NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali, Menggulingkan Kaisar

Terlahir Kembali, Menggulingkan Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Ibu Tiri / Penyesalan Suami / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Mengubah Takdir
Popularitas:17.6k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Mulai dari sekarang kamu adalah putraku, kamu yang akan menduduki tahta naga. Gantikan posisi kaisar, injaklah keparat itu."

Sang permaisuri berbisik sembari tersenyum, menatap ke arah seorang pangeran kecil berpakaian lusuh di istana terbuang.

Lin Krisan, merupakan putri tunggal dari jendral yang berkuasa. Diangkat menjadi permaisuri, setelah mendukung suaminya dari status pangeran hingga menjadi kaisar.

Namun, kasih sayang tidak didapatkannya. Kaisar lebih menyayangi para selirnya. Hingga pada akhirnya permaisuri Lin meninggal di istana dingin, setelah diracuni oleh kaisar.

Wanita yang terlahir kembali, kembali mengulangi waktu.

"Aku tidak akan berusaha merebut cintamu lagi. Tapi aku akan merebut tahtamu."

Menjadikan istana bagaikan papan catur, melucuti kekuasaan kaisar pengkhianat. Menjadikan putranya yang manis sebagai kaisar baru.

Tapi lebih dari itu, mata perdana menteri mengawasinya...atau menginginkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putra Permaisuri

Kaisar mengepalkan tangannya, dekrit kosong itu diberikan olehnya dulu, itu hanya untuk merebut kepercayaan keluarga Lin dan para bangsawan pendukungnya. Tidak disangka itu akan digunakan oleh permaisuri untuk…

mengadopsi seorang pangeran? 

Wanita itu begitu bodoh dan mencintainya. Sudah pasti mengadopsi pangeran, hanya untuk menghapus rasa kesepiannya. Akan berbahaya jika memiliki anak dari permaisuri. Karena itu, pewaris tahta sebaiknya dilahirkan oleh selir. 

Nanti akan tiba saatnya dirinya menghancurkan kekuasaan keluarga Lin dan permaisuri. 

“Yang mulia, Kakak Lin begitu berani menentang yang mulia. Apa tidak sebaiknya yang mulia memberikan pelajaran? Hamba hanya takut, nanti suatu saat nanti keluarga Lin akan semakin berani.” Selir Wen berucap pelan, sembari memeluk Kaisar dari samping. Bagaikan perutnya yang sedikit membuncit tidak menghalanginya sama sekali. 

“Apa yang dapat seorang wanita lakukan? Dia hanya seorang wanita yang seharusnya takluk oleh kaisar. Aku adalah suaminya, adalah langitnya. Jika dia berani melawanku, hanya kematian yang akan didapatkan olehnya.” Sang Kaisar tersenyum, menyentuh dagu selir Wen, kemudian melangkah meninggalkan tempat tersebut. 

Pria yang terlalu memanjakan selir-selirnya. Bahkan perhiasan yang digunakan oleh para selir lebih mewah daripada permaisuri. 

Sejatinya itu karena, beberapa perhiasan permaisuri dianugerahkan kepada para selir kesayangan Kaisar. Sedangkan anggaran untuk istana permaisuri diperketat, untuk istana selir semuanya mendapatkan yang terbaik.

Lin Krisan, tetap saja melangkah. Walaupun dayangnya terlihat begitu cemas.”Yang mulia Kaisar terlihat membenci anda. Kenapa anda memberikan hak untuk menghabiskan malam di setiap tanggal 15 kepada selir Wen?” 

Sang permaisuri memandang ke arah langit.”Dulu aku menganggap, Kaisar benar-benar mencintaiku. Hingga bahkan takut aku hamil, takut aku melahirkan putranya. Aku yang terlalu terobsesi memiliki keturunan, itulah kesalahanku. Tapi ternyata setelah aku sadari, itu adalah kesalahan Kaisar anjing itu.”

Sang permaisuri lagi lagi menghela nafas, kembali melangkah menuju istana belakang. Sang dayang hanya mengangkat sebelah alisnya. Tidak mengerti dengan jalan pemikiran majikannya. 

Satu-satunya cara untuk mempertahankan kekuasaan di istana ini, tentu saja memperebutkan perhatian Kaisar. Apalagi yang dapat dilakukan? 

“Tapi selir agung belakangan ini begitu dicintai oleh kaisar. Dia bahkan sudah melahirkan sepasang anak kembar untuk Kaisar.” Itulah yang diucapkan oleh sang dayang. Meyakinkan majikannya, bahwa cara paling tepat adalah menggoda Kaisar dengan kecantikan, budi luhur, dan kecakapan.

