya sama Heri mengenai arisan. Katanya tidak bisa dikasih karena pandemi kita tidak bisa kumpul dan kedua saat anggota lain diminta uang arisan semua mengelak alasan dampak pandemi" ujar suamiku.

"Jadi kita ini apa? Emangnya mereka saja yang kena pandemi? Mereka enak masih punya pekerjaan. Ayah? Sudah dipecat sekarang lagi sakit? Dimana tanggungjawab mereka. Setidaknya bayar uang arisan itu adalah kewajiban mereka karena selama ini mereka sudah mendapatkan hak mereka. Giliran kita sekarang malah mereka mangkir" sahutku penuh emosi.

Dadaku rasanya sakit sekali dapat perlakuan tidak adil seperti ini.

Ya Allah selama sembilan tahun menikah dengan Mas Fadil saat inilah saat - saat terberat dalam rumah tangga kami. Benar - benar masalah datang bertubi - tubi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Akhirnya mau tidak mau aku menghubungi adikku Rahmat dan menceritakan apa yang sedang kami alami.

"Kaaak coba deh ingat - ingat Kakak punya hutang gak sama seseorang?" tanya adikku.

"Hutang? Kakak tifak punya hutang Rahmat sama siapapun. Kalian kan tau bagaimana sifat kakak. Kakak hanya punya kredit kantor, bank dan cicilan rumah. Kakak gak pernah berhutang sama seseorang" jawabku.

"Mungkin Kakak punya hutang janji?" tanya Rahmat lagi.

"Janji, janji apa?" tanyaku tak mengerti.

"Yah siapa tau Kakak punya nazar. Ini misalnya ya Kak.. Kakak dulu punya niat, nanti kalau aku pindah rumah aku mau nazar ini, nazar itu? Soalnya cobaan kalian berat banget rasanya dan datang sekaligus langsung tidak sampai satu bulan? Pasti ada yang terlupa atau ada yang salah. Mungkin Allah menegur atau mengingatkan kalian?" tanya Rahmat hati - hati.

Tiba - tiba tubuhku kaku, aku terdiam sesaat.

"Coba Kakak ingat - ingat dulu ya Mat. Kakak punya janji apa" jawabku.

Aku kemudian menutup teleponku. Dan menghampiri Mas Fadil sambil menangis.

"Kenapa Bun?" tanya suamiku.

"Yah barusan Bunda hubungi Rahmat dan cerita kalau Ayah jatuh kemarin. Rahmat ingatkan Bunda mungkin Bunda punya hutang. Bukan hutang uang, hutang nazar yang pernah Bunda ucapkan. Soalnya mengapa masalah kita datang seperti ini sekaligus" jawabku.

"Bisa jadi Bun perkataan Rahmat benar" sambut Mas Fadil.

Aku terdiam dan mencoba mengingat - ingat semuanya.

"Astaghfirullah oh ya Allah.. maafkan hamba" ucapku tegang.

"Ada apa Bun?" tanya Mas Fadil.

"Bunda pernah berbuat yah tapi baru di dalam hati. Belum pernah Bunda ucapkan" jawabku.

"Apa itu?" tanya Mas Fadil penasaran.

"Kalau pindah rumah Bunda mau kasih sedekah ke panti asuhan" jawabku.

"Ya Allah Bunda kenapa bisa lupa punya nazar seperti itu?" tanya suamiku ikutan pamit.

"Bunda lupa karena begitu kita pindah, Bunda langsung dapat kabar Ayah berhenti kerja. Terus motor Bunda hilang dan sekarang Ayah jatuh. Semua masalah ini membuat Bunda lupa Yah" jawabku.

"Bunda niatnya mau kasih berapa?" tanya suamiku.

"Waktu itu Bunda niat kasih uang lima ratus ribu ke panti asuhan. Tapi saat ini uang kita hanya delapan ratus ribu Yah. Sementara gajian masih seminggu lagi. Gimana makan kita nanti" ucapku khawatir.

Tiba - tiba aku teringat pesan Fatimah saat bertelepon kemarin. Sedekah ekstrim, pasrahkan semua kepada Allah dan hanya bergantung padaNYA.

Tidak ada salahnya aku mencoba beramal seperti itu. Toh saat kita lahir kedunia ini juga tidak membawa apapun juga. Sebenarnya semua ketakutan - ketakutan seperti ini hanyalah bisikan setan yang ingin menggangguku berbuat baik.

"Yah Bunda izin pegi dulu ke panti asuhan ya" ucapku sama Mas Fadil.

"Mau ngapain?" tanya suamiku.

"Mau bayar nazar Bunda" jawabku.

"Katanya uang tabungan kita tinggal sedikit lagi. Beberapa hari lagi Ayah juga harus di urut lagi, belum makan kita. Sementara gajian Bunda seminggu lagi?" tanya suamiku khawatir.

"Bunda lebih takut marah Allah Yah.. ini adalah teguran Allah kepada kita hanya karena Bunda lalai dan lupa. Bunda tidak mau kita mendapat cobaan yang lebih besar lagi. Coba Ayah hitung kerugian yang kita dapat. Hanya karena janji Bunda lima ratus ribu kita kehilangan lebih banyak. Ayah berhenti kerja, motor Bunda hilang dan sekarang Ayah sakit tidak bisa jalan" jawabku.

"Tapi sekarang sedang mendung Bunda, sebentar lagi hujan. Apa harus sedekah ke panti asuhan? Kasih saja uangnya kepada Okta, dia kan anak yatim" perintah suamiku.

Okta adalah ponakan suami, anak dari adiknya suami yang janda karena suaminya meninggal dunia.

"Maaf Yah kali ini gak bisa sedekah ke Okta. Bunda janjinya ke panti asuhan itu. Bunda tidak berani lagi mangkir dari janji Bunda" ucapku pada Mas Fadil.

