NovelToon NovelToon
Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Terlarang / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika / Pengawal
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sheninna Shen

“Aku perintahkan kau untuk menjaga Lea dalam kondisi apapun.” — Martin De Gaulle

Begitulah awal mula semuanya.
Sebuah perintah yang mengikat Elios Leopold—tangan kanan sang Godfather. Pria dingin, berbahaya, dan setia tanpa syarat.

Elios selalu ada di sisi Lea—Eleanore Moreau. Menjaga, melindungi, dan memastikan gadis itu tak pernah sendirian. Dari kedekatan yang terus terjalin, perasaan pun tumbuh seiring berjalannya waktu.

Lea menyadari perasaannya lebih dulu. Tapi Elios… tidak.

“Aku akan menjadi apapun yang kau mau. Mama, Papa, saudara dan sahabat. Asal kau yang meminta, aku akan mewujudkannya.” — Elios Leopold

Ucapan itu membuat Lea berharap. Namun, di saat Lea mengucapkan permintaannya, akankah Elios mampu menepatinya?

Dari perlindungan lahir ketergantungan.
Dari kedekatan tumbuh hasrat yang terlarang.

Jika Elios mengabulkan permintaan itu, akankah Lea sanggup menghadapi kegilaan pria berbahaya yang telah menjadikannya satu-satunya tujuan hidup?

Terjerat Hasrat Monsieur Leopold
Yuk baca novel ini guys!
Seperti apa kisah protektif, posesif dan obsesi Monsieur Leopold terhadap bidikannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perintah Abadi

...“Aku perintahkan kau untuk menjaga Lea dalam kondisi apapun.” — Martin De Geulle...

“Martin... De... Geulle?”

Suara parau yang dipaksakan karena sudah tak memiliki tenaga, kini keluar dari bibir mungil gadis 14 tahun itu.

Martin terbelalak kaget. Bagaimana bisa cucunya bisa tahu siapa nama lengkapnya? Padahal... mereka tak pernah sekalipun bertemu. Apa... Elena selalu menceritakan keburukannya pada gadis kecil itu?

“Selama ini... Mama selalu merindukan Kakek.”

Luluh lantaknya hati semakin dibuat hancur berkeping-keping oleh ucapan cucunya itu. Ia tak menyangka... diam-diam selama ini anaknya mengharapkan kehadirannya. Tapi... ia tak pernah datang dan mengedepankan ego.

Martin tak tahan untuk berdiam di kursi rodanya lagi. Ia bangkit dan mendekat ke arah gadis itu. Dan Lea... ia bergegas turun dari kasur dan untuk pertama kalinya, ia memeluk tubuh kakeknya—Martin De Geulle.

Isak tangis mereka berdua pecah. Disaksikan Elios dan beberapa anak buah yang siaga di ruang IGD. Sementara yang menunggu di luar ruangan mengintip penasaran moment penuh haru malam itu.

Karena terlalu banyak menangis dan rasa trauma yang masih belum sepenuhnya pulih, tiba-tiba Lea pingsan dipelukan Martin. Pria tua itu sudah tak mampu untuk menggendong tubuh cucunya. Jadi, Elios dengan sigap meraih tubuh Lea dan membaringkannya ke atas kasur.

Perawat masuk dan memberikan bantuan medis. Sesaat kemudian, Martin kembali memegang dadanya yang sesak.

Dengan sigap, Elios menekan tombol emergency untuk memanggil perawat lainnya agar bisa menangani Martin.

Malam itu... tepat di IGD salah satu rumah sakit yang ada, Martin dan Lea berada di atas kasur yang bersebelahan. Di tengahnya ada Elios yang siaga.

“Monsieur—”

“Papa,” potong Martin dengan tatapan tak berdaya. “Panggil aku Papa.”

Dengan berat hati, Elios memanggil Martin dengan sebutan yang sangat mewah untuknya. Rasanya tidak pantas dia menyebutnya. “Papa...”

“Tenanglah. Aku akan selalu menjagamu.”

Alih-alih menjawab ucapan Elios, Martin malah meraih tangan kekar anak angkatnya itu. Ia menggenggam kedua tangan pria itu dengan penuh memelas.

“Jaga Lea untukku.”

“Tapi—”

“Ada Andrew yang akan menungguku di ruang rawat inap. Tapi Lea... aku tak bisa mempercayakan satu-satunya harta berhargaku yang tersisa pada siapapun.” Martin memelas. “Kau satu-satunya yang paling kupercaya, Elios.”