“Kamu ingin aku mengemis di ranjang seperti wanita penghibur yang tinggal di rumah bordil? Kamu gila!? Aku adalah Putri tunggal dari Jenderal besar Lin. Tidak mungkin aku melakukan hal hina, seperti menggoda seorang pria di ranjang. Terlebih seorang pria itu adalah barang bekas. Sungguh memuakkan dan menjijikan…betapa bodohnya Aku dulu.” Keluh sang permaisuri. 

“Lalu apa yang akan anda lakukan selanjutnya? Kaisar bisa saja—” kalimat sang dayang dihentikan, sang permaisuri meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya sendiri. 

“Sttt…Aku sedang memilih-milih bahan makanan mana yang paling berkualitas.” Mata permaisuri menatap ke arah, beberapa anak selir yang berada di tempat tersebut. 

“Apa yang akan Anda lakukan?” Sang dayang bertambah tidak mengerti. 

“Apalagi? Aku ingin memiliki darah naga, tapi aku terlalu malas untuk berhubungan dengan Kaisar anjing itu. Karena itu lebih baik, adopsi saja salah satu anak selir keparat itu…ha…ha…ha….” Wanita yang tertawa kecil, mengamati pangeran satu persatu. 

“Pangeran pertama, sudah berusia 10 tahun. Dia begitu cerdas dan pintar, lebih baik anda mengadopsinya. Itu adalah sebuah pilihan yang bagus…” sang dayang merekomendasikan, lagi pula ini mungkin merupakan langkah dari majikannya yang ingin menghapuskan kebosanan. 

“Terlalu tua, ibunya juga masih hidup. Suatu hari nanti dia akan membunuhku, kemudian mengangkat status ibunya sendiri. Benar-benar akan menjadi anak durhaka. Tidak! Tidak! Tidak!” Sang permaisuri mengeluarkan apel dari balik lengan bajunya, sembari menggeleng. 

“Baik kalau begitu, pangeran ke-11. Dia adalah bayi yang begitu mungil. Tidak akan mungkin mengingat ibunya sendiri. Anda tinggal merebutnya dari selir Yun, dijamin akan berbakti!” Sang dayang mengacungkan jari jempol. Meyakinkan kepada permaisurinya sendiri. 

“Terlalu muda, itu bukan anakku sendiri. Aku tidak bisa terlalu memanjakan bayi, aku benar-benar tidak sabaran mengasuh bayi. Kamu dapat membayangkan bagaimana jubah sutraku berbau pesing? Kalau anak yang aku lahirkan sendiri aku masih rela. Ini adalah anak adopsi, aku harus memupuk rasa cinta dan kasih diantara kami. Dengan sungguh-sungguh, tanpa saling membentak…” kalimat yang diucapkan oleh permaisuri, dengan mulut yang dipenuhi oleh apel.

“Bagaimana dengan pangeran ketujuh? Dia terlihat amat sangat sehat! Ibunya selir An meninggal ketika melahirkan. Kakeknya juga adalah merupakan pejabat tingkat 4. Anda bukan hanya memiliki anak angkat, tapi juga dukungan baru untuk Kaisar.” Sang dayang berucap bersungguh-sungguh. 

“Dia adalah putra kesayangan Kaisar. Kamu coba tebak dia akan memilih mana antara ibu angkat dan ayahnya. Sudah pasti ayahnya…aku bilang, ingin anak yang berbakti kepada ibunya. Bukan anak yang berbakti kepada ayahnya!” Sang permaisuri terdiam sesaat, menghentikan kunyahannya. 

Di antara para pangeran yang tengah bermain. Terlihat seorang anak kecil berpakaian lusuh. Tubuhnya begitu kurus, bagaikan sama sekali tidak terurus. 

Dirinya mengerutkan kening, di kehidupan sebelumnya. Sang permaisuri masih benar-benar mengingat, bagaimana para pangeran dan putri ini begitu membencinya. Berusaha untuk membunuhnya, hanya untuk meningkatkan status dari ibu mereka masing-masing. Atau jika tidak, menginjak keluarga Lin, untuk kepentingan keluarga ibunya. 

Tapi, anak ini tidak terlihat di masa depan. Dirinya mencoba mengingat lebih banyak. Dari ke semua pangeran yang ada. Mengingat suaminya memang hobi menebarkan benih kemana-mana. 

