NovelToon NovelToon
Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Sudah Terbit / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:48.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka Pradita

"Derajat kita berbeda, hidup kita tidaklah sama, aku tak pantas untukmu, walau aku mencintaimu"

Pada awalnya Nisa lebih dulu mengenal Ryan, saat ia menggantikan posisi bibinya sebagai seorang baby sitter untuk menjaga Viona, gadis kecil anak dari seorang Ryan Brawster.

Semakin hari Viona mulai merasa nyaman saat berada didekat Nisa, hingga membuat Viona ingin menjadikan Nisa sebagai ibu sambungnya. Namun, ternyata keinginan itu ditentang oleh Katty yang sudah menjodohkan Ryan anaknya dengan seorang wanita yang bernama Merry.

Akankah takdir menyatukan Nisa dan Ryan?
Apa keinginan Viona bisa terwujud?

Ikuti kisah mereka yang berliku dan penuh haru dalam menuju kebahagiaan.

Terima kasih semua.
Jangan lupa vote dan like ya.

Selamat membaca!
Terima kasih ya all.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

Selamat membaca!

Malam hari dengan sinar bulan yang terlihat terang menyinari semesta. Nisa pun sejak pagi tadi masih berada di dalam kamar. Imbas dari pemecatannya, benar-benar membuat wanita cantik itu sama sekali tak beranjak dari ranjang. Rasa malas membuatnya hanya menghabiskan waktu dengan menggeliat dan bermanja-manja di atas ranjang yang empuk, hanya dengan mengenakan bra dan juga celana hot pants saja.

Sesuatu yang aneh, tapi itulah kebiasaan Nisa jika sedang sendirian di kamar. Ia lebih nyaman hanya dengan mengenakan semua itu.

Tiba-tiba pintu kamarnya terdengar seperti ada yang mengetuk. Nisa pun beranjak dari posisi tidurnya dan duduk di tepi ranjang.

"Siapa itu ya?" tanyanya dengan menautkan kedua alisnya sambil berpikir sedikit keras.

Nisa melihat jam yang terpajang pada dinding kamarnya. Kemudian dahinya mulai mengernyit karena tidak biasanya di jam semalam ini ada tamu yang datang berkunjung ke apartemennya.

"Ini jam 8 malam, lho. Siapa yang bertamu semalam ini ya?" Nisa mulai bangkit dan memutuskan untuk melangkah begitu saja menuju depan pintu, ia benar-benar lupa bahwa saat ini apa yang dikenakannya tidaklah pantas untuk menyambut seorang tamu yang kini ada di depan pintu apartemennya.

Nisa kini sudah di depan pintu kamarnya, ia menggenggam handle pintu kemudian langsung membuka dengan perlahan dan tidak terlalu lebar. Ia pun melongokan kepalanya untuk melihat siapa gerangan yang datang mengunjunginya.

Saat manik matanya menatap sosok pria yang kini ada di depan pintu kamar, otaknya semakin berputar dengan keras untuk mengenali sosok pria yang saat ini sedang dilihatnya. Seorang pria berperawakan tampan dengan bulu tipis pada rahangnya, membuatnya terkesima tanpa bisa berkata sepatah kata pun.

Nisa pun benar-benar melupakan tubuhnya yang saat ini hanya mengenakan sebuah bra dan celana hot pants saja.

"Maaf saya mengganggu waktumu." Ryan mencoba mengalihkan pandangan matanya dengan tak menatap secara langsung ke arah Nisa. Namun, beberapa detik yang lalu, manik matanya sudah mendapatkan suatu keindahan yang sudah lama sekali tak pernah dilihatnya.

Ya, semenjak Bella meninggal, Ryan memang tidak pernah sekalipun dekat dengan wanita manapun, apalagi dalam hal urusan ranjang ia hanya dapat memendam semua hasrat itu dalam-dalam.

Mendengar perkataan Ryan membuat Nisa beringsut mundur dan melindungi tubuhnya di balik pintu. Ia baru tersadar jika apa yang dikenakannya benar-benar tidak sepantasnya untuk dilihat oleh orang lain, terutama seorang laki-laki. Apa yang terjadi saat ini, sungguh membuat Nisa merasa sangat malu, hingga terlukis jelas rona merah di kedua pipinya.