“Aku akan membuat kau menjadi pewaris—”

“Tidak. Aku tidak butuh harta dan tahta. Berikan saja pada Mademoiselle. Tugasku hanyalah menjagamu dan melaksanakan perintahmu.”

“Kalau begitu, aku perintahkan kau untuk menjaga Lea dalam kondisi apapun.”

Begitulah permintaan Martin. Sebuah permintaan yang kelak benar-benar akan dijaga dan dipatuhi seumur hidup Elios.

...****************...

Keesokan paginya, Lea terjaga. Ia terkejut saat melihat seorang pria memegang tangannya. Dengan sigap ia menarik tangannya—membuat Elios yang sedang tertidur di sisi ranjang dengan posisi duduk, langsung terbangun.

“Maaf, Mademoiselle. Malam tadi anda mimpi buruk sambil meronta-ronta.“

Lea tak berkutik. Ia duduk dan meringkuk sambil mendaratkan dagunya ke atas lutut. Tatapannya kembali nelangsa dengan pikiran yang kosong. Kejadian penuh trauma terus menerus menghantuinya di saat kedua orangtuanya sudah tak lagi di dunia.

Elios dapat memaklumi sikap gadis itu. Selain karena trauma, ada rasa duka yang belum selesai. Apalagi proses pemakaman kedua orangtuanya ditunda sampai Martin keluar dari rumah sakit.

Dan hal pertama yang harus ia lakukan saat ini adalah membawa gadis itu pulang ke kediaman Residence De Geulle.

Saat di dalam mobil menuju Residence De Geulle, cuaca sedang hujan dengan sangat deras.

Lea dan Elios duduk bersebelahan di kursi penumpang. Perbedaannya adalah, Elios duduk dengan tenang. Sementara Lea duduk dengan penuh gelisah. Ia memeluk tubuhnya sendiri dengan wajah yang pucat. Ia tertunduk dengan kedua ujung jari tangan yang dingin membeku.

Melihat ketidaknyamanan Lea, Elios melepaskan jas hitamnya dan menutupi tubuh Lea yang hanya mengenakan kaos tipis lengan panjang. Gadis itu tak berkutik. Namun ia sedikit lebih tenang meski otaknya kacau.

Dan semuanya berubah saat guruh berdentum. Seketika... Lea berteriak sambil menutup kedua telinganya. Kedua kakinya dinaikkan ke atas kursi dengan posisi tubuhnya saat ini meringkuk ketakutan.

“Mama! Tidakkk!” pekik Lea sambil menutup kedua telinganya dengan mata terpejam.

Semua yang ada di dalam mobil itu mendadak panik. Brad—supir pribadi Elios—menepikan mobil ke sisi jalan. Sementara Frank—ajudan pribadi Elios—yang duduk di kursi depan langsung menoleh ke belakang.

Dan Elios... ia bingung. Tak tahu harus berbuat apa di situasi seperti ini. Ini pertama kali baginya—menjaga seorang anak gadis yang sedang mengalami trauma mendalam.

“Maaf Monsieur Leopold. Bisakah anda memeluknya sejenak? Hanya untuk memberikan ketenangan,” ucap Frank terbata-bata. Ia takut jika sarannya saat itu menjadi sebuah kesalahan. Tapi tak ada lagi yang bisa ia pikirkan selain satu hal itu untuk memberikan ketenangan.

Elios yang masih tabu dengan hal-hal seperti pelukan, ia tak berpikir panjang. Ia langsung memeluk Lea dan menenggelamkan wajah gadis itu ke dadanya.

“Mademoiselle Moreau, anda sudah aman sekarang,” ucap Frank menenangkan.

Dan Elios menirukan ucapan Frank kepada Lea. “Mademoiselle Moreau, anda sudah aman sekarang.”

Seketika, terlintas bagaimana cara Martin dulu memberikan ketenangan yang hangat padanya. Ia mencoba menirukan hal itu pada Lea. Mendekap erat tubuh gadis kecil itu sambil menepuk pelan punggung yang rapuh itu.

“Semua akan baik-baik saja, Mademoiselle...” lirih Elios lembut.

Usai histeris karena bunyi guruh berdentum, tak lama kemudian Lea tertidur di dalam dekapan hangat Elios. Gadis itu tertidur dengan sangat pulas dan nyenyak—membuat Elios tak sampai hati untuk memindahkan posisinya.