“Pangeran kelima?” Gumamnya pada akhirnya teringat dengan seseorang. Pria yang juga mungkin membenci Kaisar? Yang jelas pangeran kelima, pada akhirnya pergi ke medan perang sejak usia ke-12 tahun. Sama sekali tidak pernah memandang hormat kepada kaisar. 

Pada akhirnya pangeran kelima mati untuk membela negara di medan perang. 

Sang permaisuri perlahan tersenyum. Orang itu merupakan seorang anak tanpa ibu, tanpa status, tapi berhasil menduduki posisi sebagai Jenderal termuda. 

Tentu saja putranya harus kuat dan berani. Apa bisa menjadi anak yang berbakti? 

Dirinya menyipitkan matanya, menatap ke arah anak yang tengah membawa ember besar berisikan cucian. Mungkin itu dari istana selir lain. 

“Pangeran kelima, Anda berjalan terlalu lambat! Ingat! Selaku pengasuh anda, saya hanya ingin melatih anda.” Itulah yang diucapkan oleh seorang dayang. 

Tapi tangan yang begitu kecil, anak itu mungkin seusia 4 tahun. Tapi harus membawa ember kayu yang dipenuhi dengan pakaian basah. 

Dan benar saja, akhirnya dirinya dan ember kayu itu terjatuh. Luka terlihat di lututnya. 

“Apa yang Anda lakukan!? Anda seharusnya paham dengan status anda! Ibu anda hanya seorang dayang yang merangkak keranjang Kaisar! Benar-benar hina!” Dayang itu hendak memukulnya. 

Anak yang menahan tangisan, menutup matanya. 

Tapi.

Brak!

Suara benturan yang keras terdengar. Sang dayang jatuh tersungkur. 

“Dalam tubuh anak ini mengalir darah naga. Berani-beraninya darah kotor rendahan sepertimu, membuat tangan halus seperti kelopak teratai ini menjadi membiru karena kedinginan.” 

Benar sekali! Sang permaisuri yang menendangnya. Pangeran kecil itu menatap ke arah permaisuri. Wajahnya memang cantik, tapi terlihat arogan dan menyeramkan. Pada awalnya dirinya gemetar, tapi ketika melihat dayang yang sering menyiksanya tersungkur. 

Anak itu mulai menatap penuh harap kepada sang permaisuri. Entah apa harapannya…

“Bangunlah! Aku tidak menyukai seorang putra yang dengan mudah dapat menangis. Karena, suatu hari nanti kamu yang akan menduduki tahta putra mahkota…” wanita itu tersenyum bagaikan iblis kepadanya. 

Tapi tidak ada yang baik di istana ini, pangeran kecil menelan ludah. Pada akhirnya menerima uluran tangan sang permaisuri.

1
Nur Wahyuni
ah elah itu datang kenapa malah pergi sih... salah dayang ini klo lian kenapa2..
^ã^😉
Hajar lian jangan kasih ampun .. pukul Sampai mati
meimei
wkwkwkkw kebayang muka raja langsung sebel pati wkwkw
mimief
selir koh..
kalau Indomie baru selera ku🤭🤣🤣
mimief
wah...satu lagi spesies buaya mangap mangap🤭🤣🤣
chataleya
lian kamu sungguh anak yang berbakti.. jangan sampai ibunda mu didekati ayah kaisar musang 🤣
chataleya
kaisar mau adu licik sama permaisuri. tidak akan bisa. no no no..... 🤣
hasana
lian jenius👍👍
Ufiyyyy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 trnyata lian sudah mulai paham sbrapa bmci ibunda pda kaisar..
Tatiek Faruq
kerja bagus Lian😄
yesi yuniar
pinter banget lian 👍👍👍
Miss Typo
Lian emang putra tercinta kesayangan permaisuri, cerdas bisa diajak kerjasama 🤣
Anne Rukpaida
anak pintar lian🙏
Indar
bagus Lian 👍👍 kamu tahu apa yg harus kamu lakukan 🤗☺️🥰
yula
💪💪💪💪💪thor
Nur Wahyuni
🤣🤣🤣🤣🤣kerja bagus lian 👍👍👍
Biyan Narendra
Enak ga tuh di kacangin
🤣🤣🤣
^ã^😉
anak pintarr😄😄😄
yesi yuniar
kaisar tamak tidak tahu malu 😏
yesi yuniar
hadiah buat anak ya bukan buat kaisar, jadi jangan diminta 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!