"Maafkan saya Tuan, boleh saya ke dalam sebentar untuk mengenakan pakaian dulu?" tanya Nisa dengan gugup.

"Silahkan Nisa, saya akan menunggu di sini."

Pintu pun kini sudah kembali ditutup oleh Nisa yang kemudian langsung berlari ke arah ranjang untuk mengambil pakaiannya. Tak butuh waktu lama, wanita itu kini sudah mengenakan kemeja panjang untuk menutupi tubuhnya dan celana pendek yang masih memperlihatkan paha mulusnya yang putih.

"Siapa ya pria itu?  Kenapa dia bisa mengetahui namaku? Tapi sepertinya dia bukan orang sembarangan," gumam Nisa dengan napas yang terengah akibat terburu-buru.

Setelah selesai memperbaiki penampilannya agar kelihatan lebih sopan, kini Nisa mulai melangkahkan kakinya kembali untuk menghampiri Ryan yang masih berada di depan pintu dan belum sempat ia persilahkan untuk masuk. Saat ini ada sebuah pertanyaan yang sejak tadi terus melekat dalam pikirannya. Namun, semuanya tidak akan bisa terjawab tanpa bertanya langsung kepada pria itu tentang maksud kedatangannya. Nisa pun akhirnya membuka pintu apartemennya dengan perlahan dan sosok Ryan masih terlihat setia menunggu di sana.

"Maaf Tuan, jika saya sudah membuatmu menunggu lama."

"Itu tidak masalah, Nisa." Ryan masih terus memindai penampilan Nisa saat ini dari ujung kaki, hingga berakhir di wajah cantiknya.

"Wanita ini memang memiliki aura yang luar biasa. Sangat aneh bila Edward menyia-nyiakannya, apalagi sampai memecatnya. Benar-benar bodoh!" gerutu Ryan di dalam hatinya, berdecak kesal.

"Tuan, ayo masuk!" tawar Nisa menyadarkan lamunan Ryan yang dari awal sudah terpesona dengan sosok wanita yang kini terus dipandanginya, apalagi Nisa memiliki wajah yang sangat mirip dengan Bella, iistrinya yang sudah tiada satu tahun silam.

"Baik Nisa, terima kasih ya."

Ryan pun masuk mengikuti Nisa yang terlebih dahulu melangkah di depannya.

Bersambung✍️

1
Uus Sumartini
smoga mery org baik mau bantu Ryan balikan ma Nisa
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Uus Sumartini
waah hebat merry brjiwa lugas gak kya ibunya Ryan pikasebeleun
Uus Sumartini
yg kuat nesa km pasti akan bahagia dgn viona jg tuan Ryan
Uus Sumartini
tenang bisa kamu lah pemenang hati Ryan
Uus Sumartini
nah ini yg aku suka ahirnya nisa mau jg 👍💪😍
Uus Sumartini
bibit jahat ada aja.. wong ke telu
Uus Sumartini
nisa jgn sedih ya kan cma bercanda oke
Uus Sumartini
😍😍😍😍💪💪💪💪suka sy Thor ma ceritanya👍💪
Anonymous
iya, aku cari juga ga nemu channelnya
Juniartii Marpaung
mantap
Juniartii Marpaung
Apa Nisa sdh sembuh ya Thir?
Juniartii Marpaung
thor jangan bikin Nisa lumpuh, kasihan Viona
Rafika Sari
Luar biasa
Juniartii Marpaung
nyonya Katty terlalu kejam, masa.datang2 langsung bisa menampar Nisa
Juniartii Marpaung
janji adalah hutang nisa...
Raudhatul Ulfah
Lumayan
Syifa
si nisa tidur nya kayak bangke ,tidur apa metong
Serenarara: Ubur-ubur makan sayur lodeh
Minum sirup campur selasih
Coba baca novel berjudul Poppen deh
Dah gitu aja, terimakasih /Joyful/
total 1 replies
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
oh my god ... bilang iya saya mau jadi istri kmu tuan Ryan 😎😎😎😎😎😎
✹⃝⃝⃝s̊SAngeL🍁🧚
Dih Nisa coba buka hatimu untuk Ryan ... ku rasa dia tidak terlalu buruk juga malah sempurna
Puji Utami
kok bikin gedeekkk si Nisa itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!