"Ya sudah terserah Bunda, hati - hati ya Bun, pelan - pelan saja naik motornya. Sebentar lagi akan turun hujan" pesan suamiku.

"Iya Yah... " aku pergi setelah mencium tangan suamiku.

.

.

BERSAMBUNG

1
Andi
banyak pelajaran hidup yang bisa kita petik
nonelnya seperti kehidupan kita sehari'', benar'' hidup seperti nyata kita alami,
luar biasa sekali pengalaman yang bisa kita petik
Masfaah Emah
terima kasih Thor smoga sukses d karya selanjutnya 👍,aku suka ceritanya bagus malah ni kisah nyata bukan halu,aku dah baca karya k Winda pernikahan yg 2, play boy insyaf,kita yg berbeda,n menatap senja sekarang mu mampir yg lain nya , karya k Winda emang the best smoga sukses d karya yg lain nya 🤲👍👍
Masfaah Emah
Alhamdulillah buah dari kesabaran Anggi jdi sukses 👍 smoga lancar usahanya, ni benar2 kisah nya seperti aku, yg pindah rumah baru setahun, karena korona usaha nya jdi merosot,aku jga bikin rumah uang nya separo pinjam dri bank selama 4thn , Alhamdulillah sekarang jga dah lunas walaupun dgn terseok-seok k uanganku, emang benar kata suamiku bahagia nya ga punya utang, karena untuk yg pertama x nya aku punya utang itupun demi ingin punya rumah sendiri, cuman yg beda aku blum bisa mengumpul kan uang untuk menjalankan rukun Islam yang kelima, karena usaha nya makin sulit, mungkin karena banyak nya saingan, tapi Alhamdulillah cukup lah buat makan mah ga susah2 amat, terimakasih ya Thor novel nya banyak pelajaran d kisah ini karena ni bukan kisah halu tpi nyata smoga sukses d cerita berikut nya 🤲🤲🤲👍👍🖕💪💪💪
Masfaah Emah
sma seperti orang tua ku klau berdoa 8 nama anaknya d sebut satu persatu, smoga lancar usahanya, itu kta orang tua ku 🤲
Masfaah Emah
ni novel cerita nya bukan dunia halu, ceritanya seperti nyata, ada kesamaan nya dengan kehidupan ku,
Masfaah Emah
ya Allah ni salah siapa,,? salah didikan nya apa,,? atau salah pergaulan,,? anaknya ga ada hati tuk membantu nenek n kakeknya padahal yg mengurus dia n memberi makan sedari kecil,,,?
Masfaah Emah
Allah memberikan Wati kesempatan untuk menjadi orang yang baik
Masfaah Emah
cobaan demi cobaan telah mereka lalui, tapi blum jga mereka bahagia
Masfaah Emah
Alhamdulillah,, smoga cepat sembuh n seperti sedia kala
Masfaah Emah
npa sih novel ini kaya kisah aku,aku jga yg slalu mengalah,aku 8 bersaudara,kamar ada 7 yg stu ortu kakak rumah nya deket jdi ga pernah nginep klau lgi kumpul aku slalu ga kebagian kamar,aku jga slalu ngalah ska tidur d ruang tv kadang aku jga suka sedih,
Masfaah Emah
seperti bapak ku,pke HP nya yg jadul,ga mau katanya yg sekarang pusing,ga ngerti 🤦😅
Masfaah Emah
emang pada saat itu penuh ketegangan, klau mau keluar takut soal nya d sana sini banyak yg meninggal
Masfaah Emah
emang d waktu itu sakit sedikit ja takut bgt kena covid
Masfaah Emah
bener2 ni anak ngeyel bgt hadeeeh 🤦 harus d gimanain ni anak 🙈
Masfaah Emah
terima kasih Thor benar2 ini pelajaran buat aku cara mendidik anak perempuan Yg susah d atur, pa lgi ni anak tiri susah d kasih taunya d marahin g mna ga d marahin g mna jga, padahal kita ngasih tau tuh sayang sma dia bukan nya benci toh buat kebaikan nya jga, eeh tanggapan nya apa coba,,,?
Masfaah Emah
emang klau punya anak perempuan khawatir bgt, apalagi anaknya yang yg susah d nasihati,klau kata orang Sunda mah seperti nanggey telor d tangan takut jatoh
Masfaah Emah
jadi ingat aku jga, waktu pertama x pindah rumah, awal nya usaha ku jg maju,pas baru setahun pindah rumah kena kofit akhirnya usaha ku menurun, malah waktu pertama kofit ga boleh jualan dan akhirnya usaha ku merosot n suamiku menyalahkan sejak pindah rumah usaha kita menurun, suami ku bilang mungkin rmh ini ga bwa hoki n slalu menyalahkan aku karena aku yg ingin cepat pindah rumah, padahal waktu kita ngontrak usaha kita bagus ,pas pindah ja usaha kita begini , kisah ini persis bgt kaya aku,pasbikin rumah aku ga mau pinjam k orang karna aku jga anti pinjam k orang, karena aku punya ga punya slalu diam, maka angpan orang itu aku slalu punya,
Masfaah Emah
gara2 covit banyak sanak saudara, temen kita yg meninggal, hampir tiap hari dengar orang meninggal d sana sini,aku juga sampai takut 🙈
Masfaah Emah
ya Allah cobaan nya bertubi-tubi, istilah nya sudah jatuh tertimpa tangga,, sabar ya Gi,,,!
Masfaah Emah
🤲🤲🤲,,, walaupun aku terlambat bacanya karena aku baru tau kalo ada novel yg bagus ceritanya 👍,ni padahal pengetahuan cara menyembuhkan penyakit macam Anggi yg d kira penyakit jantung,,..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!