Mobil kembali melaju menuju Residence De Geulle—menempuh derasnya hujan dan kuatnya dentuman guruh. Tapi Lea... kini ia sedang berada di tempat yang aman. Sepanjang perjalanan, keduanya tertidur dengan sangat pulas dalam posisi berpelukan.

Tentu saja hal tersebut di mata Brad dan Frank itu adalah hal normal seperti seorang kakak yang sedang menenangkan adiknya. Begitu pula bagi Elios saat itu. Tak ada perasaan aneh yang tak seharusnya.

Satu jam kemudian, usai menempuh padatnya lalu lintas, mobil tersebut tiba di depan teras megah Residence De Geulle. Semua pelayan dan anak buah sudah siap sedia menyambut kepulangan cucu berharga Martin De Geulle. Bahkan sebagian dari mereka masih merapikan kamar tidur untuk di tempati oleh Lea.

Elios terjaga. Namun posisinya tetap sama dan tak berubah. Ia melihat sekeliling.

“Monsieur, saya akan membantu menggendong Mademoiselle menuju ke kamarnya.” Frank menawarkan diri—karena ia melihat Elios terlalu lelah hari itu.

“Tak masalah. Tapi Monsieur De Geulle memberiku perintah untuk menjaganya. Jadi... aku saja yang melakukannya.”

Elios keluar dari mobill sambil membopong tubuh Lea ke dalam rumah. Ia menapaki anak tangga satu per satu menuju ke lantai dua. Setibanya di lantai dua, ia menunggu aba-aba pelayan—menantikan di mana tepatnya kamar gadis itu berada.

“Kamar Mademoiselle berada di sebelah kamar Anda, Monsieur Leopold.”

Elios mengangguk dan melangkah menuju ke kamar tamu yang ada di samping kamarnya. Kini... kamar tamu itu berubah menjadi kamar Lea. Tata letak ruangan yang kelak akan menjadi sebuah keberuntungan baginya.

...****************...

Bersambung....

1
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
Cedric jangan coba2 kau mau menjebak Lea bisa hancur kepalamu.

EL jika kamu bicara. baik2 dg Martin pastinya Martin akan mempertimbangkan niat baik kamu. jangan berpikir pendek dulu ok
mery harwati
Elios ungkapkan isi hatimu pada Martin, karena Martin pasti menyetujuimu menikah dengan Ellanoure daripada Martin harus kehilangan cucunya = saat Martin kehilangan anak gadisnya 💪🔥
+62 boker
mau 5! 🦖 jangan 1!
+62 boker: bisain donk 🌚🌚🌚
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
tahan el jangan main nyosor sekali ada kesempatan mau trobos aja
Sheninna Shen: Wahhh. Non stop pasti 🤣🤣
total 3 replies
vj'z tri
wes Sido Ra dadi mangkat 🤧🤧🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
kalau dasar nya lagi panas ya apa aja terasa bensin ya dek ya 😅😅😅😅😅😅
Bunda
Thor ..jandanya kenapa ga up lg ya ?
Bunda: semangat thor💪
total 2 replies
+62 boker
apdet banyak2 🌚🌚🌚
Sheninna Shen: Wokehhhh 🌝🌝🌝
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
waw akhirnya kan elios kalah dg keteguhan hati nya , makanya jangan bilang GK ada rasa sekarang main nyosor dan rada cemburu gitu
Sheninna Shen: Gitu deh. Wkwkwk. Ga ga. Tapi ternyata ita 🤣
total 1 replies
vj'z tri
lanjutttt 🎉🎉🎉
Sheninna Shen: Oke kakak 😍
total 1 replies
Kostum Unik
Kapan up lagi kak
vj'z tri
uhmm salah paham kan 🤧🤧🤧🤧
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭🤭 ish ish ish kelinci kecil mulai berulah
vj'z tri
kerennnn 😭😭😭😭😭kerennn 😭😭😭😭 kerennn
vj'z tri
😭😭😭😭😭😭😭 aku tinggal masak sebentar ajj kenapa jadi begini situasi nya sih 😭😭😭😭
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭salah paham ya neng
vj'z tri
kerennnn 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉 aku hadir
Sheninna Shen: Wahhhhh. Halo kakakkkk 🙌🏻
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ya ampun bikin tegang aja bab ini,, yakinlah Lea pujaanmu akan selamat dan datang padamu
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ungkapkan saja Lea, ntah di trima apa GK ma elios, agar hatimu GK sakit
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰: wkwkwkkwk
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!